Google+ Followers

Friday, June 30, 2017

Mengelola Keuangan Pasca Lebaran

Ramadhan sudah berlalu, Lebaran pun mulai beranjak pelan-pelan. Arus mudik perlahan tapi pasti telah berubah menjadi arus balik. Muncul guyonan di media sosial bahwa mulai H+3 ditengarai keramaian pindah ke mesin cuci dan tumpukan baju kotor sementara yang sepi adalah kantong dan dompet ☺☺☺☺☺☺❤
Yup nggak salah deh, lebaran adalah hari rayanya anak-anak yang menerima angpau lebaran tetapi hari *kiamat* bagi orang tua yang tak bijak mengelola keuangan.

Memberikan angpau atau bingkisan lebaran memang tidak diwajibkan. Namun sudah menjadi bagian dari tradisi di Indonesia jika anak-anak yang lebih muda berhak mendapatkan angpau lebaran ketika bersilaturahim ke yang lebih tua. Besarannya? terserah yang memberikan, bisa lima ribu, sepuluh ribu hingga seratus ribu atau bahkan lebih.

Bayangkan jika punya keponakan tiga puluh orang. Kalau harus menyiapkan 10 ribu rupiah dikalikan tiga puluh sudah membutuhkan 300 ribu rupiah. Ngga heran kalau nggak siap-siap dan bijak mengelola keuangan bisa tekor usai lebaran.

Tapi nggak perlu baper abis lebaran asal mampu mengelola keuangan sebijak mungkin. Mau menyimak tips saya mengelola keuangan pasca lebaran, begini nih:
1. Mengajarkan anak-anak menabung
    Jika dicermati sebenarnya uang yang dikeluarkan para sesepuh berputar saja. Tidak benar-benar *keluar dari dompet* sebab masuknya ke dompet anak-anak. Anak-anak kaya, bapak ibu merana hahaha. Hempaskan pemikiran demikian, gantilah dengan pemikiran yang lebih konstruktif yaitu lebaran nggak membuat merana kok, malah menjadi saat yang tepat untuk mengajarkan anak menabung angpau lebaran. Ajak anak menyisihkan sebagian penghasilannya selama lebaran untuk infaq dan menabung di bank. Cara demikian sama halnya dengan mengajarkan pentingnya menabung untuk akherat dan juga menabung untuk biaya-biaya selama hidup di dunia. "mengapa harus menabung Ma?" pertanyaan yang sering muncul. Rasa ingin tahun si anak bisa dijawab dengan mengemukakan berbagai fakta, bahwa sekolah butuh biaya, jajan butuh duit, lebaran pun butuh uang yang tak sedikit bukan? 

2. Rajin mencari uang tambahan
Yaelah mau lebaran nyari uang tambahan, abis lebaran kudu nyari uang tambahan lagi? Yee kan ikhtiar jalan terus, apalagi nyarinya sambil senang-senang. Mau tau bagaimana ikhtiar nyari duit sambil senang-senang? kalau saya sih caranya melalui ngekuis. Coba deh buka twitter, facebook dan instagram. Selusuri fan page produk atau institusi tertentu. Biasanya lebaran gini ramai ngadain kuis mulai dari kuis foto hingga lomba nulis. Salah satunya lomba foto selfie lebaran bersama LPS  - BPR. Hadiahnya lumayan banget loh, 250 Ribu untuk dua orang. Lomba foto LPS kali ini nggak sekedar mensosialisasikan LPS tetapi juga BPR. Mungkin masih belum banyak masyarakat yang tahu bahwa menabung di BPR aman-aman saja. Andai terjadi likuidasi pada BPR tempat kita menyimpan uang maka simpanan kita akan kembali sesuai dengan saldo terakhir menurut catatan di buku rekening. Sebab BPR telah menjadi peserta LPS, sehingga simpanan uang nasabah pun telah dijamin oleh LPS. Maka ngga perlu khawatir menyimpan uang di BPR. Apalagi BPR kan biasanya ada di desa-desa, pelosok yang jarang ditemui bank konvensional gede. Bisalah menabung di BPR daripada uang disimpan di rumah yang resikonya lebih gede.

3. Kurangi anggaran cemilan
Tiap belanja bulanan selalu menganggarkan cemilan. Lebaran kan masih punya banyak stok cemilan Maak. Jadi ngga usahlah beli cemilan lagi. Syukuri dan nikmati yang ada. Habiskan dulu jajan-jajan lebaran baru beli lagi, hemat dan bisa menyelamatkan sebagian anggaran keuangan keluarga. Kalau bosan ngemil kue mending ngemil buah deh, biar hemat cari buah yang lagi musim sekarang. Saya malah ngga perlu beli, tinggal memetik buah mangga depan rumah yang sedang berbuah. Eh ya..biar makin hemat sekalian lanjutkan dah puasanya dengan puasa sunnah bulan Syawal selama enam hari, eits tapi ingat niat puasanya Lillahi ta'ala. Hemat anggaran itu bonusnya hehehe.

