Google+ Followers

Monday, April 9, 2018

Merayakan Hari Bersama Julie’s

Semalam tidurku nyenyak sekali. Entah karena kelelahan dalam sehari ikut pengajian di dua tempat atau memang lagi ingin tidur panjang. Hal pertama kulakukan saat bangun dini hari adalah bersyukur. Ternyata masih diberikan kesempatan untuk memperbanyak aktivitas kebaikan. Di usia yang berkurang satu setiap harinya masih ada harapan untuk memperbaiki diri.
Hari ini 42 tahun yang lalu aku lahir dari rahim ibu. Kadang aku berpikir, mengapa saat hari ulang tahun harus menerima ucapan selamat. Padahal dengan bertambahnya usia otomatis jatah hidup berkurang. Bukannya seharusnya yang diberikan ucapan selamat, diberikan hadiah istimewa itu seharusnya ibu yang sudah melahirkan? Ah pemikiran yang aneh-aneh saja. Tapi ya begitulah yang kulakukan ketika aku sedang sendiri. Kontemplasi buatku memang penting asal bukan mikir hal yang bisa membuat kepala pening.
Menyenangkan diri sendiri juga sama pentingnya, agar tak lupa bahagia. Namun aku merasa biasa-biasa saja meski tak ada perayaan istimewa di hari lahirku. Dulu, waktu masih kecil ibu merayakan hari ulang tahunku dengan membuat nasi kuning. Saat eyang putriku masih sehat beliau juga sering membuatkanku kue taart. Tapi saat menjadi seorang ibu, aku tak pernah membuatkan anakku nasi kuning atau kue taart. Haha aneh ya?, tidak juga sih, karena memang anakku tak suka dua jenis makanan itu. Daripada aku semakin menggendut karena menghabiskannya sendiri mending tak perlu ada perayaan lagi. Untuk anakku cukuplah menyediakan makanan yang mereka sukai.
Meski hari ulang tahunku tak dirayakan secara khusus tapi aku selalu mencari waktu menyenangkan diri sendiri. Salah satunya adalah merayakan hari bersama Julie’s. Apakah dia sahabat karibku, tetanggaku? Bukan keduanya. Dialah Julie’s Peanut Butter Sandwich. Julie’s ini makanan ringan yang sangat mengerti aku, si penyuka rasa gurih. Tak sekedar rasa gurih ala micin tapi gurihnya bergizi karena selai kacangnya melengkapi cita rasa luar biasa. Kalau sudah keasyikan, Satu kemasan Julie’s Peanut Butter Sandwich tak terasa habis dalam beberapa menit saja sambil menyelesaikan pekerjaan.
Sambil kerja ditemani Julie's saja
Sejak aku mengundurkan diri dari dunia kantoran, kerja serabutan jadi pilihan utama. Blogger, buzzer, penulis konten, kuis hunter; semua jalan mengais rezeki halal kutempuh. Nah si Julie’s Peanut Butter Sandwich teman yang tepat untuk membangkitkan mood menulis artikel konten atau mencari tema kontes foto dan lomba menulis. Keenakan ngemil Julie’s, kadang gak sadar menjilati jari-jari tangan yang menyisakan rasa gurih, atau berharap menemukan sedikit remahan biskuitnya yang tersisa di kemasan. Aduh parah ya hahaha. Tapi harapan menemukan remhan biskuit di kemasan sia-sia saja sebab Julie’s Peanut Butter Sandwich ini tidak mudah remuk. Jadi kalau pas ngemil gitu gak ribut bersihin jilbab, baju atau lantai karena remahan yang berserakan. Jadi penasaran bagaimana cara produsen Julie’s ini bisa menemukan tips membuat biskuit sandwich kacang yang enak, renyah, crispy tapi tidak mudah remuk. Kita yang ngemil pun tak ribet membersihkan remahannya dan tidak perlu merasa bersalah jika enggan berbagi dengan yang lainnya eh dosa itu mah dosaaa.
