Google+ Followers

Monday, November 28, 2016

Berbaik Sangka Berbuah Bahagia

Pernah dikecewakan seseorang karena tak bisa menepati janji? saya pernah. Kekecewaan itu sangat membekas di hati. Tapi bukan berarti saya memblacklist sosok yang ingkar janji dan tak mau berinteraksi dengannya lagi. Berbaik sangka, itu yang selalu diajarkan guru ngaji saya sejak kanak-kanak hingga dewasa.

Ingkar janji tapi tidak dienyahkan dari dalam hati? apa pertanda cinta sejati? Psst ini bukan masalah cinta dan kasih sayang. Sosok ingkar yang saya maksud bukan pria yang mengingkari janji untuk menikah tetapi JNE Express sebagai perusahaan jasa layanan pengantar barang yang berjanji mengantarkan paket dengan selamat sampai tujuan.

Gambar milik http://www.jne.co.id/
Kisah bermula di bulan September tahun 2012 ketika saya mendapatkan hadiah voucher belanja sebesar 500 ribu rupiah dari sebuah online shop terkemuka. Voucher itu kemudian saya gunakan berbelanja jam tangan pria, niatnya buat kado suami. Tepatnya kado ulang tahun pernikahan di bulan Desember.
Konfirmasi CS Online Shop

Menurut perjanjian barang tersebut akan saya terima antara 4-9 hari kerja. Pengalaman menerima paket hadiah kuis dan lomba sebelumnya 4 hari saya sudah menerima barang. Kali ini saya dilanda kecemasan karena di hari kesembilan barang saya tunggu tak kunjung datang. Maka melayanglah pertanyaan saya ke CS online shop tersebut.

Dalam kebimbangan


Pihak Online shop cukup kooperatif dengan berupaya menyelesaikan masalah. Sayangnya sistem informasi teknologi saat itu mungkin masih perlu berbenah sehingga penelurusan terkesan manual dan butuh waktu cukup lama untuk mendapatkan jawaban tracking barang kiriman.
Bantuan yang dinanti

Melalui chit chat dan sambungan telepon dari pihak CS Online shop akhirnya saya mendapatkan nomor resi dan nomor telepon JNE Express di area terdekat untuk tracking kemana perginya kiriman untuk saya. Jangan dibayangkan area terdekat itu satu kilometer saja jauhnya. Suami saya harus menanyakan langsung ke JNE Express Surabaya pusat di daerah Juanda, sekitar 15 kilometer dari rumah kami. Akhirnya ditemukan slip kiriman paket saya tersebut. Di copy-an slip tersebut tertulis alamat rumah No.20 dan penerimanya tertanda Nuke. Padahal jelas orderan kami untuk alamat No.26. Pihak JNE Express meminta maaf dan mengakui hal ini terjadi karena human error, kesalahan sang kurir.

Baiknya lagi setelah urusan internal JNE Express diselesaikan, si kurir kemudian menghubungi kami dan meminta maaf via sms. Dia berjanji akan mengambil barang tersebut dari pemilik rumah No.20. Situasi ini cukup rumit. Saat itu notabene kami baru pindah, kurang mengenal tetangga satu persatu. Saya pun harus bertanya kepada tetangga sebelah rumah mencari tahu siapa "Nuke" yang dimaksud sebagai penerima barang kiriman.

Kami tak menunggu si kurir datang. Berbekal informasi bahwa kiriman tersebut diserahkan pada penghuni rumah No.20 suami saya pun bertamu ke tetangga tersebut. Rumah kosong karena penghuninya sedang keluar kota. Ternyata Nuke yang dimaksud adalah tetangga depan rumah No.20. Beliau mengakui menerima paket dan menyerahkan kepada pemilik rumah No.20 sesuai permintaan kurir saat pemilik rumah tak berada di tempat.

Untung kerumitan ini berakhir happy ending. Keesokan hari suami kembali bertamu ke rumah No.20 berharap mereka telah kembali dari luar kota. Si pemilik mengakui menerima paket. Meski paket telah terbuka bungkus bagian luarnya barang berupa arloji pria tersebut kami terima dalam kondisi baik tanpa cacat.
Happy Ending Story

Tetangga saya yang sempat mengetahui peristiwa tersebut sempat berceloteh. "Ah ogah pakai JNE kalau begini, kok bisa paket salah alamat tidak sesuai dengan order yang tertera" Saya hanya tersenyum dan tetap berbaik sangka. Tak ada yang sempurna, bahkan pelayanan dari perusahaan kurir sekelas JNE Express sekalipun.

Saya jarang menggunakan layanan kirim barang seringnya menerima paket hadiah kuis dan lomba menulis. Sebagian besar paket tersebut memanfaatkan layanan JNE, apakah karena satu pengalaman buruk harus memblacklistnya sedemikian rupa? 

Ketika tiba saatnya saya harus mengirimkan barang untuk Mama di luar kota, pilihan saya juga jatuh pada JNE. Counter terdekatnya hanya beberapa meter saja dari perumahan. Selama ini aman-aman saja. Paket selalu datang tepat waktu sesuai janji. Hingga pengalaman paling mengesankan terjadi beberapa waktu lalu.

Anak sulung kami sejak pertengahan tahun 2016 menuntut ilmu di pondok pesantren di Rogojampi Banyuwangi. Lokasinya sangat terpencil. Untuk mengunjunginya kami harus ngojek sejauh 11 kilometer dari stasiun Rogojampi. Santri pondok bisa digolongkan manusia yang paling butuh camilan. Maka setiap berkunjung tiga tas ransel penuh cemilan.

