Google+ Followers

Friday, October 20, 2017

Membandingkan Layanan Home Service Honda dan Toyota

Memiliki mobil baru bukan berarti lalu santai seperti di pantai. Perawatan kendaraan secara berkala harus dilakukan agar kondisinya tetap prima dan layak pakai. Sibuk dan ogah antri di bengkel untuk servis kendaraan? Layanan Home Service menjadi jawaban. Layanan Home Service memberikan jalan keluar yang paling mudah dan berkompromi dengan kesulitan konsumen. Layanan Home Service adalah layanan bengkel resmi yang disediakan diler pabrikan otomotif dan ditujukan untuk pelayanan jemput bola atau langsung datang ke kediaman atau tempat kerja konsumen untuk keperluan melakukan perawatan mesin kendaraan.
Layanan bengkel Home Service memudahkan konsumen melakukan perawatan kendaraan di rumah sesuai dengan waktu yang diinginkan. Mobil tetap prima tanpa harus meninggalkan rumah. Layanan Home Service merupakan bentuk fasilitas after sales sekaligus juga membantu konsumen merawat kendaraan dalam segala kesempatan. Hampir semua pabrikan otomotif terkemuka di Indonesia menawarkan Layanan Home Service, termasuk di antaranya Honda dan Toyota. Seperti apakah bentuk layanan mereka berikut adalah penjelasan ringkasnya.

Layanan Home Service Honda

            Honda, merupakan pabrikan otomotif motor dan mobil sehingga memiliki dua jenis Layanan Home Service yang berbeda untuk keduanya. Layanan Home Service Honda untuk roda dua disediakan di bengkel resmi motor Honda yaitu AHASS Honda Home Service di beberapa kota. Sedangkan Layanan Home Service mobil Honda dilayani oleh Honda Prospect Motor dalam program Honda Mobile Service yang melayani servis mobil kapanpun dan di manapun.
            Layanan Honda Mobile Service memberikan fasilitas Road Assistance Service (RAS), Home Service dan Pick Up Service. Program ini merupakan layanan untuk melengkapi fasilitas diler dan bentuk kepedulian terhadap konsumen Honda. Road Assistance Service adalah layanan khusus untuk melayani konsumen yang mengalami kondisi darurat di perjalanan. Petugas dari bengkel resmi Honda akan mendatangi lokasi menggunakan mobil atau motor servis. Layanan RAS ini merupakan layanan darurat ringan meliputi penambalan ban bocor, penggantian ban, penggantian baterai, penggantian kaliper rem, penggantian kampas rem atau penggantian shock absorber.
            Sedangkan Layanan Home Service dan Pick Up Service Honda adalah layanan jemput bola untuk kondisi non darurat alias perawatan rutin. Layanan Home Service Honda adalah layanan yang memungkinkan konsumen untuk tetap di rumah sedangkan petugas bengkel akan mendatangi lokasi mobil konsumen di rumah atau kantor pelanggan dan melakukan servis langsung di tempat. Sedangkan layanan Pick Up Service adalah layanan yang memungkinkan petugas dari bengkel resmi Honda untuk menjemput mobil konsumen dan melakukan servis berkala di bengkel resmi tersebut.
Peluncuran Honda Mobile Service, sumber foto otosia.com
            Armada Honda Mobile Service menggunakan mobil Honda Freed yang telah dimodifikasi. Armada ini dilengkapi fasilitas servis seperti genset, electrical battery tester, toolbox, electric engine oil changer, battery area dan bangku untuk tempat duduk serta air untuk mencuci tangan. Sedangkan armada motornya dilengkapi peralatan standard servis seperti battery tester, air compresor, jumper cable, engine oil, oil changer, tools bag, battery, tyre and repair kit. Armada motor ini memiliki kelebihan dalam hal akses menuju lokasi kendaraan konsumen, terutama untuk menembus lalu lintas yang macet dan mencari jalan alternatif menuju tujuan.
            Honda Mobile Service tersedia di semua diler resmi Honda di seluruh Indonesia dengan biaya yang sama dengan biaya servis di bengkel resmi Honda ditambah biaya jasa sesuai kota dan daerah masing-masing.

Toyota Home Service
            Toyota merupakan pabrikan otomotif roda empat sehingga layanan Home Servicenya untuk mobil Toyota saja. Toyota Home Service merupakan salah satu fasilitas pelayanan dari Toyota untuk melakukan servis kunjungan ke kediaman atau tempat kerja pelanggan, tentunya untuk memberikan kemudahan bagi pemilik mobil Toyota yang tidak sempat datang ke bengkel dengan berbagai alasan.
Formulir pendaftaran layanan THS, sumber foto https://auto2000.co.id/page/toyota_home_service
            Tidak seperti Honda yang membagi layanan untuk kondisi darurat dan layanan servis berkala Toyota hanya memiliki layanan Toyota Home Service (THS). Kendaraan THS ini berupa mobil dan motor yang didesain secara khusus. Saat ini THS menggunakan unit Toyota Avanza dengan peralatan lengkap untuk servis dan perbaikan kendaraan didukung berbagi fasilitas operasional seperti alat komunikasi, SST, tools, kompresor, EDC, buku peta perjalanan, wadah pembuangan limbah, alat uji emisi dan  inteligent tester.
            Menu order THS meliputi layanan servis standar seperti ganti oli, tune up engine, servis berkala internal, perawatan 1000 KM dan 5000 KM dan perbaikan ringan yang diperkirakan makan waktu di bawah dua jam. Untuk mendapatkan layanan THS ini konsumen mobil Toyota tidak dikenai biaya kunjungan. Konsumen juga mendapatkan harga jasa dan suku cadang sama dengan di bengkel, mendapatkan garansi servis sama persis dengan di bengkel resmi Toyota dan tentunya kenyamanan secara pribadi karena aktivitas pelanggan tidak terganggu hanya karena harus menunggu selesainya perbaikan dan servis kendaraan. Pelanggan pun dapat melihat langsung proses perawatan dan perbaikan kendaraan jika tertarik untuk menyaksikan tanpa harus antri di bengkel resmi Toyota.


