Google+ Followers

Tuesday, November 3, 2015

Nasi Bungkus Murmer PSR

Hari gini, inflasi melonjak tinggi, bagaimana harga nasi? Eits jangan salah. Di perumahan kami alhamdulillah masih bisa beli sebungkus nasi dengan harga enam ribu (lauk telur) - tujuh ribu rupiah (lauk daging). Warung nasinya tanpa nama, saya biasa menyebutnya warung bu Joko seperti nama si penjual. Menu yang dijual nasi pecel dan nasi campur. Jadi kalau bosan nasi campur boleh dong ganti menu nasi pecel.

Sebungkus nasi enam ribu rupiah bisa dimakan berdua, saya dan si bungsu...kok bisa? lah porsi nasinya banyak, lauknya pun cukup : telur dadar (atau bali telur), mie, tahu balado, dadar/bakwan jagung, acar kuning dan sambal goreng tahu tempe. 

Sang penjual bangun dini hari untuk memulai masak. Ngga perlu khawatir dapat makanan sisa kemarin. warung yang gerobaknya nempel pagar rumah si pemilik ini buka ba'da subuh dan sekitar jam sembilan atau sepuluh pagi sudah habis..laris maniss. Kadang kalau hari Minggu pas malas masak (pengen cuti lah sesekali) nasi bungkus ini jadi pilihan utama. 

Dadar telornya gurih, bakwan jagungnya lezat dan ngga ada jagung yang terasa masih keras di gigi alias halusnya sempurna. Masakan balado, sambal goreng tahu tempenya dan acar kuningnya OK banget (aduh ngetik sambil nahan lapar nih)...ngga keasinan apalagi cuma terasa MSG. Si Ibu bukan pecinta MSG kayaknya, hasil masakannya bumbu asli sehingga lebih pas di lidah.

Untuk skala 1-10 saya berikan nilai 8,5 buat sang ibu sebagai koki. Paling suka sama sambalnya yang pedes buangeett ...kadang pas ibunya baik banget, sambalnya ngga dimasukin ke nasi bungkus tapi dibungkus di plastik berbeda, khawatir kepedesan katanya. Kok ya lagi pas banget lagi ngirit to the max. Sambalnya bisa disimpan dan ditandaskan siang hari, tinggal goreng tempe atau bikin dadar sendiri. Jadilah menu santap siang untuk satu keluarga berempat hehehe....

Penasaran nyoba nasi bungkus murah meriah dan lezat rasanya? Yuk jalan-jalan ke Perumahan Permata Sukodono Raya (PSR), Sidoarjo. Ambil jalan utama lalu belok kiri pas ada jalan kembar setelah rumah besar pojokan milik perusahaan outsourcing. nah lurus aja di kiri jalan itulah warung mini alias gerobak biru Bu Joko berada. 

9 comments: