Google+ Followers

Friday, April 19, 2013

Mengemas Ide dan Kreativitas Marketing dalam 3 Jurus


Jika anda dihadapkan pilihan : coklat kacang mede, besarnya sama namun dikemas dalam kemasan yang berbeda, satu dikemas dengan kemasan berwarna hitam tanpa gambar atau tulisan mencolok dan satunya dikemas dengan kemasan berwarna emas, dihiasi gambar kacang mede yang tampak renyah..kira-kira mana yang akan anda pilih ?, Sebagian besar pasti memilih coklat dengan kemasan berwarna emas.

Begitupula cara marketing mengemas ide dan kreativitas dalam strategi pemasaran sebuah produk agar menarik perhatian konsumen. Sebab bagaimanapun, penampilan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap nilai jual. Sebuah produk yang bagus namun tanpa disertai strategi marketing yang tepat maka produk tersebut tidak akan menghasilkan keuntungan yang maksimal bagi perusahaan. Sebaliknya, terkadang produk yang sebenarnya biasa, namun dikemas dengan baik, bisa membuat pelanggan jatuh cinta.

Yang terjadi dalam dunia bisnis, kerapkali si pebisnis kurang menguasai bisnis yang dia geluti. Sehingga bisnis gagal eksis, tidak mampu berkembang dengan baik. Sedangkan bisnis yang berhasil adalah yang memenuhi kebutuhan customer dan produknya memiliki ‘sesuatu’ dibandingkan produk yang lain. Pada akhirnya para pemenang di dunia bisnis adalah mereka yang kreatif, kaya ide seperti menghasilkan produk yang mampu menjadi pioneer dibandingkan bisnis yang dibuka hanya untuk ikut-ikutan.

Kunci rahasia strategi marketing dalam mempertahankan bisnis, dimulai dari mengeksplorasi keunggulan produk yang dimiliki sehingga menyakinkan customer untuk membeli. Nah, Ide dan kreativitas sangat diperlukan dalam hal ini. Seorang marketer biasanya jeli menemukan ide menarik untuk dijadikan landasan dalam memasarkan produk kliennya. Dengan sedikit sentuhan kreativitas, ide bisa tampil sangat menarik.


Veronica Ratna Ningrum dalam ulasan sebuah majalah

Berikut ini tiga panduan sederhana untuk membantu Anda mengemas ide dan kreativitas untuk memasarkan produk Anda ataupun produk milik klien Anda:

1. Mengetahui dengan tepat apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Pengetahuan ini dibutuhkan sebab akan menentukan hal apa yang akan dilakukan. Hal ini bisa dilakukan melalui riset pasar sendiri, atau melalui lembaga khusus riset bisnis. Ketika informasi sudah dirasa cukup, maka dilakukan analisa terhadap hasil riset dan digunakan sebagai bahan strategi marketing.

2.  Mengemas produk menjadi spesial. Spesial dalam artian menjadikannya berbeda dengan yang lain atau memiliki keistimewaan dibandingkan dengan produk lainnya. Carilah celah yang bisa dikembangkan berdasarkan hasil observasi produk serupa di pasaran. Dengan demikian, produk tersebut akan dapat tampil lain dari yang lain dan memberikan nilai tambah bagi produk tersebut.

3.  Menjaga kualitas produk. Bagian ini juga merupakan aspek yang penting bagi sebuah produk. Jangan sampai loyalitas konsumen yang sudah terbangun kepada sebuah produk, menjadi hilang karena kualitasnya menurun. Usaha untuk menjaga kualitas produk harus dilakukan oleh perusahaan secara konsisten dengan cara melakukan inovasi dan menambah nilai manfaat dari produk tersebut.

Itulah tiga panduan mengemas ide dan kreativitas untuk marketing. Semoga bermanfaat!

Tentukan ide produknya, bersamaan dengan itu akan ada cara untuk mengemasnya dalam sebuah strategi marketing.

Personal Branding Agency, Indscript Creative

No comments:

Post a Comment