Itu tiga tips mengelola keuangan pasca lebaran ala saya. Teman-teman pasti punya tips yang berbeda. Share yuuuk

Thursday, June 29, 2017

Nasi Terasi Sembunyi So Good Jet Z

Lebaran ngga mudik kemana-mana itu rasanya seperti merasa sunyi di tengah keramaian - apa sih kalimatnya kok sok puitis. Maksudnya agak nelangsa gitu melihat teman-teman yang lain kumpul bareng keluarga dan saya pengen nyanyi terpuruk ku di sini. Yang lain makan enak eh saya ngga gape masak. Mana penjual makanan enak-enak di dekat rumah sudah pada mudik semua. 

Tahun ini Mama memilih berlebaran di Makassar. Maklum selama ini Mama belum sempat berkunjung ke rumah adik di kota Anging Mamiri. Maka tinggallah kami sendiri di Idul Fitri, maklum mudik ke Makassar berat di ongkos Maak. Ya udah cukup telpon-telponan dan netesin air liur nonton foto makanan berseliweran di beranda media sosial. Tapi nggak boleh dong baper terlalu lama. So, hari raya ini disempatin coba-coba resep *istimewa*

Buka kulkas manfaatin bahan yang ada. Kebetulan nih baru belanja bulanan dan stok nugget untuk anak-anak pun aman. Tapi masa' iya suasana lebaran goreng nugget doang. Jadilah si emak ini belajar mengolah So Good Jet Z menjadi menu baru di hari nan fitri.

Selama ini hari raya identik dengan opor ayam, sambal goreng ati, sayur bambu muda dan sepaketnya. Boleh dong pilih yang berbeda. Kali ini ingin masak nasi gorengsembunyi dengan nuansa nugget. Tapi nuggetnya nggak sekedar sebagai lauk melainkan sebagai campuran bumbu. Serius? bangetlah, ngga ribet kok masaknya. Coba deh siapa tau selera kita samaan.

Bahan:

1. 3 Potong So GooD jet Z
2. Satu piring nasi
3. Dua siung bawang putih
4. Tiga siung bawang merah
5. Dua cabe merah
6. Satu cm terasi yang sudah digoreng sebentar
7. Garam secukupnya 
8. Dua butir Telur ayam
9. Margarin secukupnya
10. Sayuran untuk garnish: selada, tomat atau mentimun

Cara Memasak:
1. Dadar telur ayam menjadi lembaran tipis lebar
2. Goreng 3 potong So Good jet Z (boleh lebih untuk lauknya)
3. Haluskan bumbu: bawang putih, bawang merah, cabe merah, terasi dan dua potong nugget So Good yang sudah digoreng
4. Panaskan margarin, tumis bumbu hingga harum, tambahkan nasi, goreng dengan api sedang. Tambahkan kecap dan saos tomat jika suka
5. Matikan api
6. Siapkan telur dadar di atas piring, masukkan nasi goreng yang telah matang
7. Lipat telur dadar, letakkan satu potong nugget So Good Jet Z yang telah digoreng di atas lipatan.
8. Tambahkan garnish yang disukai: tomat, selada atau timun
9. Nasi Terasi Sembunyi siap disajikan dan dinikmati

Taraaa...jadilah nasi goreng sembunyi aroma terasi bumbu So Good Jet Z
Dalam sekejap nasi sepiring ini habis disantap bertiga. Senang deh bisa menyajikan sarapan istimewa buat anak dan suami meski saya sendiri sedang puasa Syawal.

Ada yang penasaran kenapa saya memilih So Good Jet Z? alasan pertama tentu karena So Good adalah brand nugget yang menjadi favorit anak-anak. Kedua, sebagai emak yang hemat senengnya nyari produk yang lagi diskon. Nah ini kesempatan emas, dapat nugget So Good harga diskon pula di supermarket ternama. Anak-anak memang paling suka nugget So Good sebab rasa ayamnya asli, kerasa banget, tepung roti yang menyelimuti pun rasanya gurih, renyah dan nggak mudah rontok saat digoreng. Ada loh nugget merk lain yang tepungnya seperti nggak menyatu dan rontok saat digoreng, minyak jadi cepet kotor. Untungnya So Good nggak seperti itu.

Kalau teman-teman biasa mengolah produk So Good jadi apa nih, share yuk. Kita saling bertukar info resep terbaru dan menyajikan menu sehat lezat bergizi bagi keluarga tercinta.

