Google+ Followers

Thursday, December 31, 2015

Monetize Blog : My Dream My Adventure

Akhir tahun seringkali menjadi momen istimewa bagi semua orang. Akhir tahun lazimnya adalah saat introspeksi, melihat kembali perjalanan hidup dalam setahun, pencapaian yang telah diraih disertai cita-cita dan impian untuk setahun ke depan.
“Ih mimpi doang, apa guna resolusi?” begitu ujar orang-orang yang lebih suka mengalir mengikuti arus air. Tak masalah meski tak punya resolusi khusus tapi juga tak salah jika menjelang pergantian tahun memilih menyusun cita-cita, resolusi demi menggapai mimpi. Yang salah adalah jika merancang resolusi tanpa solusi, membangun mimpi tanpa karya pasti.

Ketika mengundurkan diri sebagai karyawati tiga tahun lalu saya sempat menulis resolusi bahwa saya ingin mencari nafkah dari rumah. Mewujudkan mimpi itu tidaklah mudah. Saya masih harus bergelut dengan kecewa ketika lebih sering menelan kekalahan dalam sebuah lomba, karena pekerjaan sampingan saya saat masih bekerja kantoran adalah sebagai pemburu hadiah. Seperti mengikuti kuis di shop page Bilna di Flipit. Saya pasti sudah ikutan, hayoo jangan ketinggalan atau anda ingin melewatkan kesempatan memenangkan voucher Bilna 600 ribu rupiah untuk dua orang? 300 ribu rupiah per orang sodaraa-sodaraa, bisa bayangkan buat belanja apa saja. Caranya nggak ribet kok hanya menjawab beberapa pertanyaan yang mudah dan pas ada pertanyaan "Dari mana anda mengetahui kuis Bilna wishlist ini?" jangan lupa pilih kategori blogger : tuliskan Dwi Aprilytanti Handayani atau nama blog atau link blog saya ya, solidaritas sesama blogger gitu, entar kita kan sama-sama masuk data base tim juri :) terimakasiiiiih :)

Kehidupan saya bergulir, dari sekedar berburu hadiah di kuis-kuis kemudian menjadi penulis lepas ketika seorang teman mengajak saya terjun sebagai penulis konten atau penulis artikel di sebuah agency naskah. Tentu penghasilan yang saya peroleh lebih pasti setiap bulannya karena dihitung sebagai komisi per artikel yang saya selesaikan.
Dua tahun saya menjalani aktivitas sebagai penulis konten yang sering disebut sebagai penulis recehan. Hasilnya lumayan, namun harapan saya untuk mendapatkan peningkatan penghasilan, apresiasi lebih karena telah bergabung lebih dari dua tahun hanya menjadi harapan kosong belaka. Tidak ada apreasiasi, tidak ada peningkatan fee padahal inflasi melambung tinggi. “Eh, kan istri hanya sebagai penopang finansial lapis dua, nggak masalah dong kalau penghasilannya gak perlu terlalu tinggi, asal enjoy sajalah.” Jangan salah, saya pernah mengalami kondisi morat-maritnya finansial keluarga selama dua tahun terakhir, ketika saya telah tak memiliki gaji bulanan, tepatnya ketika suami saya terPHK dari tempatnya bekerja dan hanya bekerja musiman tiga bulanan dengan waktu job less cukup lama. Jadi salahkah saya jika ingin mendapatkan penghasilan lebih baik di tahun depan?

Monetize blog, itu hal yang terpikir oleh saya pertama kali. Monetize blog bisa dari pintu mana saja: google adsense, job review atau sebagai jawara lomba. Meski masih aktif sebagai penulis konten saya memiliki blog pribadi yang seharusnya bisa saya maksimalkan untuk mendapatkan penghasilan. Sebenarnya saya sudah mulai merintisnya dengan menulis beberapa job review selama tahun 2015. Hasilnya jauh lebih besar daripada menulis satu konten artikel, lebih menyenangkan karena saya tak perlu terpaku pada keyword dan menulis dengan gaya santai khas blogger. Lomba blog? Tak terhitung berapa banyak lomba blog yang saya ikuti tetapi mungkin baru tiga atau empat kali berhasil menorehkan prestasi. Belum lagi jika harus menelan sakit hati ketika gaya menulis dan tema tulisan saya “diplagiasi” oleh sesama peserta yang sempat mampir di postingan saya. Saya juga sebenarnya pernah mengajukan google adsense namun berakhir mengharukan karena ditolak dua kali. Lalu saya berpikir “ah lebih baik konsen ke penerimaan job review dan blogger event.” Namun saya tak ingin review dan liputan event yang saya susun sekedar berbau money oriented belaka. Informasi melalui review tersebut saya harapkan membawa pencerahan dan memberikan informasi yang dibutuhkan khalayak luas.
Bersyukur saya sempat merasakan asyiknya menjadi blogger event. Beberapa event sempat saya ikuti. Saya memiliki kesempatan bertemu dengan blogger-blogger lain yang lebih senior dan berpengalaman. Saya meluangkan waktu lebih banyak untuk blog walking, menyapa blogger-blogger yang sering kebanjiran job review di sosial media, sesekali menawarkan portofolio saya. Networking, satu kata ajaib yang sedang saya tekuni untuk mewujudkan monetize blog yang saya impikan.
Blogger-blogger senior di sebuah event yang saya ikuti. Upaya membangun networking