My Generation, Sisi Buram Remaja Millenial

"remaja sekarang kemauannya aneh-aneh, dandanannya norak. Kids zaman now super rebellion ..susah banget patuh sama ortu" 

Berbagai cercaan dan stempel miring menimpa anak-anak zaman sekarang. Namun jarang yang ingin menelisik lebih dalam Mengapa mereka memilih memberontak, melakukan penyangkalan, mengibarkan bendera perang pada segala macam peraturan? Salah satu yang tertarik untuk menggali lebih dalam penyebab dari kenakalan-kenakalan remaja adalah Upi, pegiat sinema Indonesia. Fenomena remaja millenial ini kemudian menjadi inspirasi lahirnya Film My Generation. 

My Generation Film adalah film bergenre remaja yang memotret sisi kelam remaja zaman sekarang. Sebagian yang mengintip trailernya bisa saja buru-buru menilai bahwa film ini hanya sekedar film dunia hura-hura dan menampilkan kerusakan serta kenakalan remaja. ..lagi-lagi labelling dan judging sedang kita lemparkan. Padahal tak ada salahnya mempelajari behind the scene dan curhatan Upi sendiri sebagai sutradara. Seperti apa sih trailer yang mengundang pro dan kontra itu? ini dia trailer My Generation:

Dalam sebuah kesempatan Upi mengaku resah dengan tingkat kenakalan remaja saat ini. Remaja sekarang memang dihadapkan pada berbagai problema yang tak mudah diatasi. Narkoba, tawuran, pornografi, bullying dan yang tak kalah mengerikan adalah perkelahian jalanan ala gladiator. Demi mendapatkan ruh film yang benar-benar memahami dunia remaja masa kini Upi melakukan riset social media listening selama dua tahun. Sedangkan pengerjaan filmnya membutuhkan waktu satu tahun penuh. Tak tanggung-tanggung Upi menyertakan percakapan, bahasa dan tren yang ditemuinya dalam chit-chat di media sosial remaja millenials ke dalam beberapa dialog My Generation.
Fenomena ini mengingatkan saya pada kenyataan pahit yang beberapa waktu lalu ditemui pakar ilmu parenting Elly Risman. Beliau sempat menceritakan betapa mirisnya ketika ia berada dalam satu program konseling setelah dimintai tolong seorang kepala sekolah. Salah seorang Kepala Sekolah Menengah Umum di suatu kota menghubungi ibu Elly untuk "meluruskan kembali" satu geng anak sekolahan di sekolah yang dipimpinnya. Sekolah ini bukan sekolah abal-abal namun sekolah favorit dan saringan menjadi siswanya melalui test cukup ketat. Sang kepala sekolah sempat menghubungi bu Elly dan meminta bantuan beliau untuk mengarahkan anak-anak yang ditengarai terlibat dalam perkelahian ala gladiator agar kembali ke jalan yang benar.
Bu Elly berbicara dari hati ke hati dan menempatkan diri sebagai nenek di antara ABG-ABG ini. Fakta yang mengejutkan muncul ketika akhirnya ditemukan bahwa pemimpin dari kelompok anak-anak ini adalah sosok yang paling pendiam dan paling mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan bu Elly dengan penuturan yang santun dan cerdas. Ketika ditanya mengapa ia tertarik menjadi ketua “event organizer gladiator” si ABG menjawab “aku capek Nek, ingin mendapatkan pengalaman baru. Aku lelah sejak duduk di bangku SD hidupku selalu dipenuhi jadwal ketat untuk les ini itu..”
Saya yang membaca penuturan Bu Elly tercengang dengan jawaban si ABG. Mencelos hati ini dan merasa sedih sekali. Ternyata anak-anak yang tampak cerdas, pendiam, santun, sopan pun memendam masalah besar. Secara psikologis si ketua geng tersebut tertekan oleh beban untuk meraih prestasi terbaik, tertekan oleh kewajiban menguasai semua mata pelajaran.
OMG! seringkali orang tua tidak menyadari bahwa ada keterpaksaan dalam diri si anak yang harus mematuhi ego mereka agar sang anak jago di segala bidang, memahami setiap mata pelajaran. Akibatnya waktu si anak habis untuk les dan kursus. Tanpa disadari ternyata hal ini menjadi salah satu penyebab anak-anak merasa tertekan. Sebenarnya tak ada yang salah dengan keinginan ortu untuk memfasilitasi anak-anak dengan les dan kursus. Yang kurang tepat adalah di balik segala les tersebut terdapat niat agar si anak meraih prestasi tertinggi. Diperparah lagi jika les dan kursus terlalu menyita waktu sehingga sang anak seolah merasa sedang berada di dalam penjara tanpa pernah memiliki kesempatan mengembangkan bakat dan minatnya.
Hal-hal semacam ini yang tak luput dari pengamatan Upi, sutradara My Generation sehingga dalam suatu scene muncul celoteh dari Suki dan Orly:
What Orly said is true, isn't it?
Do you agree with Suki? I do

