Google+ Followers

Friday, May 12, 2017

Kamu Cantik Cantik Dari Hatimu....

Judul postingnya OK atau enggak banget nih friends? wkwkwkw. Bicara soal kecantikan, apaka kata chibby chibby itu ngga salah, kecantikan itu memang datangnya dari hati. Kalau ngga percaya nih saya share cerita tentang Beauty Class tempo hari.
Kamis 11 Februari 2017 adalah hari yang dinanti para peserta Beauty Class “Ramadhan Berseri” dan Talk Show Mengoptimalkan Inner Beauty bersama Psikolog Ika Wahyuni M.Psi. Ceritanya Beauty Classnya dipandu tim Wardah nih. Acara kali ini merupakan salah satu kegiatan MT. Mar’atus Shalihah, Perumahan Permata Sukodono Raya. Alhamdulillah, persiapan yang hanya dua mingguan tidak menjadi penghalang dan acara bisa berjalan lumayan sukses. Panitianya mini, enam orang yang diketuai bu Ocha.
Hobi emak-emak kalau pas ada event adalah poto-poto sebelum acara dimulai

Acara dimulai sekitar pukul 8.30 WIB. Diawali dengan tilawah yang dibacakan bu Nanik. Ayat yang dibacakan mengingatkan kembali tentang ketaqwaaan dan keimanan. Imanlah yang menentukan baik buruknya hati. Yap sebab kecantikan yang bernilai di mata Allah adalah kecantikan hati.
Kemudian, seperti halnya acara-acara biasanya. Sambutan pun diberikan oleh ketua majelis taklim Mar’atus Shalihah, Ibu Lina Ariani. Beliau mengingatkan kembali bahwa cantik yang terpenting adalah kecantikan hati. Boleh dandan tapi demi menyenangkan hati suami. Janganlah sibuk dandan tapi pas sudah cantik ber- make up jadi ogah bikinin suami sambel ...gurau beliau. 

Berkaitan dengan tausyiah dan sambutan singkat beliau dibagikan artikel tentang rambu-rambu bagi muslimah jika ingin berdandan. Di antaranya agar tidak berlebihan, tidak berlaku tabarruj dan tidak menimbulkan fitnah.
Antusiasme peserta ...serius banget maak ?

Acara berikutnya adalah talk show tentang mengoptimalkan inner beauty yang dibawakan oleh ibu Ika Ika Wahyuni M.Psi. seneng banget melihat beliau mengulas materi inner beauty. Mengingatkan pentingnya merawat karunia Allah baik berupa fisik maupun hati.
Hal pertama yang ditekankan beliau adalah bahwa tidak ada yang bisa mendefinisikan kecantikan secara pasti. Kecantikan di mata manusia tenyata sifatnya subyektif. Misalnya:
1. Di zaman kerajaan dan bangsawan Eropa berkuasa, zaman imperialisme sosok wanita cantik yang dipuja-puja para lelaki adalah wanita-wanita yang montok berisi
2.   Sementara di Lembah Baliyem, seorang wanita dipandang sebagai sosok yang cantik jika memiliki payudara yang nglewer. Sebab wanita yang payudaranya tak kencang dipandang sebagai ibu yang menyusui bayi dengan sempurna
3.   Di Korea, saat ini wanita dipandang sebagai sosok cantik jika kaki dan lehernya jenjang, kulitnya flawless

Tiga contoh ini membuktikan bahwa kecantikan erat kaitannya dengan konsep diri. Pandangan manusia tentang kecantikam erat kaitannya dengan konsep diri. Konsep diri merupakan pandangan atau persepsi individu terhadap dirinya baik bersifat fisik, sosial maupun psikologis. Dimana pandangan ini diperolehnya dari pengalaman berinteraksi dengan orang lain yang berarti dalam hidupnya.


Membicarakan kecantikan erat kaitannya dengan konsep diri positif Vs konsep diri negatif
Ketidakmampuan mengelola gap antara kondisi riil diri dan kondisi ideal dalam memandang konsep kecantikan akan membawa pada kondisi gelisah, rendah diri, kecewa dan fokus pada kekurangan.

