Google+ Followers

Wednesday, September 30, 2015

Sosialisasi Keuangan Syariah yang SYARIAH

Pertumbuhan bank syariah di Indonesia mencatat angka cukup signifikan. Menurut berita yang dilansir harian Republika pada 30 april 2015, Agus Sudiarto, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri menyatakan bahwa pertumbuhan agregat Bank Syariah di Indonesia selama kurun waktu Tahun 2000 – 2014 menunjukkan agregat pertumbuhan yang telah melebihi bank konvensional. Indikasinya ditinjau dari perhitungan berdasarkan compound annual growth rate (CAGR) yang mencapai angka sebesar 43,16%. Sementara bank konvensional hanya mencapai 12,4%. Ditinjau dari pertumbuhan dana pihak ketiga perbankan syariah juga masih mengungguli perbankan konvensional. CAGR untuk DPK Industri Perbankan Syariah mencapai 46% sementara bank konvensional hanya mencapai 13%.
      Pencapaian yang signifikan ini tak lepas dari fakta bahwa meski bukan negara Islam Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam terbesar di dunia. Peningkatan pertumbuhan bank syariah menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Indonesia yang beragama Islam untuk mengelola keuangan berdasarkan syariah semakin meningkat.
      Hal ini juga ditunjang oleh perlindungan hukum terhadap keuangan syariah yaitu dengan disahkannya Undang-undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah yang mengatur dasar-dasar tentang perbankan sesuai syariah. Bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah. Bank umum syariah adalah bank syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Undang-undang tersebut juga mengatur tentang Unit Usaha Syariah yang didefinisikan sebagai unit kerja dari kantor pusat Bank Umum Konvensional yang berfungsi sebagai kantor induk dari kantor atau unit yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
      Karakteristik sistem perbankan syariah adalah pengoperasiannya berdasarkan sebelas nilai-nilai syariah, yaitu Mudharabah, Musyarakah, Wadi’ah, Murabahah, Salam, Istishna, Ijarah, Qardh, Rahn, Hiwalah/Hawalah dan Wakalah. Intinya konsep sistem simpanan, bagi hasil, margin keuntungan, sewa dan jasa (fee) dari sebuah perbankan syariah harus mengacu pada nilai-nilai syariah tersebut dan pada prinsipnya melarang melakukan transaksi yang mengandung unsur riba, maisir (judi), gharar (spekulasi) dan jual beli barang haram.
      Namun patut disayangkan bahwa meski menunjukkan pertumbuhan agregat yang lebih tinggi dibandingkan pencapaian bank konvensional bukan berarti kinerja perbankan syariah sudah memuaskan. Menurut Agus Sudiarto, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri total aset seluruh bank syariah di Indonesia hingga awal tahun 2015 tercatat hanya sebesar 222 Triliun rupiah dan berada di peringkat kelima dibandingkan dengan aset individu bank konvensional besar. Faktor sosialisasi tampaknya masih menjadi salah satu kendala bagi perbankan syariah Indonesia untuk memperbaiki kinerjanya.
      Sebagai salah seorang nasabah bank syariah (BRI Syariah) saya berpendapat bahwa sosialisasi keuangan syariah idealnya mencakup faktor-faktor SYARIAH yaitu 
S-ederhana
Y-ang mengoptimalkan potensi daerah
A-gamis
R-esponsif
I-stiqomah, 
A-manah
H-igh Technology applicated

