Google+ Followers

Wednesday, June 17, 2015

Ramadhan, Momentum Kemanusiaan

Menulis di penghujung Sya'ban menimbulkan haru mengingat keesokan hari adalah Ramadhan. Ramadhan adalah bulan penuh kenangan. Hampir semua orang punya momen istimewa Ramadhan yang tak terlupakan. Tetapi paling terasa biasanya adalah kenangan akan sosok tercinta yang telah pergi menghadap Tuhan. Ramadhan merupakan bulan penuh keistimewaan sebab waktu berbuka dan makan sahur mempertemukan anggota keluarga yang seringkali tak punya kesempatan bersua dan berbagi cerita.

Ramadhan adalah momentum kemanusiaan. Kehadiran Ramadhan mengingatkan kembali pentingnya menghargai sesama. Betapa tidak, Ramadhan adalah bulan penuh pahala. Infaq dan sedekah dilakukan berlomba-lomba, teringat kembali kepada mereka yang papa. Tadarus bersama menguatkan kembali tali ukhuwwah. Mukmin sejati pasti tak ingin ketinggalan berlomba berbuat kebaikan ketika Ramadhan.

Kali ini saya ingin menuliskan kembali tausyiah seorang ustadz yang saya peroleh dari sahabat maya saya mbak Murti Yuliastuti, bahwa menjadi mukmin sejati adalah mereka yang mencintai Allah dan RasulNya, berusaha menjadi mukmin yang dirindukan surga. Siapakah mereka yang dirindukan surga?  adalah mereka yang berciri khas seperti mukmin dalam tafsir QS Al Mukminun ayat 1-11. Menariknya 10 ciri mukmin yang dirindukan tersebut mengingatkan kembali akan momentum kemanusiaan saat Ramadhan. Ketika Ramadhan tiba mereka yang paham akan keistimewaannya tentu tak ingin menyia-nyiakan. Otomatis ingin menjadi manusia yang lebih baik sekaligus memperlakukan manusia lain dengan lebih baik.

Gambarnya cakep yah. Lebih cakep lagi jika kita benar-benar bisa menjadi manusia yang dirindukan surga. Apakah sebagai orang/pegawai yang jujur, pemimpin yang adil, orang berilmu yang membagikan ilmunya, orang kaya yang dermawan, orang miskin yang sabar, orang kuat yang melindungi orang lemah, anak yang berbakti kepada orang tua dan gurunya, istri yang taat kepada suaminya, suami yang bertanggung jawab dan orang yang mencintai masjid, senang berpuasa serta membaca Al Quran.

Subhanallah betapa orang yang dirindukan surga itu ternyata adalah manusia yang memanusiakan orang lain. 9 dari 10 ciri tersebut merupakan ibadah yang berkaitan dengan sesama manusia. Kecuali di no.10 merupakan ibadah yang langsung berkaitan dengan Allah. 

Maka jika amalan dan ibadah sebagai orang yang dirindu surga belum maksimal, kini saatnya memaksimalkannya. Mumpung Ramadhan, nilai pahalanya berlipat-lipat, semoga kita mampu menjadi hambaNya yang taat. Berharap istiqomah hingga ajal menjemput di suatu saat.


2 comments:

  1. SubhanaAllah.... semoga kita bisa menjadi ke 10 golongan manusia tsb ya... Aamiin

    ReplyDelete