catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Jejak Rasulullah di Maulid Nabi

Maulid nabi adalah momentum untuk mengenang kembali kisah hidup Rasulullah. Mengenang masa kecilnya. Mencatat dan memahami jejak dan perjuangan dakwah beliau. 

Ketika mengenang perjalanan hidup Rasulullah, setidaknya bisa diambil dua garis besar periode kisah hidup beliau, yaitu:

Periode sebelum masa kenabian (sebelum beliau diangkat sebagai Rasul) selama kurang lebih 40 tahun dan masa sesudah masa kenabian yaitu usai beliau dinobatkan Allah sebagai Rasul hingga wafat. Masa kenabian ini hanya berlangsung selama 20 tahun sebab Rasulullah diangkat sebagai nabi di usia 40 tahun dan wafat di usia 63 tahun.

Dari perjalanan hidup Rasulullah, kita bisa menarik kesimpulan dan mendapatkan hikmah bahwa untuk menyiapkan seorang pemimpin, sosok yang mampu menyampaikan risalah Allah itu butuh waktu panjang, yaitu berpuluh-puluh tahun. Maka jika kita menyiapkan generasi Rabbani sudah selayaknya dilakukan sejak dini.

Masjid Al Ukhuwwah mengadakan peringatan Maulid Nabi 1443 H dengan serangkaian acara. Salah satunya adalah Subuh Raya.



Catatan empat paragraf pertama di atas adalah sebagian dari isi ceramah Ustadz Muhammad Jazuli di Subuh Raya 7 November 2021

Beliau juga menceritakan beberapa kisah sahabat. Salah satunya adalah yang bernama Tsauban. Yang mengaku tak bisa memalingkan pandangannya dari wajah Rasulullah. Pucat wajahnya jika tidak memandang Rasulullah. Begitu cintanya para sahabat kepada sosok paling mulia ini. Ustadz Jazuli juga mengingatkan bahwa salah satu tanda kecintaan kepada seseorang adalah dengan sering menyebut namanya. Mari merenung, sudah berapa kali kita bersholawat hari ini? Dalam sholat setidaknya kita bersholawat dalam setiap dua rokaat. Yang mencintai Rasulullah tentu akan selalu berupaya menambah bacaan sholawat dengan menambah sholat-sholat sunnah seperti teladan Rasulullah.

Tanda cinta yang lain adalah dengan belajar shirah. Ustadz Muhammad Jazuli sempat menyoroti betapa banyak tokoh non muslim yang mempelajari sejarah hidup Rasulullah. Bahkan Michael Heart yang menulis tentang 100 orang paling berpengaruh di dunia dan menempatkan Nabi Muhammad SAW di urutan pertama mengakui sangat kagum kepada Nabi Muhammad SAW. Ia menyatakan siap dihujat kaum/golongannya karena menempatkan Yesus Kristus di urutan ketiga dalam ulasan mengenai tokoh paling berpengaruh di dunia.

Foto milik DTM Masjid Al Ukhuwwah


Oleh karena itu Ustadz Muhammad Jazuli mengingatkan ,"Belajar shirah itu jangan hanya berhenti pada kagum saja. Namun ikutilah jejak nabi. Sebab Michael Heart, yang menempatkan Rasulullah pada urutan nomor 1 orang-orang paling berpengaruh di dunia tetapi cahaya iman Islam tidak sampai ke dalam hatinya,"

Mengenai ketokohan Rasulullah yang dikenal sebagai sosok tak mampu membaca dan menulis. Ustadz menyatakan agar umat Islam dan insan manusia hendaknya memahami shirah sesuai dengan budaya di jazirah Arab, jangan disamakan dengan budaya saat ini. Misalnya, jangan merasa bahwa Rasulullah adalah sosok yang umi (tidak bisa membaca dan menulis) sebagai aib. Justru, di zaman Rasulullah, budaya Arab sangat menghormati sosok-sosok dan tokoh yang kuat hafalannya (meski mungkin tidak bisa membaca) Dan dengan ketidakmampuan Rasulullah membaca serta menulis tersebut, Allah menunjukkan bahwa Al Quran adalah benar-benar merupakan firman Allah, bukan karangan Muhammad, bagaimana seseorang yang buta huruf bisa menulis sebuah karangan?

­čîčUstadz Muhammad Jazuli (Subuh Raya Masjid Al Ukhuwwah dalam rangka memperingati Maulid Nabi , 7 November 2021)

Usai kajian subuh, acara ditutup dengan ramah tamah. Sarapan nasi pecel, soto daging atau ayam crispy. Semoga berkah dan ukhuwwah Islamiyah makin erat di antara warga Permata Sukodono Raya.







Share:

1 comment:

  1. Maulid nabi dulu jadi momen paling berkesan, apalagi di masa-masa sekolah. Pagi ini juga ngantar anak untuk acara ini di sekolahnya.

    ReplyDelete

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.