Google+ Followers

Friday, July 29, 2016

Kecerdasan Majemuk Sebagai Bekal Masa Depan

Peringatan Hari Anak 23 Juli kali ini ada yang berbeda dalam hidup kami. Jika biasanya anak-anak lengkap berada di rumah kali ini Rafi berada di tanah rantau. Selepas SD ananda Rafi diterima sebagai salah satu santri di pondok pesantren ternama di Indonesia setelah melalui proses seleksi yang ketat. Berkah Allah yang menjadikan cita-cita menyekolahkan anak-anak di tempat sesuai minatnya menjadi nyata.
Syukurlah pola pembelajaran yang menekankan pada multiple intelligence (kecerdasan majemuk) yang kami terapkan pada anak-anak membantu mereka meraih cita-cita, mendapatkan pemahaman ilmu dengan tahapan lebih tinggi. Selama ini saya dan suami tidak semata menuntut anak-anak mencapai nilai ujian atau nilai raport tertentu. Di mata kami menuntut mereka mencapai nilai raport bisa menjadi salah satu penyebab mereka menjadi stress atau menghalalkan segala cara. Penting sekali bagi orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak-anak.
Mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak memerlukan banyak persiapan antara lain kecukupan gizi, stimulasi dan biaya. Kecukupan gizi diperoleh dari makanan sehari-hari. Kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral harus sesuai porsi usia dan aktivitas. Kelebihan nutrisi bisa menyebabkan anak menderita obesitas. Salah satu poin penting dalam sajian menu bagi anak-anak adalah susu. Kami memilih susu yang memenuhi syarat kelengkapan nutrisi. Sekedar informasi Chil*Go!  Morinaga mengandung zat gizi yang diperlukan tubuh yaitu Vitamin A, Vitamin D3, Vitamin E, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin Niasin, B6, Asam folat, Asam pantotenat, Kalsium, Zat besi, Fosfor, Magnesium, Zinc, Yodium serta dilengkapi prebiotik inulin untuk membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.
Raditya sukaaa

Stimulasi tak kalah penting dalam hal pengoptimalan kecerdasan. Sebagaimana yang kami yakini kecerdasan tidak hanya berdasar pada nilai ujian semata. Mengoptimalkan multiple intelligence akan membantu anak-anak meraih kesuksesan. Dasar-dasar pendidikan yang telah kami terapkan pada si sulung kami aplikasikan pula kepada ananda Radit. Kecerdasan majemuk adalah kecerdasan yang meliputi:
   1. Kecerdasan Musikal.
Sejak bayi dan usia dini anak-anak sebaiknya dikenalkan pada musik dan bacaan kitab suci dalam alunan nada tertentu. Kebiasaan ini akan membantu si kecil peka terhadap suara yang didengar di sekitarnya. Ia akan lebih cepat mengingat lagu dalam bentuk irama maupun lirik.
    2. Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan naturalis merupakan kecerdasan dalam berpikir dan belajar yang berkaitan dengan pemahaman terhadap lingkungan. Lingkungan tersebut bisa berupa makhluk hidup seperti hewan, tanaman maupun benda mati berupa perabot rumah atau ciptaan Tuhan seperti udara, awan, air, batuan atau kondisi cuaca serta gejala alam seperti hujan atau panas, langit dan ruang angkasa.
3. Kecerdasan linguistik
Kecerdasan ini berkaitan menekankan pada kemampuan merangkai kata, memanfaatkan bahasa sebagai alat komunikasi baik dalam bahasa lisan maupun tulisan, dalam kegiatan membaca, menulis maupun berbicara.
4. Kecerdasan interpersonal
Kecerdasan interpersonal merupakan suatu bentuk kemampuan untuk bersimpati dan memahami orang lain. Kecerdasan interpersonal berkaitan erat dengan Emotional Quotient (EQ) kecerdasan interpersonal meliputi kemampuan memahami perasaan orang lain termasuk hal yang memotivasi dan mengganggu serta kemampuan menerima, mengelola dan mengontrol emosi.
5. Kecerdasan visual spatial
Merupakan kecerdasan yang berkaitan dengan bentuk dan gambar. Kecerdasan visual spatial berkaitan dengan kemampuan memahami pola, bentuk, posisi dan ruang suatu obyek dan mendorong berpikir kreatif
6. Kecerdasan logical matematik
Kecerdasan matematis logis berkaitan erat dengan angka dan perhitungan matematis serta kemampuan menganalisa
7. Kecerdasan intrapersonal
Kecerdasan intrapersonal kemampuan menerima, mengelola, menilai dan mengontrol emosi diri sendiri
8. Kecerdasan Kinestetik
Kecerdasan ini mengoptimalkan penggunaan alat-alat gerak tubuh dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri.

