Google+ Followers

Saturday, November 12, 2016

Eco Driving Cara Berkendara Paling Penting

Siang itu perjalanan ke Surabaya dari arah Sepanjang Sidoarjo terasa lama. Langit berawan, udara gerah dan macet tiada tara. Saya sempat berpikir sampai kapan bumi ini mampu bertahan terhadap polusi udara. Sopir angkutan yang saya tumpangi sempat mengeluhkan susahnya mendapatkan penumpang. Tidak mengherankan jika jalan raya penuh dengan motor dan mobil pribadi dan menyebabkan kemacetan panjang. Bisa dihitung betapa penuhnya udara dengan Karbondioksida sebagai hasil dari pembakaran Bahan Bakar. Kira-kira ada tidak cara menekan polusi udara demi menekan tingkat pencemaran yang membahayakan kesehatan? Gumam saya dalam hati.
Pertanyaan saya terjawab ketika sampai di tujuan yaitu di di Buro Cafe, Jalan Sumatera No. 40 Surabaya  tempat diselenggarakannya event Blogger and Media Gathering yang diadakan oleh Mobil123, Portal Otomotif No. 1 di Indonesia. Gathering yang mengambil tema “Eco Driving, Mau Gak Tekor Ini Caranya“ membuka wawasan hadirin tentang cara-cara mengemudi ramah lingkungan. Ramah lingkungan yang dimaksudkan adalah bisa menekan kadar emisi pembuangan gas, menghemat bahan bakar sekaligus menerapkan safety riding.

      Acara diawali dengan lantunan lagu-lagu yang sangat menghibur dari band local untuk mengiringi hadirin makan siang. Tepat jam satu siang Talkshow “Eco Driving, Mau Gak Tekor Ini Caranya” dibuka dengan sambutan bapak Arief Priyono bahwa tujuan dari gathering dan Talk Show kali ini adalah untuk mengedukasi masyarakat untuk mempopulerkan Eco Driving yaitu cara berkendara yang mengutamakan keselamatan (safety driving) serta menghemat bahan bakar.

      Sesi berikutnya adalah bapak Hendi sebagai perwakilan dari Nissan Motor memaparkan Eco Driving lebih terperinci. Menurut data dan survey populasi kendaraan bermotor di dunia terus meningkat dengan jumlah sekitar 84,6 juta unit/tahun. Bisa dibayangkan berapa banyak bahan bakar yang digunakan untuk kendaraan bermotor padahal sumber BBM merupakan kekayaan alam yang tidak dapat diperbaharui. Transportasi darat menyumbang 16% Karbondioksida di muka bumi. Adakah langkah yang bisa diterapkan untuk menekan konsumsi bahan bakar?

Dengan gaya lugas pak Hendi memaparkan bahwa empat langkah berikut ini bisa digunakan untuk menghemat pemakaian BBM yaitu:
1.   Rekayasa Teknologi
Contohnya adalah pemanfaatan mesin untuk meningkatkan efisiensi BBM, mereduksi Karbondioksida dan kendaraan otonom. Salah satu sumbangsih Nissan adalah adanya katalis converter pada beberapa jenis mobil produksi Nissan
2.    Memperbaiki infrastruktur
Mengurai kemacetan dengan meningkatkan efisiensi kendaraan umum dan membangun jalan alternatif adalah salah satu langkah mengurangi konsumsi BBM. Pada saat kondisi jalanan macet konsumsi BBM cenderung meningkat.
3.   Penggunaan bahan bakar alternatif
  Nissan telah melakukan terobosan dengan memproduksi mobil listrik yang cukup diminati masyarakat.
4.   Menjaga kesantunan perilaku pengemudi
“Tahukah anda hemat bahan bakar yang dipengaruhi oleh emosi dan perilaku pengemudi?” papar pak Hendi. Sopir yang tidak sabaran, menekan pedal gas dengan tekanan penuh tanpa disadari menyebabkan konsumsi BBM sekian persen lebih besar daripada sopir yang santai dan menekan gas perlahan.
   Pemaparan berikutnya difokuskan tentang penerapan Eco Driving dalam perilaku mengemudi.

Mengapa Sih Penting Menerapkan Eco Driving?
Eco driving penting sekali diterapkan mengingat:
a.   Terbatasnya sumber bahan bakar fosil
b. Eco driving berperan dalam safety driving dan mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya
c.   Eco driving berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan

Bagaimana Mengemudi yang Aman dan Menerapkan Eco Driving?
            Skill mengemudi yang efisien adalah kombinasi dari mengemudi dengan cerdas, menjaga keselamatan dan menghemat bahan bakar. Penerapan skill mengemudi tersebut memerlukan persiapan sebelum berkendara dan pembekalan Eco Driving skill.

