Google+ Followers

Tuesday, March 13, 2018

Menangis dan Tertawa Karena Dosa, Kisah Seorang Sahabat Insan Mulia

Suatu ketika seorang sahabat insan mulia terpergok sedang tertawa kemudian menangis. Tingkahnya yang aneh ini sangat menarik perhatian. Ketika ditanya mengapa ia menangis dan tertawa dalam waktu nyaris bersamaan ternyata jawabnya karena ia teringat dosa sebelum mengenal Tuhan.

            Ketika masih berada dalam masa kelam, menyembah berhala, bergelimang dosa ia pernah memakan sesaji yang diperuntukkan bagi patung-patung sembahannya. Ia merasa geli, menyembah patung dengan sesaji berupa buah-buahan, roti gandum dan manisan tetapi saat kelaparan ia menikmati sesajinya sendiri tanpa takut dimarahi berhala yang dianggap sebagai Tuhan.
            Setelah tertawa ia menangis, sebab menyesali perbuatan yang menghantui seumur hidupnya. Di masa bergelimang dosa, memiliki anak perempuan dianggap sebagai kesialan di tengah masyarakatnya. Maka anak perempuannya pun dikubur hidup-hidup saat masih belia.


           Ketika cahaya iman menghias hatinya, ia menjadi sosok pemberani dan ditakuti orang-orang yang menentang perjuangan menegakkan ajaran menyembah Tuhan. Tak ada yang mengira bahwa sosok yang brutal, bengis pada akhirnya memeluk kebenaran. Namanya dikenang sebagai sosok istimewa sahabat insan mulia. Lebih baik dikenang sebagai orang yang pernah jahat daripada dicatat sejarah sebagai mantan orang baik. Belajarlah dari sosok yang menangis dan tertawa karena dosa, dialah Umar Bin Khattab sahabat Nabi Muhammad. 

1 comment: