Google+ Followers

Wednesday, November 16, 2016

Polytron PRIME 7S, Smartphone Anti Baper

Sudah berapa kali ngecharge hari ini?” tanya suami saya setiap hari sepulang kerja. Pertanyaan yang aneh dengan maksud menggoda saja. Tetapi terkadang saya baper menjawabnya. Iyaah meski notabene saya “cuma” ibu rumah tangga yang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah tetapi energi baterai smartphone saya lebih cepat habis daripada energi saya sendiri. Eits tapi bukan berarti di rumah saya cuma kongkow, ngobrol ngabisin pulsa, whatsapp-an dan chating ke sana kemari tiada henti. Baterai smartphone saya tergolong boros karena saya menggunakannya untuk bekerja. 

Gambar: Pixabay

Emak rumahan begini selesai mengurus rumah seisinya biasa duduk di depan laptop untuk mencari nafkah, tonggak lapis kedua setelah sang ayah. Di rumah bukan berarti halangan bagi saya untuk berkarya dan mengais rezeki. Salah satu usaha sampingan yang kami miliki adalah loket Payment Point Online Bank (PPOB). Loket yang menjadi perantara pembayaran tagihan listrik, telepon, penyedia jaringan internet, PDAM, angsuran kredit bermotor dan berbagai tagihan lainnya tentu memerlukan jaringan internet. Dengan alasan penghematan saya tidak berlangganan WiFi namun memanfaatkan fasilitas tethering dari smartphone. Padahal smartphone itu juga berfungsi sebagai alat komunikasi melalui email dan berbagai messenger. Jadilah sehari bisa ngecharge lebih dari tiga kali.



Hah?! Lebih dari tiga kali ngecharge dalam sehari? Ya iyalah karena tetheringnya nggak hanya buat PPOB. Internet wajib hukumnya bagi pekerjaan saya sebagai pemburu hadiah lomba baik itu kontes foto, kuis atau lomba menulis, penulis konten dan blogger. Jadilah smartphone bertenaga pas-pasan itu digeber untuk berbagai pekerjaan dan sering kehabisan energi. Bisa dihitung berapa lama pekerjaan butuh internet tertunda demi menunggu baterai penuh?
Daripada baper karena baterai smartphone yang ngos-ngosan browsinglah saya kesana kemari demi menemukan gadget dengan baterai lebih tahan lama. Perhatian saya tersita pada Polytron PRIME 7S. Smartphone yang baru dirilis secara resmi pada 1 November ini menawarkan kelebihan fitur Turbo Charging sebesar 9V 1,67 Ampere. Teknologi ini mampu memacu proses pengisian baterai dua kali lebih cepat dibandingkan smartphone konvensional. Turbo charging memungkinkan untuk mendapatkan baterai full energi dengan hanya 15 menit charging time dan tahan hingga 5 jam kemudian. Apalagi adanya sistem operasi Marshmallow sebagai sistem operasi generasi android terbaru yang menjanjikan daya tahan baterai hingga dua kali lipat lebih kuat daripada generasi sebelumnya. Wow sepertinya Polytron PRIME 7S ini mengerti isi hati saya.
Selidik punya selidik keunggulan Polytron PRIME 7S tak hanya Turbo chargingnya. Fitur yang paling membelalakkan mata saya adalah FIRA OS. Wah ini cocok banget buat nemenin anak-anak di waktu senggang. FIRA OS merupakan sistem operasi FIRA TV dengan layanan video streaming 24 jam non-stop dari 12 channel TV nasional dan internasional. Kerennya lagi ada channel biznet yang aman ditonton anak-anak sekalian sama emak bapak. Eh nggak cuma nonton TV tapi ada pula FIRA store yang berfungsi persis seperti loket PPOB saya. Bisa buat beli token listrik, pulsa elektrik dan game voucher. Nah! Ini yang namanya sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Mix bussiness with pleasure! Bikin saya pindah ke lain hati dari hape lama ke Polytron PRIME 7S.
Kekaguman saya nggak cukup sampai di FIRA TV dan FIRA store. Saya juga dibuat berdecak kagum dengan kemampuan kamera yang dimiliki Polytron PRIME 7S. Fitur kameranya konon kualitasnya mumpuni, setara DSLR. Adanya Phase Detection Auto Focus dan ISOCELL memungkinkan hasil pemotretan lebih fokus meski obyek bergerak dinamis. Hasil fotonya lebih tajam dan natural. Ditambah dengan adanya Dual Tone Flash yang sanggup menyempurnakan pencahayaan saat pengambilan obyek dalam kondisi minim cahaya. Kemampuan kamera seperti ini sangat membantu pekerjaan ngeblog saya. Kadang sering sebel sama hasil pemotretan di luar ruangan dengan obyek bergerak. Padahal foto dan gambar satu nyawa dengan tulisan kita. Eh tapi foto-foto nggak cuma khusus buat kerjaan. Sebagai emak-emak lebay saya juga sering dikit-dikit motret anak-anak di setiap kesempatan. Apalagi kalau pas ada kontes foto. Pengennya dapat momen bagus dan hasil ciamik. 
Spesifikasi Polytron Prime 7S
Foto milik HarianGadget.com