My Generation bercerita tentang kehidupan empat sahabat: Zeke, Konji, Suki dan Orly. Mereka mendapat hukuman akibat “kesalahan fatal” mengunggah video yang mengkritik orang tua dan guru. Celakanya video yang diunggah di media sosial tersebut menjadi viral dan menyebabkan pihak-pihak terkait marah besar. Zeke, Konji, Suki dan Orly pun mendapat hukuman tidak diperbolehkan untuk menikmati liburan. Namun justru karena batal berlibur mereka menemui hal-hal seru dalam hidup yang menjadi tema sentral My Generation.
Film yang akan ditayangkan di bioskop-bioskop di Indonesia pada 9 November 2017 ini menanamkan karakter yang kuat pada masing-masing tokoh utamanya, lengkap dengan permasalahan yang dihadapi remaja di masa pubertas. 

Konji, pemuda naif yang tertekan batin karena didikan orang tua yang konservatif dan kolot, parahnya Konji kemudian mengalami peristiwa yang membuatnya mempertanyakan moralitas sang ortu. 


Zeke, sosok yang sangat setia kawan namun memendam kepedihan, ia merasa sebagai anak yang tidak diinginkan orang tuanya sejak kecelakaan yang menimpa sang adik. Zeke si rebellion selalu berupaya menghibur teman yang dirundung duka namun ia tak ingin teman-temannya mengetahui permasalahan dan kesedihan yang mengurungnya.



 Suki, digambarkan sebagai sosok paling cool di antara keempat tokoh utama, tragisnya ia mengalami krisis percaya diri yang sangat serius hingga dalam suatu scene diceritakan ia terpaksa “ngobat” sebagai pelarian. 

Orly

Orly, digambarkan sebagai gadis remaja yang sangat berbakat di bidang matematika dan sains, sayangnya hubungannya dengan sang ibu yang notabene single parent kurang harmonis apalagi ketika si ibu menjalin hubungan asmara dengan brondong yang dianggap Orly sebagai suatu hal yang tak pantas.
Membaca sepenggal sinopsisnya, menikmati quote-quotenya membuat saya penasaran: masalah sepedih apa yang harus dihadapi Suki sehingga gadis cool ini menjadi depresi dan memilih “obat terlarang” sebagai pelarian? Benarkah Zeke diperlakukan tidak adil oleh sang ortu atau hanya miskomunikasi sehingga masing-masing pihak merasa terbelenggu? Peristiwa apa yang disaksikan Zeke sehingga ia menganggap orang tuanya tidak bermoral, bertolak belakang dengan doktrin yang mereka ajarkan? Kira-kira dengan penolakan Orly apakah sang ibu akan memutuskan hubungan dengan si brondong dan berusaha memperbaiki bonding ibu-anak yang sempat renggang?
Penasaran banget kan? Apalagi film ini menggabungkan artis-artis kawakan seperti Tio Pakusadewo, Surya Sahputra, Indah Kalalo, Karina Suwandhi dan Joko Anwar (yang biasanya berkarya di dunia sinema sebagai sutradara) dengan bintang-bintang baru sebagai tokoh utamanya:
 Bryan Langelo - sebagai Zeke
 Lutesha - sebagai Suki
 Alexandra Kosasie - sebagai Orly
 Arya Vasco - sebagai Konji
Para Aktor dan Sutradara My Generation saat Pers Conference 10 Oktober 2017



Para aktor dan kru berbagi pengalaman saat syuting My Generation

Meski tergolong film bergenre remaja ada baiknya Film My Generation disaksikan remaja bersama orang tua. Harapannya agar si ABG tidak salah persepsi mengenai film ini. Adegan-adegan clubbing, mengotori mobil dengan graffity, “ngobat”, pergaulan cowok-cewek di luar batas (alias pacaran) dalam film ini sebenarnya sebuah realita pahit yang ada di tengah kehidupan anak-anak muda zaman sekarang. Khawatirnya jika tidak didampingi orang tua adegan-adegan tersebut malah menginspirasi anak-anak muda yang sedang dirundung masalah untuk melakukan hal yang sama.
Anak-anak muda zaman sekarang berbeda dengan generasi saya di tahun 80-an. Permasalahan yang mereka hadapi lebih kompleks. Tantangan sebagai orang tua juga semakin berat. Jika dua hingga tiga dasawarsa yang lalu pengaruh buruk mungkin hanya datang dari “salah pergaulan”, televisi dan buku tidak bermutu kini dunia digital dan internet bisa menimbulkan dampak buruk jika tidak diantisipasi. 
Orang tua zaman millenial pun wajib menguasai teknologi sekaligus mampu menjaga komunikasi dan memahami isi hati si remaja masa kini. Jika bentuk perhatian orang tua hanya diwujudkan dengan memberikan anak-anak mereka fasilitas gadget canggih dan kuota internet tanpa batas maka tunggu saja efek dari mencairnya gunung es. Perlahan tapi pasti menimbulkan bahaya yang tak mudah diatasi. Sosok anak membutuhkan komunikasi dari hati ke hati, jika orang tua lalai terhadap kebutuhan psikologis dan kasih sayang maka tidak mengherankan jika muncul generasi millenial yang secara frontal mengungkapkan isi hati mereka seperti yang Zeke lontarkan:

