Google+ Followers

Monday, July 31, 2017

Perlu Nggak Sih Menyiapkan Tabungan Qurban?

Akhir-akhir ini saya kok merasa waktu lebih cepat berputar ya. Perasaan baru kemarin saya ngantar Rafif mengikuti seleksi capel di pondok Gontor. Kok tiba-tiba sekarang dia sudah kelas dua. 

Saat libur awal tahun yang bertepatan dengan maulid nabi tahun lalu, kami merencanakan untuk berkunjung ke pondoknya saat libur Idul Adha tahun 2017. Maklum ngiler melihat kalender berjajar tanggal merah di akhir pekan. Lah kok mak jegagik Idul Adhanya kurang satu bulan lagi. Sambil nengok tabungan qurban....udah cukup belum?

Iyes...berqurban pun harus disiapkan dengan menyisihkan penghasilan dan disimpan dalam tabungan. Kalau nggak gitu pasti terasa berat saat harus mengeluarkan uang jutaan rupiah ketika datangnya hari raya qurban. Coba deh survey harga hewan qurban saat ini. Seekor sapi paling murah 10 juta rupiah (tapi sudah jarang sekali peternak yang mau menjual sapi gemuk dengan harga 10 juta rupiah saja, rata-rata 14 juta rupiah harga termurah). Ya udah anggap qurban satu ekor sapi *ketinggian* buat freelancer seperti saya maka diusahakan qurban seekor kambing atau patungan seekor sapi dengan 6 orang lainnya. Itupun butuh uang minimal dua juta rupiah. Saat ini rata-rata qurban satu ekor kambing atau patungan sapi harus menyediakan uang 2.700.000. Bagi yang penghasilannya berlebih setiap bulan dan mampu mengelola secara bijak uang sebesar itu tak menjadi masalah, tapi kalau penghasilan pas-pasan dan ngga tentu seperti saya bisa jadi masalah besar sementara penghasilan suami biasa dipakai untuk keperluan sehari-hari dan kebutuhan sekolah yang kian meninggi. Sisa gaji sekedar untuk jaga-jaga.

Hukum berqurban memang nggak wajib, tapi sunnah yang diutamakan. Apalagi ada hadits yang meriwayatkan tentang anjuran berqurban dan peringatan bagi yang enggan berqurban (padahal mampu) agar menjauhi masjid. Intinya: pelit kok mau sholat di masjid. Dibilang ngga mampu toh masih punya rumah dan kendaraan pribadi. Dibilang mampu juga nggak termasuk kelas yang berlebihan. Maka jalan terbaik adalah menabung khusus untuk qurban.

Menabung untuk qurban bisa dilakukan dengan berbagai cara:
1. menyisihkan uang belanja. Setiap kali belanja ada kembalian? simpan di tempat aman dan niatkan untuk berqurban. Tetapi cara ini mungkin kurang efisien mengingat uang kembalian pun tak tentu jumlahnya. Jika tabungan qurban masih belum mencukupi bagaimana nanti ketika tiba saatnya berqurban?
2. menyisihkan uang nominal tertentu. Cara menabung seperti ini pernah menjadi viral di media maya. Setiap kali memiliki uang lembaran dua puluh ribuan langsung dimasukkan celengan atau toples khusus dengan niat qurban. Menarik ya? tetapi yakin celengan atau toplesnya tidak dibuka sebelum saatnya qurban? jangan-jangan pas butuh beli pulsa diambil sebagian dengan harapan: nanti saya ganti dah tapi malah bablas angine (ealah cerita pengalaman pribadi)
3. Menyiapkan tabungan berjangka khusus untuk qurban. Cara ini paling efisien dan aman. Sistemnya mirip tabungan berjangka. Hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo. Sumber setorannya dari rekening induk, jumlahnya disesuaikan permintaan pemilik rekening. Tidak ada bea admin khusus. Saya pernah memiliki Tabungan Impian di BRI Syariah. Setoran tiap bulan diambil secara periodik dari tabungan induk setiap tanggal 15. Nggak perlu repot setor ke bank. Pembuka rekening tabungan berjangka bisa memilih jumlah setoran (minimal lima puluh ribu per bulan) dan jatuh tempo pencairan berdasarkan kebutuhan, antara 1 - 20 tahun. Jadilah waktu itu setiap mengajukan invoice untuk pembayaran fee menulis saya menggunakan rekening BRI Syariah Faedah. Memilih jatuh tempo tiga tahun dengan setoran seratus ribu rupiah per bulan alhamdulillah membantu untuk biaya sekolah.

Nah harusnya saya terapkan lagi untuk tabungan qurban yah dengan memilih jatuh tempo satu tahun dan setoran tiga ratus ribu per bulan. Asumsinya dalam setahun terkumpul minimal tiga juta rupiah, pas untuk perkiraan kebutuhan qurban. Tapi akses saya untuk pergi ke bank dan menandatangi akad tabungan berjangka makin terbatas. Jadilah suami saya yang memanfaatkan tabungan berjangka dari rekening sistem payroll kantornya.

