Google+ Followers

Thursday, April 9, 2015

9 April 2015 - ‪#‎Catatan_Menjelang_40‬

SSst postingan ini saya buat seolah-olah pengunjung blog saya itu banyak...banyaaaak

Saat Uje meninggal, saya larut dalam haru menyaksikan ribuan umat turut mensholatkan di Masjid Istiqlal karena kebetulan juga pas waktunya sholat Jumat. Saat itu saya nge-tweet : Allah saya ingin berpulang khusnul khotimah di hari Jumat sama seperti hari kelahiran saya.

Ketika suatu waktu saya berpikir tentang dosa-dosa, saya mikir makin tua kok makin banyak dosa, berharap khusnul khotimah di umur 40 saja.

Tahun depan umur saya 40, tapi harinya Sabtu, bukan Jumat karena bertepatan dengan tahun kabisat.

Jika saya meninggal di hari Jumat entah berapa lama lagi mudah-mudahan berarti saya masih diberi kesempatan untuk bertobat mengingat dosa-dosa saya yang banyak banyaaak seperti tayangan iklan tokopedia.

(dan sebagai pengingat bahwa di zaman sekarang doa tak hanya terbaca dari hati dan ucapan tetapi juga tweet, status, komen dan postingan....)

Kalau saya berpulang umur 40 tahun depan berarti satu doa saya dikabulkan, semoga layak mendapat kemuliaan (berhati-hatilah dengan segala ucapan ‪#‎nabokmulutsendiri‬)


Bagi yang mendoakan segala kebaikan dan mengingat saya sebagai teman saya hanya bisa melantunkan doa yang sama dan memberikan pelukan jarak jauh bagi yang sesama jenis karena yang lawan jenis biasanya bukan mahram.

Pagi-pagi sekali "Ketika Tangan dan Kaki  Berkata berbunyi dari HP saya, penanda ada smsm. Terbaca sms dari kakak : selamat ulang tahun semoga diberikan kemudahan rezeki yang makin berlimpah dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.

Ha kok ya dia tau yang butuh saat ini adalah rezeki berlimpah dan kekuatan menghadapi cobaan. Padahal dia ngga saya kabarin soal suami saya mendapat warning PHK di bulan kelahiran saya. Atau mungkin dia hafal bahwa jalan hidup saya itu berlimpah cobaan :)

Kakak saya juga bertanya dirayain di mana, hahaha iseng dia karena saya jarang  (atau malha gak pernah) merayakan ulang tahun, seringnya malah lupa seperti hari ini, meski ga lupa bersykur karena tiap bangun tidur kan doanya mengucapkan syukur ?.

Saya jawab : halah umur berkurang satu tahun kok dirayain sih. Ngga kemana-mana, berjalan seperti biasa sore ikut pengajian tilawati di masjid, malam kajian rutin malam Jumat di Majelis Taklim.

Iya kadang saya mikir kenapa kebanyakan orang merayakan ulang tahunnya dengan pesta ? kalau anak-anak sih mungkin wajar ya, ortunya pengen dia seneng aja (meski sebaiknya mulai dikenalkan arti "ulang tahun" sebenarnya itu berarti berkurangnya usia).

Itulah mengapa nada notifikasi sms saya berbunyi : "Akan datang hari mulut dikunci, kata tak ada lagi, akan tiba masa tak ada suara dari mulut kita, berkata tangan kita tentang apa yang dilakukannya, berkata kaki kita kemana saja kita melangkahnya" ...dan seterusnya ...dari mendiang Chrisye. Nada itu ndak pernah saya ubah sejak saya mulai bertobat beberapa tahun lalu....hehehe jangan dikira saya itu orang alim, justru saya itu manusia berlumur dosa, alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk melebur dosa di sisa usia....

Sepertinya sudah cukup melantur pagi ini...

Oleh karena itu bagi penyelenggara kuis, lomba dan Give Away yang mengumumkan pemenang selama bulan April semoga mendapat "hidayah" untuk memenangkan saya, Karya saya berupa testimoni, tulisan dan foto selfie dan wefie cukup layak kok dimenangkan (itu kalau jurinya suami teman dan tetangga sendiri). 
Sekian doa hari ini, bagi yang mengamini saya ucapkan terimakasih, gracias, mercy, syukron katsira, jazakumullah, bon apetite (apa seeeh)



2 comments:

  1. jadi mengingatkan saya juga, yg tahun ini menginjak usia kepala 4. Semoga bisa lebih baik lagi dalam menjalankan ibadah

    ReplyDelete
  2. aamiin mbak Santi ...menua dan dewasa ternyata hal yang jauh berbeda yah

    ReplyDelete