Google+ Followers

Friday, September 9, 2016

Hikmah di Balik Perintah Ibadah Qurban

Inti tausyiah dari Ustadzah Dewi Ayuni, S.pd Kamis 8 September 2016 di MT Mar'atus Shalihah

Dzulhijjah dan Keutamaannya

# Dzulhijjah adalah salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah selain Dzulqadah, Muharram dan Sya'ban
#Dzulhijjah dikenal sebagai "bulan ibadah". Ibadah haji, Puasa Sunnah Dzulhijjah (Puasa Arofah), ibadah Qurban hanya ditunaikan di bulan Dzulhijjah.
#Ibadah Qurban sendiri mengandung hikmah. Hikmah tentang keikhlasan dari keluarga Nabi Ibrahim AS. Kita dapat merenungkan keikhlasan Nabi Ibrahim menanti datangnya keturunan bertahun-tahun lamanya, mengaca pada  keikhlasan Bunda Hajar untuk ditinggalkan di padang pasir bersama si kecil Ismail. Belajar dari keikhlasan Nabi Ibrahim mentaati perintah Allah untuk menyembelih Ismail di usianya yang baru kedelapan tahun...bisa dibayangkan bagaimana jika kita yang diminta Allah menyembelih anak yang hadirnya dinanti selama bertahun-tahun?
#Kisah keluarga Nabi Ibrahim mengandung banyak hikmah, antara lain:
* hikmah keajaiban rezeki, ketika Bunda Hajar berlari-lari antara Sofa dan Marwah hingga 7 kali yang kini dikenang dan diabadikan dalam ritual Sa'i dalam berhaji demi seteguk air untuk si kecil Ismail yang kehausan, ternyata air memancar tidak dari kedua tempat tersebut melainkan dari bekas jejakan kaki sang bayi yang menangis sambil menjejakkan kakinya. Inilah kisah hikmah bahwa bekerja itu ibadah, perkara pembagian rezeki diperoleh dari mana itu urusan Allah
*hikmah dari perintah berqurban : bahwa perintah berqurban itu datang dari Allah. Kisah Nabi Ibrahim menyembelih Ismail (yang akhirnya digantikan domba) adalah cerminan atas tingkatan ketaatan. Bahwa sebagai manusia kita harus mencintai sesuatu berdasarkan prioritasnya, yaitu : Cinta kepada Allah yang nomor satu, kemudian cinta kepada Rasulullah (yang dibuktikan dengan mengikuti sunnahnya) lalu cinta kepada jihad di jalan Allah dan kemudian cinta kepada sesama makhlukNya : suami (bagi yang sudah menikah) dan orang tua.

Berqurban sendiri memiliki berbagai keutamaan, antara lain:
1. Kebaikan dari setiap helai rambut hewan yang diqurbankan
Dari Abu Daud dari Zaid bin Arqam dia berkata, “Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah maksud dari hewan-hewan kurban seperti ini?” beliau bersabda: “Ini merupakan sunnah (ajaran) bapak kalian, Ibrahim.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, lantas apa yang akan kami dapatkan dengannya?” beliau menjawab: “Setiap rambut terdapat kebaikan.” Mereka berkata, “Bagaimana dengan bulu-bulunya wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Dari setiap rambut pada bulu-bulunya terdapat suatu kebaikan.” (HR. Ibnu Majah no. 3127)
2. Berqurban merupakan ciri keislaman seseorang.
hadits Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berqurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah 3123, Al Hakim 7672)
3. Berqurban merupakan salah satu ibadah yang paling disukai Allah
مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ، إِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ القِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا، وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنَ الأَرْضِ، فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا.

Tidak ada suatu amalan anak Adam di hari nahar yang paling disukai Allah selain dari menyembelih kurban. Kurban itu pada hari kiamat akan datang dengan segala anggotanya, yaitu bulunya, kukunya dan tanduknya. Darahnya sebelum jatuh ke bumi lebih dulu jatuh ke suatu tempat yang telah disediakan Allah, karena itu bergembiralah dirimu dengan kurban itu. (HR At-Tirmidzi)
4. Berqurban membawa misi kepedulian terhadap sesama dan menggembirakan kaum dhuafa
5. Berqurban adalah ibadah utama. Dalam surat Al Kautsar berqurban disejajarkan dengan keutamaan/ perintah mendirikan sholat. “Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (QS. Al Kautsar: 2)
6. Berqurban merupakan salah satu syiar agama Islam
7. Ritual berqurban adalah ibadah untuk mengenang kembali kecintaan Allah kepada Nabi Ibrahim melalui serangkaian ujian yang diberikan (sebagai pengingat bagi diri kita juga bahwa ujian, cobaan, sakit hendaknya tidak selalu dipandang sebagai bencana dan musibah namun juga sebagai kecintaan Allah kepada makhlukNya agar semakin mendekat berharap ridhoNya)

Semoga catatan kecil ini bermanfaat bagi kita semua, menjadikan pelecut semangat untuk beribadah sehingga membawa kita menjadi insan yang lebih baik lagi di mata Allah. 

No comments:

Post a Comment