Google+ Followers

Saturday, December 20, 2014

Waspadai Model-model Penipuan Terbaru

Masih berkaitan dengan posting masalah penipuan lowongan kerja dan interview di posting saya sebelumnya di sini saya ingin berbagi pengalaman mengenai model dan modus penipuan terbaru. Baik yang pernah saya alami ataupun dari pengalaman orang lain.

Model penipuan banyak ragamnya.
a.  "Mama/ Kakak/ Ayah minta pulsa" adalah penipuan paling sederhana tetapi teman saya ada yang nyaris tertipu jika tidak mengkonfirmasi pada saudaranya. 

b. Ada penipu di ruang tunggu dokter dengan bejibun pasien, dengan dalih kasihan melihat anda harus menunggu ia akan meminta nomor telpon anda dan mempersilahkan anda pulang kemudian ia akan menelpon untuk memberitahukan bahwa antrian anda sudah segera tiba. Ada teman saya yang pernah mengalami nyaris tertipu model beginian. Entah modusnya seperti apa yang penting tetap waspada.

c. sms dari seseorang dengan menulis no rekeningnya "kirim saja ke no rekening sekian-sekian" Bagi yang sedang berbelanja online atau hendak mengirim uang pada kerabat yang berniat pinjam rekening orang pasti menunggu konfirmasi no rekening untuk transfer. sangat berbahaya jika smsnya datang dari nomor baru yang belum anda kenal.

Waspadai pula model penipuan seperti berikut ini :

1. Sms bahwa anda memenangkan hadiah tertentu dari operator seluler. Sms ini berbeda dengan sms abal-abal biasanya, karena hanya muncul sekejap dan langsung hilang seperti saat cek pulsa melalui layanan *888# dan sebagainya. Anda akan dituntun menuju blog tertentu, berbagai lambang operator dalam blog itu ngelink dengan website resmi operatornya. 

Tips : jangan pernah percaya pemberitahuan atau telpon apapun yang mengaku dari operator seluler. Pengumuman pemenang biasanya akan tercantum di website resmi (tidak berasosiasi dengan blog lain)

2. telpon dari seseorang yang akan memberikan hadiah berupa voucher penginapan dan semacamnya dan anda harus menghadiri seminar. Ia meminta alamat lengkap rumah anda untuk dikirim undangan. Padahal anda tidak pernah memberikan nomor telpon pada orang yang belum dikenal. Jika orang tersebut ditanyakan darimana memmperoleh nomor telpon dia hanya menjawab referensi dari teman anda. Ada kemungkinan anda akan diminta sejumlah uang, membeli paket dan sebagainya.

Tips : katakan saja anda tidak bisa menghadiri seminar karena ada keperluan mendadak. Tak perlu memberikan alamat anda untuk pengirima undangan.


4. sms dari seseorang yang mengaku kurir untuk mengirim barang dan minta alamat lengkap, denah atau panduan menuju rumah anda. Ini cukup berbahaya karen menurut Divisi Humas Polri si penipu akan mendatangi rumah anda sambil marah-marah minta uang dan menyerahkan bungkusan yang pura2nya kiriman untuk anda.

Tips : jika anda memang sedang menunggu kiriman paket, jangan langsung percaya sms atau telpon itu, tanyakan kiriman tersebut dari siapa, alamat lengkap pengirim dan alamat pengiriman ke rumah anda yang tercantum pada paket.

5. telpon mengaku dari rumah sakit atau kepolisian yang menyatakan salah satu kerabat anda mengalami kecelakaan dan butuh dana cepat. 
Tips : Jika penelponnya memaksa untuk segera transfer dana tanyakan alamat rumah sakit dan nyatakan bahwa anda akan ke rumah sakit/kantor polisi langsung. 

3 comments:

  1. saya baru tau tuh yang penipuan di rumah sakit. Harus bener2 waspada jaman sekarang, nih. Thx infonya

    ReplyDelete
  2. Saya baru saja kena sudah transver 8 jt an..no travelnya sudh tidak aktif

    ReplyDelete