Google+ Followers

Thursday, January 23, 2014

#1Hari1Ayat - Penciptaan Bumi dan Langit



Posting 22 - Lebih dahulu mana penciptaan langit dan bumi ? - Serial Tadabur Alam


Mengulas keajaiban benda-benda langit yang mengitari bumi membuat saya berpikir kembali, kira-kira Allah menciptakan bumi atau langit terlebih dahulu ya ?

Mudah-mudahan saya nggak salah tafsir atas arti QS AL Baqarah ayat 29 

yang diperjelas dengan Fushshilat  ayat 10 - 11

bahwasanya setelah bumi diciptakan terlebih dahulu kemudian baru diciptakan langit sebanyak 7 lapis seperti yang tertulis di ayat-ayat lainnya. Sebenarnya pertanyaan saya tadi kalau dipikir-pikir gak penting penting amat ya, KEPO banget saya mo tau aja lebih dulu mana penciptaan bumi atau langit trus ntar banding bandingin sama ilmu pengetahuan, teori big bang gitu yang katanya alam semesta itu tercipta dari dentuman besar kemudian timbul radiasi sehingga muncul bumi dan benda-benda langit ?, trus jadi lebih KEPO mana yang benar ? ehem ...belajar firman Allah tiada pernah habisnya, itulah mengapa Al Quran merupakan sumber ilmu tentang apa saja. "Big Bang" dalam Al Quran dijelaskan lebih lanjut dalam Al Anbiya ayat 30 : 
"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?". Cekidot yang di bold, terserah dah para ilmuwan mo bilang apa saja, kalau mo baca Quran di Ayat tersebut telah dijelaskan bahwa langit dan bumi adalah sesuatu yang padu kemudian dipisahkan (ini yang disebut teori Big Bang), lalu diciptakan bumi terlebih dahulu seperti ayat 10 Fushshilat kemudian langit.

Subhanallah cukup sudah ke KEPO an saya, rasanya tak perlu membandingkan ilmu pengetahuan yang "kata orang" toh kalau dikaji kembali tetap ada  kesesuaian. Di situlah kodrat manusia yang suka lupa dan tergesa-gesa, kenapa harus mempermasalahkan kata jika lebih baik mencerna makna. 
Bumi dan langit saja berseru memujiNya tanpa berseteru mempertanyakan siapa yang lebih dahulu ? mungkin seharusnya saya malu dan lebih baik berkarya, beribadah sebaik mungkin selama masih hidup di bumi karena menjadi bekal saat menghadapNya dalam kehidupan di "langit" nanti.



No comments:

Post a Comment