Google+ Followers

Monday, January 16, 2017

Imajinasi Wah Bersama Bakmi Mewah

Emak-emak zaman sekarang dituntut irit. Ekonomi makin sulit, biaya hidup mampu membuat menjerit. Eits sudahlah. Sudahi epic dan mendramatisir suasana. Menangis darah pun tak membantu menambah anggaran bayar listrik (eia keluarga saya kan setia dengan 900VA jadi baru tahun 2017 ini bakal merasakan pencabutan subdisi), juga nggak bantu-bantu bayar sekolah. Anggaran makan di luar atau rekreasi? Wah itu memang tak pernah masuk dalam budget keluarga kami. Tapi tetap bersyukur dengan segala kondisi yang kami jalani. Toh kebahagiaan timbul karena kelapangan hati.
   Salah satu keribetan menjadi ibu rumah tangga adalah mengelola budget uang belanja dan menyajikan menu yang menggugah selera. Kadang suka bingung dengan budget sepuluh ribu rupiah sehari agar anggota keluarga bisa menikmati makan pagi, siang, sore tetap lahap dan saya sendiri tak butuh waktu lama untuk memasaknya. Saya biasanya memikirkan menu untuk seminggu dan pilih yang mudah dimasak pagi-pagi sekaligus untuk makan siang dan bekal suami. Makan malamnya? Kalau bisa ganti menu tapi nggak perlu mengeluarkan uang ekstra nah lo bagaimana caranya? Ya paling banter saya memanfaatkan bahan yang sudah ada di rumah seperti mengolah nasi menjadi nasi goreng. Membuat sambal bawang atau sajian instant. Yap! Apalagi kalau nasi sudah habis menjelang makan malam (biasanya terjadi di luar perkiraan, karena si kecil makannya nambah terus kalau pas menunya cocok dengan selera), makan di luar? Sayanglah, ingat budget pas-pasan. Solusi paling tepat adalah membuka lemari makan dan menemukan mie instant.
 
Kemasan Bakmi Mewah yang Wah


Bicara masalah mie instant, favorit kami saat ini adalah Bakmi Mewah. Terus terang saya baru tahu Bakmi Mewah karena di komen facebook salah seorang teman saya memuji Bakmi Mewah sebagai makanan instan lezat tanpa MSG. Si teman ini memang paling sensitif sama MSG. Makan menu mengandung MSG bisa membuatnya migrain sampai muntah-muntah. Konon setelah mencicipi Bakmi Mewah dia merasa OK OK saja.
Jadilah saya tergoda untuk mencoba membeli dan mengolahnya. Percobaan perdana alhamdulillah sukses. Membuatnya mudah dan sensasi rasanya benar-benar wah. Rasanya tidak tajam di tenggorokan, sepertinya feeling teman saya bahwa bakmie mewah itu ngga pakai MSG tepat ya. Karena biasanya rasa tajam di tenggorokan disebabkan penyedap rasa yang berlebihan. Istimewanya lagi Bakmi Mewah tidak membuat haus setelah memakannya dan serasa bukan mie instan sama sekali. Aromanya yang menggugah selera dan tentu saja topingnya: ayam dan jamur asli yang juicy dan yummy di lidah.
Bakmi Mewah yang biasa saya sajikan dengan irisan cabe rawit merah

Bakmi Mewah sering menjadi penolong saya di rumah. Selain untuk variasi menu juga siap saji di kondisi-kondisi “kritis” seperti kelaparan dan jatah nasi sudah habis hihihi. Seperti kali ini saat kami baru pulang dari menjenguk si sulung yang sedang nyantri di salah satu pondok pesantren di Banyuwangi. Badan pegal-pegal usai perjalanan jauh, ke pasar masih enggan padahal perut minta diisi buat santap siang. Walhasil saya membuat kreasi Bakmi Mewah.
Psst jangan disangka kreasi saya yang susah-susah. Badan lagi pegel saya juga nggak mood masak ribet. Saya hanya mengkreasikan cara menyajikan Bakmi Mewah yang terinspirasi Flying Noodle hahaha. Beneran nih, pernah dibuat berdecak kagum melihat posting teman di Instagram yang memamerkan Flying Noodle menu pilihannya di sebuah kafe. Saya tanyakan padanya ternyata rasanya seperti mie biasa tapi entah dikreasikan dengan alat apa hingga bisa tampak seperti mienya sedang melayang. Saya sih hanya menemukan batang penopang gelas yang bisa dicopot dari tempatnya dan garpu sebagai penahan.
Yuk simak cara membuatnya:
1.   Didihkan air dalam panci secukupnya. Masukkan Bakmi Mewah dan sayuran kering ke dalamnya selama kurang lebih 3 menit