Monday, June 19, 2017

Surabaya Berseri Bersama Astra

“Surabaya ...Surabaya...Oh Surabaya
Kota kenangan ...kota kenangan tak kan terlupa
Di sanalah di sanalah di Surabaya
Kami berjuang kami berjuang bertaruh nyawa”
Syair lagu riang bertema heroik ini mengingatkan kembali pertempuran 10 November 1945 yang melatarbelakangi sebutan Kota Pahlawan bagi Surabaya.
Jika puluhan tahun lalu arek-arek Surabaya terbakar semangatnya demi mengusir para penjajah dari bumi kota berlambang ikan Sura dan Buaya, maka kini saatnya mengisi kemerdekaan dengan pembangunan di segala bidang demi kemajuan Surabaya.
Surabaya, kini menjelma sebagai kota metropolitan. Sebagai ibu kota provinsi Jawa Timur, Surabaya bisa disebut sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta.  Sebagaimana permasalahan kota besar pada umumnya, Surabaya dihantui masalah polusi, pengolahan sampah dan kepadatan penduduk.  Sebagai kota pusat industri dan hiburan Surabaya menjadi layaknya lampu bagi laron untuk datang karena mengagumi gemerlapnya. Sumber Daya Manusia berlimpah dan permasalahan yang terkait sosial ekonomi pun turut menimbulkan resah.
Kampung-kampung kumuh pun mulai tumbuh. Bantaran kali menjadi sasaran para pendatang ilegal untuk tinggal di gubuk-gubuk kardus. Kampung-kampung gang kelinci tampak muram dengan drainase dan sumber air yang tak layak. Bau sampah menusuk karena menumpuk di sudut gang-gang sempit. Namun perlahan Surabaya bersolek, layaknya gadis cantik yang tengah menanti sang pujaan hati. Taman-taman kota dipercantik, SPBU yang mengambil alih lahan hijau ditertibkan, kampung-kampung kumuh berhias meninggalkan kesan kumuhnya selama ini.
Salah satu ikon baru Surabaya adalah Kampung bulak sebagai kampung wisata Surabaya. Lokasi kampung nelayan ini berada tak jauh dari Pantai Ria Kenjeran. Di pagi hari Kampung Bulak tak kalah eksotis dengan Pantai Kuta yang menyajikan pemandangan matahari terbit. Kesan kampung nelayan yang bau dan kumuh perlahan dikikis habis. Berbagai program pemerintah kota Surabaya bertujuan mengangkat pamor kampung Bulak agar lebih maju secara finansial dan bisa menjadi tujuan wisata. Salah satu event untuk mengasah pamor kampung Bulak adalah Bulak Fest 2016.
BulakFest 2016 merupakan event yang diisi berbagai kegiatan event dan lomba seperti lomba foto Sunrise of Bulak, Festival makan ikan bersama Walikota, Lomba perahu Nelayan Bersih, Lomba Perahu Nelayan cantik, lomba masak, demo masak berbahan baku ikan asap dan fashion show. Tak lupa awak media serta berbagai komunitas termasuk blogger turut mengambil serta peran mengulas Kampung Bulak atas undangan pemerintah kota.
Sunrise of Bulak (sumber foto IG Sunrise Of Bulak)

Kesan kumuh pada kampung nelayan pun perlahan hilang. Pemerintah kota Surabaya juga mendirikan Sentra Ikan Bulak sebagai pusat perdagangan ikan dan hasil olahan laut terbesar di Surabaya. Di sentra dua lantai dengan sekitar 200 stand ini pengunjung bisa menikmati dan mengabadikan suasana pantai sekaligus berbelanja. Tertarik wisata kuliner sea food atau belanja produk kerajinan kerang? Semua tersedia di Sentra Ikan Bulak. Maka kampung nelayan yang kumuh pun kini telah mempercantik diri.
Sentra Ikan Bulak (sumber foto: nasional.tempo.co)

Apalagi lokasi Sentra Ikan Bulak ini berada tak jauh dari jembatan sepanjang 800 meter dengan konsep melayang dan memutar di atas pesisir. Ditambah dengan adanya monumen air mancur menari berwarna-warni. Harapan pemerintah kota wisata Bulak Kenjerang akan terintegrasi dengan pembangunan ekonomi dan kemajuan finansial penduduk sekitar.

Mendandani kampung-kampung kumuh menjadi cantik dan produktif tidak hanya tugas pemerintah. Pihak swasta pun diharapkan terjun  secara aktif membangun Surabaya sebagai kota yang lebih baik. Pemberdayaan kampung-kampung menjadi lebih baik telah dirintis PT. Astra Internasional Tbk sejak Tahun 2014. Program CSR PT. Astra Internasional Tbk ini resmi dilaksanakan pada Selasa 14 Oktober 2014 di Kampung Keputih Tegal Timur.