 Pengoptimalan kecerdasan majemuk ini masih terus berlangsung hingga usia 12 tahun. Zat Kolin, Inositol, Vitamin B Kompleks, Zat besi dan Yodium merupakan zat yang berperan penting dalam optimasi kecerdasan multitalenta. Zat Kolin dan Inositol berperan dalam penyimpanan memori, berpikir, berbicara dan gerakan sadar. Vitamin B Kompleks, Zat Besi dan Yodium berperan penting pada sistem syaraf dan konsentrasi anak.

    Keseruan mengoptimalkan delapan kecerdasan pada anak-anak sangat mengasyikkan. Apalagi Rafi dan sang adik Raditya memiliki kepribadian berbeda. Rafi dan Raditya juga tidak memiliki kesamaan cita-cita. Rafif cenderung supel dan mudah bergaul dan bercita-cita menjadi ustadz sekaligus pengusaha. Raditya lebih introvert dan cita-citanya masih berubah-ubah antara menjadi anggota TNI, pilot atau astronot.


Satu hal yang tak boleh dilupakan adalah persiapan finansial bagi sang buah hati. Tidak hanya kecerdasan yang perlu dioptimalkan namun juga pentingnya biaya pendidikan. Biaya pendidikan terus melambung tinggi berkejaran dengan inflasi. Menabung dan memiliki premi asuransi pendidikan adalah salah satu cara mempersiapkan dana pendidikan bagi sang buah hati. Duh, kira-kira kuat nggak bayar preminya? eh ternyata premi asuransi bisa saja diperoleh secara cuma-cuma sebagai hadiah kompetisi. Senang sekali saat akun IG saya mendapat mention dari @riamiranda tentang program Bekal Masa Depan dari Morinaga Chil*Go! berhadiah Dana Asuransi Pendidikan senilai 3 Miliar Rupiah. 


Bener banget! kita perlu mempersiapkan dana pendidikan sebagai sarana mewujudkan cita-cita ananda. Simak video berikut ini >>



Jika ada kompetisi yang berhadiah asuransi pendidikan senilai milyaran rupiah pasti nggak ada yang menolak kan? maka segeralah saya meluncur ke situs www.BekalMasaDepan.com
Kompetisi Ide Stimulasi Berhadiah Asuransi Pendidikan

Program Bekal Masa Depan Chil Go (BMD Chil Go) ini merupakan kompetisi inspiratif dengan hadiah senilai milyaran rupiah. Hadiah utamanya berupa Dana Asuransi Pendidikan (Perhitungan Investasi hingga anak berusia 18 tahun) dan hadiah hiburannya berupa Ribuan Voucher Belanja Orami senilai 200 ribu rupiah, tempat bekal makan, stok Chil*Go! untuk satu bulan dan tiket masuk Jungle Land.
Caranya mudah saja cukup dengan membeli 6 botol Morinaga Chil*Go! produksi Kalbe Nutritionals di toko offline dan online yang tertera untuk mendapatkan kode uniknya. Kode unik ini nanti akan berguna sebagai akses untuk register dan mengupload ide stimulasi sesuai mekanismenya.



Berikut ini adalah mekanisme mengikuti kompetisi ini berdasarkan pengalaman saya pribadi:
1. Membeli minimal 6 kemasan Chil*Go! 140 ml varian apa saja (Coklat, Vanilla, Stroberi) di toko online kalbe e-store atau orami atau secara offline di minimarket dan hypermarket yang ditunjuk (informasinya dapat diperoleh di www.BekalMasaDepan.com)


Mekanisme Pembelian Online
Sekedar informasi:
*untuk pembelian di kalbe e-store baru ditransaksikan untuk minimum pembelian sebesar 150 ribu rupiah jadi silahkan memilih produk-produk di kalbe dan berbelanja sebesar 150 ribu rupiah termasuk minimal 6 kemasan Chil*Go! 140 ml.
*Kalau di Orami saat saya berkunjung stoknya sedang kosong (woow laris manis nih) tetapi ada pilihan “beritahu via email jika produk telah siap” sehingga calon konsumen bisa mendapat informasi secepat mungkin jika menghendaki membeli minimal 6 kemasan Chil*Go! 140 ml di Orami.