Camilan tiga tas besar ini pun paling banter bertahan dua minggu sebelum habis tak bersisa. Biasanya si sulung sabar menanti kunjungan bulan berikutnya. Namun kali ini dia menyempatkan menelpon khusus minta dikirim paket cemilan.

"aku laper terus nih Ma, butuh energi buat teman belajar, kan ujian akhir sebentar lagi" rengeknya disusul mendiktekan daftar makanan yang ia pesan untuk dikirimkan

"duh sabar lah Mas, tempo hari ada wali santri curhat di grup WA gara-gara kiriman untuk anaknya sudah dua minggu nggak sampai. Kabarnya kalau lewat pos harus diambil ustadz di kantor terdekat atau menunggu barengan beberapa paket dulu baru diantar ke pondok"

"temanku banyak yang barangnya cepet datang Ma, katanya pakai JNE"

Lalu Papanya nyelonong ikut ngomong, "OK OK malam ini juga Papa kirim. tunggu paling hari Kamis nyampai. Papa pakai service reguler"

Jangan dibuang sebelum paket datang

Ah saya baru ingat diskusi di grup WA walisantri. Bahwa paket kiriman untuk anak-anak mereka bisa dikirimkan hanya melalui dua pilihan: pos atau JNE. Mungkin karena lokasi terpencil atau pertimbangan-pertimbangan khusus seperti trackrecord perusahaan menjadi pertimbangan pihak pondok pesantren (untuk saat ini) membatasi hanya dua perusahaan kurir tersebut yang bisa mengantarkan kiriman hingga ke dalam lokasi pondok.

JNE memang terkenal sebagai perusahaan layanan kurir yang jangkauan pelayanannya luas dan inovatif. "Pelanggan adalah raja" bukan semboyan biasa. Salah satu bukti kepedulian dan penghargaan JNE terhadap para pelanggan setianya adalah dengan diselenggarakan Hari Bebas Ongkos Kirim pada 26 - 27 November 2016, dalam rangka ulang tahun JNE ke-26.

Sistem tracking paket saat ini sudah lebih inovatif dan canggih. Hanya berbekal nomor e-connote kita bisa menelusuri posisi paket kiriman. Hebat! per tanggal 20 November paket tersebut sudah tiba di gudang JNE di Jember. 

Saya pikir, ah tak mengapalah si Mas baru bisa ngemil hari Kamis, hari pertama ujian akhirnya. Tetapi sungguh di luar dugaan ketika Kamis siang 24 November usai ujian hari pertama dia menelepon dan mengatakan bahwa Rabu malamnya dia sudah bisa belajar sambil ngemil sebab paket sudah ia terima dalam kondisi baik. "terimakasih paketnya Ma, jadi semakin semangat belajar nih apalagi tinggal hitungan hari waktu liburan tiba dan aku bisa pulang ke rumah" katanya menutup perbincangan siang itu membuat mata berkaca-kaca.

Saya bisa membayangkan kebahagiaannya ketika menerima paket. Bagi para santri pondok yang jauh dari rumah hadirnya paket kiriman dari orang tua bagai pengobat rindu. Pertanda jika jarak yang jauh tidak memutuskan tali kasih sayang. Bisa dibayangkan jika paket yang dinanti tak kunjung tiba. Kecewa, patah hati, berharap-harap cemas mungkin menghantui mereka dan mengurangi semangat belajarnya.
Foto milik FB dmtgraphy. 
Anandaku tercinta memegang poster tulisan arab bersama santri-santri lainnya

Ternyata benar apa kata guru ngaji saya, baik sangka itu berbalik pada diri sendiri. Bahagia, ananda tercinta nun jauh di sana mendapatkan paket tanda kasih sayang tepat pada waktunya karena kami selalu berbaik sangka .

Terimakasih JNE Express. Selamat Ulang Tahun ke -26 semoga tak lelah berinovasi dan mengantarkan titipan kami dengan amanah secara pasti.


Sunday, November 27, 2016

Tabungan Emas Pegadaian, Investasi Masa Depan


Banyak anak banyak rezeki” pepatah itu tak salah sebab setiap agama meyakini bahwa masing-masing insan memiliki takdir rezeki sendiri-sendiri. Tapi seiring bergulirnya kehidupan yang berpacu dengan laju inflasi tak salah jika saya menambahkan kata bijak lainnya “banyak anak perbanyaklah pula investasi”.
      Kewajiban orang tua adalah melindungi, menafkahi dan menjamin kehidupan yang layak bagi sang anak. Kehidupan yang layak bisa diartikan terjaminnya keperluan nutrisi, kesehatan dan pendidikan. Investasi diperlukan sebagai sarana mewujudkan kemapanan. Investasi tak hanya sekedar harta namun ilmu dan pendidikan agama serta budi pekerti merupakan bekal utama bagi ananda tercinta.
Biaya pendidikan meningkat setiap tahun. Kami sudah merasakan. Si sulung baru masuk pondok pesantren tapi sudah jutaan rupiah meski dirogoh dari kantong. Padahal si bungsu baru duduk kelas 2 SD. Meski yakin setiap anak membawa rezekinya namun bukan berarti sebagai orang tua hanya duduk berleha-leha, berdoa dan berusaha wajib hukumnya. Salah satu usaha memenuhi biaya pendidikan sang anak adalah dengan menabung dan berinvestasi. Sebagai orang tua dari dua anak saya sedikit banyak belajar tentang investasi dan membandingkan untung ruginya.
Dari hasil pembelajaran saya menyimpulkan bahwa secara garis besar investasi dibedakan menjadi investasi resiko rendah, menengah dan tinggi. Investasi beresiko rendah biasanya hasilnya juga tidak terlalu tinggi contohnya tabungan. Investasi menengah hasilnya cukup lumayan tetapi resikonya juga tidak terlalu besar contohnya investasi emas. Investasi resiko tinggi return gainnya besar, sebanding dengan resikonya seperti reksadana dan bermain di pasar saham.
Saya pernah mencoba ketiga jenis investasi tersebut dan membandingkannya. Tabungan? Pergerakannya pelan dan biaya administrasi bulanannya terasa menjadi beban. Pernah gambling reksadana dan kaget karena selama tiga bulan nilainya terus merosot drastis hingga saya panik dan kemudian buru-buru menarik dananya. Akhirnya saya putuskan untuk mulai investasi emas.