Pencanangan Kampung Berseri Astra Keputih Tegal Timur (Sumber foto: astra.co.id )

Program Corporate Social Responsibility (CSR) Astra ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian Astra terhadap lingkungan sekitar. Kampung Keputih Tegal Timur terpilih sebagai kampung yang mendapat bantuan Astra untuk dikembangkan menjadi kampung berseri sebab kondisinya sangat mendukung. Sebagian besar penduduknya adalah ibu rumah tangga dan buruh harian dengan penghasilan di bawah UMR. Kondisi lingkungan yang minim air bersih dan lingkungan yang tampak gersang menjadi penyebab kampung ini kurang asri, gerah dan panas. Namun demikian masyarakatnya kondusif, cukup kompak dalam bekerjasama dan gemar bergotong royong. Tidak mengherankan jika kampung berseri Astra kampung Keputih Tegal Timur dijuluki sebagai mutiara di tengah lumpur sebab kampung ini dahulu dikenal sebagai kampung kumuh dan berlumpur namun usai dipoles menjadi lebih berseri bagaikan mutiara.
Pembangunan Kampung Berseri Astra ini dilakukan secara bertahap. Tahun 2013-2014 direncanakan menjadi kampung bersih dan asri, tahun 2015-2016 menjadi pusat wisata edukatif dan tahun 2020 diharapkan kampung bersih Keputih Tegal Timur mampu menjadi ikon kota Surabaya. Tugas yang terberat adalah memastikan fasilitas publik yang telah dirintis Astra Tbk berfungsi sebagaimana mestinya dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitarnya.
Saat ini kampung Keputih Tegal Timur telah menjelma menjadi kampung yang hijau dan memiliki berbagai fasilitas publik yang mendukung kegiatan masyarakat. Tidak mengherankan jika berkunjung ke kampung berseri Astra ini bisa ditemukan rumah hijau, bank sampah dan rumah pintar hingga instalasi pengolahan air bersih sebagai fasilitas utama yang dibutuhkan para warga yang kesulitan memperoleh air bersih. Lingkungan lebih bersih, hijau dan asri. Sampah berkurang dan bank sampah membantu memberikan penghasilan tambahan. Ditinjau secara finansial Kampung Keputih Tegal Timur juga lebih moncer dibandingkan kampung lainnya. Di Keputih Tegal Timur terdapat kelompok bisnis Usaha Kecil Menengah yang terbina serta pelatihan budidaya tanaman dan pembuatan pupuk kompos. 
Astra tidak hanya memfasilitasi dan mengupayakan kebersihan lingkungan bagi penduduk Kampung Keputih Tegal Timur namun juga memperhatikan masalah pendidikan anak-anak usia dini. Di Rumah pintar yang difasilitasi program CSR Astra bisa ditemui anak-anak yang antusias mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan relawan, salah satunya dari Tunas Hijau. Anak-anak yang aktif ini terlihat gembira bermain sambil belajar mengenal permainan tradisional dan edukatif.
Pendidikan untuk anak-anak Sumber foto: harianbhirawa.com

Pembangunan Kampung Berseri Astra ini merupakan salah satu dari empat pilar program Corporate Social Responsibility (CSR) Astra yaitu Lingkungan, Pendidikan, Kesehatan dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Empat pilar utama CSR Astra ini dipandang sebagai prioritas utama untuk dikembangkan sebab memegang peran penting dalam kehidupan masyarakat.
1.   Lingkungan
Bumi sebagai tempat hidup manusia diharapkan berfungsi secara kondusif, kebutuhan air bersih tercukupi, sanitasi dan kelayakannya mendukung untuk derajat hidup lebih baik.
2.   Pendidikan
Semakin terdidik suatu masyarakat maka kesadarannya sebagai warga negara akan semakin tergugah. Manusia terdidik akan mampu berbuat lebih baik untuk lingkungan sekitar dan negaranya.
3.   Kesehatan
Syarat utama berkarya adalah pengetahuan dan kesehatan. Di dalam tubuh yang sehat dan kuat akan terdapat jiwa yang sehat pula. Semakin tinggi derajat kesehatan maka semakin mudah mengkondisikan masyarakat untuk rajin berkarya
4.   Usaha Kecil dan Menengah
UMKM adalah harapan Indonesia. Kemandirian masyarakat secara finansial menjadi modal penting bagi negara Indonesia untuk maju secara finansial dan terbebas dari hutang luar negeri. Semakin berdaya secara ekonomi masyarakatnya semakin ringan pula beban negara karena tak perlu dibebani oleh subsidi-subsidi.

Maka program Kampung Berseri Astra ini merupakan langkah nyata grup Astra dalam meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia. Mengingatkan kembali bahwa pihak swasta, sebuah perusahaan besar tidak hanya mengeruk keuntungan dari unit usaha yang dijalankan tetapi juga peduli memberdayakan masyarakat dan menjaga kebersihan lingkungan demi kemajuan hidup berbangsa dan bernegara.


