Google+ Followers

Tuesday, January 28, 2014

#1Hari1Ayat - Allah Melihat Proses Bukan Hanya Hasil




Posting 28 - Kira-kira apakah saya telah menjadi muslimah yang Allah inginkan ? - Serial Tafakur


#1Hari1Ayat telah masuk hari ke-28, ayat demi ayat menjadi pengingat agar kita tak merasa yang paling hebat. Apa benar saya udah ngerjain semua perintah Allah dan menjauhi laranganNya ? kira-kira ibadah yang saya lakuin itu udah sesuai tuntunan Nabi nggak ? ntar kalau ternyata salah saya dosa yah dan amalan saya bakal sia-sia => kadang pikiran semacam ini memenuhi kepala.

Selain itu satu hal yang sering berputar di benak saya adalah Sudahkah saya menjadi muslimah yang Allah inginkan ?. Perasaan sih saya udah belajar baca Quran tiap abis sholat tapi kok ya nggak lancar-lancar, puasa Senin-Kamis juga sering tapi kok masih sering marah.
Hadehhh...apa kira-kira saya udah terlalu banyak dosa sehingga ibadah kok terasa sia-sia.
Kalau benar ibadah yang dilakukan sia-sia ngapain susah-susah yah => tetot mesin berbunyi "wrong answer". Diterima tidaknya ibadah itu rahasia Allah (tapi inshaAllah saya yakin kalau niat ibadah lillahi ta'ala masa Allah bakal tutup mata ?".

Melalui Al Quran surat AT Taubah ayat 105 Allah berfirman 

"bekerjalah kamu maka Allah dan RasulNya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu" saya menafsirkannya sebagai Allah melihat proses bukan hanya hasil akhir. Seorang ulama berpesan bahwa kesuksesan seorang mukmin itu adalah pada saat sakaratul maut, ketika ia melewati sakaratul maut dengan mudah dan mengucapkan kalimat thayibbah ini namanya hasil akhir, tentunya hasil akhir yang manis ini tidak terjadi begitu saja namun melalui proses. Ketika seseorang istiqomah beribadah dan hidupnya berujung indah inilah yang disebut keberhasilan proses. 

Ayat ini yang menyemangati saya untuk istiqomah beribadah semampu saya. Apalagi saya berhijab baru sekitar empat tahun lalu...well padahal usia saya udah lebih dari tigapuluh saat itu, but better late than never . Jujur saja saat hendak berhijab saya ragu, duh masih suka sradag srudug, jutek kok pakai hijab ntar orang bilang apa ?, hellooo untung saya teringat hasil kajian bahwa hijab itu wajib bagi muslimah. Bolehlah dianggap hijab itu sekedar pakaian wajib, perkara aqidah memang terpisah dari baju wajib itu sendiri, sering kan kita liat dalam sidang koruptor pakai jilbab, orang yang biasa bertindak asusila pakai busana muslimah. Tentu saya, kita para muslimah nggak mau mengikuti teladan yang buruk semacam itu, agar tak mencoreng nama Islam mengapa tak bisa kita lakukan hal terbaik : sambil berhijab kita memperbaiki akhlak, Allah kan udah mengingatkan "bekerjalah kamu makan Allah dan RasulNya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu" so, let's get it done. Pertama kerjakan yang wajib, berikutnya berproses menjadi pribadi lebih baik. InshaAllah niat baik pasti dibukakan jalan terbaik pula.

Semoga saya, kita para muslimah berhasil menjadi pribadi yang diridhoiNya, kelak dibukakan pintu surga dan mendapatkan ucapan selamat datang dariNya :
Wahai jiwa yang tenang.Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhaiNya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu. Masuklah ke dalam surgaKu" (QS Al-Fajr :27-30)

No comments:

Post a Comment