Etapi, kebanyakan nyimpen foto kira-kira hapenya lemot nggak. Sepertinya saya sudah cukup bersabar dengan kelemotan hape saya saat ini. Untungnya Polytron PRIME 7S memiliki memori internal hingga 64 GB ditambah dengan slot memori eksternal yang dapat membaca microSD hingga 128 GB. FIRA OSnya sendiri dibekali RAM hingga 3 GB yang memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan tanpa takut lemot. Asli deh nggak bikin baper.
Ah saatnya me-LEMBIRU alias melempar beli yang baru hape lamaku. Eits tapi tunggu sebentar. Dengan berbagai keunggulan (fitur TV, kamera OK punya, layar lebar 5,2 inchi plus resolusi full HD yang setara 1080 x 1920 pixel) jangan-jangan gadget ini membuat anak saya ngga mau belajar, main gadget melulu. Duh, saya butuh pengamanan ekstra ketat. Bisa nggak smartphone ini dikunci khusus tanpa memerlukan kode PIN? Syukurlah keraguan saya terjawab. Ternyata Polytron Prime 7S dilengkapi teknologi fingerprint sensor. Hahaha akhirnya ada cara paling aman untuk menjaga agar anak-anak tidak terus-terusan main gadget tanpa seizin orang tua. Fingerprint sensor adalah pengaman paling efisien. Smartphone hanya bisa dibuka dengan sidik jari pemiliknya. Jadi ingat fil Skip Trace-nya Jacky Chan. Hape dicuri orang tapi pencurinya nggak bisa ngapa-ngapain hapenya karena terkunci dengan fingerprint sensor.
Review Polytron Prime 7s
Gambar milik www.detekno.com

Yes! Cukup sudah informasi yang saya butuhkan untuk menyusun proposal ke suami untuk ganti Hape lama dan beli Polytron PRIME 7S, Smart Luxury Phone yang rilis November gak bikin baper. Loh kok suami? Ya salah satu ciri suami sayang istri kan tahu benar kapan harus meluluskan permintaan yang manfaatnya bukan untuk pribadi tapi bisa juga buat rame-rame sekeluarga. Anda setuju-setuju saja kan?



6 comments:

  1. kangen smartphone baru yg asik buat moto

    ReplyDelete
  2. Hapenya keren. Kayanya aku juga butuh

    ReplyDelete
  3. Hapenya keren. Kayanya aku juga butuh

    ReplyDelete
  4. hpnya keren... harus ganti nih saya. hehehe

    ReplyDelete
  5. hpnya keren... harus ganti nih saya. hehehe

    ReplyDelete