Di hari istimewa ini aku perlu mengutarakan pengakuan dosa. Kalau sudah ngemil Julie’s Peanut Butter Sandwich harus cari cara aman biar gak perlu rebutan. Segera sesudah si kecil berangkat sekolah, langsung bersih-bersih rumah dan mencuci, urusan memasak sih sudah kelar sejak jam 6 pagi karena dibawa bekal ngantor si Daddy. Tapi untuk bekal keesokan hari aku sudah harus menyiapkan hari ini, memotong sayuran, membuat bumbu dan tetek bengek lain agar siap masak dinihari. Barulah buka laptop, kerja sambil menikmati Julie’s. 
Urusan kerja harus beres sebelum Radit pulang sekolah, malam hari pun harus menemaninya mengaji atau mengerjakan pekerjaan rumah. "Jadwal ketat" perlu ditaati juga agar urusan ngemil juga lancar jaya. Ih ngemil Julie’s saja sembunyi-sembunyi? Ah itu sekadar teknik biar tidak diganggu si kecil yang juga suka sekali dengan si Julie’s ini. Kalau pas belajar, mengerjakan PR dia punya “Syarat dan Ketentuan” berlaku: harus ada Julie’s di sisiku. OMG! Sebagai ibu yang baik tentu wajib menyediakan camilan yang bergizi untuk menemani anaknya belajar. Apalagi Radit ini mudah sekali alergi pada bahan makanan tertentu seperti coklat atau pemanis buatan berlebihan. Bersyukur, selama Julie’s Peanut Butter Sandwich menemaninya di saat santai atau belajar di rumah dia tak pernah menderita batuk sebagai penanda alergi. 
Fokus pada Julie's jangan pada kursi wkwkwk
Baiklah Nak, daripada kita berebut mendingan Mama beli dua kemasan Julie’s untuk kita masing-masing satu. Tapi mengapa jatahmu kau habiskan terlebih dahulu lalu minta penggantinya dari jatahku. Tentu aku tak tega untuk menolak permintaanmu. Tapi aku relaaa jatah ngemilku akhirnya dibagi bertiga, karena Papamu juga suka nonton acara olahraga di televisi sambil ngemil Julie's hingga tak bersisa. Bersyukur juga, tak perlu merogoh kocek lebih dalam untuk hiburan keluarga.
Paa....minta Julie'snya dong aaaemmm
Aku juga patut bersyukur sekali lagi. Sejak menjadi pekerja lepas jadwalku lebih fleksibel untuk beraktivitas dan aktif dalam komunitas. Sesekali di akhir pekan bisa ikut acara blogger untuk suatu liputan. Yang terpenting aku bisa belajar membaca Al Quran dan ikut pengajian. Setiap Kamis pengajian ibu-ibu di perumahanku mengadakan kajian Al Quran dan ilmu parenting, ini sangat penting. Ilmu dunianya dapat, akhiratnya juga insyaAllah nikmat. Makanan ringan untuk menjamu tamu pengajian pun tak perlu berat-berat, Julie’s Peanut Butter Sandwich sudah cukup pantas dan lezat.
Memang benar kata orang, kebahagiaan gak perlu dicari jauh-jauh atau diperbandingkan. Syukuri saja hidup maka kebahagiaan pun kita rasakan. Seperti yang kulakukan, jika sedang tidak ada pekerjaan atau order tulisan maka waktu senggang bisa kugunakan menyalurkan hobi lama: berburu kuis dan lomba. Salah satunya info menarik di fan page Julie’s Indonesia. Produsen makanan ringan yummy ini sedang mengadakan lomba foto berhadiah microwave, alat masak, voucher belanja senilai total jutaan Rupiah. Caranya mudah. Hanya perlu membeli Julie’s Peanut Butter Sandwich di Indomaret, foto dan simpan struknya. Lalu ikut lomba foto sesuai ketentuan. Upload di Fanpage facebook Julie's Indonesia atau Instagram Julie's Indonesia.  Lebih jelasnya baca http://bit.ly/BuahTanganPenuhCintaDariJulies . Yuk ah siapkan konsep foto yang matang dan berdoa kencang agar bisa menang.
 