Menabung untuk qurban memanfaatkan tabungan berjangka memiliki banyak keuntungan, antara lain:
1. Aman
 menabung di bank jelas lebih aman sebab dijamin oleh LPS. Tabungan berjangka merupakan salah satu jenis tabungan yang dijamin oleh LPS. Jadi kalau banknya sewaktu-waktu dilikuidasi uang nasabah tetap aman bersama LPS. Bukankah semua bank di Indonesia telah menjadi peserta LPS. Baik itu bank konvensional, bank asing, bank syariah, BPR dan BPR Syariah alias semua bank yang beroperasi di wilayah hukum Indonesia telah menjadi peserta LPS. Artinya, uang simpanan nasabah hingga saldo maksimal 2 M dijamin LPS (saldo di atas 2 M diselesaikan tim likuidasi setelah menyelesaikan penjualan aset bank)
2.  Efisien
Kita tidak perlu setor tiap bulan untuk menabung namun bisa memanfaatkan pemindahan atau penarikan saldo tabungan induk sesuai perjanjian yang tertulis di sertifikat.

3. Efektif
Menabung dengan tabungan berjangka lebih efektif. Saldonya nggak khawatir berkurang karena diambil untuk dialokasikan ke *kebutuhan lain*. Tabungan berjangka hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo. Aman aman aman dan insyaAllah berkah.
Hayoo yang belum punya tabungan qurban bisa segera mulai menabung mulai sekarang untuk qurban tahun depan.

Bagi yang sudah siap tabungan qurban ingaa..ingaa..waktu qurban kian dekat. Hayooo sekali lagi saldonya dicek. Kalau saldo sudah cukup buruan diserahkan panitia qurban atau beli hewan ternak untuk niat berqurban. Niat baik sebaiknya disegerakan sebelum bisikan syetan merubah niat semula jadi salah tujuan. Bismillah..semoga berkah 




Wednesday, July 26, 2017

Rahasia Mesin Motor 2x Lebih Bandel


    Bagi para bapak, kendaraan kesayangan itu bagai istri kedua. Pernyataan ini bukan isapan jempol belaka sebab suamiku berperilaku begitu juga. Motor matic kami satu-satunya dirawat sebegitu detailnya. Dicuci minimal seminggu sekali, dielus lagi pakai cairan pengkilap sampai kinclong banget. Dan yang terpenting pak suami sangat peduli pada perawatan mesin motor.

    Zaman baheula lelaki merawat kuda yang dikendarainya. Diberi makan rumput terbaik, kadang diberikan jejamuan agar larinya kencang dan napasnya panjang serta tak lupa diberikan perawatan ekstra berupa pijatan ringan untuk relaksasi ototnya.

    Nah kalau merawat mesin motor agar "panjang umur", bandel dan lebih efektif bagaimana caranya? Berhubung saya ga paham mesin maka saya tanya pak suami bagaimana tipsnya merawat mesin motor. Menurut beliau sih tips berikut ini wajib diterapkan dalam merawat motor:
  1. Panaskan mesin motor setiap hari meski tidak ada rencana keluar rumah menggunakan motor. Khusus untuk motor matic sebaiknya pemanasan mesin menggunakan starter kaki. Meski pemanasan mesin lebih praktis menggunakan tombol otomatis namun pemanasan dengan starter kaki membantu accu motor lebih tahan lama dan tak mudah kehilangan daya.
  2. Patuhi jadwal service motor secara berkala. Waktu service yang disarankan  adalah setiap kali motor telah melakukan perjalanan sepanjang 4000 kilometer. 
  3. Lakukan penggantian oli motor secara teratur. Saat ideal mengganti oli adalah setiap kali motor sudah melakukan perjalanan sepanjang 2000 kilometer. 
  4. Jangan memaksa motor membawa beban terlalu berat.
Agar tidak jadwal service motor dan ganti oli pengendara harus rajin memeriksa speedometer. Terlambat menservice motor atau telat mengganti oli bisa menyebabkan berbagai gangguan antara lain: mesin tersendat bahkan macet sama sekali dan tidak bisa berfungsi, piston dan cylinder rusak. Akibat terparah terpaksa turun mesin alias over haul. Berat di ongkos bukan? 

Tips Memilih Oli Motor

Memilih oli motor ngga sembarangan. Ada aturan-aturan baku yang sebaiknya dipatuhi demi kebaikan mesin motor kita sendiri. Poin-poin yang perlu diperhatikan saat memilih oli motor adalah:

1. Pastikan oli sesuai dengan jenis motor
      Oli motor matic berbeda dengan motor bebek biasa. Khusus motor matic memerlukan oli yang memiliki daya tahan lebih tinggi. Oli motor matic harus mampu berada dalam kondisi *dingin* agar mesin motor tetap berjalan stabil. 