Mengapa Memilih Investasi Emas?

Saya memilih investasi emas dengan harapan tak bersinggungan dengan riba, seperti anjuran dalam ajaran agama yang saya yakini. Emas atau properti bisa disimpan tanpa khawatir kadaluwarsa dan harga jual kembali dalam jangka panjang cukup menguntungkan. Penyimpanannya tidak makan tempat, tidak membutuhkan perawatan khusus. Emas juga mudah dicairkan, nggak perlu pasang iklan di koran bisa datang langsung ke PT. Pegadaian, Galery 24 atau toko emas untuk menjualnya. Mudah dan harga jualnya tidak murah.
Emas, seperti halnya BBM merupakan barang tambang, kekayaan alam yang tidak dapat diperbaharui maka harganya dalam jangka panjang selalu merangkak naik. Sangat tepat sebagai pilihan investasi. Sedikit demi sedikit saya mengumpulkan perhiasan berupa cincin dan gelang. Tetapi berinvestasi emas bukan berarti tanpa resiko apalagi menyimpan emas dalam bentuk perhiasan. Selain harga emas yang fluktuatif dalam jangka pendek, perhiasan emas rawan aus dan berpengaruh terhadap harga jual.

Ahli keuangan berpendapat jika ingin berinvestasi jangka panjang ada baiknya menyimpan emas dalam bentuk koin atau batangan. Harga logam mulia cenderung lebih stabil dan tidak dipengaruhi cacat atau aus karena pemakaian seperti halnya emas dalam bentuk perhiasan. Duh tapi emas dalam bentuk batangan belinya tidak di sembarang tempat kan. Lalu saya pun mencari informasi tentang cara pembelian emas, harapan saya bisa memilih sistem mengangsur sebab saya harus pandai mengatur keuangan keluarga di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.
Saya pernah berinisiatif membeli emas batangan melalui sistem kredit di sebuah bank. Ah! Gemes dengan birokrasinya, harus melalui proses yang rumit, memerlukan slip gaji, fotokopi KTP, KSK dan menunggu disurvey terlebih dahulu. Angsurannya juga cukup besar, apalagi “bunganya”. Suami yang menemani saya saat menemui marketing penjualan logam emas pun cemberut. “Angsurannya gede banget Ma, sisa gajiku nggak cukup buat kredit emasmu” sungut suami membuat saya membatalkan keinginan menabung logam mulia.
Ajaibnya Allah mengabulkan keinginan saya untuk menabung logam mulia. Beberapa tahun kemudian saya mendapatkan rezeki yang tak pernah saya kira sebelumnya: Logam Mulia Lantakan 5 Gram! dari lomba blog Road Show Pegadaian dan Excite Point berkat tulisan saya tentang pengalaman Gadai emas. Sujud syukur ketika cita-cita saya menabung logam mulai terwujud. Keajaiban itu terus berlanjut saat suami mewakili saya mengambil hadiah di kantor pegadaian yang ditunjuk.
Suami berpose bersama Bapak Alvin dari PT. Persero Pegadaian

Selain pulang membawa hadiah emas batangan, suami juga menunjukkan buku tabungan emas dari pegadaian. "Lihat Ma, aku juga menabung emas" ujarnya bersemangat. Kini saya ganti bersungut-sungut. “Duh Pa, ngapain buka tabungan lagi seperti kita bisa ngisi saja. Ingat biaya adminnya. Buka perkara baru nih si Papa” Untung si Papa cukup sabar “Ma, nih baca dulu brosurnya” katanya sambil mengangsurkan pamflet Tabungan Emas Pegadaian. 



Wah ternyata syarat membuka Tabungan Emas Pegadaian sangat mudah dibandingkan rumitnya kredit emas melalui bank seperti yang pernah coba kami upayakan. Besarnya setoran juga sangat ringan, tidak ada pembatasan seperti halnya premi asuransi atau kredit emas melalui perbankan.
Ini dia persyaratan membuka Tabungan Emas Pegadaian:
1. Membawa identitas diri (bisa berupa foto kopi KTP/SIM/Paspor) dan dokumen asli
2.    Materai 6 ribu
3.  Membayar fasilitas titipan sebesar Rp. 30.000,- (dapat diperpanjang)
4.    Membeli emas batangan dengan berat mulai 0.01 gram atau senilai sekitar lima ribu-an rupiah.
Jadi sistem menabung emas di Pegadaian itu intinya begini: besarnya setoran yang kita tabung di rekening disetarakan dengan membeli emas. Nominal yang kita setorkan di tabungan pada saat tertentu langsung dikonversi ke dalam harga emas pada saat itu juga.
Gambar Tabungan Emas Pegadaian milik suami.