#SatuIndonesia
Daftar pustaka:
1. Astra.co.id
2. Berita Satu.com
3. KabarSurabaya.org
4. Nasional.tempo.co
5. harianbhirawa.com

Tuesday, June 13, 2017

Antara Ramadhan dan Intensitas Postingan

Bersih-bersih blog dari debu, saya jadi termenung sendiri. Ternyata sejak awal Ramadhan baru berapa gelintir tulisan saja yang sempat mampir. 
Nggak ingin mengkambinghitamkan Ramadhan yang menyita perhatian sehingga saya pun tak sempat menulis postingan, saya lebih memilih introspeksi kira-kira apa yang menyebabkan produktivitas menulis saya  turun drastis.

Kira-kira ini nih yang menyebabkan saya ngga sempat mampir di blog:
1. Banyakan ngobrol sama anak-anak
10 hari sebelum Ramadhan si sulung libur pondok. Gontor kan liburnya cuma dua kali dalam setahun. Libur awal tahun cuma 10 hari. Libur akhir tahun ini yang lumayan lama = 50 hari. Asyik aja dengerin si sulung cerita suka duka selama menjadi santri. Akhirnya malas ngadep lepi
Ini gambar karya Rafif kecil

2.  Sibuk jualan mukena
Haha ternyata saya bisa juga jadi pebisnis kecil-kecilan. Alhamdulillah. Selama dua bulanan bisa menjual puluhan mukena. Untungnya memang nggak banyak, sepotong paling sepuluh dua puluh ribu tapi alhamdulillah kalau laku 50 biji sdh bisa buat  bayar tagihan listrik tiga bulan yang naudzubillah kenaikannya. Jualan online tuh sama dengan jualan langsung, ngabisin waktu. Apalagi jualan online tergantung banget sama koneksi internet. Trus kudu sabar pula ada pembeli yang nanyain motif-motif. Upload satu satu lalu ga jadi beli hihihi...sabar sabar namanya ngais rezeki.

3. Sosmed
Aduuuh ini godaan paling menyebalkan. Saya ga begitu suka komen-komen di postingan orang tapi suka bacanya. Akhirnya ga kerasa bisa abis waktu setengah jam kali beberapa kali dalam sehari. Apalagi kemarin-kemarin ini kan lagi seru-serunya berita di WA grup tentang kabar kenaikan kelas dan yudisium santri kelas lima. 

4. Target Ramadhan
Setiap Ramadhan saya punya target membaca Al Quran lebih sering dari biasanya. Pengennya bisa khatam dua kali dalam sebulan tapi kepotong "halangan bulanan" kira-kira bisa nggak ya. Selama ini saya kejar setoran dua juz sehari tapi sudah potong libur lima hari artinya sudah "utang" 10 juz. Lah yang penting ikhtiar dan bukan jus campuran #eh

5. Kesibukan-kesibukan lain
Ngapain aja ya kalau lagi ga nulis di blog ini? sebenarnya saya masih nulis juga. Artikel kecil-kecil sebagai konten writer. Kebetulan suka temanya, tentang dunia Islam mulai dari tema haji dan umroh hingga masjid-masjid yang menawan. Trus ada kesibukan bantu-bantu panitia pawai tarhib Ramadhan dan buka puasa bersama di masjid Al Ukhuwwah.

Sepertinya saya memang blogger pemalas. Tapi bukan berati hidup berhenti jika sedang jeda menulis. Kalau dipikir-pikir sebenarnya nggak isitrahat nulis lah. Lha wong nulis status di facebook juga masih dikategorikan menulis wkwkwk.
Eh ternyata dari hal-hal yang menyita waktu menulis tadi jadi bermunculan tema-tema lain sebagai bahan menulis di blog ini. Mudah-mudahan bisa kesampaian. 
Sementara sekian dulu ...mo bobo cantik biar ngga telat sahur. Semoga Ramadhan kali ini membawa keberkahan bagi kita semua. Aamiin

Tuesday, June 6, 2017

Anyang-anyangan Saat Datang Bulan? Nggak lagi sejak...