2. Oli sesuai kebutuhan mesin dan kopling.
        Untuk motor matic diperlukan oli yang mengandung zat anti selip (kode JASO MA). Sedangkan motor non matic tidak membutuhkan oli khusus tersebut.
Pada motor matic mesin dan kopling merupakan satu kesatuan sehingga membutuhkan pelumas yang tak mudah lengket. Sehingga oli khusus motor matic ini membutuhkan zat anti selip. Adanya zat anti selip ini bisa dilihat pada label oli yang ditunjukkan oleh kode JASO MA. Oli dengan kode JASO MA memiliki kandungan zat aditiv senyawa dengan kampas kopling. Tujuannya adalah agar kopling tidak mudah selip dan meningkatkan daya gesekan di kopling. Kopling motor non matic memiliki karakter lebih basah karena terendam oli sehingga tidak memerlukan zat anti selip

3.  Pastikan oli mampu meningkatkan performa motor
          Oli merupakan zat pelumas yang fungsi utamanya adalah melindungi mesin motor agar tidak mudah aus oleh gesekan. Diharapkan dengan demikian performa motor lebih meningkat pesat. Oli khusus untuk meningkatkan performa motor matik ditandai dengani kode JASO MB. Kode ini menunjukkan adanya kandungan molybdenium atau zat aditiv 'friction modifier' yang bersifat mampu menambah tingkat pelumasan oli. Akibatnya performa motor matic pun meningkat pesat.
Oli produksi Federal Oil
Keunggulan Federal Oil

     Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan untuk memilih oli tersebut maka pak suami punya favorit tersendiri. Dia lebih suka merawat mesin motornya menggunakan Federal Oil. Sebagai orang lulusan teknik mesin sempat juga sih bereksperimen memakai beberapa merk oli motor. Eksperimen pak suami sampai tiga kali ganti merk oli demi membandingkan dan menemukan yang paling tepat serta membuat motornya aman dan ia merasa nyaman. Namun eksperimen tersebut akhirnya berujung pada pilihan oli motor terbaik: Federal Oil

               Federal Oil memang memiliki berbagai kelebihan antara lain harganya yang ekonomis dan adanya Heat Protection Technology. Kalau ada oli yang harganya sekitar lima ribu rupiah lebih murah dari berbagai merk oli lainnya tapi kualitasnya jauh lebih istimewa kenapa harus beli yang mahal? Namun yang terpenting adalah adanya Heat Protection Technology. Teknologi inilah yang disebut sebagai revolusi dingin ala Federal Oil. 

Kinerja Heat Protection Federal Oil 
                 Bagaimana Heat Protection Technology Federal Oil bekerja sehingga mampu mendinginkan mesin motor lebih efektif? Video berikut ini memaparkan kinerja Heat Protection Federal Oil secara gambaran visual.



          Oli motor bertugas melindungi bagian mesin dari gesekan berlebih. Mesin motor matic berbeda dengan mesin motor bebek biasa. Posisi mesin sedemikian rupa dan minim pendinginan menyebabkan motor matic memerlukan pelumas khusus yang mampu meredam panas berlebih. Federal Matic Oil mampu mengurangi gesekan antar komponen di dalam mesin sehingga tenaga yang dihasilkan mesin tetap optimal. Mesin lebih bandel. 
             Kerja motor matic sangat kompleks dan memerlukan pelumas terbaik untuk membantu menjaga kinerja mesin agar tetap bandel dan tahan lama. Ketika timbul panas akibat proses pembakaran bahan bakar di dalam silinder dan panas akibat gesekan antar komponen mesin, federal oil yang berkarakter dingin menjaga suhu mesin tetap pada suhu optimal. Federal Matic Oil mampu mengurangi kebocoran kompresi maupun tekanan hasil pembakaran dengan cara mengisi celah antara piston dan silinder.
         Heat Protection Technology pada Federal matic oil ditunjang oleh keberadaan Viscoelastic Molecules dan Active Moly. Viscoelastic Molecules berperan meningkatkan kecepatan/akselerasi mesin. Active Moly berperan menjaga kestabilan suhu di dalam mesin agar terjaga pada kondisi optimal dan tidak over heat.   

·                     Dengan adanya Heat Protection Technology suhu di dalam mesin yang sedang aktif lebih dingin beberapa derajat dibandingkan suhu di dalam mesin motor yang menggunakan oli lainnya. Sehingga mesin tidak mudah rusak, lebih awet, bandel dan tahan lama. Gesekan antar logam secara aktif diminimalisir sehingga mesin terlindungi secara sempurna.
       Federal Oil matic juga mampu berfungsi sebagai peredam benturan. Cairan olinya melapisi piston, batang piston dan poros engkol sebagai komponen mesin yang sering bergesekan sehingga suara mesin tetap halus dan mesin pun tetap dingin. Kondisi ini mendukung sekali untuk motor yang digunakan di perumahan dengan jarak rumah berhimpitan, suara mesin halus kan nggak mengganggu tetangga.
        Federal Oil matic mengandung pelindung karat sehingga komponen-komponen mesin tidak mudah berkarat. Oli kebanggaan suami saya ini juga mengandung Double Act Cleaner yang berfungsi membersihkan kotoran hasil gesekan antar komponen mesin sehingga komponen-komponen mesin tersebut tetap bersih.

                 
     Setiap orang punya pilihan, punya kecenderungan memilih yang nyaman. Kalau memilih pasangan hidup alasannya: karena nyaman, memilih oli motor matic pun demikian. Dari beberapa produk andalan Federal Oil yang menjadi pilihan beliau adalah Ultratecmatic 10 W-30

     Pilihan suami memang nggak pernah salah...seperti beliau memilih saya sebagai pendamping hidupnya ...uhuk eeaa...Selama menggunakan Federal Oil motor kesayangan kami tak pernah bermasalah. Hingga sempat ganti motor yang waktu itu termasuk generasi matic terbaru pun olinya balik ke Federal Oil. 

    Yup. Federal Oil memang pilihan paling tepat. ISO Polymerized Synthetic Base Oil ini sangat tepat untuk motor matic yang membutuhkan oli tidak terlalu encer. Sangat sesuai digunakan untuk kebutuhan motor matic yang sering dibawa berjalan jauh atau membawa beban cukup berat. Maklum jarak tempuh ke tempat kerja suami dari rumah sekitar 80 kilometer pulang pergi. Ditinjau dari beban yang harus ditanggung motor nih berat badan suami 85 kilogram, kalau ditambah pas boncengin saya dan si kecil total jendral motor ini harus menanggung beban lebih dari 150 kilogram (wkwkw saatnya diet maak)

         Oh ya sebagai informasi tambahan Federal Oil Ultratec Matic direkomendasikan sebagai oli untuk motor matic yang sudah berusia di atas 3 tahun. Ehem masih ingat waktu itu si motor dibeli bertepatan dengan momen saat saya berhenti bekerja kantoran. Jadi sudah lebih dari empat tahun si matic menemani kami dalam segala suka duka hidup ini.
        Spesifikasi  Federal Oil Ultratecmatic 10 W-30 lebih lanjut bisa dilihat dalam diagram berikut:



      Satu lagi keuntungan menggunakan Federal Oil ini adalah kesempatan untuk menjadi miliarder dari program Spesial Miliarder. Hanya dengan mengumpulkan tutup botol produk Federal Oil dan fotocopy KTP untuk diikutkan dalam Rally Points dan turut serta dalam undian berhadiah uang tunai, voucher belanja dan emas 10 gram. Berharap bisa menang kali ini. Kalau beruntung dapat uang tunai kan bisa buat nambahin tabungan sekolah anak-anak atau beli mobil sederhana. Hehehe siapa tau rezeki dari motor tercinta trus berkembang jadi mobil keluarga.

            Alhamdulillah motor satu-satunya yang kami miliki ini pernah menemani perjalanan antar kota untuk keperluan acara keluarga dan reuni, membantu mencari tambahan penghasilan demi sesuap nasi tanpa rewel barang sehari. Kelancaran dan kenyamanan berkendara selama ini salah satunya ditunjang ketepatan dalam memilih oli. Federal Oil terbukti 2x Lebih Efektif, 2x Lebih Kencang, 2x Lebih Bandel

Daftar pustaka:
1. http://m.federaloil.co.id
2. berbagai sumber
3. dokumentasi pribadi

Thursday, July 20, 2017

Sensasi Segar dan Wanginya #CLEARSakura Fresh


Beberapa hari lalu saya dapat kejutan ...malam-malam. Dari siapa coba? suami ? bukan ...anak? juga bukan...dapat kejutan dari pak kurir yang bawain *kado) dari Home Tester Club. Saya sering daftar untuk mendapatkan sampel produk consumer goods terbaru tapi baru kali ini disamperin pak Kurir, malam-malam pula. Thank u ya pak dan Home Tester.

Apa sih yang dibawa pak kurir malam-malam begini, ternyata paket sampel Clear Shampoo Sakura Fresh. Alhamdulillah *sujud syukur* Sebelumnya selama bertahun-tahun sekeluarga pakai Clear Ice Menthol, pengen tau varian lain yang fungsinya sama: membasmi ketombe.

Alhamdulillah lagi. Isinya banyak banget. 3 renteng, masing-masing berisi 6 sachet. Total 18 sachet @ 10 mL jadi 180 mL dong semua. Setara dengan satu botol gede ya. Stok shampoo sebulan buat sekeluarga aman. Eits tapi tunggu dulu, kita mah kalau gonta-ganti shampoo malah menyelesaikan masalah dengan masalah. Masalah ketombean trus nyari-nyari shampoo pengganti malah berubah jadi gatal kepala. Maka biarlah emak jadi kelinci (atau tepatnya beruang saking gedenya) percobaan.

Jadilah saya kramas pakai satu sachet Clear Shampoo Sakura Fresh. Bagus nih cara mengemasnya. Satu sachet 10 mL disekat menjadi dua bagian, masing-masing 5 ML jadi buat rambut pendek seperti saya cukup lah satu bagian saja untuk sekali kramas. Sisanya bisa dipakai anak atau bapak. 