Lengkap sekali! Kolom-kolom pada buku tabungan tersebut menampilkan poin-poin penting seperti:
1.    Tanggal transaksi
2.    Sandi transaksi
3.    Besaran gram emas per 0,01 gram (yang dikonversi dari jumlah setoran terhadap harga emas saat tanggal transaksi/ tanggal setor)
4.    Harga emas yang berlaku saat tanggal setor
5.    Nominal setoran
6.    Saldo emas
Kolom dan keterangan di lembar buku Tabungan Emas Pegadaian

Terlihat perbedaan nilai investasi dari kedua tanggal setoran yang berbeda. Di awal September harga emas per 0.01 gram sebesar Rp. 5.790,- Setoran berikutnya pada bulan November harga emas per 0,01 gram sebesar Rp. 5.480,-.
Setoran pertama bulan September sebesar Rp. 184.000,- setara dengan 0.3179 gram emas murni. Setoran kedua bulan November sebesar Rp. 800.000,- setara dengan 1,777 gram emas murni. Kesimpulannya jika ingin berinvestasi jangka panjang maka perbesar saldo setoran di Tabungan Emas Pegadaian saat harga emas sedang turun.  

Keunggulan Pegadaian Tabungan Emas.
Tak ragu lagi kami memutuskan untuk rutin menabung emas dalam bentuk Tabungan Emas Pegadaian sebagai investasi masa depan. Membeli atau menabung emas melalui pegadaian memiliki banyak keuntungan, yaitu Mudah-Aman-Murah:

Mudah
  • 1.  Outlet pegadaian bisa ditemui dengan mudah di seluruh Indonesia. Tersedia setidaknya 4500 outlet di segala penjuru nusantara. Tidak perlu birokrasi rumit atau survey seperti saat membeli barang sistem kredit cukup memenuhi persyaratan dan tunggu beberapa menit.
  • 2. Pembelian dan penjualan mulai berat 0.01 gram atau sekitar 5000 rupiah. Syaratnya tidak ribet. Hanya perlu identitas diri asli dan foto kopi serta membayar biaya administrasi pengganti buku sebesar 10 ribu dan materai enam ribu.
  • 3. Penjualan kembali (buyback) dapat dilakukan mulai 1 gram dan order cetaknya mulai 5 gram.
  • 4. Setoran tabungan bisa dilakukan di cabang pegadaian manapun tanpa biaya tambahan atau bisa juga dilakukan melalui ATM dengan biaya setor dua ribu rupiah.
Aman
  • 1. Dikelola oleh BUMN berpengalaman dan memiliki track record baik. Tak perlu khawatir dengan investasi bodong. Berbagai penghargaan telah diraih BUMN yang berdirinya sejak tanggal 1 April 1901
  • 2. Diawasi oleh pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan
  • 3. Transparan dalam pengelolaan. Berita terbaru, sejarah, visi dan misi, kode etik perusahaan, struktur perusahaan, susunan dewan komisaris dan direksi hingga laporan keuangan dan annual report bisa dibaca dan diketahui masyarakat luas di situs resmi pegadaian.co.id
  • 4.InsyaAllah aman menurut syariat agama yang saya yakini karena tidak bersinggungan dengan bunga atau riba.
Murah
  • 1.    Biaya administrasi dan fasilitas titipan ringan. Hanya 30 ribu rupiah per TAHUN
  • 2.    Harga jual dan buyback kompetitif
  • 3.    Pembelian dan penjualan mulai berat 0.01 gram atau sekitar 5000 rupiah. Tidak terlalu memberatkan jika dibandingkan membeli barang secara kredit dengan angsuran tetap, setoran tabungan bebas dan tanpa resiko penalti.
  • Tabungan Emas Pegadaian, Cara Menabung Emas dengan Hanya Lima Ribu-an Rupiah
      Selain Tiga Poin keunggulan utama tersebut, membeli emas melalui Tabungan Emas Pegadaian berkesempatan untuk mendapatkan keuntungan lebih besar melalui program Konsinyasi Emas atau mempersiapkan biaya ibadah haji melalui program Arrum Haji. 
      Konsinyasi emas adalah menjual emas yang dibeli di pegadaian dengan sistem konsinyasi: setelah pihak konsinyi (Galeri 24 PT Pegadaian) berhasil menjual emas maka pihak konsinyor menerima emas pengganti hasil penjualan ditambah bagi hasil sebesar 1/3 dari margin. Sedangkan Arrum Haji adalah produk pegadaian syariah yang memungkinkan mendapatkan porsi haji dengan jaminan emas.

