Google+ Followers

Monday, March 18, 2013

From Quizer To Writer (BAW Give Away)

Familiar dengan "Be A Writer" ? alias BAW, itu nama sebuah grup kepenulisan yang saya ikuti setahun terakhir dimotori oleh penulis terkenal mbak Leyla Imtichanah (nah ini membawa memori saya kembali tentang kenangan saya nggak lolos seleksi Gado-Gado Poligami yang dibidani mbaknya tempo hari). 

Saya pernah dan masih menjadi anggota beberapa grup kepenulisan tetapi hanya BAW yang intensif saya amati setiap postingnya. Awalnya saya gentar ditarik masuk ke grup ini..siapalah saya, hanya sang pemburu hadiah alias bounty hunter atau juga Quiz Hunter, menulis hobi juga sih tapi ya sebatas suka-suka, meski jauh di dalam hati masih terukir mimpi untuk bisa mencari nafkah sekaligus berbagi dari menulis tetapi saya baru mampu menulis terbatas mengikuti seleksi antologi.

Hihihii saya jadi geli mengenang masa silam, sebagai pekerja kantoran (sekarang sudah mantan) saya mencanangkan impian : ntar kalau pensiun saya harus tetap bisa mencari nafkah, salah satunya dari menulis, soo..yuk dimulai dari sekarang. Nah saat itu lagi gencar-gencarnya seleksi naskah untuk antologi yang diadakan berbagai penerbit, pikir saya ngga papa deh dimulai dari antologi toh royaltinya sedikit demi sedikit pasti lumayan.
Antologi pertama, alhamdulillah lolos di Leutika Publisher, Asma Nadia Inspirasiku 2011.
Kemudian disusul beberapa antologi di event Hasfa Publisher, dan paling akhir Curhat Bisnis (Calista Publisher) dan 50 Cerita Binatang dan Kisah Inspiratif Lainnya (Gramedia Pustaka Utama). 

Buku-Buku Antologi


Setelah itu mandeg, entah kenapa saya sudah bosan aja ikut seleksi Antologi, apa gara-gara semakin sering nggak lolos lagi ^_^. Lah makanya saya garuk-garuk kepala pas ditarik masuk grup Facebook BAW oleh teman kuiser tapi juga penulis jempolan si Ila Rizky.

Ternyata banyak hal positif saya temui di BAW, Dari rendah diri mengubah persepsi saya bahwa banyak ilmu yang bisa saya reguk sepuasnya, semuanya disuguhkan gratis pula dari grup BAW (sementara di grup lain mungkin berbayar).  Di BAW saya bisa belajar tips dan trik menulis yang dishare jago-jago menulis - atau betina yah - seperti mbak Riawani Elyta, mbak Shabrina WS dan tentunya mbak Leyla Imtichanah las but not least sebuah kehormatan ketika mbak Afifah Afra a.k.a Yeni Mulati Sucipto turut direkruit sebagai mentor. 

OK lah, menulis novel saya mungkin nggak bakalan bisa meski disuruh bertapa di gua Tetes Lumajang berhari-hari lamanya, tapi menulis kan nggak terbatas pada Novel ? hey look at me now, sekarang saya punya blog, menulis di blog kan tanpa aturan baku, terbitnya pasti plus tanpa biaya ^_^. Ngeblog memang belum lama saya geluti, mungkin dua tahun terakhir, itu pun gara-gara terpesona hadiah yang ditawarkan di sebuah lomba menulis cerita anak tetapi harus ditulis di blog, maka saya menulis blog [pertama saya di blogdetik, terus pengen nyoba membuat akun kompasiana] dan eh ternyata ngeblog mengasyikkan juga, lebih asyik lagi masalah blogging bisa dipelajari juga di BAW, ada mbak Windi Teguh yang sering menang lomba, ada blognya Afin Yulia yang diwarnai fotografi (satu hal yang juga saya suka selain menulis dan membaca), pernah pula membaca tips blogging yang ditulis Ila Rizky, Mbak Mugniar dan Mbak Afifah Afra. Eia karena masih gaptek soal blogging saya pernah dituntun secara privat oleh mbak Fardelyn Hacky bagaimana cara membuat banner nge-link ke tulisan hihihihi...thank you so much mbak, jauh-jauh di luar negeri masih rela berbaik hati menuntun si gaptek ini.