Mekanisme Pembelian Offline

      *Untuk pembelian offline peserta perlu mengirimkan         struk asli dan formulir pendaftaran yang bisa diunduh        di www.BekalMasaDepan.com ke alamat berikut :
PT. Bounche Indonesia
Thamrin City Office Park AA03-AA05
Jl. Boulevard Teluk Betung -Jakarta 10240
Pilihan Formulir Mekanisme Offline 

2.  Dapatkan kode unik yang dikirim melalui SMS                atau email setelah melalui mekanisme pembelian.            Untuk  pembelian online kode dikirim 2x24 jam                setelah transaksi. Untuk pembelian secara offline             kode unik  dikirim maksimal 5 hari setelah struk                dan formulir diterima pihak PT. Bounche

3. Register ke situs www.BekalMasaDepan.com. Isi       setiap formulir hingga muncul konfirmasi pendaftaran   telah selesai dan petunjuk untuk mengaktifkan akun.

4. Masukkan kode unik. 

Jika sudah menerima kode unik klik SUDAH PUNYA

Masukkan Kode Unik


5. Upload ide stimulasi yang merupakan langkah mengoptimalkan 8 kecerdasan. Satu kode unik hanya berlaku untuk satu ide. Jadi jika ingin mengupload lebih dari satu ide harus menggunakan kode unik berbeda.
Pilihan Ide Stimulasi Kecerdasan Majemuk

6. Tentukan judul yang menarik, singkat, padat, jelas dalam maksimal dua kata atau 120 karakter. Jika judul terlalu panjang kalimatnya akan terpotong, sayang sekali bukan?

7. Ceritakan tujuan dari ide tersebut. Ceritakan juga apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut serta waktu dan tempat yang tepat untuk melaksanakan ide unik tersebut.

8. Tambahkan materi pendukung berupa video atau foto. Materi pendukung tidaklah wajib namun bisa menjadi nilai tambah karena juri dan pembaca akan lebih mudah memahami ide tersebut. Untuk video silahkan upload melalui youtube terlebih dahulu, setelah terposting copy link video dan paste ke pilihan LINK VIDEO

9. Review kembali ide dan data pendukung sebelum disubmit karena setelah submit tidak dapat dilakukan editing. Setelah merasa puas dengan draft maka tekan tombol submit.
10. Share ide unik melalui media sosial (facebook, twitter dan IG) agar semakin banyak kolega terinspirasi menjadikan Si Kecil siap menjadi generasi platinum multi talenta.


Saya mengemukakan ide Story Telling. Ide ini muncul karena Raditya telah duduk di kelas 2 Madrasah. Kemampuan berkomunikasi, bercerita dan memahami gambar untuk diceritakan kembali sangat penting bagi anak-anak seusianya.
Bahan, alat dan aplikasinya sangat mudah.
Alat dan bahan:
Botol kemasan Chil*Go! aneka varian rasa
Gunting
Selotip
Buku bergaris atau buku halus
Bolpoin atau pensil
Cara:
1.  Lepaskan label pembungkus Chil*Go dari botol
    2. Gunting dan rapikan
3. Rekatkan gambar Chila dan Chilo pada buku halus      atau buku bergaris menggunakan selotip
4. Bimbing Si Kecil untuk menceritakan gambar kegiatan Chila dan Chilo dengan bahasanya sendiri dan menuliskannya di buku.
Saya memilih permainan ini karena dapat membantu mengoptimalkan beberapa bidang kecerdasan sekaligus yaitu:
1. Kecerdasan kinestetik. Menggunting dan merapikan hasil guntingan, menempelkan di buku merupakan langkah mengoptimalkan kemampuan kinestetik terutama kelenturan jari. Masih ingat bukan kalau pelajaran menggunting dan menempel adalah salah satu pelajaran favorit saat taman kanak-kanak?