    Tips Membuka Tabungan Emas Pegadaian
    Kami tak ragu lagi untuk memilih Tabungan Emas Pegadaian sebagai investasi masa depan. Sahabat pegadaian yang ingin membuka tabungan Emas mungkin bisa mengaplikasikan tips saya berikut ini:
    1. Jika baru pertamakali membuka rekening: siapkan semua persyaratan dari rumah( uang untuk menabung dan biaya-biaya administrasi, fotokopi kartu identitas dan materai 6 ribu). Andai tidak sempat memfotokopi pegadaian cabang besar memberikan fasilitas fotokopi gratis. Materai 6 ribu juga tersedia di kantor pegadaian tertentu.
    2.    Setoran Tabungan Emas Pegadaian tidak dibatasi nominal tertentu namun minimal seharga 0.01 gram emas. Setoran yang tidak memberatkan ini membantu nasabah untuk menyisihkan uang dari kembalian uang belanja sekalipun. Jangan remehkan recehan. Kumpulkan uang kembalian dan setiap bulan bisa digunakan untuk membeli emas melalui Tabungan Emas Pegadaian. Kalau saya menganggarkan setoran tabungan dari hasil keuntungan loket PPOB dan penjualan pulsa setiap bulan, besarnya tidak tentu berkisar 300-400 ribu. Lumayan sudah bisa membeli emas seberat hampir 1 gram.
    3.    Perbesar setoran saat harga emas turun. Tabungan Emas Pegadaian bisa menjadi investasi yang menguntungkan seperti pengalaman saya di atas. Agar bisa mengetahui harga emas secara up to date ada baiknya memasang aplikasi Sahabat Pegadaian di android yang bisa diunduh melalui google playstore. Harga emas yang berlaku bisa diketahui melalui fitur aplikasi setelah mendaftarkan diri dan login. Cara mengunduh dan mendaftar aplikasi ini sangat  mudah.
    a.    Install melalui google play store

    b.    Isi identitas diri. CIF adalah nomor ID nasabah pegadaian

    c.    Lakukan aktivasi

    d.   Lengkapi data diri lalu klik Add. Masukkan referral code (kalau saya menggunakan Excite16) tetapi nasabah Tabungan Emas Pegadaian biasanya akan mendapatkan CIF sekaligus referral code dari staf pegadaian.

       Selain bisa mendapatkan informasi mengenai harga emas terkini banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari aplikasi ini. Berbagai tips investasi, artikel wirausaha, informasi beragam produk pegadaian, event terbaru Pegadaian hingga hadiah-hadiah yang bisa diperoleh melalui tukar poin dari program customer get customer.

         Wauw Pegadaian semakin melesat dengan berbagai inovasi produk dan pelayanan. Tak salah jika kami memilihnya sebagai mitra tepat merancang masa depan dan membantu menyiapkan dana pendidikan bagi buah hati tercinta, generasi harapan bangsa. Saya dan suami senantiasa berdoa agar dimampukan meningkatkan saldo Tabungan Emas Pegadaian dan juga diingatkan untuk ikhlas mengeluarkan zakat maal jika simpanan emas kami kelak telah mencapai nishab sebagai kewajiban dan bukti ketaatan menunaikan perintah Tuhan. 
    Menarik sekali bukan investasi masa depan yang mudah diaplikasikan? Tunggu apalagi #AyoMenabungEmas di Pegadaian.


    Thursday, November 24, 2016

    Pembersih Kewanitaan Membantu Menghilangkan Keputihan


    Pembersih kewanitaan benarkah bisa membantu menghilangkan keputihan? pertanyaan tersebut sering ditanyakan wanita pada petugas jaga apotek. Keputihan memang masalah yang sangat mengganggu. Gatal, panas dan kadang berbau di sekitar organ intim wanita. 

           Gangguan ini jika tidak ditanggulangi bisa berakibat fatal pada kesehatan saluran reproduksi. Penelitian medis menunjukkan bahwa keputihan yang tidak segera sembuh bisa menjadi salah satu sebab kemandulan. Selain itu produktivitas kerja menurun dan kenyamanan hidup tak lagi dirasakan. Gangguan kesehatan, penyakit memang perlu diobati agar tidak menjadi semakin parah dan membebani. Kreativitas menurun, percaya diri bisa terkikis hanya gara-gara keputihan. Tak ada pilihan lain keputihan harus segera diatasi dan langkah pencegahan harus dilaksanakan secara rutin setiap hari.

         
    Selain upaya menghilangkan keputihan menggunakan Pembersih kewanitaan yang tepat tindakan preventif dan mengetahui penyebab keputihan juga perlu dilakukan. Tindakan pengobatan akan sia-sia saja jika tidak diimbangi dengan langkah-langkah pencegahan agar keputihan tidak terjadi lagi.

    Penyebab Keputihan

    Beberapa hal berikut ini perlu dicermati sebagai pemicu terjadinya keputihan:
    1. Faktor kebersihan yang kurang baik. 
    Kebersihan di daerah intim wanita haruslah terjaga dengan baik. Jika, daerah vagina tidak dijaga kebersihannya akan menyebabkan
    keputihan. Hal ini menyebabkan daerah intim wanita menjadi lembab. Kondisi tersebut menyebabkan bakteri patogen lebih mudah tumbuh dan menyebar. 
    2. Stress. 
    Kinerja organ tubuh dipengaruhi dan dikontrol oleh otak. Ketika reseptor otak mengalami kondisi stress maka terjadi perubahan dan keseimbangan hormon-hormon dalam tubuh dan menjadi salah satu sebab terjadinya keputihan.
    3. Kurangi penggunaan obat-obatan. 
    Penggunaan obat antibitok dalam jangka lama bisa menyebabkan gangguan pada sistem imunitas pada tubuh wanita. Obat antibiotik biasanya dapat menimbulkan keputihan. Sedangkan gangguan keseimbangan hormonal dapat juga disebabkan oleh penggunaan KB. Salah satu efek samping penggunaan pil hormon KB bagi beberapa wanita adalah terjadinya keputihan.