Enak biskuitnya, Mantap hadiahnya


Monday, March 26, 2018

Tiga Amalan Pengangkat Derajat dan Penghapus Dosa


"Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang dengannya Allah akan menghapus dosa-dosa dan mengangkat derajatnya! Para sahabat berkata: " Tentu, wahai Rasulullah. Kemudian Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda "Menyempurnakan wudhu' walaupun dalam kondisi sulit, memperbanyak berjalan ke masjid dan menunggu shalat setelah shalat, maka itulah yang disebut dengan Ar Ribath" (HR. Muslim No.251)

Menyempurnakan wudhu' itu berwudhu sesuai rukun wudhu, disempurnakan sunnah2nya dan dipahami makna tasawufnya dalam setiap basuhan.

Berjalan kaki ke masjid untuk sholat berjamaah atau suatu majelis disunnahkah berwudhu dari rumah. Karena dalam kondisi suci dari hadats menuju masjid, maka setiap langkah kaki kiri adalah ampunan dosa, ayunan kaki kanan setara dengan derajat yang ditinggikan.

Yang disebut menunggu waktu sholat bukan sepanjang waktu berdiam menanti sholat, tetapi hatinya selalu terpaut pada masjid, mengisi waktu dengan berkarya sesibuk apapun selalu ingat bahwa hidup sejatinya menanti waktu sholat dan menyegerakan untuk sholat tepat waktu bahkan sebelum datang waktu sholat sudah dalam kondisi berwudhu'


#KajianFiqihSubuh
#MasjidAlUkhuwwah
Ustadz Ahmad Habibul Muiz, Lc

Tuesday, March 13, 2018

Menangis dan Tertawa Karena Dosa, Kisah Seorang Sahabat Insan Mulia

Suatu ketika seorang sahabat insan mulia terpergok sedang tertawa kemudian menangis. Tingkahnya yang aneh ini sangat menarik perhatian. Ketika ditanya mengapa ia menangis dan tertawa dalam waktu nyaris bersamaan ternyata jawabnya karena ia teringat dosa sebelum mengenal Tuhan.

            Ketika masih berada dalam masa kelam, menyembah berhala, bergelimang dosa ia pernah memakan sesaji yang diperuntukkan bagi patung-patung sembahannya. Ia merasa geli, menyembah patung dengan sesaji berupa buah-buahan, roti gandum dan manisan tetapi saat kelaparan ia menikmati sesajinya sendiri tanpa takut dimarahi berhala yang dianggap sebagai Tuhan.
            Setelah tertawa ia menangis, sebab menyesali perbuatan yang menghantui seumur hidupnya. Di masa bergelimang dosa, memiliki anak perempuan dianggap sebagai kesialan di tengah masyarakatnya. Maka anak perempuannya pun dikubur hidup-hidup saat masih belia.


           Ketika cahaya iman menghias hatinya, ia menjadi sosok pemberani dan ditakuti orang-orang yang menentang perjuangan menegakkan ajaran menyembah Tuhan. Tak ada yang mengira bahwa sosok yang brutal, bengis pada akhirnya memeluk kebenaran. Namanya dikenang sebagai sosok istimewa sahabat insan mulia. Lebih baik dikenang sebagai orang yang pernah jahat daripada dicatat sejarah sebagai mantan orang baik. Belajarlah dari sosok yang menangis dan tertawa karena dosa, dialah Umar Bin Khattab sahabat Nabi Muhammad. 

Saturday, March 10, 2018

Tentang UC dan Pentingnya Istiqomah


Saat sedang sendiri, sedang malas mengerjakan apapun lalu sibuk memainkan jari untuk menekuni beranda FB dan IG sering tiba-tiba aku merasa tak berharga. Rasanya kok mengisi waktu dengan hal sia-sia. Belum lagi kalau menyampah di grup WA.

Apa yang sudah kupersiapkan untuk menjemput panggilan terakhirNya?

Ibadahku tak kunjung sempurna
Sedekahku hanya sekadar saja
Amalku bukan amalan istimewa
Hidupku terasa hampa
Aku bukan siapa-siapa
Kelak apa jawabku ketika ditanya "apa yang sudah kau lakukan dengan akal pikiran dan tangan yang kau miliki seumur hidup di dunia?

Alhamdulillah, meski kadang aku menyesal menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia maya demi hal sia-sia akhirnya aku menemukan solusi dari rasa "hina" yang kualami dari dunia maya juga. Ketika membaca status mbak Riawani Elyta untuk bergabung menjadi penulis artikel dengan fee tertentu, Aku langsung tertarik. "Fee" itu yang pertama kali menarik (kan aku matre banget). Apalagi yang menawarkan adalah penulis ternama. 