2. Kecerdasan linguistik. Tujuan utama permainan ini adalah menggali kemampuan Si Kecil dalam berkomunikasi. Saya berharap Raditya mampu menceritakan kembali kegiatan Chila dan Chilo pada kemasan botol Chil*Go! tersebut dengan bahasanya sendiri. Misalnya ia menulis : Chila dan Chilo bermain di lapangan. Chilo bermain basket dan Chila menjadi pemandu sorak. Selain menggali kreativitasnya dalam bercerita stimulasi ini membantu Radit menulis dengan lebih rapi dan tertib.

3. Kecerdasan visual spatial
Aktivitas Chila dan Chilo dalam label kemasan pembungkus botol Chil*Go! Mendorong Si Kecil untuk memahami posisi, ruang obyek serta memacunya berpikir kreatif. Misalnya di label pembungkus Chil*Go! Rasa stroberi tampak gambar di bagian depan Chila sedang bersepeda dan Chilo bermain bola dengan latar belakang tumbuhan bisa memacu kreativitas anak untuk berpikir bahwa Chila dan Chilo sedang berada di taman kota atau di jalan pedesaan sesuai imajinasi Si Kecil. Si Kecil bisa menambahkan gambar-gambar tambahan di buku tersebut sesuai daya khayalnya.

Saya sudah berupaya menstimulasi kecerdasan buah tercinta sekaligus berpartisipasi dalam program Bekal Masa Depan Chil*Go! Morinaga, Ayah bunda jangan ketinggalan yaaa.....apalagi ada hadiah langsung 100 Voucher Kalbe Family senilai 50 ribu rupiah untuk 100 pengupload ide stimulasi pertama. 

Info lengkapnya bisa dilihat di www.BekalMasaDepan.com
Yuk simak info mengenai program ini di 
Facebook Morinaga Platinum, Twitter : @morinagaID dan Instagram @MorinagaPlatinum.

Tidak ada yang dapat meramal masa depan Si Kecil. Tetapi memberikan stimulasi untuk mengoptimalkan kecerdasan sejak dini membantunya menemukan bakat dan kemampuannya. Doa dan stimulasi tiada henti yang diupayakan orang tua niscaya menjadi modal berharga bagi anak untuk tumbuh menjadi generasi platinum sebagai sarana meniti kesuksesan masa depan.

Thursday, July 14, 2016

Warna-Warni Hidup dalam Kamera Ponselku





Ponsel berkamera sederhana sejuta cerita, itulah ponsel kesayangan saya yang notabene adalah warisan suami. Sebuah ponsel jadul dengan isolasi untuk menahan keypadnya yang telah aus. Suwer saya suka banget ponsel jadul dengan keypad pencet jempol. Untuk mengirim sms lebih mudah daripada smartphone jaman sekarang. Handphone jadul saya sudah nggak diproduksi lagi, yang jual second aja mungkin sudah jarang entah kenapa saya masih sayang.
“Asal bisa nelpon dan sms” itu salah satu alasan saya nggak mudah gonta ganti handphone. Tapi buat saya handphone nggak sekedar nelpon dan sms. Sebagai pecinta fotografi dan suka mengikuti berbagai lomba menulis dan kuis saya membutuhkan ponsel berkamera untuk mengabadikan momen-momen di sekitar. Momen suka duka, peristiwa bahagia penuh gelak tawa hingga saat-saat haru berurai air mata. Momen-momen yang bisa terekam dengan sekali pencet meski untuk menguploadnya di media sosial untuk keperluan lomba blog atau kuis yang membutuhkan foto masih memerlukan kabel data.
Sebuah rekaman kamera mewakili ingatan kita tentang masa lalu. Pedih pilu atau bahagia tiada terkira ada hikmah tersembunyi di baliknya. Kamera berponsel saya mungkin sederhana tetapi menyimpan ribuan cerita. Kisah tentang masa kecil anak-anak saya, ketika si bungsu baru lahir tujuh tahun lalu. Kadang senyum-senyum sendiri melihat foto-foto jadul mereka yang tersimpan rapi dalam memori. Momen saat si bayi tertawa atau tidur bersama sang kakak sambil berpegangan tangan erat. Hikmahnya saya bisa menunjukkan kepada duo bersaudara Rafi dan Raditya untuk tetap kompak, bahu membahu satu sama lain, tetap saling menyemangati dalam suka maupun duka.

