catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Catatan-catatan di Masa Pandemi

Home Sweet Home

Tiga bulan sudah terhitung sejak virus corona merambah Indonesia. Tetapi kurva kasus Covid-19 tak kunjung melandai juga. Entah saya harus berkeluh kesah kepada siapa. Hanya bisa belajar bersabar menghadapinya.

Pandemi ini mengajarkan banyak hal. Tentang upaya cara hidup sehat. Tentang menghargai kerja keras orang lain. Tentang mengatur waktu secara bijak. 

Hidup sehat - jarang cuci tangan kecuali waktu mandi dan wudhu' sekarang setiap baru datang dari luar rumah langsung buru-buru cuci tangan. Pola makan diperhatikan. Jadi enggan tidur malam-malam, perbanyak istirahat biar nggak mudah terserang penyakit.

Tentang menghargai kerja keras orang lain. Kalau nggak ada School From Home mungkin walimurid tidak sadar betapa berat peran guru di sekolah. Apalagi kalau anak-anak udah ogah aja kerjain tugas - Emak sabaar jangan naik darah

Tentang mengatur waktu secara bijak - My Home sweet home...keluarga adalah permata dunia. Jadi tumbuh rasa untuk menghabiskan waktu bersama keluarga -  terpaksa karena SFH/WFH πŸ˜ƒπŸ˜†- jadi nggak tega membayangkan kalau salah satu dari mereka terpapar virus corona. Kalau dulu enak aja ngisi waktu senggang dengan main di medsos, sekarang jadi berusaha lebih bijak karena harus hemat kuota, sebab dipakai bersama (nasib manusia yang keukeuh nggak mau pasang Wi-Fi)

Catatan penting apalagi ya?
πŸ’“ Pentingnya doa, ikhtiar dan tawakal. Duh ya baca ada sekeluarga terpapar Covid-19 padahal sudah sangat jaga diri menerapkan protokol kesehatan pencegahan itu rasanya....semakin kecil dan ringkih di hadapan Sang Pencipta
πŸ’“ Pentingnya menjaga dan memelihara rasa syukur. Betapa Allah masih mencukupkan rezeki dan kesehatan. Tidak perlu jual barang atau berhutang untuk makan dan biaya pendidikan. Nggak kunjung menang lomba blog tetapi Alhamdulillah masih memang quiz senilai saldo Ovo cash 250 ribu rupiah. Lumayan buat beli asupan nutrisi buat anak-anak.
πŸ’“ Merasa tak sebanding jika dibandingkan dengan orang-orang yang disebut dhuafa, tetapi masih menyempatkan membantu sesama dengan harta yang mereka punya
πŸ’“ Terus berusaha untuk menjaga hati dari pikiran buruk dan harapan yang tak pada tempatnya. Terbukti bahwa sekilas harapan terpendam saja ternyata Allah kabulkan di masa pandemi.
Pernah nih terlontar kata: Ingin Idul Fitri di rumah sendiri. Kadang capek naik kendaraan umum untuk mudik, susah pula. Dan Allah kabulkan dengan adanya pandemi, mudik pun jadi hal yang mustahil karena pembatasan-pembatasan
Tahun lalu saya harus bayar hutang puasa 14 hari karena kelainan siklus haid. Sebelum Ramadhan kali ini saya sempat berdoa: semoga bisa puasa Ramadhan sebulan penuh tanpa berhutang, tapi bukan hamil atau penyakit serius. Alhamdulillah dikabulkan. 
Mudah-mudahan tetap ada rezeki meski bekerja dari rumah, terutama saat Ramadhan. Alhamdulillah Allah cukupkan.

Tahun ini memang Ramadhan dan Lebaran berbeda. Benar-benar di rumah saja. Ke pasar jadi 2-3 pekan sekali untuk nyetock bahan makanan. Paling keluar rumahnya ke masjid yang kian sepi saja.

Dan kami pun harus menata hati, meluruskan niat. Menguatkan tekad....sebab meski pandemi belum berhenti namun pendidikan pondok pesantren harus tetap berjalan, usai masa libur diperpanjang hingga 20 hari.
Semoga Allah melindungi dan merahmati para santri...niat baik Lillahi taΓ‘la insyaAllah haqqul yakin berbuah baik juga.
Share:

No comments:

Post a Comment

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.