Namun ketika bergabung dengan "para penjual minyak wangi" (begitu aku menyebut para penulis di grup inspirasi asuhan mbak @riawani_elyta sudut pandangku berubah. Ternyata materi benar-benar tidak menjanjikan rasa nyaman, aman dan membahagiakan. Meski tak dipungkiri kita butuh uang untuk menjalani kehidupan, bayar tagihan. Tetapi bergabung di grup Penulis Inspirasi yang digawangi mbak Lyta ini membuatku jadi berpikir ulang tentang harta. Dan jadi quote plus artikelnya.


Di grup ini ada puluhan penulis yang berlomba menulis tentang kebaikan.
Beberapa di antaranya berkarya dalam keterbatasan, tetapi mereka tak pernah menyerah pada keadaan. Ada yang dalam kondisi keterbatasan fisik. Ada yang terkendala waktu senggang untuk menulis. Ada yang jaringan internet dan fasilitas menulis menjadi penghalang.

Sungguh aku bersyukur bergabung dalam kumpulan insan yang tak lelah berlomba berbagi kebajikan melalui tulisan. Serunya lagi Mbak Lyta selalu menyempatkan memberikan informasi top viewer setiap menjelang tengah malam.  Senang dong suatu waktu artikelku pernah jadi jawara (padahal yang lain mah pas jawara top view bisa dapat pv 30 ribuan aku aja yang norak wkwkwk)



Terimakasih Mbak Riawani Elyta...

Atas kesempatan yang telah diberikan dan ilmu yang telah dibagikan.
Salam takzim saya juga untuk Mbak Risa Mutia (yang setia menjadi asisten Mbak Lyta dan tak pelit bagi ilmu juga) juga salam jabat erat buat seluruh teman-teman.

Semoga yang kita upayakan kelak menjadi pemberat timbangan amal kebaikan di hari perhitungan.

Monday, February 26, 2018

Game Anak Sholeh, Gamenya Anak Sholeh


Memiliki anak shaleh adalah dambaan setiap orang tua. Tetapi bagaimana bisa rajin mengaji, sholat tepat waktu kalau hobinya main game melulu. Eits jangan salah bapak, ibu. Saat ini sudah ada game yang tidak hanya membuat anak hanya sekedar bermain, tetapi juga menyajikan pesan, hikmah dan ajakan yang bermutu. Game yang bisa diunduh secara gratis dari playstore ini disebut Game Anak Sholeh



Game inspiratif ini bisa langsung dimainkan. Tetapi ada baiknya melakukan registrasi dengan mendaftarkan alamat email orang tua dan password. Mengapa orang tua yang mendaftarkan? Karena anak-anak usia 6-10 tahun (segmen game Anak Sholeh) biasanya belum memiliki email. Bagusnya kalau orang tua yang meregistrasikan kan bisa sekalian bermain sambil belajar bareng anaknya.

Berita bagusnya lagi Game Anak Sholeh ini juga tersedia dalam paket offline. Ada tiga paket yaitu:

Dengan berlangganan, kita akan mendapatkan fitur lengkap yang terdapat di dalam aplikasi Sahabat Anak Sholeh sekaligus aplikasi Pendamping Anak Sholeh.

Radit, anak bungsu saya yang berusia 9 tahun punya paket Al Battani. Apa saja isinya? Sedikit gambarannya bisa dilihat di video dan gambar-gambar berikut ini:


Poster Tuntunan Cara Berwudhu dan Sholat

Poster ini sangat bagus ditempel di tempat wudhu dan mushola di rumah. Sangat membantu anak-anak menghafalkan gerakan wudhu dan sholat serta doa berwudhu dan bacaan sholat.


Buku Aktivitas 


Buku aktivitas ini berisi tentang pengenalan karakter pada game online (tokoh utamanya Ali dan kucing yang bernama Muza), latihan motorik dalam aneka permainan (labirin, mencocokkan gambar,mewarnai) dan tuntunan dalam agama Islam (belajar menulis huruf hijaiyah, TTS akhlakul karimah, tebak nama nabi, doa harian)

Di dalam kit ini juga terdapat Augmented Reality Card. Anak-anak dapat memainkan fitur AR/hologram yang terdapat pada Kit Anak Sholeh. Melalui fitur ini karakter-karakter dalam Game Anak Sholeh akan menjadi lebih hidup. Anak hanya perlu mengarahkan kamera pada kartu karakter yang dimiliki dan karakter yang akan disorot akan muncul dalam permainan. 