Ada juga kisah tentang semangat yang membara. Hikmah dari sebuah kenangan foto rumah kami yang pertama. Rumah yang kami tinggali selama delapan tahun ini menyimpan berbagai kenangan, termasuk ari-ari Raditya yang tertanam di halaman depan. Rumah type 21 dengan lebih tanah ini kami bangun dengan harta, “darah” dan air mata. Tabungan semenjak belum menikah terkuras untuk membangun rumah sederhana ini. Sayangnya lingkungan sekitar memaksa kami untuk berhijrah. Rumah kenangan ini selalu kebanjiran setiap musim hujan dan air laut pasang. Banjirnya pun tak mudah surut. Bisa berhari-hari hingga seminggu kemudian baru surut kembali. Saat banjir terbesar melanda, segala hewan air seperti ular, kepiting bahkan ikan piaraan tambak tetangga desa masuk di dalam rumah yang tergenang air dan hanya menyisakan kamar mandi sebagai satu-satunya tempat dengan lantai tak terendam banjir. Rumah ini juga jauh dari masjid sehingga kurang mendukung rencana kami mengajarkan pondasi agama lebih kuat bagi sang buah hati. Memandang kembali foto rumah ini di handphone jadul saya mengingatkan kembali betapa besar karunia Allah yang memperkenankan kami untuk berhijrah, memberi kami kemampuan untuk membeli rumah di lokasi yang berbeda. Lebih nyaman dihuni dan beberapa langkah saja dari masjid, rumah tempat bernaung kami sejak enam tahun lalu.

Ponsel jadul ini merekam juga peristiwa saat saya menoreh prestasi di bidang kepenulisan. Sebuah kenangan indah ketika dinobatkan sebagai juara II kategori netizen lomba menulis deskripsi di bidang kelalulintasan yang diselenggarakan oleh Satlantas Polres Sidoarjo. Hadiahnya lumayan, lembaran rupiah untuk membayar satu kali cicilan rumah baru hehehe. Sekaligus merajut tali silaturahim karena saya menjalin pertemanan dengan siswi SMA sebagai juara I yang kini telah berkeluarga dan baru melahirkan anak pertama.


Namun ponsel berkamera ini juga merekam duka. Ketika suami saya menderita patah tulang akibat jatuh dari atap rumah dan harus dioperasi dengan dana talangan (yang tak kunjung lunas hingga sekarang). Sebuah momen yang mengingatkan saya kembali bahwa manusia hidup untuk diuji. Ujian bisa berupa kebahagiaan atau duka lara seperti yang saat itu kami alami. Sebuah teguran agar saya lebih menghormati suami, menghargai dan mencintai tanpa melampaui kecintaan saya kepada Illahi



Ponsel jadul ini juga merekam senyum pertama Mama sejak kepergian adik bungsu saya menghadap Illahi tahun 2012 lalu. Senyum Mama di atas kereta, yang menjadi ide blogpost saya di sini

Berjuta peristiwa datang dan pergi. Membuka kembali foto-foto lama sama halnya dengan membuka memori yang tersimpan rapi. Ponsel kenangan ini sejatinya sudah saatnya dipensiunkan. Ia pernah tiba-tiba menderita kerusakan pada LCD. Nah saat itu tukang reparasinya masih bisa menemukan LCD bekas yang bisa ditambal sulam. Bagaimana kalau kelak tak ada spare part pengganti? Jauh di lubuk hati sebenarnya saya ingin mereformasi ponsel ini dengan ASUS Zenfone 2 Laser ZE550KL Berbagai keistimewaannya membuat saya jatuh cinta. 
https://youtu.be/zSWES5qtht8

Mulai dari harganya yang tak terlalu mahal dan masuk akal, spesifikasinya yang penuh keistimewaan dan yang terpenting menunjang kebutuhan saya dalam bekerja sebagai pecinta kuis, penulis lepas dan blogger. Saya bahkan sempat berkompetisi mengulas produknya di sini. Sayangnya saat itu belum rezeki. Mungkin suatu saat nanti tiba waktunya Ponsel yang saya dambakan bisa saya miliki dan setia berada dalam genggaman. 

'Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com'