Google+ Followers

Tuesday, September 16, 2014

Pengelolaan Finansial Keluarga Sebagai Organisasi Sederhana


Sebagai makhluk sosial manusia secara kodrati membutuhkan individu lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Interaksi sosial tersebut salah satunya adalah kebutuhan menemukan pendamping hidup untuk membangun sebuah rumah tangga. Sebuah keluarga berlaku layaknya organisasi. Ada kepala rumah tangga dan anggota organisasi lainnya. Pembagian tugas dan wewenang didasarkan pada kesepakatan antara pihak suami dan istri. Lazimnya ayah berfungsi sebagai kepala rumah tangga, secara otomatis berkewajiban pula memenuhi kebutuhan finansial keluarga. Ibu seringkali berfungsi ganda, sebagai penanggung jawab pekerjaan rumah tangga sekaligus sebagai penopang finansial lapis kedua.
Rumah tangga dapat disebut sebagai organisasi terkecil dalam masyarakat. Pos-pos pengeluaran dan pendapatan keluarga merupakan cashflow yang rutin terjadi setiap bulan. Tanpa perencanaan yang matang sebuah keluarga bisa saja mengalami “bangkrut” karena besar pasak daripada tiang. Pengelolaan keuangan keluarga yang asal-asalan menjadi salah satu sebab keluarga tersebut terlilit hutang. Pepatah bijak mengatakan berapapun pendapatan yang diperoleh sebuah keluarga pasti cukup untuk biaya hidup namun tak akan pernah cukup untuk mengejar gaya hidup. Pengelolaan keluarga yang bijak sebaiknya mengalokasikan penghasilan keluarga untuk pos-pos pengeluaran tetap berdasarkan budget dan diupayakan agar tidak melebihi budget yang telah disepakati bersama. Misalnya biaya pendidikan, biaya rutin (pangan, sandang, pembayaran tagihan air, listrik, komunikasi), pos rekreasi, biaya perawatan kesehatan dan pos khusus untuk biaya tak terduga.

Poin-poin yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan finansial keluarga adalah pengeluaran, pendapatan, hutang, piutang dan asset. Bagi sebagian keluarga kebutuhan hidup seperti rumah dan kendaraan terpaksa harus dibeli dengan cara berhutang atau kredit. Sebagian keluarga lain mungkin memiliki kartu kredit dengan tujuan mempermudah transaksi atau tertarik dengan program-program promonya. Dua hal yang patut menjadi prioritas dalam memutuskan untuk berhutang adalah skala prioritas dan total pendapatan keluarga. Para pakar keuangan menyarankan agar besaran hutang tidak melebihi 30% dari total pendapatan keluarga. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gagal membayar angsuran karena sesuatu hal di luar perencanaan. Skala prioritas dalam pengajuan hutang bertujuan untuk membatasi diri dari sekedar mengejar gaya hidup. Tanpa penentuan skala prioritas banyak orang memiliki kartu kredit sekedar demi gengsi. Pembelanjaannya pun dilakukan secara gelap mata namun di kemudian hari kelimpungan ketika menerima tagihan.
Salah satu hal penting dalam pengelolaan keuangan keluarga adalah mengusahakan kepemilikan asset. Asset dalam sebuah keluarga berfungsi sebagai simpanan di hari tua atau dapat dipergunakan sewaktu-waktu ketika membutuhkan modal dalam jumlah besar. Asset keluarga tidak hanya berupa property dan perhiasan atau harta benda lainnya. Di era modernisasi sekarang ini perkembangan dunia finansial tumbuh pesat. Investasi dan proteksi melalui asuransi menjadi salah satu pilihan menambah asset keluarga. Memilih perusahaan asuransi terpercaya adalah langkah bijaksana sebagai tindakan proteksi bagi finansial keluarga
Ilustrasi diambil dari sini

