Google+ Followers

Wednesday, May 30, 2018

Tips Menyiapkan Menu Sahur

Puasa Ramadhan sudah separuh jalan. Iseng nih kira-kira selama Ramadhan apa yang paling enggan teman-teman lakukan? Kalau bagi anak dan suami saya sih yang paling males dilakuin ya makan sahur hahaha. Dan buat saya sendiri paling ogah-ogahan ya menyiapkan menu sahur hihihi. Ya gimana, ngantuk-ngantuk trus makan minum dini hari. Yang makan saja males-malesan apa lagi yang masak, bisa-bisa salah masukin bumbu kalau tidak benar-benar terjaga.
Bangun dini hari untuk qiyamul lail mungkin tidak terlalu malas ya, tapi yang malas itu makan dini hari. Apalagi bagi teman-teman yang tak terbiasa sarapan. Boro-boro makan sahur, sarapan kadang enggan? Etapi sebisa mungkin sahur jangan diabaikan. Sebab waktu sahur adalah waktu penuh keberkahan. Doa-doa lebih mudah diijabah. Dan bagi yang sahur bersama keluarga, santap sahur adalah suasana kebersamaan yang tak terlupakan.
Agar sahur terasa lebih “ringan” kita memang harus pandai-pandai menciptakan suasana riang, menu sahur yang “nendang” Di artikel ini saya sekadar share pengalaman saya dalam menyiapkan menu sahur selama Ramadhan. Memang harus benar-benar tricky agar santap sahur tak lagi menjadi kegiatan yang menyebalkan selama Ramadhan. Butuh kesabaran bagi Emak-emak seperti saya mulai dari memikirkan menunya, membangunkan anak dan suami hingga mendorong mereka untuk bersegera sahur dan tak ketinggalan sholat subuh berjamaah. Berat sekali tugas Emak ya ..
Eh sudah cukup lah curhatnya. Kan tujuannya untuk sharing pengalaman. Nah ini dia bagaimana cara saya menyiapkan menu sahur saat Ramadhan:
1.    Tanyakan pada anggota keluarga menu apa yang mereka inginkan untuk santap sahur. Ajukan pilihan yang sekiranya tidak makan banyak waktu saat memasaknya (oh ya itu tips khusus saya yang tidak hobi memasak hehehe) misalnya nasi goreng, cah sawi. Sediakan pula menu pendamping siap saji seperti nugget dan bakso goreng. Ini mah dua menu favorit para junior
2.    Siapkan dahulu bumbu-bumbunya di malam hari
Agar tidak kewalahan ketika memasak dini hari ada baiknya bumbunya sudah disiapkan saat malam hari sebelu tidur. Minimal dikupas atau dihaluskan, tinggal sreng saat sahur.
3.    Manfaatkan menu buka puasa
Menu sahur bisa diolah dari (sisa) menu buka puasa. Misalnya saat buka puasa memasak opor ayam, maka sisa ayam bisa digoreng kering untuk santap sahur. Tinggal tambahkan sambal dan lalapan.

4.    Siapkan sajian segar
Untuk sahur sebisa mungkin menu yang segar. Contohnya orang Jawa rata-rata suka sayur “blendrang” Ini nih, sayur dari bahan santan yang dinikmati hingga beberapa hari kemudian. Konon rasa gurihnya makin terasa. Tapi buat menu sahur rasanya kok lebih menarik yang fresh, atau paling mentok ya dari sisa menu buka puasa yang diolah lagi. Kurang sreg aja makan sambil ngantuk-ngantuk tapi yang dimakan sayur “blendrang” yang sudah beberapa hari.
5.    Siapkan menu “kering”
Nah ini praktis, enak dan lezat. Menu “kering” ini misalnya sambal goreng tempe, balado kacang dan teri medan. Wuih mantep lo dengan nasi hangat dan sambal. Bisa dikonsumsi untuk beberapa hari pula.

Nah itu tip saya menyiapkan menu sahur. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi para pembaca terutama di bulan Ramadhan yang tersisa.



No comments:

Post a Comment