Apakah saya mampu mewujudkan impian itu? Saya percaya Tuhan selalu melihat proses perjuangan makhlukNya dalam ikhtiar mengais rezeki yang tersembunyi. Saya tulis mimpi itu dalam surat yang saya lipat dan disimpan di bawah bantal. Berharap ia menjelma dari sebuah mimpi sekaligus obsesi sebab saya tak hanya bermimpi namun berusaha keras dan menjalin ikatannya lebih erat dengan doa tiada henti dan tekad yang kuat sebagai pondasi. This is My Dream My Adventure!

25 comments:

  1. Aamiin semoga tercapai, Mbak. Kalau mau lebih monetize blognya, sebaiknya beli domain,mbak, karena rata-rata blog yang dicari sponsor itu yang self domain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin makasih mbak Ela, pengennya tanpa beli domain pun bisa...kalau yang ngasih job review bener-bener menghargai cara mengulas produknya eaaa..^^

      Delete
  2. Aamiin, pasti bisa!! Tetep semangat Mbak. Itu saran Mbak Leyla bisa dipake. Lumayan kalo udah domain sendiri, fee juga lebih mahal. ;D

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin makasih mbak Nisa, sementara pakai yang ini dulu deh hehehe ...kalau rezeki tak kemana, Entah nanti jika kelak suatu ketika saya berubah pikiran untuk punya domain sendiri :D

      Delete
  3. dari networking bisa banyak dapet ilmu juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget mbak Lidya, menyambung tali silaturahim selalu membawa berkah :)

      Delete
  4. google adsense saya juga mengharukan, mbak...di-php-in berbulan2

    btw...tadi pas baca judulnya sempat membayangkan tentang perjalan ke tempat2 wisata tertentu hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha yah inih, adventure ala saya, jatuh bangun membangun mimpi :D

      Delete
  5. good luck ya mbak semoga dapat vocernya

    ReplyDelete
  6. saya kelupaan ikut kompetisi ini, tapi keknya ikut kuisnya dech. hehee, semoga beruntung ya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih mbak Astin, semoga ada rezeki kita ya hehe :)

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  7. Semoga tercapai resolusinya y mba..bca ini sy jdingin jg lbh berusaha utk mrngatur wkr agr bs monetize blog lbh profesional. Sy jg prnh mengalami ..bbrp taun k blkg..suami di phk. Aplg skrg sering sakit suka mikir yang aneh2 sy. Tp waktuny itu loh kdh sy merasa ga snggup mikir monetize blog. Apa perasaan sj y?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau saya sambil jalan mbak Kania....enggak ngoyo dan meluangkan waktu khusus hingga berjam-jam tetapi, konsisten dan istiqomah dan nggak lupa berdoa :) ...semoga sehat senantiasa mbak :)

      Delete
  8. Tuhan selalu melihat proses perjuangan makhlukNya dalam ikhtiar mengais rezeki yang tersembunyi...point-nya tuch di kalimat ini...tetap berikhtiar, sabar dan ikhlas dalam menjalani...insya Allah...tujuan kan tercapai...
    keep happy blogging always...salam dari makassar-banjarbaru :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih mas Hariyanto terimakasih atas atensinya ...salam dari Sidoarjo :)

      Delete
  9. Selamat mengais rezeki dengan blog, Mbak Dwi ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga bisa istiqomah ngeblog pula sebagai sarana mengais pahala ya mbak, seperti mbak Rahmah :)

      Delete
  10. Ngomongin soal networking saya anglat tangan deh mbak. Jarang bgt bisa ikutan event. Paling mentok2nya ya lewat BW aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. BW dan saling sapa di sosmed juga sudah termasuk networking ampuh mbak Ika, saya klo BW malah tergantung kuota hehehe...

      Delete
  11. Wah ingin ketingkat lebih lanjut rupanya ^^saya turut mengaminkan saja, walaupun menginkan serupa tapi belum bisa. Semangat ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah sambil jalan kok mbak, nggak "ngoyo" tapi menikmati prosesnya, yang penting doa-ikhtiar-doa nanti biarlah takdir menjemput kita dengan segala ketentuannya :)

      Delete