Konsep diri negatif inilah yang bisa menjadi penyebab munculnya psikopatologi. Psikopatologi merupakan penyakit kejiwaan yang bisa berupa:
·        Body dysmorphic disorder (selalu merasa tubuhnya penuh kekurangan meski orang lain menganggapnya tidak ada hal yang salah)
·        Eating disorder (terobsesi dengan tubuh langsing sehingga tak mampu menikmati makanan, bisa seperti penyakit bulimia anorexia)
·        Depresi
·        Inferiority complex
·        Low self esteem (rendah diri)
Nah karena salah satu bentuk psikopatologi adalah low self esteem maka selayaknya mengupayakan untuk meningkatkan rasa percaya diri. Caranya dengan:
1.   Mengubah konsep diri. Tumbuhkan rasa yakin bahwa sosok cantik adalah jika mampu mengoptimalkan hal positif dari dalam diri. Misalnya dikenal sebagai orang yang ramah, humoris, suka menolong, dermawan
2.   Be a positive thinker. Selalu berpikir positif. Jika orang lain senang dirinya ikut senang, tiada iri hati dan dengki
3.   No body’s perfect. Agak gemukan, kulit tidak putih? Ngga apa-apa. No body’s perfect. Sebab kesempurnaan hanya milik Allah
4.   Jujur pada diri sendiri. Ngga usah pura-pura langsing. Jujur aja. Berat badan di atas ideal (itu mah saya)

Dan yang terakhir tetapi terpenting adalah para muslimah harus memegang teguh Islam sebagai Way of Life “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah”
Merawat kecantikan itu boleh karena jika niatnya benar sama artinya dengan menjaga karunia Allah dan mensyukuri nikmatNya. Oleh karena itu merawat potensi kecantikan fisik hendaknya dilakukan dengan cara:
1.   Meniatkan merawat kecantikan karena Allah semata, sebagai bentuk syukur kita
2.   Perhatikan kebersihan, kerapian dan kepatutan

Jangan lupa merawat potensi kecantikan hati yang dilakukan dengan cara:
1.   Menjaga fitrah keimanan
2.   Menjaga kesucian diri, sadar diri akan perannya
3.   Beauty is not only about face
4.   Terus menuntut ilmu dan menebar manfaat
5.   Cantik diri dengan akhlak terpuji
6.   Mengingat Allah dalam setiap keadaan

Acara dilanjutkan dengan tanya jawab. Para hadirin yang beruntung, mengajukan pertanyaan mendapatkan hadiah dari panita. Pertanyaanya beragam. Ada yang menanyakan apakah berdandan itu termasuk tabarruj atau tidak, bagaimana jika ingin berdandan tapi suami malah merasa aneh dan bagaimana agar bisa tampil percaya diri

Selain yang mengajukan pertanyaan, peserta yang menjawab pertanyaan dari panitia dengan benar juga berhak mendapatkan hadiah. Pertanyaannya pun tak jauh-jauh dari materi.

Mbak mbak Wardah yang cantik dan stand by sejak awal acara.


Sesi berikutnya adalah sesi beauty class. Para peserta dibentuk dalam kelompok-kelompok. Satu kelompok terdiri dari lima orang. Setiap kelompok diberikan satu pallet besar make up (bedak, eye shadow, blush on), mascara, eye liner dan perlengkapan kuas make up untuk masing-masing orang. 

Caption: pura-puranya mo bikin foto Before and After wkwkwk

(Kok jadi mirip scene film: Bang...beli satenya dong 10 tusuk)

Hadeeuh dasar saya ngga bisa dandan jadinya Cuma nanya-nanya kiri kanan, mana itu eye liner, mana mascara, apa bedanya blush on dan eye shadow wkwkkwk. Hasilnya kira-kira seperti ini lah bo’

Hasil candid. Kira-kira ini baca: Kama hasanta khalqi fa hassin khuluq atau malah ngomong sama kaca: wahai kaca katakan siapa yang paling cantik di dunia


Di sela-sela memandu peserta untuk mengoleskan make up, para perias memberikan tips-tips khusus seperti:
1.   BB cream itu ringkas untuk ibu-ibu yang pengen cepet karena sudah mengandung pelembab sekaligus foundation
2.   Merias wajah itu didahului dengan mencuci muka terlebih dahulu dengan sabun muka baru dioles pembersih
3.   Memilih warna bedak sebaiknya satu tone di atas warna kulit wajah.
4.   Bagaimana membentuk alis yang cakep
5.   Dan lain lain
Haha iya dan lain lain entah apa saja. Saya sendiri sebenarnya hanya sekedar ingin tahu saja seperti apa beauty class itu dan memeriahkan acara saja karena mendapat tugas sebagai salah satu panitia. Mudah-mudahan acara ini mendapat ridhoNya. Dan kami, para muslimah disadarkan kembali pentingnya merawat inner beauty, baru melengkapinya dengan kecantikan polesan yang diniatkan demi bersyukur atas nikmat Illahi.


Foto bareng bu Ika Wahyuni M.Psi

1 comment:

  1. Woaahhh cantiiik maksimal mbaaa
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete