Google+ Followers

Tuesday, May 31, 2016

Serunya Nutriday Big Bang Surabaya

29 Mei adalah hari sibuk buatku. Sebelumnya saya dihadapkan pada dua pilihan : ikutan acara Mom's Talk Islamic Parenting yang diadakan radio swasta Surabaya atau ikutan ru'yah syariah di masjid Al Ukhuwwah. Eh lha kok tamu bulanan datang, pastinya nggak bisa masuk masjid untuk ikutan ru'yah jadinya pilihan jatuh untuk JJS ke Surabaya ikutan acara parenting. Ndilalah dua hari sebelumnya dapat undangan dari teman blogger untuk hadir di Nutriday Big Bang lapangan parkir Timur Plaza Surabaya.

Cap cuss, pagi-pagi banget ba'da subuh, sarapan roti dan teh menembus dinginnya pagi bertiga sama si Papa dan Radit menempuh 20-an kilometer dari rumah ke lokasi Nutriday Big Bang. Wow sepinya jalanan kalau masih pagi begini, setengah jam udah nyampe lokasi aja.

Acara ini menurut rencana berlangsung antara jam 6 pagi hingga jam 12 siang. Wow saya tepat jam 6 tiba di lokasi tapi di sini udah rame sekali. Acara dibuka dengan keriuhan tim drumband dari salah satu sekolah di Surabaya yang memasuki arena. 

Nutriday Bigbang 29 Mei ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Sari Husada terhadap edukasi pentingnya mengenal #7KebaikanSusu sekaligus memperkenalkan produk terbaru Sari Husada yaitu Nutriday yang ditujukan untuk anak-anak berusia 9 hingga 12 tahun.

Acara yang melibatkan ratusan warga Surabaya ini seruu banget. Ada funwalk, sports stacking dan berbagai booth dengan games.


Seperti halnya acara promosi pastinya ada bagi-bagi susu gratis...rasanya enak nggak eneg, Raditya saja habis 4 gelas kecil yang dibagikan setelah toast susu sebagai ceremoni peluncuran SGM Nutriday.

Awalnya saya penasaran dengan tagline #7KebaikanSusu, Berbagi 7 Kebaikan, Gerakan 7 Hari Minum Susu. Ada apa sih dengan angka 7? Ibu Michicha Wijaya Marketing Manager SGM Nutriday menjelaskan bahwa #7KebaikanSusu adalah: 

1. mengandung 10 Vit, 6 Mineral
Susu adalah asupan yang berfungsi membantu melengkapi kebutuhan vitamin & mineral

2. Tinggi Kalsium
Kalsium Membantu pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi

3. Rendah Gula
SGM Nutriday tersedia dalam dua rasa dengan dua pilihan yaitu Choco dengan gula lebih rendah dan Plain tanpa gula tambahan. 

4. Serat Pangan (inulin)
Mengandung serat pangan. Serat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan

5. Zat Besi
Komponen hemoglobin dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Bayangkan kalau kekurangan sel darah merah, bawaannya pasti ngantuk, lemas dan sulit konsentrasi

6. Sumber Protein
Protein membantu memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein membantu sel-sel otak tersusun sempurna sehingga berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan.

7. Rasa yang Enak
Rasa enak yang disukai semua anggota keluarga. Karena udah pernah nyobain rasanya, terus terang saya suka yang SGM Nutriday Milky Choco.

Hadir di Nutriday bigbang menambah wawasan saya pentingnya edukasi mengenai kesadaran gizi. Dr.Dian Kusumadewi, M.Gizi dari IKK FKUI mengungkapkan pentingnya membangun Keluarga Sadar Gizi di Indonesia yang mampu mengenal, mencegah, mengatasi masalah gizi setiap anggota keluarga sehingga tercapai keadaan gizi yang optimal bagi seluruh anggota keluarga. Waa jadi pengen ngaca, apakah sebagai ibu rumah tangga saya sudah menyajikan menu bergizi bagi keluarga?
Menurut Dr.Dian Keluarga Sadar Gizi adalah keluarga dengan perilaku gizi yang baik dan salah satu cirinya adalah mengkonsumsi aneka ragam gizi seimbang yang mencukupi kebutuhan akan karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Nah susu membantu memenuhi kebutuhan tubuh akan protein, vitamin dan mineral.

Pedoman Gizi Seimbang ini dapat dilihat kembali dalam Permenkes no.41 Tahun 2014 yang mengatur susunan pangan sehari-hari harus merupakan kelengkapan jenis bahan makanan sumber karbohidrat, protein nabati dan protein hewani serta sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral. Susu merupakan bagian dari protein hewani yang dikonsumsi berupa minuman dan dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak usia setelah satu tahun. Bagi anak-anak usia sekolah konsumsi susu membantu tumbuh kembang optimal dan meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kemampuan kognitifnya.

Hadir di sini saya nggak cuma asik nonton para pemain egrang yang dengan lihai berjoged, menikmati sajian drumband dan tari tradisional.

Tapi juga jadi nambah wawasan bahwa edukasi pentingnya kesadaran gizi di Indonesia masih perlu ditingkatkan lagi mengingat fakta yang dipaparkan Riskesdas 2013 bahwa 6% balita mengalami kurang gizi, 37% balita dan 1 dari 3 (31%) anak usia sekolah tergolong stunting (pendek) akibat kekurangan gizi menahun yang berdampak pada tumbuh kembangnya.

Sodara-sodara bukan hanya masalah kekurangan gizi yang dihadapi Indonesia, Prevalensi kelebihan gizi juga meningkat Riskesdas 2013 mengungkapkan bahwa angka overweight dan obesitas pria di Indonesia berada pada kisaran 20%, wanita sebesar 35% atau dapat disimpulkan naik dari sekitar 15% dan 26% dari data Riskesdas 2010. Padahal obesitas adalah pintu masuk bagi penyakit degeneratif seperti jantung, kanker, diabetes, stroke yang berpotensi meningkatkan angka kematian. Salah satu penyebab prevalensi kelebihan gizi adalah berlebihannya konsumsi gula. Pantesan SGM Nutriday menyajikan dua pilihan susu : rendah gula atau tanpa gula sama sekali.

Kampanye Gerakan 7 Hari Minum Susu itu sendiri merupakan salah satu bentuk partisipasi Sari Husada dalam memperingati Hari Susu Nusantara 1 Juni. Kampanye Gerakan 7 Hari Minum Susu merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari:
1. Edukasi ke perumahan tentang pentingnya peran orang tua/ keluarga dalam membentuk pola makan sehat untuk anak.
2. Edukasi ke sekolah bagi anak usia 9-12 tahun tentang pentingnya minum susu bagi kesehatan.
3. In store activation memperkenalkan SGM Nutriday sebagai produk baru susu untuk keluarga.
4.  "Berbagi 7 Kebaikan" atau penyaluran donasi susu untuk mendukung asupan gizi keluarga kurang mampu. Sarihusada bekerja sama dengan Foodbank of Indonesia menyalurkan SGM Nutriday kepada 700 keluarga di Surabaya dan 700 keluarga di Jakarta yang berasal dari kelas sosial D dan memiliki anak usia 9-12 tahun serta mayoritas anaknya mengalami malnutrisi.

Peringatan Hari Susu Nasional 1 Juni menjadi pengingat bahwa konsumsi susu perkapita masyarakat Indonesia masih rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya. Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia hanya berkisar 11,09 Liter per tahun sementara konsumsi susu di negara ASEAN lain berkisar lebih dari 20 Liter per tahun.




7 comments: