Google+ Followers

Saturday, March 10, 2018

Tentang UC dan Pentingnya Istiqomah


Saat sedang sendiri, sedang malas mengerjakan apapun lalu sibuk memainkan jari untuk menekuni beranda FB dan IG sering tiba-tiba aku merasa tak berharga. Rasanya kok mengisi waktu dengan hal sia-sia. Belum lagi kalau menyampah di grup WA.

Apa yang sudah kupersiapkan untuk menjemput panggilan terakhirNya?

Ibadahku tak kunjung sempurna
Sedekahku hanya sekadar saja
Amalku bukan amalan istimewa
Hidupku terasa hampa
Aku bukan siapa-siapa
Kelak apa jawabku ketika ditanya "apa yang sudah kau lakukan dengan akal pikiran dan tangan yang kau miliki seumur hidup di dunia?

Alhamdulillah, meski kadang aku menyesal menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia maya demi hal sia-sia akhirnya aku menemukan solusi dari rasa "hina" yang kualami dari dunia maya juga. Ketika membaca status mbak Riawani Elyta untuk bergabung menjadi penulis artikel dengan fee tertentu, Aku langsung tertarik. "Fee" itu yang pertama kali menarik (kan aku matre banget). Apalagi yang menawarkan adalah penulis ternama. 

Namun ketika bergabung dengan "para penjual minyak wangi" (begitu aku menyebut para penulis di grup inspirasi asuhan mbak @riawani_elyta sudut pandangku berubah. Ternyata materi benar-benar tidak menjanjikan rasa nyaman, aman dan membahagiakan. Meski tak dipungkiri kita butuh uang untuk menjalani kehidupan, bayar tagihan. Tetapi bergabung di grup Penulis Inspirasi yang digawangi mbak Lyta ini membuatku jadi berpikir ulang tentang harta. Dan jadi quote plus artikelnya.


Di grup ini ada puluhan penulis yang berlomba menulis tentang kebaikan.
Beberapa di antaranya berkarya dalam keterbatasan, tetapi mereka tak pernah menyerah pada keadaan. Ada yang dalam kondisi keterbatasan fisik. Ada yang terkendala waktu senggang untuk menulis. Ada yang jaringan internet dan fasilitas menulis menjadi penghalang.

Sungguh aku bersyukur bergabung dalam kumpulan insan yang tak lelah berlomba berbagi kebajikan melalui tulisan. Serunya lagi Mbak Lyta selalu menyempatkan memberikan informasi top viewer setiap menjelang tengah malam.  Senang dong suatu waktu artikelku pernah jadi jawara (padahal yang lain mah pas jawara top view bisa dapat pv 30 ribuan aku aja yang norak wkwkwk)



Terimakasih Mbak Riawani Elyta...

Atas kesempatan yang telah diberikan dan ilmu yang telah dibagikan.
Salam takzim saya juga untuk Mbak Risa Mutia (yang setia menjadi asisten Mbak Lyta dan tak pelit bagi ilmu juga) juga salam jabat erat buat seluruh teman-teman.

Semoga yang kita upayakan kelak menjadi pemberat timbangan amal kebaikan di hari perhitungan.

1 comment: