Google+ Followers

Thursday, June 20, 2013

Pertamax Non Timbal, Lingkungan dan Tubuh Sehat Maximal

"BBM naik tinggi susu tak terbeli" ...kutipan lagu Iwan Fals yang ini mulai terdengar lagi ketika rencana kenaikan BBM mulai dikumandangkan.
Sementara harga BBM naik, Pertamina semakin rajin mensosialisasikan penggunaan Pertamax. Awalnya saya abaikan, pikir saya toh kami rakyat kecil ngapain memaksakan diri mengisi sepeda motor matic kami dengan Pertamax ? bisa-bisa darah tinggi karena over budget dong.

Dan saya nyaris hipertensi saat suami saya mengaku setiap bulan ia beberapa kali mengisi kendaraan kami kesayangan kami dengan Pertamax, OMG! saya kaget setengah mati, "lho ngapain sepeda motor matic kok minum Pertamax Pa ?, kita rakyat kecil jatahnya BBM bersubsidi lha yang naik mobil mewah aja kadang masih ngisi bensin biasa" 

"Kalau pas SPBU rame males antrinya Ma, lagipula Pertamax membuat tarikan motor jadi lebih mulus, berkendara pun jadi tenang" jawab suami ringan.



Meski sempat sewot saya terima saja argumentasinya toh sudah terlanjur dan uang transportnya nggak pernah diambil dari jatah bulanan yang diberikan kepada sang istri. Lagipula struknya bisa buat ngekuis di @PertamaxID, sayangnya selama ini suami ngga pernah minta struk, kalau saja rajin ngumpulin mungkin memperbesar kesempatan menang saya hehehee.
Gara-gara suami pula dari ogah mikirin bagusnya memakai Pertamax, saya jadi tergugah untuk menggali lebih dalam tentang kelebihan Pertamax dibandingkan Premium. Apalagi ketika menyaksikan video Tukul Arwana sebagai motivamor, jadi terinspirasi untuk mengikuti jejaknya...ibaratnya doa, dengan memilih Pertamax sebagai bahan bakar kendaraan, memotivasi kita untuk melangkah meraih kehidupan yang lebih baik dan memberikan kesempatan bagi yang benar-benar membutuhkan.
Ketika browsing untuk menjawab keingintahuan tentang produk Pertamax saya menemukan informasi bahwa Produk Pertamax PERTAMINA telah memenuhi standard mutu dari Dirjen Migas seperti tertuang dalam Surat Keputusan 3674 K/24/DJM/2006 tentang standar mutu spesifikasi bahan bakar jenis bensin yang dipasarkan di dalam negeri.

Jadi kalau ada produk dalam negeri yang sedemikan bagusnya mengapa harus memilih produksi manca ? (teringat perkataan seorang teman bahwa meski naik sepeda motor ia memilih menggunakan bahan bakar S**** dengan alasan motornya bisa lari kencang.


Kesadaran nurani saya semakin terasah saat membaca fakta bahwa Pertamax merupakan bahan bakar yang sangat ramah lingkungan karena tidak mengandung Timbal (Pb). 
Senyawa Pb-organik seperti Pb-tetraetil dan Pb-tetrametil biasanya digunakan sebagai zat aditif pada bahan bakar bensin untuk  meningkatkan angka oktan dan merupakan bagian terbesar dari seluruh emisi Pb yang mencemari udara.

Timbal (Pb) atau yang biasa disebut Timah hitam merupakan bahan yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Pertamax mengandung bioetanol sebesar 5%. Zat aditif pada Pertamax berfungsi membersihkan Intake Valve, Fuel Injector dan ruang bakar dari karbon deposit, artinya pembakaran bahan bakar terjadi secara sempurna, menekan angka polusi dan pada akhirnya dapat mengurangi emisi berbahaya bagi lingkungan hidup dari efek rumah kaca. Efek rumah kaca atau pemanasan global ditengarai sebagai penyebab utama berubahnya iklim dunia secara drastis dan menjadi pemicu badai Katrina, Irene, Sandy, mencairnya gunung es di daerah kutub dan mengakibatkan banjir besar hampir di seluruh penjuru dunia.