Penasaran juga sih apa warna shampoonya merah seperti warna bunga Sakura. Gunting bagian pojok sachetnya dan tarraaa...

Loh ternyata warna cairan shampoonya bukan merah seperti bayangan saya. Tapi itu mah penampakannya saja ya. Ngga terlalu penting. Yang penting khasiatnya dan efeknya buat rambut dan kulit kepala.

Hmmm busanya berlimpah, padahal cuma 5 mL saja. 5 mL itu dikiit lo tapi busanya sampai tumpeh-tumpeh. Saya ngga perlu mengulang kramas jilid dua. Abis kramas rambut terasa ringan, lembut, segar. Aroma bunga Sakura itu kayak gini to. Lembut ...mirip aroma hand and body lotion gitu.

Rambut saya jadi ngga mudah lepek kan. Biarpun ketutup hijab dan harus berada di luar rumah sampai keringatan.

Kalau ditanya apa pendapat saya tentang varian CLEAR Sakura Fresh saya jawabnya begini:
Saya suka aromanya, lembut dan fresh. Sensasi segar yang dihasilkannya bisa bertahan lama. Biasanya sehari setelah kramas dengan shampoo lain rambut saya sudah mulai lepek. Namun Clear Sakura Fresh memang lebih baik. Tapi sebelumnya saya kira warna shampoonya merah muda seperti warna botolnya. Ternyata mirip dengan warna cairan shampoo Clear varian lainnya. Jika memungkinkan bisakah kiranya warna cairan shampoonya sesuai warna kemasan, agar terkesan unik tapi tidak mengurangi kemampuannya dalam mengusir ketombe. Tentang kemasannya, saya lebih suka kemasan botol kecil untuk travelling jadi nggak repot menyobek sachet. Mudah-mudahan CLEAR Sakura Fresh tersedia dalam botol kecil 70 mL atau mungkin lebih kecil. Kemasan dalam tube pun boleh. 

Terimakasih Clear dan Home Tester Club sudah memilih saya sebagai salah satu yang beruntung mendapatkan sampelnya. Ingin jadi pengguna setia CLEAR Sakura Fresh ah.
#CLEARSakuraFresh #FreshHairDay

Monday, July 17, 2017

Opor Ayam So Good It’s Very Good

Ada kabar kerabat akan berkunjung dalam rangka silaturahim lebaran lalu kebingungan menyiapkan masakan? Atau sibuk silaturahim sampai ngga sempat belanja ke pasar untuk melengkapi bumbu? Alhamdulillah, saya bersyukur sempat belanja So Good ayam potong di mini market dekat rumah. Ngga perlu berdesakan di pasar sudah dapat ayam potong sesuai kebutuhan.

Awalnya saya tidak tahu jika So Good memiliki produk ayam potong. Kebetulan stok So Good nugget tempo hari sudah habis. Jadilah belanja nugget sekaligus So Good ayam potong. 
Aw aw.. So Good ayam potong ini memiliki berbagai kelebihan yaitu:
1. Dikemas secara higienis. 
Inilah kelebihan So Good ayam potong yang paling saya suka. Kemasannya higienis, sama seperti kemasan So Good nugget. Di minimart tempat saya belanja bahkan freezernya pun disediakan secara terpisah, tidak menjadi satu dengan freezer nugget, sosis, bakso, frozen vegetables dan makanan beku lainnya, mencarinya pun lebih mudah. 
3.  Tersedia dalam kuantitas sesuai kebutuhan. 
Keluarga saya cuma tiga orang (sejak si sulung mondhok di luar kota). Kalau harus beli yang kemasan ukuran gede ..waduh sisanya terlalu banyak. Beli di pedagang keliling dalam jumlah kecil sering-sering juga sungkan karena dia harus memotong ayam dalam potongan kecil. Gimana gitu ya beli ayam setengah atau seperempat kilogram trus minta tolong si bapak penjual motongin sekalian, mo dipotong sendiri pisau kecil kurang mumpuni. Maka ayam potong So Good ini memberikan solusi. Saya nggak perlu bingung mencari wadah untuk menyimpan, ayamnya pun sudah tersedia dalam bentuk potongan. Pssst potongannya khusus dada dan paha loh, jadinya lebih berdaging dibandingkan kalau beli ayam utuh (yang kadang bagian sayap atau daerah dekat ekor ngga ada yang mau mengkonsumsi)
     4. Berlabel Halal
Derajat kehalalan makanan menurut syariat Islam itu komplit. Ngga sekedar tidak mengandung babi, alkohol memabukkan atau hal-hal yang haram. Tetapi juga meliputi kehalalan proses pemotongan dan kehalalan kemasannya. Alhamdulillah ayam potong So Good sudah bersertifikat halal MUI.

5. Berasal dari ayam potong pilihan
Ayam potong So Good ini berasal dari ayam pilihan yang diternak secara khusus tanpa penyuntikan hormon. Sering dengar informasi bahwa ayam-ayam ternakan disuntik hormon khusus agar tumbuh gemuk bukan? padahal hormon tersebut berakibat kurang baik bagi kesehatan manusia. Syukurlah ayam potong So Good ngga pakai suntik hormon segala. Aman, sehat, lezat dan bergizi.