Komunikasi adalah kunci utama terwujudnya harmonisasi. Kalau yang lebih tua hanya bisa menyalahkan darimana yang muda akan mendapatkan tuntunan?Jika yang lebih muda hobinya membangkang, bagaimana tercipta keluarga harmonis penuh kasih sayang? Solusinya adalah membangun jembatan agar tak terjadi miskomunikasi. Yup, sejatinya Upi dan IFISinema merilis My Generation sebagai salah satu cara membangun komunikasi antar generasi.
Absolutely agree Upi!


Film khas anak muda ini pun dihiasi soundtrack musik anak muda kekinian. Siapa yang meronai My Generation dengan hentakan nada riangnya? ini dia mereka:



Set the alarm.
9 November 2017 adalah tanggal yang bakal menggemparkan dunia perfilman Indonesia. Sebab My Generation yang lahir dari tangan dingin Upi, sutradara yang juga membesut “30 Hari Mencari Cinta", "My Stupid Boss", "Realita Cinta Rock and Roll" dan diproduseri IFISinema bakal tayang di bioskop-bioskop nusantara.

Thursday, October 19, 2017

Pilih Mobilio atau BR-V?

Pilih Mobilio atau Honda BR-V? Keraguan ini sering menghantui para pecinta otomotif yang membutuhkan mobil keluarga. Keduanya merupakan kendaraan 7-seater yang handal dan menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan keluarga yang nyaman dan aman dikendarai.
Tagline Mobilio sangat mengusik perhatian: “untuk Anda yang menginginkan sensasi berkendara berbeda kami hadirkan MVP di kelas MPV” (note: MVP adalah Most Valuable Player). Jargon Honda ini mengesankan bahwa Mobilio merupakan MPV terbaik yang pernah ada. Sementara BR-V mengusung tema sebagai MPV yang handal untuk travelling yang memacu adrenalin dan cocok bagi mereka yang berjiwa petualang.
Memilih mobil bukan sekedar untuk bergaya namun ada pertimbangan-pertimbangan khusus yang menjadi bahan acuan. Harga, mesin, dimensi dan fitur standar adalah patokan utama yang diperbandingkan sebelum memutuskan membeli kendaraan. Mobilio dan BR-V memiliki kesamaan pada mesin yaitu 1.5 L SOHC 4 Silinder Segaris, 16 katup i-VTEC + DBW dan struktur rangka bodi G-CON + ACE serta sistem suspensi yang sama-sama menggunakan MacPherson Strut (suspensi depan) dan H-Shape Torsion Beam (suspensi belakang)
Perbandingan antara Mobilio dan BR-V berikut ini mungkin membantu mendapatkan gambaran kendaraan sesuai kebutuhan
1.    Mobilio
Mobilio adalah salah satu mobil keluarga yang nyaman dan sekaligus bisa membantu mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara disewakan di bisnis taksi online. MPV ini memperkenalkan lima model yaitu Honda Mobilio S, Honda Mobilio E, Honda Mobilio E CVT, Honda Mobilio RS, Honda Mobilio RS CVT.
Mobilio dijual mulai harga 189,5 juta hingga 221 juta rupiah
2.    BR-V
Jika butuh MPV yang memiliki kemiripan dengan SUV maka BR-V paling sesuai dengan kriteria tersebut. Desain eksteriornya gagah, interior premiumnya menawan dan mampu menampung hingga 7 penumpang.
Mobil ini diperkenalkan dalam empat model yaitu Honda BR-V S 6MT, Honda BR-V E 6MT, Honda BR-V E CVT dan Honda BR-V Prestige CVT.
Honda BR-V dijual mulai harga 233 hingga 268 juta rupiah

Ditinjau dari berbagai spesifikasi dan fitur perbandingan Mobilio dan BR-V adalah sebagai berikut:
a.    Dimensi
Dimensi kelima model Mobilio sama yaitu 4.386 x 1,683 x 1,603m (panjang x lebar x tinggi dalam milimeter)
Dimensi keempat model BR-V sama yaitu 4.456 x 1.735 x 1.666 (panjang x lebar x tinggi dalam milimeter).
Dilihat dari dimensinya BR-V lebih panjang. Tentunya dimensi mobil berkaitan dengan ukuran garasi. Untuk garasi rumah yang terbatas Mobilio lebih baik dipilih sebagai kendaraan pribadi. Namun BR-V lebih lega dan tinggi sehingga penumpang tidak perlu terlalu membungkuk untuk masuk ke dalam kabin
b.    Eksterior
Mobilio memiliki eksterior standard dengan front lamp dari halogen headlight. Kecuali Mobilio S semua tipe Mobilio juga dilengkapi foglamp. Sedangkan semua tipe BR-V dilengkapi dengan foglamp dan front lamp projector. Foglamp adalah fitur yang sangat dibutuhkan untuk berkendara di medan berkabut dan hujan deras. Front lamp projector membantu memberikan cahaya yang terang tidak menyilaukan.
c.    Fitur keselamatan
Fitur keselamatan BR-V hanya dilengkapi dengan Side Impact beam dan Dual Front SRS Airbags. Sedangkan pada Mobilio selain kedua fitur tersebutr juga terdapat pedestrian protection.
d.    Sistem ban
Mobilio menggunakan ban 185 / 65 R15 dengan velg Trim Wheel 15" x 5 1/2 J (pada tipe S) dan velg Alloy Wheel 15" pada tipe lainnya. BR-V menggunakan ban 195/ 60 R16 dengan velg Sporty Alloy Wheel pada ketiga tipe BR-V selain Honda BR-V Prestige CVT yang menggunakan bold Alloy Wheel. Dengan spesifikasi ban dan velgnya BR-V tampil lebih gagah dan tangguh di medan yang cukup sulit

Jadi pilih Mobilio sang MVP di kelas MPV atau BR-V yang sesuai dengan jiwa petualang? Kedua Mobil Baru yang dirilis Honda ini layak diperhitungkan sebagai the best di kelas MPV dan mampu bersaing dengan merek lainnya. 








Wednesday, October 18, 2017

Sensasi Berkendara Bersama Mobilio

            MPV sedang naik daun di dunia otomotif Indonesia. Hampir semua pabrikan otomotif memiliki produk MPV unggulan. Masing-masing bersaing menawarkan fitur dan harga yang terjangkau bagi konsumen di segala segmen. Honda, pabrikan otomotif tak kalah dengan Toyota dan pabrikan lain untuk bermain di kelas MPV.
                Salah satu MPV andalan Honda adalah Mobilio. Tak tanggung-tanggung Honda merilis lima model Mobilio. Mobilio S, Mobilio E dan Mobilio E CVT memiliki dimensi yang sama yaitu 4,386m x 1,683m x 1,603m (panjang x lebar x tinggi) sedangkan Mobilio RS dan Mobilio RS CVT memiliki dimensi 4.398mm x 1.683mm x 1.603mm dengan fitur standar berupa bodi rangka yang telah mengaplikasikan teknologi mobil SUV saat ini yaitu GCON ACE. Fitur tersebut mampu meredam efek benturan sehingga mencegah terjadinya kerusakan parah ketika terjadi crash. Semua tipe Mobilio dilengkapi dengan Side Impact Beam, Pedestrian Protection dan Dual Front SRS Airbags.
Sumber gambar https://www.honda-indonesia.com

Beberapa fitur standar kelima jenis Mobilio juga sama seperti sistem kemudi Rack & Pinion with Electric Power Steering (EPS), ban berukuran 185 / 65 R15, front lamp menggunakan Halogen Headlight, adanya fitur power window, cup holder, power outlet, fitur auto door lock by speed dan ECO indicator. Namun ada beberapa perbedaan di antara masing-masing modelnya.
Sumber gambar https://www.honda-indonesia.com

Seperti apakah fitur-fitur yang terdapat di kelima jenis model Mobilio tersebut? Berikut ulasan singkatnya:
1.    Mobilio S
Mobilio S adalah tipe Mobilio paling standar dibandingkan keempat model lainnya. Sama seperti tipe Mobilio lain, mesinnya menggunakan mesin terbaru yaitu Honda-iVTEC SOCH yang mampu memuat 1.5 L yang memiliki 16 katup di dalamnya. Sistem suplai bahan bakarnya menggunakan teknologi PGM-F1 sehingga pembakaran bahan bakar terjadi lebih efisien dan menghasilkan pembakaran sempurna. Sistem suspensinya menggunakan MacPherson Strut di bagian depan dan H-Shape Torsion Beam di bagian belakang yang membantu meredam goncangan sehingga mengendarainya terasa nyaman. Perbedaan menonjol yang membedakan Mobilio S dengan Mobilio lain adalah interior dan sistem keamanannya. Mobilio S sebagai type standar memiliki fitur audio standar  Double DIN AM/FM Single Disc MP3/WMA +USB Port + Aux Input +Made for Ipod/Iphone. Dan Sistem keamanan yang kurang lengkap dibanding Mobilio lainnya. Mobilio S tidak dilengkapi rear ventilation AC dan fog lamp dan menjadi salah satu kekurangan dibandingkan Moblio tipe lain di atasnya. Mobilio S dipatok dengan harga 189.5 juta rupiah

2.    Mobilio E
Secara garis besar Mobilio E memiliki banyak kemiripan dengan Mobilio S.
Perbedaan utamanya terletak pada warna interior dan roda. Warna interior Mobilio S dominan hitam sedangkan Mobilio S berwarna ivory. Mobilio S menggunakan velg Trim Wheel 15" x 5 1/2 J sedangkan Mobilio E menggunakan velg Alloy Wheel 15". Dibandingkan Mobilio S yang standar Mobilio E tergolong lengkap. Fitur unggulannya adalah adanya kunci kontak dilengkapi dengan keyless entry dan security alarm. Audionya memiliki kemiripan dengan Mobilio S yaitu menggunakan Double DIN AM/FM Single Disc MP3/WMA +USB Port + Aux Input +Made for Ipod/Iphone. Mobilio E dijual dengan harga 210 juta rupiah.