    Beberapa hal berikut ini perlu adalah tindakan preventif untuk mencegah terjadinya keputihan 
    1.  Bersihkan selalu miss V secara teratur dan optimal terutama setelah buang air kecil dan menstruasi. Jika perlu gunakan pembersih kewanitaan yang tidak menyebabkan gangguan kestabilan pH pada daerah vagina anda. 
    2.· Hindari menggunakan bedak yang bertujuan membuat miss V harum atau kering. Bedak sangat kecil dan halus, hal ini mudah terselip dan tidak dapat terbersihkan, sehingga mengundang datangnya jamur pada vagina.
    3.· Keringkan selalu miss V setelah mandi, cebok atau berenang. 
    4.· Pakailah selalu pakaian dalam yang kering. Pilih celana dalam dari bahan katun, karena bahan katun mampu menyerap keringat. Kondisi lembab mendukung populasi bakteri patogen lebih cepat.
    5.  Gunakan pakaian/ celana luar yang memiliki pori-pori cukup, hindari menggunakan celana luar yang ketat, hal ini dapat menyebabkan sirkulasi udara di sekitar daerah intim kewanitaan terganggu.
    6.· Sering ganti pembalut ketika mengalami menstruasi.
    7.  Cukup istirahat agar tidak mudah lelah dan stress.
    8.  Perhatikan kebersihan lingkungan sekitar terutama kualitas air. Jika terpaksa menggunakan toilet umum yang lalu lintas orangnya padat seperti tempat wisata, terminal, stasiun lebih baik memanfaatkan air langsung dari kran daripada air yang ditampung di dalam bak kamar mandi. Atau jika memungkinkan teteskan larutan anti septik dalam bak kamar mandi sebelum digunakan.
    9. Terapkan gaya hidup sehat. Cukup buah dan sayur serta berolahraga



    Monday, November 21, 2016

    Serunya Kegiatan CSR Bursa Sajadah, Pusat Suvenir Islami Terlengkap dan Murah

    #Jumatberkah adalah istilah yang biasa terdengar di kalangan kaum muslimin di hari Jumat. Istilah tersebut bertujuan untuk mengingatkan pentingnya meningkatkan amal ibadah di penghulunya hari-hari. Janji Allah bahwa pahala atas amal kebaikan akan dilipatgandakan di hari Jumat menjadi penyemangat kaum muslim dalam ikhlas beribadah.

    Tak salah jika Bursa Sajadah memilih Jumat 18 November 2016 sebagai hari pelaksanaan kegiatan amal. Kegiatan CSR ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin outlet Bursa Sajadah. Perlu diketahui bahwa sejak berdiri tahun 1998 Bursa Sajadah telah berkembang pesat dan memiliki 8 outlet yang tersebar di 7 kota, yaitu:

    1. Bursa Sajadah Bandung1 Inhoftank
    Jl. Inhoftank Komp. Jati Permai Ruko No. 54-58
    Tegalega, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
    No. Telp: 022 – 5231993 / 022-5231998 / 0821-2861-3776

    2. Bursa Sajadah Bandung2 Citarum
    Jl.Taman Citarum No. 9 (Depan Mesjid Istiqomah) Bandung.No. Telp: 022 – 7103366

    3. Bursa Sajadah Bekasi
    Jl.Veteran No. 30 (Dekat Mesjid Al Barkah) Bekasi Selatan, Bekasi. No. Telp: 021 – 88852332

    4. Bursa Sajadah Bandung
    Jl.Pajajaran No.88-N Ruko Villa Indah Pajajaran Bogor, Jawa Barat. No.Telp: 0251– 8363027

    5. Bursa Sajadah Jakarta
    Dr. Saharjo No.96A (Samping Masjid Baiturrahman), Jakarta Selatan. No. Telp: 021 – 8305677

    6. Bursa Sajadah Malang
    Jl. Arif Margono Kav 26E – 26F (Depan Pos Polisi Kasin). No Telp: 0341 – 344344

    7. Bursa Sajadah Solo

    Jl. Kapten Mulyadi No. 261 (Sebelah RS Kustati).

    Pasar Kliwon, Solo. No. Telp: 0271-655190



    8. Bursa Sajadah Surabaya
    Jl. Karimun Jawa No. 2, Surabaya.
    Jawa Timur, Indonesia
    No. Telp: 031 – 5031014



    Nggak sempat berwindow shopping atau berkunjung ke outletnya langsung? Bisa kok belanja secara online melalui www.bursasajadah.com. Lebih dari 7000 item tersedia di toko onlinenya, tak perlu keluar rumah produk yang diinginkan pun bisa diperoleh dengan mudah. 

    Kegiatan amal dan program CSR dari Bursa Sajadah kali ini digelar bertepatan dengan peringatan Ulang Tahun yang ke-67 Bapak H. Syahir Karim Vasandani (selamat ulang tahun Bapak Syahir, semoga panjang umur dan dimudahkan urusan kebaikan dunia dan akherat aamiin)

    Di hari Jumat yang cerah itu saya mendapat undangan dari SKV Grup dan Indoblognet untuk menghadiri kegiatan CSR berupa kunjungan dan pemberian santunan di salah satu pondok pesantren di kawasan Surabaya. Bekerja sama dengan Baitul Maal Hidayatullah, Bursa Sajadah Surabaya memilih Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Darul Hijrah di jalan Kejawen Putih Tambak No.110. Lokasi acara berubah dari rencana semula yang rencananya diselenggarakan di kantor yayasan Baitul Maal Hidayatullah di jalan Mulyosari 398.