6. Dapat bonus
Asyiiik kali ini beli So Good ayam potong ada bonus bumbu opor siap saji. Jadinya saya kan ngga perlu mikir mau masak apa buat sajian buat tamu atau bekal ngantor si Papa. Tinggal tambahin sedikit bawang merah, bawang putih, ketumbar dan gula garam. Di dalam kemasan bumbu bonus So Good ayam potong ini disarankan untuk menambahkan daun salam untuk menambah aroma.

Inilah keuntungan belanja So Good ayam potong tempo hari. Ayam sudah dipotongin eh ada bumbu opornya lagi. Jadinya kan siap eksekusi. Saya memilih memasak ayam opor ini menggunakan dua santan yaitu santan encer dan santan kental. Tujuannya agar rasa gurihnya lebih meresap ke dalam ayam.
Ah sekalian share cara memasaknya di sini:

Bahan
Ayam potong So Good ukuran 450 gram
Telur ayam rebus yang sudah dikuliti (bagi yang suka telur)
Minyak untuk menumis bumbu
Santan kental 250 cc
Santan encer 500 cc

Bumbu
Bumbu Opor siap saji bonus So Good ayam potong
Tiga siung bawang merah
Tiga siung bawang putih
Ketumbar, gula dan garam secukupnya.

Cara Membuat
1. Jerang santan encer, jika sudah mendidih masukkan So Good ayam potong
2. Haluskan bumbu tambahan. Tumis bumbu opor siap saji bersama bumbu tambahan
3.  Jika air santan mulai menyusut masukkan bumbu
4.  Tambahkan santan kental
5.  Aduk hingga rata
6.  Tunggu hingga santan agak menyusut
7.  Sajikan dengan taburan bawang merah goreng



Hmmm opor dengan aroma sedap menggugah selera ini pun siap saji. Tanpa butuh waktu lama untuk memasaknya. 
Cocok untuk sajian tamu yang bersilaturahim atau bekal sekolah dan bekal ke kantor Si Ayah. Eh iya, andai masakan opor masih ada sisa ayamnya bisa digoreng untuk sajian makan malam. Rasanya tak kalah lezat. Gurih, kriuuuk dan harum. Tinggal tambahkan sambal tomat dan irisan mentimun segar sebagai pelengkap. Nikmatnya tiada tara....So Good is Very Good. Si Papa jadi semangat bawa bekal istimewa untuk makan siangnya, Radit ketagihan minta dimasakin Opor Ayam So Good di hari-hari berikutnya hahaha.
Last but not least, kalau mamah muda, teman-teman, high quality jomblo siapa aja dah yang punya resep masakan andalan berbahan ayam ayuk lah ikutan lomba memasak So Good yang bekerja sama dengan Blogger Perempuan. Caranya mudah kok, syarat utamanya tentunya harus menggunakan produk So Good baik itu ayam nugget atau ayam potong. S & K lebih lengkap bisa baca di SINI Hadiahnya mayaan banget: Mirrorless camera Canon EOS M3, Pocket Camera Canon SX620 dan Smartphone Samsung Galaxy J5 Prime euy, masa' ngga mau ikutan? hayo buruan siapin resep dan belanja produk So Good di minimarket terdekat dan ikutan lombanya.
 Info Lomba

Tuesday, July 11, 2017

Libur Lebaran Tanpa Mudik Berdesakan

Libur tahun ajaran baru dan Lebaran kali ini buat kami beda banget dengan liburan tahun-tahun sebelumnya. Lebaran kali ini ngga kemana-mana karena Mama lagi pengen tinggal di rumah adik di Makassar yang buat kami ongkos transportnya ...masyaAllah mahalll.

Jadilah nggak ada acara mudik. Biasanya seru ikutan mudik gratis dari pasar Puspa Agro. Ngga ada acara sungkeman di rumah Mama, ngga pakai nyekar abis sholat Ied, ngga juga salam-salaman dengan tetangga di Probolinggo. 

Lalu ngapain aja selama libur lebaran dan tahun ajaran baru kali ini?

1. Kerja
Yaeelah namanya juga freelance, libur sekolah kan yang libur anak-anak doang. Alhamdulillah liburan pas puasa kemarin kerjaan lumayan lancar mulai dari job nulis di blog, ngebuzz di twitter dan IG dan juga nulis konten sampai nolak-nolak karena waktunya dah mepet lebaran.