3.    Mobilio E CVT
Mobilio E CVT merupakan varian menengah Mobilio. Desain interior dan eksteriornya lebih mendekati tipe high class dibandingkan tipe standard.
Fitur unggulannya adalah adanya kunci kontak dilengkapi dengan keyless entry dan security alarm. Fitur unggulannya adalah adanya kunci kontak dilengkapi dengan keyless entry dan security alarm. Meski tergolong tipe menengah Mobilio E CVT telah dilengkapi audio steering switch. Dan yang tak kalah istimewa adalah sistem audio yang dilengkapi 6.2" Touch Screen Display AM/FM Single Disc CD DVD MP3/WMA + USB Port + Made for iPod/iPhone serta sistem camera parking pada fitur keselamatan. Mobilio E CVT dibandrol dengan harga 221 juta rupiah.

4.    Mobilio RS
Mobilio RS adalah Mobilio yang tergolong high class. Fitur unggulannya adalah 6.8" Touch Screen Display AM/FM Single Disc CD DVD MP3/WMA + USB Port + Made for iPod/iPhone + Bluetooth Connection for iPhone, automatic AC (digital + auto AC) yang membuat nyaman penumpang dan pengemudi, parking sensor berupa kamera dan fitur keamanan yang komplit (key type, immobilizer dan alarm system). Mobilio RS tampil menawan dengan warna interior hitam dan oranye yang elegan. Mobil anggun ini dijual dengan harga 233 juta rupiah.

5.    Mobilio RS CVT
Mobilio RS CVT adalah tipe Moblio paling canggih dan termahal. Tipe Mobilio ini paling sporty dibandingkan Mobilio lainnya. Berkendara bersama Mobilio RS CVT makin nyaman dengan adanya fitur 6.8" Touch Screen Display AM/FM Single Disc CD DVD MP3/WMA + USB Port + Made for iPod/iPhone + Bluetooth Connection for iPhone. Mobilio RS CVT memiliki fitur paling lengkap dibanding tipe lainnya. Fitur keselamatan VSA (Vehicle Stability Assist) dan Hill Start Assist hanya dapat ditemui di Mobilio RS CVT dan tidak terdapat pada Mobilio tipe lain. Tidak mengherankan jika Mobilio RS CVT dijual dengan harga 243,5 juta rupiah.

Pecinta otomotif yang fanatik dengan merek Honda tentu tidak akan melewatkan kesempatan memiliki mobil baru dari salah satu jenis Mobilio yang ditawarkan. Tinggal mengukur kemampuan kantong dan disesuaikan dengan kebutuhan berkendara di setiap kesempatan.



Tuesday, October 17, 2017

Membandingkan Mobil-Mobil Honda Terbaru

Honda tak diragukan lagi sebagai raksasa otomotif yang berpegaruh di Indonesia. Sebagai pemain senior di dunia otomotif Honda tidak hanya sukses di pemasaran roda dua namun juga roda empat. Mobil Honda dipasarkan dalam berbagai varian dan membidik konsumen sesuai segmen, apakah mobil khas anak muda atau mobil keluarga.
Bingung memilih mobil baru Honda dan menyesuaikannya dengan kebutuhan? Perbandingan singkat berikut ini mungkin dapat membantu menentukan pilihan:
1.       Honda Brio
Bagi yang mengaku anak muda, Honda Brio adalah pilihan yang sesuai. Varian yang ditawarkan dalam enam pilihan model (Brio Satya S, Brio Satya E CVT, Brio RS, Brio RS CVT, Brio RS CVT Special Edition) ini memikat dengan model yang trendy. Keenam modelnya memiliki dimensi yang sama yaitu 3.640mm x 1.680mm x 1.485mm (panjang x lebar x tinggi). Spesifikasi mesinnya serupa yaitu 1.2 L SOHC silinder segaris, 16 katup i-VTEC + DBW. Eksteriornya cukup komplit, kecuali Brio Satya S model lain dilengkapi dengan fog lamp. Fitur keselamatannya juga lengkap dengan Side impact beam dan Dual Front SRS Airbag. Honda Brio dijual dengan harga antara 131,5 hingga 182 juta rupiah

2.       Mobilio
Butuh mobil keluarga yang nyaman atau untuk disewakan di bisnis taksi online? Mobilio adalah pilihan tepat. MPV ini ditawarkan dalam lima model yaitu Honda Mobilio S, Honda Mobilio E, Honda Mobilio E CVT, Honda Mobilio RS, Honda Mobilio RS CVT. Dimensinya sama yaitu 4,386m x 1,683m x 1,603m (panjang x lebar x tinggi). Spesifikasi mesinnya serupa yaitu 1.5 L SOHC 4 silinder segaris, 16 katup i-VTEC + DBW. Eksteriornya megah dengan front lamp menggunakan halogen head light dan fog lamp kecuali oada Mobilio S. Fitur keselamatannya cukup lengkap dengan Pedestrian Protection, Side impact beam dan Dual Front SRS Airbag. Mobilio dijual mulai harga 189,5 juta hingga 221 juta rupiah