    Sesuai arahan dari mbak Avy sang koordinator, blogger undangan diminta hadir di outlet Bursa Sajadah Surabaya sekitar jam 13.00 baru kemudian berangkat ke lokasi bersama-sama.
    Gedung berlantai 3 nan megah

    Sambil menanti rekan blogger yang lain, saya yang saat itu mengajak si bungsu Raditya menyempatkan berkeliling outlet Bursa Sajadah Surabaya ini. Outlet yang berdiri megah di jalan Karimun Jawa no.2 Gubeng Surabaya ini terdiri dari tiga lantai. Lantai 1 untuk aneka cendera mata khas Islam, makanan khas Arab dan Turki (kurma coklat, buah Tin dll), sajadah dan karpet dan beberapa koleksi busana muslim beserta asesorisnya. Tak perlu khawatir lelah jika ingin berkunjung ke lantai dua sebab disediakan lift bagi yang sedang tidak memungkinkan menaiki tangga.

    Kursinya empuuuk Ma

    Segernya Ma di sini sambil pilih-pilih oleh-oleh khas Turki

    Lantai dua lebih terfokus untuk keperluan ibadah haji dan umroh. Di sini pengunjung termanjakan dengan berbagai pilihan pashmina, busana muslim, bros  dan asesoris kecantikan, pakaian dan perlengkapan ihrom, perawatan tubuh hingga Al Quran dan buku.
    Warna-warnimu mengalihkan duniaku

    Buku adalah jendela dunia, mari mengawali hari dengan membaca induk ilmu pengetahuan yaitu Al Quran

    Di lantai dua ini juga tersedia musholla bagi para pegawai Bursa Sajadah, lapang dan bersih. Salut! tak banyak perusahaan, kantor, instansi sempat memikirkan tempat khusus sholat bagi para pegawainya.
    Mushola yang lapang bersanding dengan display baju koko, Klop!

    Lantai 3 khusus untuk gudang dan kantor administrasi.

    Meski lebih dari setengah jam menunggu kami tak bosan atau merasa jemu. Raditya pun tidak rewel padahal dia sedang tak enak badan. Sejuk banget sih berada di outlet Bursa Sajadah ini. Tempatnya luas dan lapang. Sejauh mata memandang tampak pernik-pernik cantik khas Islam yang membuat hati senang. 

    Jepret sana jepret sini mengabadikan produk cantik dan kerapian displaynya tiba-tiba mbak Qonita, yang akan bertindak sebagai MC di acara #BursaSajadahBerbagi menyapa "ayuk kita berangkat dulu saja ya, ini siapa yang belum datang" lalu mbak Avy mengkonfirmasi bahwa mbak Nurul Rahma kemungkinan besar akan langsung menuju lokasi dan tidak berangkat bersama rombongan.

    Meski lokasi yang ditempuh cukup jauh dan melalui rute lalu lintas padat namun perjalanan tak terasa melelahkan. Kami sibuk bertukar cerita dan mungkin terbawa suasana serta semangat berbagi SKV Grup yang begitu besarnya hingga akhirnya rombongan pun tiba dengan selamat.
    Spanduk selamat datang

    Sambil menanti para santri bersiap kami pun menunaikan sholat ashar terlebih dahulu. Usai sholat ashar dan para santri kelar murojaah mereka berbaris rapi di teras yang berfungsi untuk kegiatan serba guna, tempat diselenggarakannya #charityevent kali ini. Awalnya saya hanya menduga bakti sosial ini diisi dengan sambutan-sambutan lalu penyerahan bantuan. Namun saya salah!

    Siaap, luruskan

    Barisan rapi para santri Darul Hijrah ternyata menanti komando sang ustadz untuk menyajikan berbagai penampilan dan mengikuti aneka lomba. 

    Mbak Qonita, cantik jelita

    Usai mbak Qonita membuka acara dan dilanjutkan pembacaan ayat Al Quran oleh salah satu santri. Event yang kental suasana syahdu dan kebersamaan ini dilanjutkan dengan sambutan dari ustadz Akban Syafillah dan mbak Lia sebagai pimpinan Bursa Sajadah Surabaya. Penampilan grup nasyid dan aksi bela diri menggunakan ruyung para santri tak mau kalah memeriahkan suasana
    sambutan dari ustadz Akban Syafillah



    "tak kan berkurang harta yang sedekah, akan bertambah. Allah Maha Kaya yang Maha Pemurah yang akan mengganti dan membalasnya" cuplikan nasyid yang dilantunkan para santri

    Deg-degan nonton adegan aksi bela diri menggunakan ruyung ini

    Kemudian penampilan santri dan lomba demi lomba bergulir dengan sangat apik. Lomba pertama adalah lomba tahfidz atau hafalan Quran juz 29-30. Tiga santri yang dinilai ustadz memiliki hafalan paling kuat diminta maju de depan. 
    Siapa bisa melanjutkan? tunjuk jari

    Persis seperti acara Hafidz Cilik di televisi, beberapa perwakilan blogger diberikan kesempatan mengetest hafalan para santri. Ustadz penguji, mbak Rahmah, mbak Nurul dan Pak Nuz secara bergantian membaca cuplikan ayat secara acak dan tiga santri yang ditunjuk berebut kesempatan melanjutkan. 
    Juara 1,2,3 hafalan Quran

    Sesi berikutnya adalah lomba dakwah. Wih meski masih muda, usia anak-anak Sekolah Menengah Pertama tetapi tiga santri yang ditunjuk mampu menunjukkan kemampuan berdakwah. Bahasa Arab yang diucapkan sebagai doa pembuka juga fasih dilantukan mereka. Calon pemimpin masa depan nih!, semoga istiqomah ya Dik.

