Google+ Followers

Wednesday, January 29, 2014

#1Hari1Ayat - Indahnya Surga



Posting 29 – a Little thought about Heaven – Serial Tafakur

Di posting 28 kemarin saya menulis sedikit tentang surga. Sebagai orang beriman tentu kita percaya adanya Yaumul Hisab, surga dan neraka. Ayat-ayat Quran banyak yang mendeskripsikan indahnya surga dan betapa mengerikannya neraka, sebut saja Al Baqarah, Ar Rahman, Al Waaqiah yang mengisahkan fasilitas untuk para penghuni surga. Sementara AL Mulk, Al Hijr, Al Muddatsir, At Taubah menceritakan siksa neraka yang bakal dialami kaum kafir.

Membandingkan kondisi penghuni surga dan neraka sangatlah kontras, di neraka para pendosa disiksa dengan api teramat panas yang menggelegak suaranya, minum darah, nanah dan cairan tembaga panas duuuh saya nggak sanggup menceritakannya secara detail isi ayat-ayat itu. Sebaliknya para penghuni surga dijamu dengan buah, sayur, susu, khamr, daging, burung berkualitas terbaik, ditemani bidadari bermata jeli, sepanjang hari hanya memuji Allah dan bersenda gurau di bantal empuk dan di bawah tempat tinggalnya mengalir sungai yang menyejukkan.

Sungguh indah gambaran surga, meski di dunia mungkin sengsara jika kelak mendapat surga tentu kenikmatan abadi yang kita terima. Tapi saya bertanya-tanya adakah di surga nanti bakal bertemu lagi dengan sahabat, kerabat, suami, anak, cucu dan orang-orang yang kita kenal. Backsoundnya lagu Eric Clapton - Tears in Heaven nih : Do you know my name when I saw you in Heave ? . Ataukah kehidupan surga neraka itu seperti layaknya kehidupan baru dimana penghuninya tak saling kenal. Alhamdulillah Ayat ke 23 dari QS Ar Raad menjawab pertanyaan saya.



Ternyata kita bisa kok ketemu sanak saudara lagi di surga nanti asal setelah dihisab memang diputuskan berhak menjadi penghuni surga.
Hmmm pikiran saya melayang tapi bukan berandai-andai, saya teringat kembali almarhum Papa dan almarhumah adik yang telah pergi mendahului betapa kelak saya ingin berkumpul dengan mereka lagi, lengkap dengan Mama, saudara yang lain, suami dan anak-anak. Ketika salah satu dari anggota keluarga pergi terasa kehilangan sekali dan kita hanya bisa berdoa agar dosa-dosa mereka terampuni. Itulah sebabnya saat masih diberi umur panjang selayaknya kita saling mengingatkan penuh rasa sayang, nggak ingin kan masuk surga sendirian sementara sanak saudara dan orang-orang terdekat mungkin saja terjerumus dalam neraka karena ketika mereka salah jalan kita diam saja. Ya sih, nggak semua orang bisa langsung mengikuti ajakan baik, beda banget sama pengaruh buruk yang cepet sekali menjalar namun Rasulullah bersabda bahwa selemah-lemah iman adalah diam ketika melihat sesuatu terjadi di sekitar kita atau hal yang tak disukai Allah dilakukan oleh orang yang kita kenal.

Ingin masuk surga ? yuk dimulai dari diri sendiri menjadi pribadi yang dirindukan surga tapi jangan lupa ajak orang tua, sahabat, keluarga dan sanak saudara. Trus pribadi yang dirindu surga itu yang bagaimana ? ehem beberapa di antaranya akan saya tulis di posting berikutnya Post 30 InshaAllah :)


No comments:

Post a Comment