Anyang-anyangan saat menstruasi  sungguh mengganggu sekali. Menstruasi adalah hal yang wajar dialami perempuan usia produktif. Menstruasi merupakan proses peluruhan sel telur yang tidak dibuahi. Sel telur tersebut akan luruh bersama jaringan selaput rahim berupa darah. Sebagian besar perempuan merasakan nyeri haid berkepanjangan ketika datang bulan maka sungguh tak nyaman jika penderitaan harus bertambah karena anyang-anyangan.
          Anyang-anyangan adalah gangguan pada saluran kemih yang bisa dialami oleh pria maupun wanita. Dalam bahasa medis anyang-anyangan disebut sebagai infeksi saluran kemih. Ditinjau dari anatomi dan fisiologi, penderita anyang-anyangan mayoritas adalah wanita. Secara anatomi jarak antara saluran kemih wanita ke saluran pembuangan air besar (anus) lebih dekat dibandingkan jarak saluran kemih pria ke saluran pembuangan air besar. Inilah penyebab utama wanita lebih mudah menderita anyang-anyangan. Apalagi jika saat datang bulan, lembabnya pembalut bisa menjadi pemicu tumbuhnya bakteri penyebab anyang-anyangan.
          Anyang-anyangan adalah kondisi tertentu yang ditandai dengan frekuensi buang ait kecil menjadi lebih sering dari biasanya tapi volumenya sedikit demi sedikit, mirip kran yang airnya keluar tersendat-sendat. Duuh ngilu, perih dan tak nyaman. Anyang-anyangan disebabkan oleh gangguan bakteri pada ginjal, ureter, uretra dan kandung kemih. Anyang-anyangan adalah infeksi yang menyerang saluran kemih bawah yang secara sepesifik menyerang uretra dan kandung kemih.
          Penyebab anyang-anyangan selain gangguan bakteri adalah efek diuretik akibat minuman berkafein tinggi seperti teh dan kopi atau alkohol. Anyang-anyangan bisa juga terjadi sebagai pengaruh kehamilan, pembesaran prostat, interstitial cystitis dan otot detrusor tidak stabil.
Gejala anyang-anyangan pada setiap orang tidak mesti sama, saya misalnya kalau pas terserang anyang-anyangan di bagian bawah pusar dan derah panggul terasa ngilu, nyeri dan perih saat buang air kecil. Gejala anyang-anyangan yang umum adalah:
1.   Sering merasa ingin buang air kecil tetapi keluarnya sedikit-sedikit dan tersendat
2.   Nyeri di bagian panggul terutama wanita
3.   Sebagian pria yang menderita anyang-anyangan merasa nyeri pada anus
4.   Rasa perih di saluran kencing ketika buang air kecil
5.   Pada beberapa orang bisa muncul demam dan tubuh merasa lebih mudah lelah

Penderita anyang-anyangan yang merasa sakit buang air kecil tanpa dikomando berupaya mencari cara mengatasi anyang-anyangan. Dulu saya ikut nasehat orang-orang :kalau anyang-anyangan ambil karet gelang lalu lilitkan di jempol kaki lalu perbanyak minum. Tapi kok ga manjur ya hihihi. Namun anjuran perbanyak minum air putih itu memang benar. Sebab tanpa menunggu menderita anyang-anyangan pun sebaiknya kita mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari. Mengingat penyebab anyang-anyangan adalah aktivitas bakteri maka minum air putih saja tidak cukup. Harus ada tindakan kuratif yang bertujuan menyembuhkan secara optimal.
Zaman sekarang mengatasi susah buang air kecil sudah tak perlu karet gelang lagi. Karena sudah ada Prive Uri-cran, pembasmi anyang-anyangan bagi pria maupun wanita. Penyebab sakit buang air kecil atau anyang-anyangan adalah gangguan di saluran kencing bagian dalam maka proses penyembuhannya juga harus meliputi bagian internal. Cara paling efektif adalah dengan minum suplemen yang membantu mengatasi anyang-anyangan yaitu Prive Uri-cran.
Gambar dari uricran.co.id