Sering membaca tips menulis yang baik di BAW, ternyata mempengaruhi kemampuan saya menulis, meski belum punya buku Solo atau Antologi terbaru alhamdulillah di awal tahun 2013 ini saya cukup berbahagia dengan dimuatnya resensi anak saya di Kompas 24 Februari 2013 (Terimakasih spesial untuk mbak Shabrina WS dan mbak Binta Al Mamba yang tak henti menyemangatiku untuk istiqomah menulis dan menembus media)

dan menjadi salah satu dari lima pemenang Lomba Menulis tentang Bank Syariah Re-inventing Heritage di akun sosial media ibSyariah yang bekerja sama dengan eramoslem.com.
Hal-hal unik yang saya temui di BAW dan belum pernah saya temukan di grup kepenulisan lain adalah :

1. Kita bisa curhat masalah apa saja tak hanya sekedar konsultasi masalah kepenulisan, karena BAW layaknya keluarga, dengan tujuan baik (bukan ngegosip atau menyebar fitnah) insyaallah mendapat masukan dan solusi dari teman-teman

2. Sistem Drop Out seperti sekolah, di BAW ada tugas harian - jadwalnya tuh seperti bannernya jadi kalau mau posting atau ada anggota baru diwajibkan setor tugas sesuai jadwal per harinya, bagi yang lalai atau inaktif ya siap-siap aja kena DO :p

3. Bagi-bagi informasi dan rezeki. Nah, karena seperti keluarga info lomba kepenulisan sampai lomba fotografi bisa ditemukan di BAW sini, plus lagi  jagoan-jagoan yang acapkali menang lomba blog atau buku barunya terbit sering bagi-bagi hadiah lewat kuis mini atau Give Away, seperti yang pernah dilakukan mbak Riawani Elyta, mbak Shabrina WS, mbak Windi Teguh, mbak Eni Martini, mbak Marisa Agustina (trus mungkin masih banyak lagi).
Nah nulisnya tetep jalan bareng sama ngekuis khaan . Yeaaay I Like it

4. BAW nggak cuma sekedar peduli tentang nulis namun beberapa kali mengadakan lelang benda kesayangan apa saja, dan hasilnya disumbangkan untuk keperluan kemanusiaan.

Karena BAW pula saya sempat bertatap muka dengan mbak Shabrina WS dan mbak Triana Dewi, kenangan itu akan selalu tersimpan dan mengukir senyuman, penghibur hati di kala lelah dalam perjalanan kehidupan :)


Kapan usia saya usai mungkin akan menjadi misteri, namun hingga akhir hayat nanti BAW akan selalu di hati....

Pengen lebih kenal BAW ?, cekidot BAW Give Away here

23 comments:

  1. aiihihihihi, nama aye disebut. Makasih mbak Lyta
    But my blog is common. Its special for me, but for the other?
    Hmmm...not yet, i think xixixi

    ReplyDelete
  2. nama aye juga disebut. iyaaa BAW memang seperti keluarga, sehari ga mampir di BAW rasanya ada yang miss :D

    ReplyDelete
  3. Waaah, keren dah bikin. Saya beluuum... :)
    Rumah dengan pagar bunga bakung. Lama-lama kayak candu aja ya :)

    ReplyDelete
  4. hahaha kecanduan bunga bakung ngga bikin mabuk kepayang kan mbak Eni Brien :))

    ReplyDelete
  5. aiiiiiih...suratnya manis sekali. Saya suka semangatnya mbak Dwi, semoga suatu saat bisa ketemu. kalau mampir ke Aceh, mari mampir ke tempatku ya mbak :)

    ReplyDelete
  6. masya Alloh, benar-benar salut, Bunda Dwi..
    sampai semangat menulisnya menular ke putra-putrinya.. :D
    suksess buat GA-nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbaak An, faktanya saya nggak punya putri, hanya dua putra :)) makasih udah mampir yaa :) semoga GA BAW semarak membahana :)

      Delete
  7. mbak,salam kenall (daku bawers juga meski pasif ihik)
    moga menang yaa mbak ^^
    di sini rame, ya...btw silakan berkunjung ke blog sy juga mba2 cantik cerdas shalihah ^^
    http://najmatuljannah.blogspot.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. haloo najmatul tak ada yang pasif dan aktif..semua keluarga :)

      Delete
  8. kunjungan pertama mbak :)) peserta pertama nih, yuk mampir ke gubukku mbak ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. haaai sesama warga Sidoarjo sebenarnya saya pengennya mampir langsung ke istana njenengan dekat rumahku :D

      Delete
  9. Hallo mbak Dwi, salam kenal.
    Semangatnya ditularin ya ke aku,hihihi
    Sukses ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haiiii mbak Elly, seneng bisa kenalan, pake cipika cipiki nggak :D...hayaaaah soal semangat semua orang punya, nothing special about me :D. Yuk ikut ramein GA BAW ini asssik dah pokoknya :)

      Delete
  10. cieee Mbak peserta pertama, siap2 terima hadiah :p

    Iyaaa :) semangat! saya tiru semangatnyaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiyaaaaa maklum kerjanya tergantung modem dan moody juga, mumpung masih hangat di kepala setor ajah :D

      Delete
  11. Terima kasih atas tulisan GA BAW, Dwi Aprily .. suksess selalu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. I'm proud to be BAW-ers :) Sukses selalu dan jadilah rumah kita yang hangat serta sumber stok bahagia :)

      Delete
  12. Makasih, Mba Dwi...
    membaca tulisanmu, mengobarkan semangat untuk memulai baw yg baru :-)

    ReplyDelete