Google+ Followers

Sunday, October 23, 2016

7 Keajaiban Rezeki

Rangkuman tentang materi pengajian ibu-ibu majelis taklim Masjid Al Ukhuwwah, 
Perum Permata Sukodono Raya, 22 Oktober 2016

Tema: 7 Keajaiban Rezeki
Pembicara: Ustadzad Dewi Ayuni, S.pd
·        Rezeki identik dengan harta padahal sebenarnya rezeki bisa berupa kesehatan, anak, pasangan hidup, saudara, kemudahan-kemudahan dalam urusan, teman yang baik.
·        Kekayaan dalam Islam tidak identik dengan kepemilikan namun segala sesuatu yang diinfaqkan di jalan Allah.
·        Ippho Santosa menyusun buku 7 Keajaiban Rezeki menekankan pada rezeki berupa materi. Bukan karena bersifat matre’ tetapi kekayaan berupa materi penting dalam Islam. Dengan kekayaan materi umat Islam bisa semakin kokoh sebab kefakiran dekat pada kekufuran. Sebab dengan kekayaan materi ibadah infaq dan sedekah, berqurban, umroh dan haji bisa lebih lancar dijalankan
·        Dalam Buku 7 Keajaiban Rezeki diulas tentang 7 Hal yang bisa mempercepat datangnya rezeki, yaitu:
1.  Sidik Jari Kemenangan
Sidik jari adalah identitas manusia yang paling spesifik, tidak ada sidik jari yang identik atau kembar. Untuk mencapai kemenangan setiap orang harus memiliki standard kemenangan yang berbeda. Setiap insan memiliki target pencapaian. Agar target tersebut tercapai tuliskan target dan impian itu sebagai pengingat dan penyemangat
2.  Sepasang Bidadari
Ippho mengumpamakan orang-orang tercinta dalam hidup kita sebagai bidadari. Bidadari pertama adalah orang tua terutama ibu. Bidadari kedua adalah pasangan hidup. Muliakanlah orang tua sebab keridhoaan Allah ada pada ridho orang tua. Bahagiakan pasangan agar kesuksesan dan rezeki datang lebih cepat. Jika posisi kita sebagai orang tua dan diuji dengan perilaku anak tetaplah ridho kepada sang anak dan mendoakan agar ia mendapatkan hidayah dan tumbuh menjadi anak sholeh/sholihah penyejuk mata. Mintalah selalu pasangan hidup kita untuk mendoakan. Doa yang baik dari pasangan suami istri adalah doa yang saling bersinergi, mendukung satu sama lain ibarat sayap burung kanan dan kiri untuk bisa terbang menuju ke langit tertinggi. Berdoalah dengan khusyu, sungguh-sungguh dan memahami arti dari doa dan tidak sekedar lesan saja. Doa yang khusyu akan mengkondisikan otak untuk memerintah anggota tubuh lain mewujudkan doa dan harapan.
3.  Golongan kanan
Secara garis besar dikenal dua jenis manusia berdasarkan peran dominan otak.
Manusia dominan otak kanan biasanya memiliki kelebihan luwes, imajinatif, implisit dan fokus secara afektif (menekankan keunggulan budi pekerti dan perilaku).
Manusia dominan otak kiri memiliki kelebihan matematis, bersikap realistis, eksplisit, self sentris dan dominan kognitif
Menurut pengamatan kesuksesan seseorang terwujud dari perpaduan 20% IQ dan 80% EQ. Maka Ippho menekankan untuk lebih mengutamakan perkembangan manusia untuk dominan pada otak kanan. Kemampuan EQ adalah kemampuan mengendalikan diri dan berinteraksi dengan sesama. Orang-orang dominan otak kanan biasanya adalah mereka yang taat beribadah, menjalankan syariat agama dan perintah Tuhan tanpa berhitung secara matematis. Keyakinannya pada hal ghaib : pahala, surga, neraka tidak terpengaruh oleh hitungan materi untung rugi.
4.  Simpul perdagangan
Allah memberikan mujizat pada nabi sesuai zamannya. Jika Nabi Musa dianugerahi mukjizat tongkat besar berubah jadi ular karena di zamannya sangat mengagungkan para ahli sihir. Maka Nabi Muhammad dianugerahkan Al Quran sebagai mukjizat terbesar. AL Quran memuat berbagai ayat tentang tuntunan syariat termasuk aturan jual beli. Nabi Muhammad pun ditakdirkan berprofesi sebagai pedagang. Faktanya perdagangan menguasai sendi kehidupan umat di seluruh dunia. Tak perlu ragu menjadi pedagang agar mampu membawa kemajuan secara finansial dan membawa manfaat bagi umat.
5.  Perisai langit (ibadah)
Terapkan ibadah “pengundang rezeki” secara istiqomah yaitu: sholat tahajjud, sholat dhuha, sedekah, perbanyak istighfar, berdzikir, tawakal, bersyukur, segerakan menikah, tunaikan umroh dan haji, sambunglah tali silaturahim
6.  Pembeda abadi
Temukan keunggulan dalam diri yang membedakan dengan orang lain. Optimalkan keunggulan dan kelebihan ini untuk mencapai kesuksesan dan menjadi salah satu pintu yang mampu mendatangkan rezeki
7.  Pelangi ikhtiar
Keenam kunci keajaiban rezeki tersebut tidak berfungsi jika tidak melakukan ikhtiar. Doa dan ikhtiar harus berjalan seia sekata. Tidak perlu khawatir akan hasil akhirnya sebab Allah tidak hanya melihat hasil akhir namun juga menghargai setiap prosesnya.


2 comments:

  1. Rangkuman materi yang dibawakan oleh Ustadzad Dewi Ayuni luar biasa ya mbak.. jadi tambah pencerahan nih mbah tentang keajaiban rezeki.. makasih bnyak ya mbak Sharingnya hari ini..

    ReplyDelete