3.       BR-V
Jika membutuhkan mobil yang tangguh untuk perjalanan panjang dan jalur offroad maka Honda BR-V adalah solusinya. Mobil ini ditawarkan dalam empat model yaitu Honda BR-V S 6MT, Honda BR-V E 6MT, Honda BR-V E CVT dan Honda BR-V Prestige CVT. Dimensi keempat modelnya sama yaitu 4.456 x 1.735 x 1.666 (panjang x lebar x tinggi dalam milimeter). Spesifikasi mesinnya serupa yaitu 1.5 L SOHC 4 Silinder Segaris, 16 katup i-VTEC + DBW.  Eksteriornya dilengkapi fog lamp dan front lamp projector. Sistem keamanannya dilengkapi immobilizer dan alarm system.
Honda BR-V dipatok mulai harga 233 hingga 268 juta rupiah

4.       HR-V
Jika yang dibutuhkan adalah mobil SUV yang elegan dan terkesan eksklusif maka Honda HR-V cocok dengan mereka yang berjiwa petualang namun peduli dengan penampilan. Honda HR-V ditawarkan dalam lima model yaitu Honda HR-V 1,5LS, Honda HR-V 1,5L E CVT, Honda HR-V 1,5L E CVT Mugen, Honda HR-V 1,8L Prestige dan Honda HR-V 1,8L Mugen. Kelima model HR-V tersebut ditawarkan dengan dimensi yang sama yaitu 4.294mm x 1.772mm x 1.580mm (panjang x lebar x tinggi). Spesifikasi mesinnya sama yaitu 1.5 L SOHC silinder segaris, 16 katup i-VTEC + DBW. Eksteriornya menawan dengan front lamp halogen head light (untuk type Honda HR-V 1,5LS, Honda HR-V 1,5L E CVT, Honda HR-V 1,5L E CVT Mugen) dan LED projector Headlight (untuk model Honda HR-V 1,8L Prestige dan Honda HR-V 1,8L Mugen) Fitur keselamatannya cukup lengkap dengan Pedestrian Protection, Side impact beam dan Dual Front SRS Airbag serta Motion Adapation EPS. HR-V dijual dengan harga 272 hingga 403 juta rupiah

5.       Honda Jazz
Butuh mobil elegan dan performa tangguh? Honda Jazz menjawab tantangan itu. Honda Jazz ditawarkan dalam empat model yaitu new Honda Jazz, New Honda Jazz CVT, New Honda jazz RS dan New Honda Jazz RS CVT. Keempat modelnya memiliki dimensi yang sama yaitu 3.955mm x 1.694mm x 1.524mm (panjang x lebar x tinggi). Spesifikasi mesinnya sama yaitu 1.5 L SOHC silinder segaris, 16 katup i-VTEC + DBW. Eksteriornya menawan dengan front lamp halogen head light (untuk type New Honda Jazz dan New Honda Jazz CVT) dan LED Headlight with auto levelling (untuk model New Honda jazz RS dan New Honda Jazz RS CVT) Fitur keselamatannya cukup lengkap dengan Pedestrian Protection, Side impact beam dan Dual Front SRS Airbag. Honda Jazz dijual dengan kisaran harga 232,5 hingga 272,5 juta rupiah.

6.       Honda Civic
Lebih nyaman dengan sedan elegan? Honda Civic paling tepat dipilih sebagai kendaraan. Mobil ini ditawarkan dalam dua model yaitu Civis 1.5L ES dan Civic 1,5L Prestige (selain itu juga ada varian Civic hatch-back untuk yang suka jenis sporty). Kedua model Civic ini memiliki spesifikasi mesin 4 Silinder Segaris, VTEC Turbo DOHC, 16 Katup + DBW dengan dimensi yang sama yaitu 4.630mm x 2.075mm x 1.416mm. Eksteriornya canggih dengan fog lamp dan Full LED Headlight with LED Daytime Running Light. Fitur keselamatannya dilengkapi Side impact beam, Pedestrian Protection dan Dual Front SRS Airbag serta Motion Adapation EPS. Honda Civic dijual dengan harga 480 hingga 483 juta rupiah.

7.       Honda Accord
Butuh sedan elegan, mewah, trendy dan berkelas? Honda Accord paling pantas. Mobil mewah dengan dimensi 4.870mm x 1.850mm x 1.465mm dan mesin In-Line 4-Cylinder, i-VTEC DOHC, 16-Valve ini dijual seharga 641 juta rupiah. Harga yang sepadan dengan segala fitur dan fasilitas seperti front lamp projector, fog lamp pada eksterior. LCD display sebagai interior. Serta fitur keselamatan yang dilengkapi Pedestrian Protection, Side impact beam dan Dual Front SRS Airbag.



Jadi mobil Honda mana yang sesuai dengan budget dan kebutuhan Anda? Jangan lupa untuk selalu memantau Daftar Harga Baru mobil di Mobiloka untuk mempermudah perburuan kendaraan di setiap kesempatan.