Ada rahasia apa di balik Prive-Uri-cran? Suplemen yang bertujuan mengatasi anyang-anyangan ini terbuat dari ekstrak cranberry. Buah cranberry merupakan buah dengan kadar vitamin C yang cukup tinggi, kaya erat makanan, mineral dan falvonoid antosianidin. Di dalam cranberry juga terdapat sianidin, penonidin dan quercetin yang mengandung senyawa fitokimia, yaitu salah satu sumber anti oksidan polifenol. Banyaknya kandungan senyawa di dalam buah cranberry menjadikan buah ini digandrungi para pecinta hidup sehat untuk mencegah penyakit berbahaya seperti jantung dan kanker. Kabar baiknya cranberry juga bisa membantu mengatasi anyang-anyangan sebab buah yang rasanya manis kecut ini mengandung antioksidan prianthosyanidins yang berfungsi mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi pada saluran kemih yang memicu terjadinya anyang-anyangan.
Ditinjau dari sejarahnya buah cranberry memang diburu banyak orang untuk tujuan pengobatan. Berbagai senyawa penting di dalamnya mampu mengobati berbagai penyakit. Dewasa ini cranberry (dan ekstraknya) semakin populer dimanfaatkan sebagai antioksidan  dan sumber vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah sariawan.
Ekstrak cranberry aman ga sih? Pada bulan April 2004 lembaga pengawas obat dan makanan Prancis AFSSA mengizinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai antibakteri untuk menjaga kesehatan saluran kencing. Hal ini dibuktikan dengan uji klinis acak sempurna sebanyak 4 kali sehingga diambil kesimpulan secara medis bahwa jus cranberry terbukti menghambat infeksi bakteri pada saluran kencing.
Apa harus pergi ke Perancis untuk membeli jus atau ekstrak Cranberry? Ya nggak lah. Jadi gini nih, cara pengobatan anyang-anyangan paling praktis. Kita ga perlu pontang-panting cari buah cranberry, ga susah-susah menanam dan merawat pohonnya demi berharap panen buahnya sebab ekstrak cranberry sudah dikemas sedemikian rupa oleh Combiphar dan diedarkan secara bebas di Indonesia. Bisa dibeli secara online melalui websitenya atau di apotek ternama seperti Guardian.
Tapi bukan karena sok sokan gampang dapetin ekstrak cranberry dalam bentuk serbuk dan kapsul yang dikemas praktis trus leha-leha aja pas datang bulan. Perlu banget dong menjaga kesehatan reproduksi wanita. Bagaimanapun tindakan preventif perlu diupayakan sebagai pencegahan. Saya sendiri belajar mendisiplinkan diri untuk lebih peduli menjaga kesehatan reproduksi wanita terutama saat datang bulan. Ngeri aja ingat-ingat ga enaknya menderita anyang-anyangan saat menstruasi.
Apa saja yang perlu dilakukan demi menjaga kesehatan organ reproduksi wanita selama datang bulan?
1.  Rajin mengganti pembalut. Tak perlu menunggu berapa jam sekali. Terasa sudah “penuh” buruan diganti
2.   Pilih pembalut yang tidak menyebabkan iritasi
3.   Perbanyak minum air putih dan buah-buahan
4.   Rutin berolahraga terutama jalan kaki
5.  Biasakan berpikir positif. Tau sendiri lah kalau pas datang bulan suka marah-marah dan emosian (curcol curcol)


Bersyukur banget ketemu Prive Uri-cran yang serbuk. Kemasannya praktis dan tampak lux. Cara membuatnya pun mudah. Tinggal sobek dan tuangkan di dalam gelas berisi air lalu aduk. Saya sukanya pakai air dingin, manis sedikit kecut asam pokoknya seger banget dah rasanya. Pikir-pikir kayaknya ngga perlu nunggu anyang-anyangan pula kalau pengen mencicipi Prive Uri-cran mengingat manfaat cranberry yang bejibun tadi. 

Lebih suka yang praktis dan bisa dibawa bepergian? Prive Uri-cran dalam bentuk kapsul cocok dijadikan pilihan. Selamat berburu Prive Uri-cran dan rasakan sendiri manfaat dan kesegarannya. 

Friday, June 2, 2017

Mengenal LPS Lebih Dekat

Bentar lagi tahun ajaran baru. Butuh biaya nggak sedikit. Untungnya saya sudah menyiapkan baju seragam si kecil yang naik ke kelas 3 sejak beberapa bulan lalu. Tinggal beli buku. Dananya? dari tabungan yang siapkan jauh hari. Ini enaknya menabung, ngga bingung kalau pas butuh uang mendadak. 
Menanamkan disiplin menabung sejak dini

Dulu kalau pas nyetor ke bank saya sering mengajak si kecil (waktu itu belum sekolah) agar dia mulai punya pemikiran pentingnya menabung di bank. Agar tak bosan selama mengantri datang sepagi mungkin, bawa mainan kesukaan, buku favorit dan bekal camilan serta minuman. Maka si kecil pun tak rewel bahkan sempat kelesotan di lantai bank, tiduran di bangku antrian. Enjoy aja dia di ruangan yang dingin hehehe

Nah di pintu masuk kantor bank ada logo LPS. Selain menanamkan semangat dan kebiasaan menabung sejak dini kita juga bisa membantu si kecil menjelaskan tentang apa itu LPS.

Saya jadi bernostalgia dan ingin mengulas tentang LPS lebih jauh. Setidaknya saya kelak bisa menjawab pertanyaan si kecil jika ia KEPO tentang LPS. Maklumlah anak seusianya selalu ingin tahu tentang segala hal yang dia rasakan, dia saksikan. Malu dong kalau emaknya kagak bisa menjawab

Kalau ingin tahu seluk beluk LPS kita bisa langsung menuju situs resminya lps.go.id (nama situsnya sebagai penanda bahwa LPS adalah lembaga resmi pemerintahan Indonesia - go = government, id= Indonesia). Dari menelusuri situs ini saya bisa simpulkan bahwa sejarah berdirinya LPS adalah terjadinya krisis moneter di Tahun 1998. Eleh saya masih ingat waktu pak Harto berpidato tentang pengunduran dirinya sebagai presiden. Waktu itu saya baru lulus kuliah tinggal nunggu wisuda. Dan pas beliau naik podium untuk pidato yang disiarkan secara nasional saya lagi mau pingsan di sebuah swalayan karena anemia berat hehehe.