    Pembagian hadiah lomba dakwah

    Sebenarnya masih ada lomba hafalan hadits. Berhubung waktu sudah menjelang Maghrib maka hadiah untuk para penghafal hadits langsung dibagikan berdasarkan rekomendasi ustadz.

    Usai sholat Maghrib dan menunggu jemputan datang. Saya menyempatkan berbincang-bincang dengan mbak Lia Yuliawati, pimpinan Bursa Sajadah Surabaya. Berikut beberapa hal yang kami perbincangkan dalam momen singkat tersebut

    T: "Mbak Lia, apa yang menjadi motivasi terbesar mbak menjadi pimpinan cabang Bursa Sajadah Surabaya?"
    J: "Pertama saya ingin mengoreksi kata cabang. Kami menyebut toko-toko Bursa Sajadah selain pusatnya sebagai outlet. Motivasi terbesar saya sebagai pimpinan outlet Surabaya adalah ingin membantu para jamaah umroh dan haji lebih fokus beribadah dan pikirannya tidak tersita untuk membeli oleh-oleh. Bayangkan jika di Indonesia tidak ada toko yang khusus menjual cendera mata khas Arab tentu para jamaah akan kesulitan berbelanja dan membawa oleh-oleh langsung dari tanah suci. Ribet dan keluar biaya tidak sedikit. Kebetulan saya juga teman SMP mbak Heera putra pak Syahir. Jadi saya paham benar bisnisnya Bursa Sajadah dan ingin turut berpartisipasi"

    T: "Tetapi sebagian orang berpendapat, namanya oleh-oleh ya harus asli dari tanah suci mbak"
    J: "Loh jangan salah. Produk yang didisplay di Bursa Sajadah itu asli Mekah dan Madinah. Tadi sudah sempat berkeliling outlet kan? (benar sekali, saya menyaksikan sendiri berbagai makanan khas Arab dan Turki dari kurma hingga air zam-zam tersedia di di Bursa Sajadah"

    T: "Ada yang enggan belanja ke Bursa Sajadah, takut mahal katanya mbak"
    J: "Ah masa sih, saya pernah lo liat sendiri baju-baju muslim di mall itu harganya bisa beberapa kali lipat yang dijual di Bursa Sajadah" (eh iya tadi sempat ngiler juga lihat display busana muslim diskon gede)

    T: "Bursa Sajadah Surabaya ini berdiri sejak kapan mbak? dan berapa jumlah pegawai serta perkiraan omzetnya?"
    J: "Outlet Surabaya berdiri sejak Tahun 2002. Dahulu lokasinya di Jalan Sumatra dan Juni 2015 baru pindah ke Jalan Karimun Jawa. Jumlah pegawainya sektiar 30 orang dengan dua shift kerja. Omzetnya berapa ya (mbak Lia mengernyitkan dahi) mungkin sekitar seratus juta lebih per bulan"

    T: "Dibandingkan outlet lain, kelebihan apa yang dimiliki outlet Karimun Jawa Surabaya mbak Lia?"
    J: "Surabaya ini outlet terbesar setelah pusat. Maklum karena pak Syahir dulu kelahiran Ampel Surabaya maka beliau sangat mendukung outlet Surabaya menjadi outlet terbesar di Indonesia. Apalagi Surabaya adalah pintu gerbang utama perdagangan yang membuka arah menuju Indonesia Timur seperti Makassar sekitarnya. Sebagai outlet yang besar koleksi produk yang ditawarkan Bursa Sajadah Surabaya sangat komplit. Segala suvenir Islami ada di sini, mulai tasbih hingga hiasan magnet kulkas. Busana muslim sampai produk perawatan tubuh. Makanan khas Timur Tengah seperti buah Tin yang jarang dijumpai di outlet suvenir Umroh dan Haji disediakan di Bursa Sajadah Surabaya. Di outlet kami juga menawarkan sajadah yang merupakan hasil produksi SKV Grup bermerk Velteksa. Sajadah ini kualitas ekspor salah satu tujuan ekspornya adalah Malaysia.


    Apa yang diungkapkan mbak Lia memang tidak berlebihan. Berkunjung ke Bursa Sajadah Surabaya seolah masuk ke pusat suvenir khas Islam, tidak hanya sekedar berburu oleh-oleh usai umroh dan haji. Berbagai produk yang digunakan untuk ibadah sehari-hari termasuk keperluan untuk masjid ada di sini. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah papan petunjuk waktu sholat atau Tauqoly


    Sudahkah sholat tepat waktu?


    Memandang Tauqoly tergantung rapi mengingatkan saya kembali: sudahkah mengoptimalkan diri untuk selalu sholat tepat waktu?

    Adalah kesempatan yang sangat berharga bagi saya hadir di #EventCharity #BursaSajadahBerbagi kali ini. Banyak hikmah yang saya dapati, tentang renungan esensi berbagi, pentingnya menjaga kualitas sholat hingga tip berbisnis dari mbak Lia sebagai pimpinan Bursa Sajadah Surabaya. Semoga apa yang kami lakukan di hari Jumat benar-benar membawa keberkahan bagi semua yang terlibat dalam event #SKVBerbagi.