2. Menambah kuantitas
Kebetulan Ramadhan kali ini pengen bisa khatam baca Al Quran 2 kali. Alhamdulillah kesampaian. Kan ngga pakai acara mudik berdesakan. Terpaksa nolak kerjaan nulis konten pula sebab ngitung waktu berkejaran dengan deadline dan malam takbiran (mudah-mudahan ada rezeki lagi di Syawal nan sunyi ini hihihihi)

3. Ngobrol bareng anak-anak
Si sulung libur pondok sejak 20 Syaban sampai 10 Syawal. Jadinya puas-puasin ngobrol tentang suka dukanya selama jadi santri. Ngga kaget kalau A. Fuadi bisa menghasilkan novel best seller tentang kehidupan santri di Negeri Lima Menara. Seruuu bangeth

4. Silaturahim
Pengennya poin empat ini diisi: bikin kue kering. Wakwak padahal cuma bikin sekilo Kaastengels tapi seneng banget bisa punya cemilan. Jadilah diisi dengan silaturahim ajah. Qodarullah selama seminggu si Papa dipinjemin mobil sewaan dari kantor yang kebetulan keburu libur padahal masa sewa belum habis. Maka fasilitas tak terduga inipun kami manfaatkan untuk kendaraan bersilaturahim ke pakde anak-anak dan paman saya yang di Surabaya, ke saudara sepupu, ke sahabat saya yang jarang ketemu meski satu kota, jenguk istri teman suami yang melahirkan di luar kota. Yang mana di mana semua itu ga bisa terlaksana kalau ngga ada mobil. Masa berempat pakai satu motor, satu-satunya kendaraan kami. Sewa mobil ? hohoho bisa-bisa duit yang disiapkan untuk keperluan Daftar Ulang si santri bisa melayang. Alhamdulillah kok ya dapat rezeki mobil pinjaman....lumayan.
ke Surabaya nggak sah kalau ngga mampir Masjid Al Akbar


5. Ngantar santri balik pondok

Yups, santri Gontor harus balik sebelum tanggal 11 Syawal. yang lain masih lebaran, otewe kemana-mana buat silaturahim dengan keluarga besar, kita mah otewe penjara suci. Biar tetep bernuansa liburan jadilah mampir nginep di Hotel Mutiara tempo hari. Pengennya ke tempat wisata dimana gitu tapi berhubung asam urat si Papa sedang kambuh jadilah ngendon cantik sambil nonton tivi di kamar aja.

Sebenarnya ada yang belum kesampaian buat ngisi liburan tanpa mudik kali ini: nyuciin mukena milik masjid Al Ukhuwwah (mumpung anak-anak kecil yang biasa pinjam mukena buat sholat jamaah pada liburan ke kampung halaman) dan menamatkan baca buku The Lost Islamic Historis. Mudah-mudahan kedua niatan itu masih bisa terlaksana dalam waktu dekat ini.

Monday, July 10, 2017

Libur Tipis-tipis di Hotel Mutiara Ponorogo

Bulan Syawal mungkin adalah bulan paling membahagiakan sekaligus menyesakkan bagi para santri Gontor. Bahagia karena kumpul-kumpul keluarga, banyak makanan enak dan dapat angpau lebaran hehehe. Tapi juga bulan menyesakkan karena tahun ajaran baru KMI selalu dimulai 11 Syawal, artinya harus segera balik pondok. Malah santri kelas 4 yang naik kelas 5 harus balik tanggal sebelum 5 Syawal. Dan yang kelas lima menunggu kabar kenaikan ke kelas 6 harus mukim di pondok alias tidak ikut perpulangan santri.

Buat santri yang masih baru alias *kecil* seperti anak saya tentunya berat banget abis libur panjang harus balik pondok lagi. Maka agar nggak makin berat di hati kami berusaha untuk membuatnya gembira di detik-detik terakhir menjelang balik pondok. Salah satunya adalah dengan mengajaknya libur tipis-tipis di penginapan dekat pondok. Kemana ya? dengan budget pas-pasan tapi tetep dapat kesan liburan. Akhirnya si Papa pun hunting melalui Traveloka dan ketemu Hotel Mutiara

Tarifnya Bersahabat antara 85 ribu hingga 350 ribu tergantung fasilitas kamar. Kami pilih yang standard AC, 120 Ribu per malam, buat berempat. Ini namanya liburan hemat wkwkwk.
Fasilitasnya: bed ukuran sedang, AC, kamar mandi (disediakan bak dan shower), televisi berwarna ukuran brapa ya 14 inchi mungkin dan welcome drink dua botol air mineral 600 ml. Ngga ada fasilitas lain seperti WiFi atau kolam renang, tarif segitu mau kolam renang? duduk-duduk aja di teras depan kamar sambil menikmati udara segar pagi atau indahnya senja hari.

Yang menarik dari Hotel Mutiara itu ada mushola unik, berupa rumah panggung berdinding kaca. 


Dan yang menarik adalah nasi goreng dan tahu crispynya yang enyaaak. Harganya pun ala kaki lima. Rata-rata 10 Ribu rupiah (mie kuah, mie goreng, nasi goreng, cap cay) Tahu Crispy dan Kentang goreng seporsinya 8 ribu rupiah. Nasi putih seporsi 3 ribu. Nasi gorengnya dikasih irisan cabe rawit loo..my favorit.
Tahu Crispy dan Mie Goreng, teman dua piring nasi goreng buat sarapan berempat

Kekurangan hotel ini apa ya? mmm ngga ada genset. Ndilalah pas malam terakhir menginap listrik mati sejak jam 2 dini hari. Tunggu punya tunggu lampu dan AC ngga kunjung nyala. Ehehe hotel melati rata-rata ngga punya genset yah, karena harganya yang cukup mahal. Ya udah pintu dan jendela dibuka sedikit saja. Untungnya udara Ponorogo saat itu sedang ramah.