PT. SunLife Financial Indonesia sebagai bagian dari Sun Life Financial, salah satu organisasi finansial terkemuka di dunia sejak tahun 1995 telah menyediakan berbagai program dan produk proteksi serta pengelolaan keuangan keluarga. Produk-produk PT. SunLife Indonesia mencakup asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan dan perencanaan hari tua. Masyarakat ditawarkan berbagai pilihan untuk tindakan proteksi melalui produk SunLife Financial Syariah yang merupakan unit link proteksi dan investasi berbasis syariah serta empat produk utama lainnya yaitu :
1.   produk proteksi (Sun Medicash, Term Life dan Sun Golden Life)
Sun Medicash merupakan proteksi untuk kesehatan keluarga yang diharuskan menjalani rawat inap di rumah sakit baik karena sakit maupun kecelakaan. Term Life adalah produk proteksi jangka panjang dengan pilihan masa pembayaran premi 5, 10, 15 hingga 20 tahun dan memberikan 100% uang pertanggungan apabila si Tertanggung meninggal dunia dalam masa asuransi. Sun Golden Life merupakan proteksi jangka pendek yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh ahli waris atua keluarga ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada si Tertanggung
2. Produk Simpanan dan Investasi (Sun Fortune Link, Brilliance Fortune, Brilliance Sejahtera dan Brilliance One Protection Plus)
Sun Fortune Link merupakan produk yang menawarkan berbagai pilihan dana investasi sesuai profil resiko investasi dan kebutuhan keluarga. Brilliance Fortune merupakan kombinasi antara asuransi dan investasi dengan pembayaran premi perlindungan jiwa selama tiga tahun dan potensi hasil investasi selama sepuluh tahun. Brilliance Sejahtera merupakan kombinasi dari produk asuransi jiwa dan berbagai produk investasi. BrillianceOne Protection Plus merupakan produk asuransi unit linked tunggal untuk proteksi jiwa dan investasi.
3. Produk Riders/asuransi tambahan sebagai pelengkap atau pendukung asuransi dasar untuk meningkatkan perlindungan dan memperoleh manfaat asuransi lebih besar. Riders meliputi Waiver of Premium – Critical Illness (WO-CIR) untuk penyakit-penyakit serius, Waiver of Premium-Total Disability Benefit (WP-TDB),  Waiver of Premium-Death (WP-Death), Critical Condition Rider, Accidental Death & Dismemberment Benefit (ADDB), Accidental Death Benefit (ADB), Hospital Income & Surgical Rider (HISR) dan Sun Early Critical Illness Rider (SECURE). Berbagai Produk Riders ini memberikan banyak manfaat mulai dari pertanggungan tambahan ketika si Tertanggung menderita penyakit kritis atau diharuskan menerima tindakan operasi hingga pembebasan biaya premi ketika si Tertanggung meninggal dunia atau menderita cacat tetap ketika masih dalam masa pembayaran premi asuransi.
4.   Bancassurance yaitu bentuk kerjasama antara perusahaan asuransi dan bank tertentu untuk memasarkan produk-produk asuransi. Produk Bancassurance dapat digunakan untuk berbagai tujuan investasi seperti dana pendidikan, tabungan hari tua dan tabungan regular.
Salah satu keunggulan produk asuransi dibandingkan tabungan adalah penanggungjawab keuangan keluarga akan termotivasi untuk menyisihkan sebagian pendapatan keluarga untuk membayar premi. Hal ini berbeda dengan perilaku menabung pada umumnya baru diterapkan dengan cara menyisihkan sisa dari penghasilan keluarga setelah dikurangi pengeluaran-pengeluaran. Dengan mengalokasikan sebagian pendapatan keluarga untuk membayar premi asuransi sebuah keluarga bisa memperoleh keuntungan ganda yaitu proteksi dan investasi. Proteksi ditujukan untuk mengcover biaya kesehatan atau santunan ketika si Tertanggung (yang biasanya merupakan pencari nafkah utama) meninggal dunia. Investasi melalui unit-unit link asuransi dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan seperti simpanan hari tua, biaya renovasi rumah, biaya pendidikan anak hingga rencana berwisata ke luar negeri.
Bijak dalam mengelola keuangan keluarga dengan mengikutsertakan peran asuransi mengajarkan pesan moral bahwa kesejahteraan keluarga hanya terwujud melalui kerja keras. Hal ini dapat menghindarkan diri untuk tidak terperangkap dalam salah satu dari tujuh dosa besar ala Mahatma Gandhi yaitu “kekayaan tanpa kerja” seperti yang diterapkan organisasi-organisasi pemasaran jaringan dan organisasi piramida yang membangun struktur finansial dengan cara menanamkan mimpi menjadi kaya tanpa bekerja dan mendorong orang berspekulasi tanpa acuan yang jelas. Peran asuransi dalam pengelolaan keuangan keluarga tak hanya sekedar sebagai instrumen perlindungan keluarga namun juga berfungsi layaknya kompas dalam menentukan arah perjalanan. Tujuan hidup menjadi lebih terarah dan termotivasi menjadi lebih baik layaknya tagline PT. SunLife ~ Life’s Brighter Under The Sun.
Daftar Pustaka :
www.sunlife.co.id


2 comments:

  1. Asuransi memang perlu ya, mba. Apalagi di musim seperti sekarang, kadang sakit datang tanpa diundang. Semoga selalu sehat sekeluarga, mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Riz, Asuransi bisa berfungsi sebagai proteksi sekaligus investasi nih. Aamiin makasih doanya ya :)

      Delete