Dan jangan lupa ada:


Satu set boardgame


Boardgame anak sholeh ini dilihat sekilas memiliki kemiripan dengan permainan ular tangga berpadu monopoli. Tapi asiknya tidak ada "masuk penjara" atau denda karena masuk ke hipotik. Melainkan menjawab pertanyaan yang mencerdaskan dan menambah wawasan seperti: sebutkan tiga Asmaul Husna, apa arti asmaul husna, sebutkan mukjizat nabi Musa dan pertanyaan lain-lain yang menambah wawasan tauhid dan sejarah Islam.
Tapi terus terang saya masih bingung cara memainkannya. Apa yang dimaksud dengan penanda waktu? Mungkin harus bertanya ke CSnya. Catatan buat provider Game Anak Sholeh, ada baiknya dalam paket ini disertai cara memainkan boardgame karena saya hanya menemukan panduan cara bermain Game Anak Sholeh dan manfaatnya bagi anak dan orang tua.

Jadi saya hanya memainkan kartunya saja dengan Radit, kocok lalu pilih salah satu. Beberapa pertanyaannya berkaitan dengan game online Anak Sholeh. Jadi asik bener, bisa main game online sekaligus offline.

Radit kalau pas main game bisa senyum-senyum sendiri jika ia bisa menjawab dengan tepat. Saya tak khawatir lagi Radit kecanduan gadget. Game Anak Shaleh mengajarkan pengetahuan-pengetahuan mendasar agama Islam sekaligus tetap menyenangkan untuk dimainkan.

Ada dua pilihan utama dalam game Anak Sholeh yaitu petualangan dan mini games. Radit tentu langsung tertarik dengan petualangan. Petualangan Ali sangat menarik untuk diikuti. Dalam petualangannya Ali memiliki teman-teman bernama Jana, Danis, Abro dan Karin. Saya sempat memainkannya dan langsung suka. Lucu, asik dan inspiratif.
Alhamdulillah, aku dapat energi kebaikan lagi Ma
Ini dia beberapa keunggulan Game Anak Shaleh:
1. Karakternya jelas, gambarnya eye catching


Tampilan gamenya eye catching dan ramah di mata
2. Mengajarkan sesuatu tanpa menggurui
Mengingatkan keutamaan sholat berjamaah


Ayo nge-game cara berwudhu yang benar


jangan lupa doa berwudhunya dihapalkan
3. Bisa diakses secara gratis. Jika ingin mengakses seluruh fitur VIP pada Game Anak Sholeh dan Pendamping Anak Sholeh.

Menarik dan inspiratif bukan? Jika berminat bisa melakukan pemesanan di situs resmi Game Anak Sholeh atau hubungi media sosialnya di:
Instagram: @sahabatanaksholeh
Facebook: Sahabat Anak Sholeh (@sahabatsholeh)
Twitter:      @sahabatsholeh

Sunday, February 18, 2018

Memotivasi Diri Bersama Para Penjual Minyak Wangi

Menulis,menurut Sayyidina Ali adalah cara mengikat ilmu agar tidak mudah hilang ari ingatan.Menulis buat saya seperti vitamin, memberikan semangat dan menyuntikkan motivasi. Menulis bisa menjadi sarana berbagi, bagi saya yang tak terlalu berlimpah harta, menulis adalah bagian dari bersedekah. Menulis adalah salah satu cara membiasakan diri berbuat kebaikan.
"Kehidupan dan kematian seperti dua sisi mata uang. Satu hal yang pasti di dunia ini adalah mati. Mereka yang berani hidup adalah orang-orang yang tak takut mati. Hidup dengan cara terhormat dan mati dengan jalan terhormat. “Berani Hidup Tak Takut Mati” Hiduplah seperti ksatria. Rintangan dan hambatan hanyalah menguji seberapa besar nyalimu untuk berjuang. Adakala ujian datang berupa sedikit kemiskinan, patah hati. Ada saatnya ujian datang berupa kegembiraan berlebih, harta berlimpah tiada henti"
Satu paragraf tulisan miring ini adalah salah satu karya kecil saya yang terinspirasi petuah dari KH Ahmad Sahal. Tulisan ini sudah terbit di satu portal berita yang berisi artikel dan berita-berita pendek. 