1.   Sederhana
Sosialisasi pada dasarnya berfungsi menyebarkan informasi kepada khalayak luas. Sesuai tujuannya untuk membuat orang memahami maka sosialisasi hendaknya dilakukan dengan bahasa sederhana. Meski sebagian besar masyarakat Indonesia memeluk agama Islam tidak berarti memahami makna prinsip syariah dalam bahasa arab yaitu Mudharabah, Musyarakah, Wadi’ah, Murabahah, Salam, Istishna, Ijarah, Qardh, Rahn, Hiwalah/Hawalah dan Wakalah. Maka sosialisasi keuangan syariah hendaknya dapat dilakukan dengan bahasa sederhana dan dijelaskan secara detail beserta contoh aplikasinya agar lebih mudah dipahami. Mudharabah diartikan sebagai akad antara pemilik modal untuk mempercayakan sejumlah modal kepada pihak yang diberikan amanah dengan syarat-syarat yang jelas. Musyarakah artinya akad yang jelas antara para pemilik modal untuk menggabungkan modal untuk melakukan usaha secara bersama secara kemitraan dengan nisbah pembagian hasil dan pertanggungan kerugian yang proporsional sesuai kontribusi. Wadiah adalah titipan modal atau dana. Murabahah adalah konsep jual beli dengan cara mengangsur namun besarnya angsuran harus diuraikan dengan jelas sebelum terjadi transaksi. Salam adalah akad jual beli meski barang yang diperjualbelikan belum berada di tempat transaksi tetapi dapat disepakati mengacu pada perjanjian tertentu. Istishna adalah perjanjian terhadap barang berdasarkan pesanan pembeli namun bahan bakunya dari pihak penjual. Ijarah adalah akad pemindahan hak guna atas suatu barang dalam jangka waktu menurut perjanjian tertentu. Qardh adalah pinjaman menurut syariah. Rahn adalah akad menahan atau gadai sesuai kaidah syariah. Hawalah adalah akad pemindahan hutang dengan syarat-syarat sesuai syariah. Wakalah adalah akad pemindahan kekuasaan dari pihak pertama kepada pihak kedua berdasarkan perjanjian tertentu.

2.   Yang mengoptimalkan potensi lokal
Sosialisasi keuangan syariah seharusnya dilakukan dengan cara mengoptimalkan potensi lokal. Sosialisasi diterapkan melalu pendekatan sesuai dengan karakter masyarakat. Misalnya lingkungan masyarakat yang didominasi pengusaha UKM maka perbankan syariah harus mampu meyakinkan pengrajin untuk memanfaatkan produk pinjaman perbankan syariah demi hasil usaha lebih berkah. Pada acara tertentu saat diadakan sosialisasi lapangan tentang keuangan syariah seperti expo dan pameran yang digelar perbankan syariah akan lebih menguntungkan para pengusaha UKM jika pihak perbankan syariah menggandeng mereka untuk bekerja sama dengan mendirikan stand yang memamerkan produk-produk UKM sekaligus sebagai sarana promosi efektif bagi perbankan syariah.
3.   Agamis
Sesuai fungsinya untuk membantu masyarakat mengelola keuangan secara syariah maka sosialisasi keuangan syariah hendaknya dilakukan dengan cara agamis. Hal tersebut dapat diawali sejak proses perekrutan karyawan hingga cara sosialisasi secara aktif dalam kegiatan-kegiatan agamis. Misalnya menjadi sponsor utama di acara pengajian akbar, Musabaqoh Tilawatil Quran, cerdas cermat siswa sekolah bidang agama, segmen acara keagamaan di televisi dan radio atau berbagai kegiatan agamis lainnya.
4.   Responsif
Sosialisasi keuangan syariah hendaknya dilakukan secara responsif artinya terbuka dan memahami keinginan masyarakat. Pihak perbankan syariah hendaknya selalu cepat tanggap dalam melayani pertanyaan dan keluhan masyarakat seputar pelayanan keuangan syariah. Misalnya membuka hotline khusus baik secara online maupun offline agar komunikasi yang menjembatani masyarakat dan pihak pengelola keuangan syariah dapat terlaksana lebih lancar. Sebagai bentuk sosialisasi responsif pengenalan tentang perbankan dan keuangan syariah akan lebih mampu menjangkau calon nasabah secara strategis dan efektif jika dilaksanakan melalui kegiatan “grebek pasar”, membuka kios pendaftaran nasabah di acara yang melibatkan banyak orang seperti Car Free Day atau memanfaatkan mobil “bank berjalan” 

5.   Istiqomah
Amalan yang paling disukai di sisi Allah adalah amalan yang istiqomah. Istiqomah dalam sosialisasi keuangan syariah merupakan bagian dari dakwah. Maka sosialisasi tentang keuangan syariah hendaknya dilakukan secara konsisten dan memanfaatkan segala bentuk pintu komunikasi baik secara offline langsung terjun nyata di lapangan maupun secara online melalui iklan, sosialisasi di dunia maya dan kajian-kajian di konsultasi syariah.
6.   Amanah
Sosialisasi keuangan syariah hendaknya dilakukan secara amanah. Artinya menitikberatkan pada norma agama dan bukan sekedar memberikan janji muluk-muluk kepada calon nasabah. Sosialisasi produk-produk dan pelayanan keuangan syariah seyogyanya dilakukan secara nyata berdasarkan fakta dan logika, bukan sekedar impian yang tidak mungkin direalisasikan.
7.   High technology applicated
Kecanggihan teknologi hendaknya menjadi sarana bagi sosialisasi keuangan syariah. Konsisten mengadakan lomba kepenulisan/ lomba artikel blog bertema ekonomi syariah, mengadakan kuis di berbagai sosial media tentang bank syariah, memanfaatkan buzzer sosial media dengan mengundang blogger dalam acara seminar santai mengenai perbankan syariah untuk membantu mensosialisasikan pentingnya perbankan syariah bagi kehidupan bermasyarakat merupakan tindakan nyata dari high technology applicated.