Persiapan Sebelum Berkendara meliputi:
a.   Menggunakan bahan bakar sesuai oktan
b.   Memeriksa tekanan angin ban secara visual sebelum berkendara
c.   Menghindari penggunaan muatan berlebihan
d.   Melakukan service mobil secara berkala

Eco Driving Skill meliputi
a.   Biasakan menekan pedal gas secara perlahan. Hindari start dengan akselerasi tinggi. Akselerasi mendadak mengakibatkan konsumsi BBM berlebihan
b.   Hindari membebani mesin dengan putaran berlebihan
Sebaiknya pindah gigi di 2000 RPM agar membantu pemakaian bahan bakar secara optimal. Pak Hendi berkata bahwa teknik ini diperolehnya dari sopir taxi sebab menjaga gigi di 2000 RPM terbukti menghemat BBM.
c.   Menjaga jarak aman terhadap mobil di depan
d.   Menginjak pedal gas secara halus di jalur macet stop n go
e.   Hindari meletakkan kaki pada posisi setengah kopling
f.    Hindari pengereman tidak perlu. Manfaatkan engine break
g.   Pertahankan kecepatan wajar di jalan tol
h.   Hindari menyalakan mesin dalam kondisi idling terlalu lama
i.    Aktifkan AC pada temperatur ideal atau suhu pertengahan. Hindari menyalakan AC pada suhu maksimal
j.    Tutup jendela pada kecepatan tinggi
k.   Hindari bertindak agresif saat mengemudi

Apa Manfaat Menerapkan Eco Driving?
Eco Driving patut diterapkan sebab:
1.  Membantu menghemat biaya yaitu biaya konsumsi BBM jangka panjang serta biaya pemeliharaan kendaraan
2.   Ramah lingkungan. Menerapkan Eco Driving berarti mengurangi polusi udara dan emisi Karbondioksida
3.   Menimbulkan kenyamanan secara sosial. Menerapkan Eco Driving membantu pengendara lebih rileks, penumpang lebih tenang dan kondisi lalu lintas di jalan raya lebih kondusif
4.   Meningkatkan keamanan berkendara. Menerapkan Eco Driving membantu menekan resiko terjadinya kecelakaan.

Pemaparan pak Hendi ditutup dengan sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan menggelitik sempat dilontarkan hadirin. Misalnya: apakah Eco Driving berarti harus menekan populasi kendaraan? Pak Hendi tertawa lebar dan menjawab: bagi Nissan tentunya berharap bisa menerapkan Eco Driving dengan menjaga penjualan tetap stabil tetapi mempopulerkan teknik untuk menekan emisi gas buang seperti adanya katalis converter. 
Salah satu peserta gathering juga bertanya tentang kebiasaan mengoplos bahan bakar. Pak Hendi memaparkan bahwa mengoplos bahan bakar sebaiknya tidak dilakukan sebab dapat menyebabkan kerusakan mesin pada jangka panjang meski sekilas tampak lebih hemat.

   Salah satu hal yang menarik perhatian pengunjung gathering adalah pemaparan singkat dari Bapak Arief Priyono selaku perwakilan dari Mobil123, Portal Otomotif No. 1 di Indonesia yang menjelaskan berbagai benefit bertransaksi melalui Mobil123, antara lain promo pemberian voucher sebesar satu juta rupiah dan jaminan bahwa mobil yang diperjualbelikan di Mobil123 telah diverifikasi statusnya untuk menghindari penipuan dan terbelit masalah hukum di kemudian hari.

Tak perlu menimbang-nimbang terlalu lama menerapkan Eco Driving. Mari mengemudi cara cerdas dan fokus pada hal penting. Eco Driving tak hanya menekankan pada cara mengemudi ramah lingkungan namun anggaran keluarga untuk konsumsi BBM pun aman.
Mari menerapkan Eco Driving agar berkendara di jalan raya tak mudah pusing

7 comments:

  1. Samaa мϐä April aku kena macet di Gedangan + bundaran Aloha, Sidoarjo tambah parah yaa, padat sekali, smg bisa ada solusi, Aamiin YRA.... 😇

    ReplyDelete
  2. Minat masyarakat terhadap angkutan umum sekarang berkurang Mbak. Banyak yang bawa kendaraan pribadi

    ReplyDelete
  3. Salut kalau ada masyarakat yang masih senang angkutan umum. Sejak punya motor, saya lupa bagaimana caranya naik angkutan umum. Kadang mau bayar aja bingung, tarifnya gak tau, hehe..

    ReplyDelete
  4. Salut kalau ada masyarakat yang masih senang angkutan umum. Sejak punya motor, saya lupa bagaimana caranya naik angkutan umum. Kadang mau bayar aja bingung, tarifnya gak tau, hehe..

    ReplyDelete
  5. Penting banget ini buat yang ingin hemat BBM dan selamat saat berkendara :)

    ReplyDelete
  6. Naik beca termasuk eco driving ngga mba? Xixixi.. suka kaget kalau lagi nyetir ada kendaraan banter lewat sambil main gass wuih

    ReplyDelete