    Posting blog saya kali ini kaya quote ya. Ada yang gambarnya dari aplikasi, ada yang dari hasil jepretan pribadi. Senang ih belajar membuat quote. Pakai aplikasi text garm dan canva. Kalau tidak "dipaksa" mana bisa. Iyaaa dipaksa, hampir satu bulan ini saya ikut proyek menulis artikel singkat dengan tema inspirasi di sebuah portal news

   Beberapa penulis artikel menulis bareng untuk ditayangkan di salah satu akun penulis "beneran". Dan karena syarat artikel inspirasi harus menggunakan gambar menarik disertai quote maka saya belajar pada salah satu penulis yang sudah piawai cara menggunakan aplikasi yang tepat.
      Mungkin nama penulis "asli"nya hanya tertulis sebagai akronim di akhir artikel. Tetapi buat kami itu sangat membahagiakan. Apalagi jika masuk top viewer. Kami saling memberi selamat dan termotivasi untuk menulis lebih baik lagi. Dan penulis yang "dititipi" artikel kita ini membagikan ilmu menulis dengan cuma-cuma. Beliau bahkan rela mengedit, memoles terkadang mencarikan gambar dan quote yang lebih sesuai agar tulisan kami bisa tayang dan menginspirasi para pembaca.
       Keikhlasan yang muncul begitu nyata. Meski berbagi ilmu secara cuma-cuma, mbak cantik ini tetap konsisten memberikan masukan. Bagi kami para penulis yang bergabung dalam proyeknya, semangat menulis kian membara. Meski menitipkan tulisan yang nyaris tanpa nama. Jika tulisan kecil itu mampu memberikan makna, maka hidup akan terasa lebih berwarna. 



Maka biarlah saya hias posting blog kali ini dengan berbagai hasil quote inspiratif dari tokoh-tokoh ternama. Dan sebagian lagi hasil kontemplasi. Hidup hanya sebentar, sayang jika disia-siakan tanpa makna.




Tuesday, February 13, 2018

Kumpulan Foto-Foto Super Blood Moon 2018

31 Januari 2018 Tercatat sebagai tanggal bersejarah. Di akhir Januari tersebut terjadi fenomena gerhana bulan total yang berpadu dengan Supermoon (bloodmoon) - saat jarak bulan dengan bumi sangat dekat dan rembulan purnama tampak berwarna merah. Menurut berbagai sumber berita konon fenomena ini baru muncul setelah 150 tahun. Analisis lain menyebutkan bahwa penampakan langka ini hanya terjadi dengan rasio 1:2.380 purnama atau satu kali dalam 192 tahun.

Nah, gerhana bulan 31 Januari 2018 lalu terjadi pada pukul 17.49 WIB dan masuk gerhana total pada 19.51 WIB. Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 20.29 WIB dan gerhana total berakhir pada pukul 21.08 WIB.

Saat itu bagi para pecinta fenomena alam terutama langit (seperti saya), gerhana bulan sebagian masih bisa disaksikan hingga pukul 22.11 WIB. Peristiwa bersejarah itu akan berakhir pada pukul 23.09 WIB. Dengan demikian, total durasi gerhana berlangsung selama 5 jam 20,2 menit.

Saya gagal mendapatkan foto terbaik. Selain berbekal kamera handhpone seadanya juga karena saya gaptek. Tapi sebagai pelipur lara saya simpan foto-foto terbaik dari fotografer top yang saya temukan di detik.com



Looo ini nyempil, hasil pemotretan saya pas bulannya sudah mau pulang ke peraduan. Pakai Hp infinix hihihi

Blood moon bukan yang pertama kali bisa dilihat di Indonesia. Sekitar 2-3 tahun lalu saya pernah terpesona bloodmoon yang menjelang tenggelam. Buesaaar sekali. MasyaAllah...AllahuAkbar. Berharap masih bisa menyaksikan kemegahan alam raya atas kehendakNya. Semoga saat itu saya bisa mengabadikannya lewat kamera.