Satu hal yang patut menjadi perhatian adalah sosialisasi keuangan syariah yang SYARIAH hendaknya diikuti dengan pelayanan perbankan syariah yang prima. Seiring dengan beragamnya produk keuangan dan perbankan syariah diikuti layanan sesuai perkembangan teknologi maka semakin berkembang pula kepercayaan masyarakat terhadap produk keuangan syariah dalam upayanya mengelola keuangan dan investasi masa depan.

Daftar Pustaka:
  1. http://akucintakeuangansyariah.com/
  2. http://mysharing.co/berita-ekonomi-syariah
  3. www.republika.co.id
  4. www.bi.go.id


4 comments:

  1. Saya juga nasabah bank syariah. Lebih memberikan rasa nyaman dalam bertransaksi. Soalnya bebas riba.
    Semoga sukses ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar mbak Emi, rasanya lebih nyaman dan berharap berkah :) aamiin...terimakasih

      Delete
  2. Apakah Anda mencari bantuan keuangan, Apakah Anda sangat membutuhkan bantuan keuangan?
    Terlihat ada jauh sebagai perusahaan Gochel Keuangan sini untuk memberikan Anda jumlah pinjaman yang diminta Anda asalkan Anda akan dapat membayar kembali pinjaman.
    Kami memberikan pinjaman pada tingkat bunga 4% dengan tidak ada pemeriksaan kredit dan jaminan 100%.
    Anda dapat menghubungi kami untuk setiap jenis kredit termasuk kredit mobil, pinjaman bisnis, pinjaman rumah, Startup Pinjaman, dll melalui email HAMMERS.CREDIT@GMAIL.COM
    Untuk rincian lebih lanjut atau untuk menerapkan email kami dengan rincian di bawah ini.

    Umur:
    Nama lengkap:
    Jumlah Dibutuhkan:
    Durasi pinjaman (waktu pengembalian):
    negara:
    kota:
    Alamat tetap:
    seks:
    Nomor telepon:
    Gaji perbulan:
    pekerjaan:
    Berikutnya Kin:
    Alamat rumah:
    Alamat kantor:
    Nomor telepon:
    Apakah kamu mengerti bahasa Inggris:
    pekerjaan:

    Setelah informasi ini menerima oleh perusahaan saya, prosedur pinjaman akan dimulai dengan cepat menghubungi kami melalui email HAMMERS.CREDIT@GMAIL.COM

    ReplyDelete
  3. Apakah Anda mencari bantuan keuangan, Apakah Anda sangat membutuhkan bantuan keuangan?
    Terlihat ada jauh sebagai perusahaan Gochel Keuangan sini untuk memberikan Anda jumlah pinjaman yang diminta Anda asalkan Anda akan dapat membayar kembali pinjaman.
    Kami memberikan pinjaman pada tingkat bunga 4% dengan tidak ada pemeriksaan kredit dan jaminan 100%.
    Anda dapat menghubungi kami untuk setiap jenis kredit termasuk kredit mobil, pinjaman bisnis, pinjaman rumah, Startup Pinjaman, dll melalui email HAMMERS.CREDIT@GMAIL.COM
    Untuk rincian lebih lanjut atau untuk menerapkan email kami dengan rincian di bawah ini.

    Umur:
    Nama lengkap:
    Jumlah Dibutuhkan:
    Durasi pinjaman (waktu pengembalian):
    negara:
    kota:
    Alamat tetap:
    seks:
    Nomor telepon:
    Gaji perbulan:
    pekerjaan:
    Berikutnya Kin:
    Alamat rumah:
    Alamat kantor:
    Nomor telepon:
    Apakah kamu mengerti bahasa Inggris:
    pekerjaan:

    Setelah informasi ini menerima oleh perusahaan saya, prosedur pinjaman akan dimulai dengan cepat menghubungi kami melalui email HAMMERS.CREDIT@GMAIL.COM

    ReplyDelete