2.   tiriskan

3.   tuangkan kecap dan minyak (serta saos sambal jika suka)

4.   aduk rata. Lalu tuangkan daging ayamnya.

5.   Sajikan
Kebetulan saya pecinta jamur maka sajian Bakmi Mewah saya tambahkan jamur kuping hitam yang ada di kulkas sekaligus berfungsi sebagai hiasan. Juga telur rebus untuk tambahan lauk (kan sajian istimewa ini dimakan bertiga) plus kripik melinjo hasil gorengan sendiri sebagai penambah sensasi

Cara menyajikannya butuh kesabaran karena mienya harus ditata sedemikian rupa hingga penopangnya tidak terlihat. Untung saja tekstur Bakmi Mewah yang kenyal, licin, tipis, lembut dan tidak mudah putus cocok sekali untuk kreasi Flying Noodle. Terakhir sematkan garpu sebagai penahan serta mengesankan garpunya ikut melayang. “Ma seperti gunung Mie yang meletus memuntahkan lahar” kata Raditya.
Flying Noodle ala Bakmi Mewah


Lumayan unik kok hasilnya ya (eaaa dipuji sendiri) Rasanya juga lezat lha wong Bakmi Mewah gitu lho. Cara membuatnya pun mudah, cukup 2,5 – 3 menit. Ngga bikin keringatan atau tangan dan baju berbau bumbu dapur. Hasilnya? serasa sedang makan Flying Noodle ala chef ternama tanpa harus keluar rumah. Tertarik untuk mencobanya kan? yuk praktekkan dan rasakan sensasi makan Bakmi Mewah dengan Imajinasi Wah!

Seperti Gunung Mie yang memuntahkan lahar :D

17 comments:

  1. Hmm... enak itu pasti kalo aku tinggal tambahin cabe pasti makin endeus mak:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haa yah tapi papanya lagi ngurangi cabe, kena asam lambung :D

      Delete
  2. yeayy masih ada 2 di rumahh.. drpd galau nungguan abang bakmi.. bikin sendiri

    ReplyDelete
  3. yeayy masih ada 2 di rumahh.. drpd galau nungguan abang bakmi.. bikin sendiri

    ReplyDelete
  4. Hmmm bakminya bs terbang2 yaa... Yg pasti terbang masuk mulut yaa

    ReplyDelete
  5. Sekarang makan bakmi mewah bisa murah, berkat bakmi mewah :D

    ReplyDelete
  6. cuuzz.. hujan2 enak mba bikin yg anget2.. pedesss, duh jadi pengen nih :))

    ReplyDelete
  7. Jadi laper, mana pas hujan gerimis.

    ReplyDelete
  8. Jadi pingin bakmi mewah ya maak, hehehe.

    ReplyDelete
  9. Wuaaaa abis baca postingan ini saya jadi lapeer.

    ReplyDelete
  10. Wiih, kreatiif mba, aku sangat simpel, heheheh. Ini kunjungan perdanaku ya mba
    salam, semangat ngeblog

    ReplyDelete
  11. Wah, aku juga suka nih sama Bakmi Mewah. Makan ini di rumah berasa lagi makan di babang mi ayam.

    ReplyDelete
  12. anak2 saya juga suka banget sama bakmi mewah ini mba, kayak makan di luar katanya, hehehe..

    ReplyDelete