Eh iya selain fasilitas standard dan makanan yang sesuai selera (saya dan keluarga) ada satu layanan ekstra dari hotel Mutiara yaitu gratis menginap semalam jika sudah pernah booking/menginap 10 kali. Buat yang sering travelling ke Ponorogo tawaran ini menarik 'kali ya. 

Pengalaman pertama nginap di hotel Mutiara unik juga. Kebetulan kok bisa barengan dengan salah satu calon pelajar yang akan mengikuti seleksi penerimaan santri baru di Gontor pusat. Eh ada pula santri dari Malaysia yang akan daftar ulang di Gontor 2, naik ke kelas 3 intensif. Padahal lokasi Hotel Mutiara cukup jauh dari kedua pondok tersebut, mungkin budgetnya sama dengan kita-kita lah ya...

Buat kenang-kenangan foto bareng-bareng dulu lah

Wednesday, July 5, 2017

Do and Don't di Gontor

Hari ini, 5 Juli, 11 Syawal lapangan di depan aula BPPM (Balai Pertemuan Pondok Modern) Darussalam Gontor Upacara Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah dipenuhi ribuan santri dan caon santri. Seperti yang dirilis gontor.ac.id sebanyak 3173 santri kelas 1 hingga kelas 6 ditambah 2675 calon santri mengikuti upacara pembukaan tahun ajaran baru 1438/1439 H.

Alhamdulillah biidznillah, tahun kemarin si sulung mengikuti apel serupa sebagai capel (calon santri) dan tahun ini mengikutinya sebagai santri kelas dua. Tahun lalu ananda dinyatakan lulus seleksi penerimaan santri baru gontor dan ditempatkan di Gontor 5 Rogojampi. Biidznillah saat kenaikan kelas dia dinyatakan naik positif dan pindah ke pusat (semoga mampu mengemban amanah dan istiqomah) Mudah-mudahan kami bukan type orang tua yang terlalu menuntut dengan berharap ananda bisa istiqomah bertahan sebagai santri Gontor dan kelak lulus dengan husnul khotimah sebagai alumni yang mampu mendarmabaktikan ilmu dan pengetahuan bagi kemaslahatan umat.

Test masuk Gontor memang tidak mudah, tetapi bertahan di Gontor lebih tidak mudah. Tidak mengherankan jika ada yang merasa tak mampu bertahan dan memutuskan mengundurkan diri sebagai santri. Padahal agar bisa *memiliki* ijazah Gontor haruslah bertahan hingga 4 tahun pendidikan (untuk santri lulusan SMP sederajat) dan 6 tahun untuk santri lulusan SD sederajat ditambah masing-masing satu tahun masa pengabdian sebagai ustadz.

Banyak kisah haru, seru, lucu selama setahun ananda melewati masa-masa sebagai santri baru. Psst menurutnya (dari kisah yang diceritakan ustadz dan para mudabbirnya) masa paling sulit di Gontor adalah kelas 1 (karena harus beradaptasi dengan cepat), kelas 3 karena saringan ke tingkat lebih tinggi dan kelas lima karena saringan ke kelas 6 yang kelak menjadi calon ustadz plus dibebani tugas sebagai mudabbir dan panitia-panitia acara.

Bagaimana bertahan di Gontor? setidaknya ada list Do and Don't

Do
1. Patuhi peraturan, mengenai barang yang dilarang dibawa santri monggo silahkan dipatuhi. Mengenai kewajiban kode etik berpakaian (training yang dilengkapi karet di bagian bawah, tidak mengenakan baju dengan merk tertentu atau berbau kedaerahan seperti batik, kaos polos dan tidak berwarna mencolok, kemeja warna polos dll) monggo dipatuhi

2. Bersikap sopan dan hormat pada senior, ustadz dan pak kyai serta wali santri lain

Don't

1. Jangan membantah perintah ustadz. Ustadz adalah salah satu sosok yang harus dihormati. Dan jangan tertidur saat pelajaran di kelas.

2. Jangan membawa uang cash terlalu banyak. Lebih baik disimpan di tabungan santri (sebaiknya tabungan santri berisi nominal yang cukup, jangan dibiarkan kosong sebab tabsis adalah *penolong* santri di masa sulit)

hmmm itu sih intinya ya. Kalau tidak tahu sama sekali seluk beluk Gontor pada awalnya pasti kaget kalau barang-barang tiba-tiba ilang di jemuran karena disita. Atau mendapat hukuman yang cukup melelahkan. Maka doanya hanya satu: semoga Allah menguatkan dan memudahkan perjuangan.