Perubahan di dunia politik yang tiba-tiba tersebut ternyata berimbas pada perekonomian. Krisis moneter dan perbankan menghantam Indonesia, 16 bank yang tergolong besar dilikuidasi. Kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan pun menurun. Rush money tak terbendung. Padahal salah satu modal pemerintah melaksanakan pembangunan adalah dengan pinjaman dari bank. Tentu akan lebih mudah dan menguntungkan jika membiayai proyek pembangunan dengan memanfaatkan pinjaman dari dalam negeri dibandingkan menanti kucuran dari world bank atau pinjaman dari bangsa lain.

          Belajar dari sejarah maka pemerintah menganggap penting mendirikan lembaga yang membantu menciptakan mindset bagi nasabah bahwa aman-aman saja kok nabung di bank. Maka dikeluarkanlah Keputusan Presiden No. 26 Tahun 1998 tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum dan Keputusan Presiden Nomor 193 Tahun 1998 tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Perkreditan Rakyat. Lebih lanjut pemerintah menetapkan Undang-undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan mengamanatkan pembentukan sebuah lembaga yang disebut Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai pelaksana penjaminan dana masyarakat. Tepat pada tanggal 22 September 2004 Presiden Republik Indonesia mengesahkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor. 24 tentang Lembaga Penjaminan Simpanan. Berdasarkan Undang-undang tersebut dapat ditegaskan bahwa LPS merupakan lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah penyimpan dan turut aktif memelihara stabilitas sistem perbankan sesuai kewenangannya. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor. 24  berlaku efektif setahun kemudian. Maka sejak 22 September 2005 LPS resmi beroperasi dan menjalankan tugasnya.
             
              Berdirinya LPS sebenarnya terinspirasi oleh lembaga penjaminan simpanan yang telah dikenal dunia sejak puluhan tahun lalu. Lembaga ini adalah Deposit Insurance Corporation atau Lembaga Penjamin SImpanan yang didirikan 16 Juni 1933 di Amerika Serikat setelah negara adidaya tersebut mengalami kebangkrutan yang dikenal sebagai Great Depression. Great Depression terjadi pada kurun waktu 1930 - 1933. Kekacauan ekonomi ini berdampak pada lebih dari 9 ribu bank yang mengakibatkan kerugian pada penyimpan dana, pemegang saham dan dunia usaha. Fenomena ini disebut banking panic. Maka demi mengatasi meluasnya kegagalan bank didirikanlah FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation) atau LPSnya Amerika Serikat ini dibentuk berdasarkan Banking Act of 1933. Tujuan FDIC adalah memberikan perlindungan kepada nasabah penyimpan. Perlindungan nasabah ini mampu mengatasi banking panic dengan memberikan keyakinan dan jaminan kepada penyimpan dana bahwa simpanannya pasti kembali.
                  Sistem jaminan perlindungan nasabah oleh FDIC kemudian dikenal sebagai penjaminan simpanan nasabah uang pertama di dunia. Pendirian FDIC ini membawa dampak positif. Pada periode 1934-1942 jumlah bank yang ditutup di Amerika Serikat rata-rata turun menjadi 54 bank pertahun. Pada krisis berikutnya yang terjadi tahun 1980-an saat ratusan bank bangkrut FDIC telah bertindak sebagai jangkar kepercayaan masyarakat di Amerika Serikat. Keberadaan lembaga atau sistem perlindungan nasabah penyimpan ataau pemilik simpanan di bank dianggap sangat penting dan semakin populer pada dua dekade terakhir, Semakin banyak negara yang mendirikan lembaga simpanan, termasuk LPS di Indonesia.
                    Dalam perkembangannya LPS memiliki tugas dan wewenang yang semakin berat namun tetap amanah dalam pelaksanaannya. Pencapaian LPS terbilang cukup signifikan hingga perwakilan negara Kamboja dari Kementrian Ekonomi dan Keuangan Kamboja & National bank of Cambodia menyempatkan datang berkunjung ke kantor LPS dan mempelajari program kerja LPS untuk diterapkan di negaranya. LPS juga bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS Solo) di bidang akademik yaitu penyusunan silabus mengenai fungsi, tugas dan wewenang LPS dalam mata kuliah di Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. LPS juga menandatangai kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional. Kerjasama ini bertujuan untuk mewujudkan peningkatan pelaksanaan fungsi dan tugas kedua lemba tersebut. Tujuan lainnya adalah pertukaran data informasi sebagai upaya LPS menyelenggarakan proses likuidasi aset secara lebih cepat dan baik.



Salah satu bentuk sosialisasi tugas dan wewenang LPS melalui media sosial