Keracunan Timbal sangat membahayakan jiwa manusia karena dapat menyebabkan penurunan jumlah sel darah merah dan memperpendek usianya, menurunkan kadar retikulosit dan meningkatkan Protoporphyrin dan kadar zat besi (Fe) dalam sel darah merah. Hal ini berakibat langsung pada sistem syaraf (menyebabkan keracunan pada otak, mengakibatkan epilepsi, halusinasi hingga gangguan jiwa), sistem urinaria (merusak jaringan ginjal), sistem reproduksi (pemicu infertilitas hingga gangguan pada janin), sistem endokrin (mempengaruhi hormon tiroid sebagai hormon imunitas) dan jantung. Bahkan dalam jumlah besar dan terus menerus, keracunan Timbal dapat menyebabkan kebutaan. Berlebihnya kadar Protoporphyrin dalam sel darah merah disebut sebagai Porphyria yaitu suatu kondisi dimana terjadi kelainan pada darah dan urin menjadi berwarna keunguan, menyerang sistem syaraf kulit dengan meningkatkan sensitivitasnya terhadap matahari dan melepuh jika terkena sinar matahari.
Wajah penderita Porphyria

Jelaslah sudah, memilih Pertamax adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan kesehatan, jika harga Premium satu liter Rp. 6500,- dan Harga Pertamax anggaplah sepuluh ribu rupiah per liternya, selisih tiga ribu lima ratus rupiah per liter tentu tak ada artinya dibandingkan dengan   dampak positif yang ditimbulkannya. 

Pertamina telah menunjukkan kepedulian demi kelestarian lingkungan hidup, kini giliran kita.
Tahun lalu saya berkesempatan berpartisipasi dalam kegiatan peduli lingkungan hidup yang diadakan oleh Pertamax yaitu dengan mengkonversi satu tweet bertema penghijaun yang kita tujukan kepada @PertamaxID menjadi satu bibit pohon yang ditanam di kawasan hutan lindung Masigit Kareumbi.




@Dwiaprily
Komunitas : PERTAMINA 2
Nomor Sertifikat: 022837
Telah mengadopsi 2 pohon,
lokasi penanaman di Blok 3, CININI,
plot PERTAMINA 2
Pohon nomor 7869 s/d 7870
Terimakasih atas dukungan dan sumbangsih anda pada hutan Masigit Kareumbi.

Karena satu pohon sangat berharga bagi kehidupan kita.


Kini saya berharap sebisa mungkin mendukung suami untuk memilih Pertamax sebagai bahan bakar sepeda motor kami demi keasrian bumi pertiwi.
Harapan saya struk Pertamax itu tak hanya berhenti sebagai persyaratan mengikuti lomba testimoni dan lomba blog demi mengejar hadiah, namun bisa ditukarkan bibit pohon di beberapa point center yang ditunjuk di masing-masing kota sehingga tak hanya SPBU yang berpartisipasi melakukan promosi penggunaan Pertamax dengan memberikan gratis air mineral kemasan gelas bagi pembeli Pertamax seperti yang dilakukan di kota kami, tetapi pihak Pertamina juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap tindak nyata penghijauan. Ini ide saya lalu #Apaidemu ? demi kelestarian lingkungan hidup dan kehidupan lebih bermutu ?





.

7 comments:

  1. aku belum pernah pake pertamax, mba dwi. jadi belum bisa berkomentar banyak. sukses buat ngontesnya yaa~

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih Ila.....sekarang Bensin premium beda cuma 3500 sama Pertamax, suami pasti lebih sering lagi pakai Pertamax. Malah ada issue tersebar kelak harga bensin premium terus disesuaikan hingga sama dengan Pertamax...kalau benar begitu lha trus ngapain ntar jualan premium ya :D

      Delete
  2. kalo sy biasa pake pertamax pas awal bulan, pas duit lagi banyak2nya. tapi kalo udah pertengahan bulan gini dompet PNS golongan rendah kayak saya itu kembang kempis makanya pake premium. tapi petugas2 di pomp udah pada ngerti kok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe mas Rusydi, gaji suami saya bahkan mungkin lebih rendah dari PNS golongan rendah :D tapi alhamdulillah masih bisa bertahan hidup karena Allah Maha Memberi Rezeki.. :)

      Delete
  3. BarakaLLAH....analisa yang bagus untuk berbuat baik (sadaqah) jangan takut ! Mari selamatkan negeri karena ALLAH! beli produk negeri sendiri Mas Bro...

    ReplyDelete
  4. BarakaLLAH....analisa yang bagus untuk berbuat baik (sadaqah) jangan takut ! Mari selamatkan negeri karena ALLAH! beli produk negeri sendiri Mas Bro...

    ReplyDelete
  5. BarakaLLAH....analisa yang bagus untuk berbuat baik (sadaqah) jangan takut ! Mari selamatkan negeri karena ALLAH! beli produk negeri sendiri Mas Bro...

    ReplyDelete