Geger Kesaktian Wuling Confero Tabrak Angkot

Kehebohan Wuling Confero di Indonesia

            China melaju kencang sebagai negara industri. Kehadirannya di dunia manufactur tak bisa dipandang sebelah mata. Jika dulu dunia hanya mengenalnya sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia kini dibuat berdecak dengan kemajuan pesat di industri yang berjalan di negeri tirai bambu ini. Tak hanya berkibar di industri alas kaki, tekstil, elektronik China pun menunjukkan tajinya di industri otomotif. Salah satu produksi negeri Panda ini adalah Wuling.

            Di Indonesia Wuling dirakit di Cikarang. Mobil yang berita peluncurannya sempat menarik perhatian para pecinta otomotif Indonesia. Bagaimana tidak, dengan harga yang berkisar antara 130 – 165 juta mobil buatan China ini akan turut serta meramaikan persaingan di low MPV terutama LCGC (Low Cost Green Car). Sontak dunia otomotif seolah tersihir dengan gebrakan Wuling yang berani mematok harga jauh lebih terjangkau dibandingkan pesaing-pesaingnya.
            Tak cukup hanya membuat heboh masalah harga, Wuling kembali membuat heboh dengan foto yang viral di media sosial. Kali ini yang menghebohkan adalah Wuling Confero S. Foto yang menampilkan penampakan Wuling Confero S setelah bertabrakan dengan sebuah angkot yang berplat nomor daerah Minahasa Sulawesi Utara menjadi perbincangan di media sosial. Hancurkah mobil China ini? Tidak! Bodi Wuling usai tabrakan tetap utuh. Tampak dalam foto yang diunggah Instagram @Wuling_ID kap mesin bagian depan Wuling hanya penyok sedikit dan lecet. Sementara kondisi angkotnya melesak, penyok ke dalam. Kejadian ini menjadi amunisi bagi Wuling untuk mempergencar promosi: "Untuk mobil kelas low MPV, ada yang lebih kuat dari Wuling Confero S?" demikian salah satu posting iklan di akun Instagram @Wuling_ID.

Mengintip Fitur-Fitur Wuling
            “Benarkah bodi Wuling kokoh dan tahan benturan? “ “apakah Wuling sudah diuji tes tabrak sebelum dirilis?” dan berbagai tanda tanya lain sempat bermunculan dan menjadi perbincangan baik di media maupun di diskusi netizen pengamat otomotif. Apalagi gambar Wuling usai kecelakaan yang diunggah merupakan kolase dua gambar. Sebagian netizen yang meragukan keaslian gambar mengingat lintasan kedua mobil yang berbeda. Wuling berada di atas paving dan angkot yang bertabrakan dengannya dipotret di atas aspal jalanan.
            Menjawab keraguan tentang kekuatan bodi Wuling para netizen pun berburu berita mengenai uji tabrak Wuling. Maka cuplikan foto hasil uji tabrak Chevrolet Enjoy, generasi Wuling yang dipasarkan di India pun menyusul viral. Dalam foto tersebut digambarkan bodi Chevrolet yang penyok. Apakah artinya foto kecelakaan Wuling Confero S dan angkot adalah foto rekayasa? Tunggu dulu. Foto uji tabrak yang menampilkan generasi Wuling terdahulu adalah versi model 2010. Sedangkan Wuling Confero S yang dijual di Indonesia telah dilengkapi dengan berbagai fitur lebih lengkap. Wuling Confero S dilengkapi dual airbags. Chevrolet Enjoy memakai lampu vertikal dan Wuling Confero S menggunakan lampu horisontal.
Terlepas dari keabsahan foto-foto tersebut Wuling Confero S memang telah mencuri hati pengamat otomotif Indonesia. Mobil yang namanya dalam bahasa latin berarti kebersamaan ini memiliki berbagai fitur yang menawan. Salah satu fitur unik Confero S yang menarik  adalah adanya jam analog di bagian dashbor mobil. Desain tersebut tampak elegan dan berada di antara ventilasi AC di atas sistem audio. Fitur yang tak kalah menarik lainnya adalah fitur open Window dan trunk remote. Fitur ini membantu efisiensi membuka kaca mobil setelah diparkir. Biasanya pengendara harus masuk ke dalam kabin dan membuka jendela untuk mengurangi hawa panas dan pengap mobil setelah diparkir. Fitur open Window dan trunk remote ini membantu membuka keempat jendela mobil dengan hanya menekan sebuah tombol pada remote. Hawa panas dalam mobil bisa diatasi dengan membuka jendela tanpa harus masuk ke dalam kabin. Selain itu remote ini juga berfungsi membuka kunci bagasi. Fitur yang unik dan tak ditemui di MPV lain adalah Tire Pressure Monitoring System. Fitur ini memungkinkan pengendara untuk mendapatkan informasi mengenai tekanan angin ban sehingga ban kekurangan angin bisa terdeteksi.
Bagi konsumen yang berbudget 130 jutaan untuk membeli mobil baru maka Wuling Confero S adalah pilihan tepat. Pihak pemasaran Wuling Motors sangat serius menggarap pasar MPV di Indonesia. Terbukti dengan semakin bertambahnya diler-diler Wuling di beberapa kota di Jawa Timur dan provinsi lainnya.