Google+ Followers

Thursday, March 30, 2017

Belajar dari Kartini-Kartini Masa Kini

"Ntar brenti kerja saya ngapain aja di rumah ya ?" pikiran galau semacam itu menghantui saya berbulan-bulan sebelum memutuskan resign. Bagi saya memutuskan berhenti bekerja bukan hal mudah. Satu sisi harus siap kehilangan pekerjaan dan penghasilan untuk menopang kondisi finansial keluarga yang saat itu tidak bisa dibilang aman. Sisi lain si bungsu sering sakit-sakitan dan perlu perhatian lebih serius.

Saya berusaha keras mengatasi kegalauan dengan cara menemukan solusi. Maklum sebelumnya sudah pernah memutuskan break dari dunia kerja saat si sulung berusia kurang dari setahun. Ternyata saya hanya bisa bertahan dua tahun saja. Dan selama dua tahunan stay at home malah merasa stress. Sehari-hari ngurus rumah tanpa kesibukan lain. Ga bisa bantu ibu dengan penghasilan sendiri dan jadi merasa kurang percaya diri.

Artinya sebelum berhenti bekerja untuk kedua kali saya harus punya kesibukan sekaligus pintu yang bisa mendatangkan penghasilan. Pastinya Sang Maha Kuasa paham kegalauan ini hingga kemudian mempertemukan saya dengan Kartini-Kartini masa kini. Mereka adalah wanita-wanita bukan pekerja kantoran. Tetapi punya semangat dan energi untuk terus berkarya. Sambil lalu, saya pun mendapatkan berbagai inspirasi yang tercecap diam-diam ketika mengamati sepak terjang mereka sebagai perempuan. 


Wanita pertama yang menginspirasi saya untuk memutuskan berhenti bekerja dari dunia kantoran adalah mbak Murti Yuliastuti. Meski belum sempat bertemu di dunia maya, beliau telah menjadi sahabat dunia maya (ya buat saya sih demikian mudah-mudahan begitu juga bagi mbak Murti hihihi). Beliau mama dari Rangga dan Anggita. Dulu pernah bekerja dan punya jabatan tetapi beliau lepas untuk menemani putra-putri beliau yang sedang dalam masa pertumbuhan. Ternyata stay at home di mata beliau asyik-asyik aja kok. Saya amati beliau tak pernah mengeluh dengan keputusan resign dan mengisi waktu senggangnya dengan mengikuti passion: menulis. Wah jadi ingat beberapa tahun lalu pas jaya-jayanya antologi dan lomba menulis di note facebook kami sering saling tag untuk mengikuti lomba nulis A, sayembara nulis B dan sempat juga sebuku bersama...dua buku antologi malahan. Dari beliau saya belajar bahwa waktu tak perlu dibunuh agar segera berlalu tetapi diisi dengan hal bermanfaat akan lebih mewarnai hari-hari tanpa merasa sendu. Menekuni hobi, belajar tentang apa saja yang belum dipahami termasuk belajar mengaji kembali dan berusaha mengoptimalkan segala yang ada pada diri.


Ya! ketika memutuskan benar-benar off dari dunia kantoran saya mengikuti passion yang sama dengan mbak Murti: menulis. Bagaimana menulis tak hanya berfungsi sebagai pengisi waktu senggang tetapi sekaligus juga mendatangkan penghasilan? Mulailah saya berkenalan dengan penulis-penulis konten yang kemudian mengajak saya menekuni dunia menulis konten. Feenya memang hanya beberapa ribu rupiah untuk sekian kata. Tetapi bisa menjadi beebrapa ratus ribu rupiah untuk sekian artikel.

Pekerjaan sebagai penulis konten ini berjalan bareng dengan aktivitas saya di dunia blogging. Uhuks tapi blog saya isinya curhat-curhat melulu. Namun alhamdulillah bisa mendatangkan penghasilan juga karena menang beberapa lomba blog dan review produk. Kadangkala sebagai blogger mendapat undangan untuk hadir di suatu acara atau saya sendiri yang berkunjung ke suatu acara demi mengikuti lomba menulisnya hahaha (dasar ya ga jauh-jauh dari usaha)

Tak dinyana karena saya hobi banget ikut lomba menulis meski prestasinya masih hitungan jari menjadi jalan inspirasi lain lagi. Berkat berkunjung ke Pameran Produksi Indonesia Tahun 2015 saya berkenalan dengan wanita inspiratif berikutnya yaitu mbak Kartina Ika Sari. Beliau ini dulunya saya kenal sebagai blogger. Kemudian naik tahta menjadi writerpreneur ~ begitu biasanya beliau menyebut profesinya. mbak Ika ini founder dari Indoblognet.com dan pemilik dari MB Communication. Sepak terjang MB Communication dan Indoblognet ini patut diacungi jempol. Indoblognet adalah semacam situs untuk komunitas blogger dan penulis. Kita boleh menulis tentang apa saja sesuai kategori. Bagusnya lagi MB Communication dan Indoblognet ini bekerjasama dengan UKM-UKM yang bertindak sebagai sponsor dan seringkali mengadakan acara coaching seperti fotografi, decoupage dan cara menyajikan video yang extraordinary. Keren banget deh mbak Ika. Beliau pernah dalam suatu chit chat dengan saya berkata "saya ingin mengangkat produksi dalam negeri agar lebih berdaya jual dan memberdayakan blogger agar lebih punya nama sekaligus penghasilan lebih baik" Alhamdulillah berkat bergabung menjadi salah satu penulis di Indoblognet saya pun jadi ikut kebanjiran rezeki. Beberapa kali dinobatkan sebagai blogger terngehits, mendapat kesempatan mereview produk, meliput acara khusus dan proyek-proyek lainnya. Semua itu nggak cuma memberi saya fee dan honor yang lumayan tetapi juga pengetahuan dan hikmah kehidupan.


Duo wanita inspiratif dalam hidupku


Dari mbak Murti dan mbak Ika, Kartini-Kartini masa kini saya mendapat inspirasi penting bahwa kebahagiaan itu diperoleh dengan cara bersyukur, mengoptimalkan diri dan aktualisasi. Menjadi emak rumahan bukan berarti dunia tamat dan hilang semua keceriaan. Kerahkan semua kemampuan, lambungkan impian, hadapi kenyataan dan jangan pernah lelah untuk belajar dan berbagi. Ngga masalah mau pakai daster atau gamis syari tapi yang terpenting bagaimana mengoptimalkan karunia Illahi.

Di luar sana mungkin banyak wanita inspiratif berprestasi tetapi kebetulan saya mengenal mbak Murti dan mbak Ika dari kacamata yang cukup dekat (sok dekat ajalah hahaha). Temukan mereka, dapatkan pelajaran dari kehidupannya lalu jadikan diri sendiri sebagai wanita yang juga menginspirasi, minimal menginspirasi keluarga sendiri. 

4 comments:

  1. Sudah lama saya ga menulis di Indoblognet. Senang bisa mengenal mba Ika, salam kenal untuk mba Murti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam balik mbak. saya juga senang berkenalan dengan mbak Ria :)

      Delete
  2. Ada saja jalan Allah untuk memudahkan langkah kita ya Mba', termasuk dipertemukan dengan mereka yang menginspirasi. Sukses giveawaynya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mbak Julia. Rahasia Allah untuk membantu kita meniti takdir :)

      Delete