Google+ Followers

Saturday, March 16, 2013

Stimulasi & Nutrisi Syarat Mutlak Optimalisasi



Memiliki anak cerdas tentu dambaan setiap orangtua, bahkan akhir-akhir ini marak lomba dan event bertema kecerdasan anak, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan cerdas itu ?
Menurut para ahli kecerdasan adalah kemampuan anak untuk memecahkan permasalahan sesuai usia serta fleksibilitas anak dalam beradaptasi. Inilah yang perlu diperhatikan, bahwa anak cerdas itu tidak hanya pandai di sisi akademik namun juga memiliki kemampuan untuk bersosialisasi. Ditinjau dari penilaian tumbuh kembang anak kecerdasan yang ideal adalah keseimbangan antara kemampuan otak kiri dan otak kanan.

Fungsi Otak kiri
•  Bertanggungjawab atas kemampuan tata bahasa, berbicara dengan baik dan benar
•   Bertanggung jawab atas kemampuan Baca Tulis Hitung (Calistung)
• Cenderung bersifat logis analistis sehingga berperan penting dalam pendidikan formal
•  Bertanggung jawab untuk mengingat sebuah pengalaman atau pelajaran

Fungsi Otak Kanan
•  Mengenali diri sendiri, orang lain, ruang dan lingkungan
• Bertanggungjawab  mengkondisikan emosi dan berhubungan langsung dengan proses sosialisasi
•  Cenderung bersifat intuitif, menurutkan perasaan/kata hati, waspada dan kemampuan berkonsentrasi serta merangsang untuk produktif dan kreatif
•   Menunjang untuk menyukai seni

Mengingat kecerdasan adalah bekal utama meraih masa depan gemilang mengoptimalkan tumbuh kembang anak tentu menjadi dambaan orang tua, saya tentu mengupayakan tips dan trik paling efisien agar anak mencapai tingkat perkembangan yang diharapkan. Perpaduan stimulasi dan kecukupan nutrisi adalah hal utama dalam meningkatkan kecerdasan anak.

Membacakan cerita dongeng untuk kedua buah hati saya adalah salah satu stimulasi yang mampu meningkatkan daya tangkap anak. Membacakan dongeng tak hanya komunikasi searah, namun biasanya saya mengajak anak-anak untuk mengembangkan imajinasi mereka, bisa dengan mengajak menebak akhir cerita atau meminta Rafif dan Raditya menceritakan kembali dalam bahasa mereka. Aktivitas ini tak hanya mengasah kreativitas dan meningkatkan kemampuan otak kiri (kemampuan tata bahasa) dan otak kanan (mengoptimalkan konsentrasi serta menunjang menyukai seni) namun juga mempererat ikatan kasih sayang orangtua dan anak.




Khusus untuk Raditya yang masih Balita, saya memilih mengajaknya belajar sambil bermain sebagai sarana mengajarkan pengenalan angka dan huruf,  asyiknya buku-buku khusus Balita saat ini, ada yang dilengkapi stiker sehingga anak-anak suka main tempel di halaman khusus, selain mengenalkan huruf atau angka, buku metode belajar sambil bermain juga memberi kesempatan mengembangkan imajinasi saat anak-anak dibebaskan mewarnai gambar-gambar kosong di dalamnya.
Stimulasi belajar sambil bermain



Menstimulasi kemampuan dan kecerdasan motorik anak bisa dilakukan dengan  mengajak anak melatih ketangkasan bersepeda, meski awalnya dibantu roda kecil sebagai penyeimbang di sisi kanan kiri, Raditya sudah mulai mahir bersepeda di sekitar perumahan.

Yang terakhir tetapi poin terpenting saya mengajak anak-anak mengenal Tuhan, belajar beribadah sejak usia dini. Tentu kita tak ingin anak-anak hanya  sekedar cerdas namun tak beriman kan ?

Betapa terharu dan senangnya hati saya saat menyaksikan Raditya tumbuh optimal di usianya, berhitung hingga ratusan, mengenal huruf hijaiyah dan mampu membaca di usia empat tahun bahkan dia mulai belajar berempati saat suatu pagi, baru bangun tidur dengan wajah sembab menyempatkan diri menyapa eyang putri yang baru saja sembuh dari sakit "mbah sudah sembuh ?" tanyanya sambil sambil mengucek mata.

Selain stimulasi, mengoptimalkan kecerdasan dan daya tangkap anak sangat  terbantu oleh zat yang memegang peranan penting bagi pertumbuhan otak anak yaitu DHA (Docosahexaeonic Acid), DHA merupakan asam lemak omega-3 yang terdapat pada semua membran sel terutama di dalam otak dan retina mata dan bertugas melindungi selaput otak agar berfungsi sempurna dalam menyampaikan informasi, perintah dari ujung sel syaraf otak satu ke ujung ke syaraf otak lainnya. Sumber DHA ini dapat diperoleh dari ikan, susu dan keju. 

Memberikan multivitamin Seven Seas adalah cara praktis memenuhi kebutuhan gizi dan DHA sang buah hati. Seven Seas mengandung minyak ikan COD yang mengandung DHA sebesar 224mg di setiap 10 mLnya diperkaya multivitamin A, D, E, C dan B6 serta dikombinasikan dengan jeruk asli membuat anak-anak menyukai citarasanya menyebabkan Seven Seas memiliki kelebihan dibanding produk vitamin anak sejenisnya. Selain mengandung Omega 3 yang amat baik untuk pertumbuhan otak dan jantung, juga mengandung vitamin D yang baik untuk perkembangan tulang dan gigi. Karena masa keemasan tak datang dua kali mari memberikan yang terbaik bagi sang buah hati.
Foto: Moms,cerdaskan si kecil dengan Seven Seas yuk..Karena mengandung DHA & Multivitamin yang bagus untuk perkembangan otak si kecil.. :)

No comments:

Post a Comment