Google+ Followers

Friday, April 17, 2015

Kenangan Jumat Berkah

Orang bilang badai pasti berlalu, setelah hujan akan muncul pelangi. Yang saya percaya Allah janjikan "sesudah kesulitan datang kemudahan, inna ma'al ushri yushro". Meski tak selalu muncul pelangi setelah hujan tetapi badai akan berlalu kemudian

Jadi, hari ini saya mendapat kabar gembira bertubi-tubi :
1. naskah saya lolos di sebuah audisi antologi bersama grup kepenulisan yang super keren, bersama penerbit beken (berkat semangat dari seorang teman seperjuangan peluk Afin Yulia, doa tulus dari seorang sahabat, sungkem mbak Shabrina Ws) . Teriring doa semoga lancar penerbitan dan distribusinya dan menjadi amal jariyah.

2. keponakan saya lahir dengan selamat setelah bapak ibunya kebingungan masalah HPL. Si Bapak sudah terlanjur ambil cuti dua minggu eh hingga cuti berakhir si baby gak kunjung nongol. Alhamdulillah hari ini lahir dengan selamat semoga menjadi anak sholeh, penyejuk mata

3. Sobat dari negeri seberang menghadiahkan header blog yang cuantiiik secantik creatornya , kaka' Fardelyn Hacky mmuacch ..makasiiih. Semoga menjadi penyemangat bagi saya untuk terus menulis dan berkarya...

4. Suami saya hari ini melalui interview kerja. Belum tentu diterima sih tetapi setidaknya masih ada lowongan kerja buat orang setua 40 tahun ya...mudah-mudahan bisa segera diterima kerja dan nggak mengalami PHK lagi (Bo' ini sudah PHK yang ketujuh kali mudah-mudahan menjadi yang terakhir ).

Teriring doa pula agar cita-cita suami untuk mendirikan warung kopi bisa segera terwujud (modalnya harus dipaksakan dari menjual sisa aset, maksudnya barang-barang di rumah) agar menjadi sumber rezeki yang berkah. 

Saya sempat melantunkan doa pada Sang Kuasa, sebelum saya meninggal ingin melihat suami saya mandiri secara finansial. Selama ini sebagai istri saya sudah banyak membantu, kalau nasibnya terus begini kemudian saya meninggal dalam waktu dekat bagaimana nasib anak-anak saya kelak jika ayahnya tak kunjung mampu memberikan nafkah sementara ibu yang selama ini menjadi penopang nafkah lapis dua sudah tiada ? Semoga Allah kabulkan doa yang saya hirup dalam diam.

Tak ada alasan untuk tidak bersyukur, bahkan sehela nafas yang kita hirup menitipkan harapan, adalah sebuah nikmat yang tak terbantahkan

6 comments:

  1. Amin... semangat berjuang terus mbak Dwi, In Sya Allah Doa istri shalehah akan diijabah

    ReplyDelete
  2. Alhamdulilllaah..., ikut senang saya membacanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. barokallahu mas Akhmad, turut senang pula membaca kalimat thayyibahnya :)

      Delete
  3. Selamat ya, mba dwi. Moga makin banyak tulisan yang dihasilkan dan bermanfaat.

    ReplyDelete