Google+ Followers

Thursday, November 24, 2016

Pembersih Kewanitaan Membantu Menghilangkan Keputihan


Pembersih kewanitaan benarkah bisa membantu menghilangkan keputihan? pertanyaan tersebut sering ditanyakan wanita pada petugas jaga apotek. Keputihan memang masalah yang sangat mengganggu. Gatal, panas dan kadang berbau di sekitar organ intim wanita. 

       Gangguan ini jika tidak ditanggulangi bisa berakibat fatal pada kesehatan saluran reproduksi. Penelitian medis menunjukkan bahwa keputihan yang tidak segera sembuh bisa menjadi salah satu sebab kemandulan. Selain itu produktivitas kerja menurun dan kenyamanan hidup tak lagi dirasakan. Gangguan kesehatan, penyakit memang perlu diobati agar tidak menjadi semakin parah dan membebani. Kreativitas menurun, percaya diri bisa terkikis hanya gara-gara keputihan. Tak ada pilihan lain keputihan harus segera diatasi dan langkah pencegahan harus dilaksanakan secara rutin setiap hari.

     
Selain upaya menghilangkan keputihan menggunakan Pembersih kewanitaan yang tepat tindakan preventif dan mengetahui penyebab keputihan juga perlu dilakukan. Tindakan pengobatan akan sia-sia saja jika tidak diimbangi dengan langkah-langkah pencegahan agar keputihan tidak terjadi lagi.

Penyebab Keputihan

Beberapa hal berikut ini perlu dicermati sebagai pemicu terjadinya keputihan:
1. Faktor kebersihan yang kurang baik. 
Kebersihan di daerah intim wanita haruslah terjaga dengan baik. Jika, daerah vagina tidak dijaga kebersihannya akan menyebabkan
keputihan. Hal ini menyebabkan daerah intim wanita menjadi lembab. Kondisi tersebut menyebabkan bakteri patogen lebih mudah tumbuh dan menyebar. 
2. Stress. 
Kinerja organ tubuh dipengaruhi dan dikontrol oleh otak. Ketika reseptor otak mengalami kondisi stress maka terjadi perubahan dan keseimbangan hormon-hormon dalam tubuh dan menjadi salah satu sebab terjadinya keputihan.
3. Kurangi penggunaan obat-obatan. 
Penggunaan obat antibitok dalam jangka lama bisa menyebabkan gangguan pada sistem imunitas pada tubuh wanita. Obat antibiotik biasanya dapat menimbulkan keputihan. Sedangkan gangguan keseimbangan hormonal dapat juga disebabkan oleh penggunaan KB. Salah satu efek samping penggunaan pil hormon KB bagi beberapa wanita adalah terjadinya keputihan.

Beberapa hal berikut ini perlu adalah tindakan preventif untuk mencegah terjadinya keputihan 
1.  Bersihkan selalu miss V secara teratur dan optimal terutama setelah buang air kecil dan menstruasi. Jika perlu gunakan pembersih kewanitaan yang tidak menyebabkan gangguan kestabilan pH pada daerah vagina anda. 
2.· Hindari menggunakan bedak yang bertujuan membuat miss V harum atau kering. Bedak sangat kecil dan halus, hal ini mudah terselip dan tidak dapat terbersihkan, sehingga mengundang datangnya jamur pada vagina.
3.· Keringkan selalu miss V setelah mandi, cebok atau berenang. 
4.· Pakailah selalu pakaian dalam yang kering. Pilih celana dalam dari bahan katun, karena bahan katun mampu menyerap keringat. Kondisi lembab mendukung populasi bakteri patogen lebih cepat.
5.  Gunakan pakaian/ celana luar yang memiliki pori-pori cukup, hindari menggunakan celana luar yang ketat, hal ini dapat menyebabkan sirkulasi udara di sekitar daerah intim kewanitaan terganggu.
6.· Sering ganti pembalut ketika mengalami menstruasi.
7.  Cukup istirahat agar tidak mudah lelah dan stress.
8.  Perhatikan kebersihan lingkungan sekitar terutama kualitas air. Jika terpaksa menggunakan toilet umum yang lalu lintas orangnya padat seperti tempat wisata, terminal, stasiun lebih baik memanfaatkan air langsung dari kran daripada air yang ditampung di dalam bak kamar mandi. Atau jika memungkinkan teteskan larutan anti septik dalam bak kamar mandi sebelum digunakan.
9. Terapkan gaya hidup sehat. Cukup buah dan sayur serta berolahraga



2 comments:

  1. memang ya mba keputihan itu bikin sesuatu. trimss infonya yaaa

    ReplyDelete
  2. gak nyaman yah kalau lagi keputihan gitu..

    ReplyDelete