Google+ Followers

Saturday, January 25, 2014

#1Hari1Ayat - Pelajaran dari Mayat Fir'aun



Posting 25 - Bahkan mayat pun bisa menjadi pelajaran

Allah Maha Pengasih dan Penyayang, pintu maafnya selalu terbuka lebar bagi hamba-hambaNya yang menyadari kesalahannya, bertobat secara sungguh-sungguh dan tak pernah lagi mengulangi kesalahan yang sama. 
Sebuah riwayat pernah dikisahkan bahkan seseorang yang telah membunuh 99 orang pun taubatnya masih diterima karena sebelum ajal menjemput ia telah kembali ke jalan yang benar. Namun ada dosa yang tak terampuni yaitu syirik alias menyekutukan Allah, trus kaum tukang protes berujar : ih katanya Allah Maha Penyayang dan Maha mengampuni kok masih ada pengecualian, jadi gini kalau kita punya pasangan hidup yang sangat kita cintai, apapun telah kita berikan trus ternyata dia diam-diam selingkuh di belakang kita, sakit hati nggak ? pasti perasaan cinta yang kita punya berbalik menjadi benci setengah mati => nah lo kira-kira begitu perumpamaannya. 

Ayat yang saya ingat tentang taubat tak terampuni adalah taubatnya Firaun yang dikisahkan dalam Al Quran, dalam ayat ke 90 surat Yunus dikisahkan bahwa di akhir hayatnya Firaun mengakui keEsaan Allah " Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".
Namun apakah taubat Firaun diterima ? dalam ayat-ayat berikutnya dinyatakan secara implisit bahwa taubat Firaun sia-sia sebab ia terpaksa menyatakan "syahadat" ketika nyawanya sudah di kerongkongan.

Dan bersama bala tentaranya Firaun pun tenggelam di laut merah. Yang menarik perhatian saya adalah QS Yunus ayat 92 ini
"Kami selamatkan badanmu supaya menjadi pelajaran", saya penasaran dari sekian banyak mummi Firaun yang disimpan dalam museum di Mesir atau mungkin museum lain di dunia, Firaun yang mana yang tenggelam di Laut Merah ?. Dan rasa penasaran saya terjawab ketika membaca berita di sebuah surat kabar bahwa pernah diadakan pemeriksaan lebih teliti terhadap semua mummi dan hanya di dalam mummi Ramses II yang diketemukan fosil sejenis ganggang yang hanya bisa hidup di Laut Merah. 

Allahu Akbar, fakta ini kembali menunjukkan bahwa Al Quran bukanlah buatan manusia sebab kejadian ini terjadi beratus tahun sebelum Nabi Muhammad dilahirkan. Dan pelajaran tentang kesombongan Firaun pun masih dapat kita temui hingga saat ini, bukankah atas kehendak Allah sehingga mayat Firaun bisa menepi ke pantai, terselamatkan hingga menjadi pengingat tentang keEsaan Allah bagi mereka yang mau berpikir ? pernahkah terpikirkan berapa orang mati tenggelam di lautan dan jasadnya tak pernah ditemukan?. 

Maha Besar Allah dengan segala firmanNya, semoga kita tak pernah melakukan dosa yang tak terampuni dan kelak meninggal dalam keadaan Islam dan beriman.

No comments:

Post a Comment