Google+ Followers

Tuesday, October 4, 2016

Hikmah Bulan Muharram

Sumber : Pixabay

Ini postingan pertama di 1438 Hijriah dan Oktober 2016. Ingin menulis resolusi tahun baru (Islam) tapi ada baiknya ditulis dalam hati aja, khawatir terlalu banyak cita-cita tapi malah mati gaya. Uhuk sebenarnya postingan ini bisa dibilang sedikit terlambat karena Oktobernya sudah tanggal 4 dan Muharramnya sudah tanggal 3. Etapi bener nggak sih penentuan 1 Muharram kemarin ada beberapa versi? Kok denger-denger dan baca-baca ada beberapa pihak yang menetapkan tanggal 1 Muharramnya per-tanggal 1 Oktober, ada juga yang menetapkan 1 Muharram 1438 H jatuh pada tanggal 3 Oktober. Ya sudahlah namanya ijtihad kan hasilnya bisa beda-beda. Ngga perlu dicari perbedaan, lebih baik fokus ke persamaan.

Salah satu persamaan yang menyatukan perbedaan dalam Islam adalah mengenang dan mempelajari hikmah di balik bulan Muharram. Dari beberapa artikel yang saya baca dan beberapa kajian yang saya ikuti, beberapa hikmah yang penting ditafakuri dalam bulan Muharram adalah:
1. Pengertian Hijrah 
Kenapa tahun Islam disebut sebagai Hijriyah? sebab ada kaitannya dengan aktivitas Hijrah Nabi dari Mekah ke Madinah. Perlu diingat bahwa ketika perintah hijrah diturunkan kepada Nabi Muhammad saat beliau berusia 53 tahun atau bisa disebut usia kenabian Muhammad saat itu mencapai 13 tahun (sebab Muhammad diangkat sebagai Nabi dan Rasul pada usia 40 tahun). Jadi kalau dihitung dan dipertanyakan usia agama Islam pada tahun 1438 Hijriah? tinggal ditambahkan 13 = 1551 tahun. 
2. Indahnya ukhuwwah 
Perlu diingat kembali bahwa penanggalan Islam baru dimulai sejak kepemimpinan khalifah Umar Bin Khattab. Bayangkan bagaimana berijtihad dengan ulama dari segenap penjuru untuk merumuskan dan menyepakati tanggal 1 Muharram pada 1 Hijriyah dalam penanggalan Islam yang menjadi acuan perhitungan bulan-bulan Islam dan ibadah yang terkait dengan bulan tersebut. Pasti sibuk sekali menghitung mundur penanggalan tersebut karena 1 Muharram 1 Hijriyah disepakati pada saat Nabi dan pengikutnya hijrah dari Mekah ke Madinah
3. Hikmah kisah Nabi Musa
Dalam sebuah hadits diriwayatkan tentang kisah Nabi Musa di hari Asyuraa'.
Dari Ibnu Abbas RA, bahwa nabi saw. ketika datang ke Madinah, mendapatkan orang Yahudi berpuasa satu hari, yaitu ‘Asyuraa (10 Muharram). Mereka berkata, “ Ini adalah hari yang agung yaitu hari Allah menyelamatkan Musa dan menenggelamkan keluarga Firaun. Maka Nabi Musa as berpuasa sebagai bukti syukur kepada Allah. Rasul saw. berkata, “Saya lebih berhak mengikuti  Musa as. dari mereka.”  Maka beliau berpuasa dan memerintahkan (umatnya) untuk berpuasa” (HR Bukhari).
Inilah bukti ketaatan seorang Nabi dan cara beliau bersyukur kepada Allah : dengan berpuasa. Ini juga bukti kerendahan hati seorang Muhammad Rasulullah yang meneladani nabi terdahulu, yaitu Nabi Musa As dengan melakukan ibadah yang sama yaitu berpuasa (dan ditambahkan satu hari sebelumnya sebagai pembeda dengan kaum Yahudi)
4. Amalan yang seyogyanya di lakukan 
Muharram adalah salah satu bulan mulia. Amalan yang dilakukan selama Muharram bernilai berlipat ganda. Apa yang seharusnya dilakukan di bulan Muharram? Sungguh sayang jika Muharram disia-siakan. Dalam sebuah tausyiah, pak ustazd mengingatkan untuk meminimalisir maksiat dan memperbanyak ibadah di bulan Muharram. Ingat, maksiat bukan cuma berjudi, berzina, mabok atau maksiat-maksiat gede lainnya. Maksiat bisa juga berupa dosa-dosa seperti menggunjing, memfitnah, marah-marah dan segala penyakit hati lainnya. Lalu ibadah apa yang sebaiknya dilakukan. Ibadah dan amal kebaikan apa sajalah yang sekiranya membawa kebaikan baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Bisa sholat sunnah, tilawah, puasa sunnah, sedekah bahkan berbagi ilmu pengetahuan dan TIPS mengatasi ANAK SUSAH MAKAN, TADABUR ALAM atau MERAWAT KECANTIKAN demi suami tersayang #eh.
Puasa Sunnah di bulan Muharram disarankan oleh sebagian besar ulama untuk dilakukan sejak awal bulan. Memperbanyak puasa sunnah di bulan Muharram sangat diutamakan. Namun jika tidak memungkinkan setidaknya puasa 9 Muharram (Tasua') dan 10 Muharram (Asyuraa') bisa dilaksanakan. Ada pula ulama yang menyarankan untuk menambahkan puasa di 11 Muharram jika sekiranya ragu dalam penetapan 1 Muharram. Monggo dilaksanakan yang diyakini dan dilakukan demi menggapai ridho Illahi.

Semoga semangat tahun baru Islam membawa kita menjadi manusia yang berhijrah ke arah yang lebih baik..aamiin allahumma aamiin

2 comments:

  1. Makasih sharing-nya mba, diingatkan utk bisa berpuasa di bln Muharram :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak...Muharram segera berlalu semoga semangat ibadah kita tidak turut sambil lalu 😇

      Delete