Google+ Followers

Saturday, July 21, 2018

Asian Games 2018 Ajang Optimisme Indonesia

Sungguh menarik mengikuti berita-berita, kisah dan perjalanan menuju pembukaan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 18 Agustus 2018. Seperti dirilis https://asiangames2018.id acara pembukaan ini akan dibuka dengan sebuah tontonan kolosal yang melibatkan sekitar 6000 artis, musisi, penari kreatif dan tenaga produksi serta kreatif. Sebuah acara pembukaan yang super kolosal dan tidak bisa dipandang sebelah mata.
Pembukaan Asian Games 2018, Sebuah Pertunjukan Kolosal Pemersatu Perbedaan 
Bhinneka Tunggal Ika akan membuka opening ceremony Asian Games 2018 di Indonesia. Sumber gambar; https://asiangames2018.id
Beberapa hal yang menarik perhatian dari kirab obor dan penyelenggaraan Asian Games ini adalah:
1.    Api Mrapen ini diserahterimakan kepada mantan atlit tenis Yustedjo Tarik dan atlit bulutangkis Susi Susanti yang bertugas mengawal api dari India. Momen yang seolah menitipkan pesan optimisme estafet prestasi dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Sumber: https://twitter.com/setkabgoid
2.    Kirab Obor Asian Games 2018 (Torch Relay) dilaksanakan dengan melalui obyek-obyek wisata andalan nusantara yaitu Candi Prambanan Yogyakarta, Gunung Bromo Probolinggo, Kawah Ijen Banyuwangi, Istana Tampak Siring Bali, Panta Kuta Bali, Raja Ampat Papua, Pulau Kemaro Sumatera Selatan, Danau Toba Sumatera Utara, Istana Siak, Riau, Jembatan Ampera Sumatera Selatan, Museum Nasional Jakarta dan Kepulauan Seribu. Rute ini bukan tanpa alasan. Dari sinilah tercipta optimisme perhatian dunia akan terpusat pada obyek-obyek wisata yang disinggahi Torch Relay. Sebuah kesempatan yang sangat berharga
Sumber: https://twitter.com/setkabgoid
3. Lokasi penyelenggaraan Asian Games 2018 bukan hanya di Jakarta dan Pulau Jawa. Suatu kemajuan dan optimisme luar biasa. Jakarta dan Pulau Jawa tak lagi menjadi pusat perhatian dan kepercayaan untuk sebuah penyelenggaraan acara akbar kelas dunia. Asian Games 2018 kali ini diselenggarakan di Palembang dan Jakarta dan beberapa kota di Jawa Barat dan Banten untuk cabang olahraga tertentu. Penyelenggaraan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan di Indonesia telah mulai merata hingga ke luar Jawa. Bangsa Indonesia optimis, pagelaran akbar sekelas Asian Games bisa berjalan lancar dengan fasilitas yang memadai meski dihelat di luar Pulau Jawa.
4.    Maskot Asian Games 2018 tak hanya satu, melainkan tiga.
Asian Games kali ini mengangkat semangat Energy Of Asia. Asian Games 2018 diselenggarakan di Indonesia sebagai negara yang kaya keberagaman budaya, bahasa dan peninggalan sejarah. 


Sumber: https://twitter.com/setkabgoid
Menariknya tiga maskot Asian Games ini mengingatkan kita untuk peduli pada kelestarian lingkungan terutama satwa langka. Maskot tersebut adalah:

1.  Bhin 
   Melambangkan strategi dan terinspirasi dari burung Cenderawasih. Maskot yang mengenakan rompi bermotif khas Asmat ini mengingatkan keindahan bumi Papua dan populasi Cenderawasih yang semakin menurun karena kerusakan habitan dan pemburuan liar. Maskot ini menjadi simbol optimisme sebagai hasil dari strategi ketika terjun dalam sebuah kompetisi.
2.    Atung
Maskot ini terinspirasi dari rusa bawean yang hanya ditemui di Pulau Bawean Jawa Timur. Maskot Atung yang mengenakan kain motif Tumpal khas Jakarta melambangkan kecepatan dalam bergerak sekaligus optimisme dalam berjuang.
3.    Kaka
Kaka adalah maskot yang mengenakan kain penutup dada bermotif bunga khas Palembang, terinspirasi oleh badak bercula satu. Ia melambangkan optimisme dan lambang kekuatan. Sekaligus mengingatkan bahwa populasi badak bercula satu semakin langka dan hanya dapat ditemui di Taman Nasional Ujung Kulon.

Asian Games 2018 sungguh pagelaran akbar yang sayang jika dilewatkan. Mari kita berdoa agar optimisme kita bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik benar-benar terlaksana sesuai harapan, sekaligus mampu meraih prestasi sebagai juara umum dengan cara sportif dan terhormat.

Daftar Pustaka: https://asiangames2018.id dan https://twitter.com/setkabgoid 

No comments:

Post a Comment