catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Dzikir dan Doa

 

“Jika Allah Maha Pemurah, Maha Memberi Maha Mengetahui apa yang ada di dalam hati manusia, mengapa kita harus tetap berdoa? Toh Allah Maha Tahu apa yang kita butuhkan?” Begitu  pertanyaan ustadz tahsin kami beberapa tahun lalu kepada kami, emak-emak belajar tahsin dari nol lagi, mengenali huruf hijaiyah dan belajar ilmu tajwid agar bisa membaca AL Quran dan melafadzkan doa, dzikir dengan baik dan benar. Saya menjawab sebatas kemampuan : “agar kita tidak lupa bahwa kita hanya seorang hamba, hidup karena belas kasihNya sehingga tak muncul rasa sombong di dalam dada” 

Doa dan dzikir tak bisa dipisahkan. Dzikir berasal dari kata dzakara, yaitu mengingat. Para ulama mengartikan dzikir sebagai ingatan yang dipraktikkan dengan lisan maupun hati, yaitu dengan memperbanyak kalimat tayibah, menyebut Allah dan memujiNya dengan Asmaul Husna.

Doa berasal dari kata da’an artinya menyeru. Ulama mengartikan doa sebagai seruan yang mempengaruhi kita untuk berbuat kebenaran.

Dzikrullah adalah mengingat Allah, dan doa adalah salah satu cara mengingat Allah. Doa juga bisa diartikan sebagai cara kita berkomunikasi dengan Allah. Yang membedakan dzikir dengan doa pada dasarnya adalah Bahasa yang digunakan. Dzikir (yang diucapkan dengan lisan) lebih kepada mengingat Allah dengan melantunkan kalimat-kalimat tayibah yang diajarkan Rasulullah. Sedangkan doa, selain doa yang diajarkan Rasulullah (dalam Bahasa Arab) juga bisa dipanjatkan dengan bahasa sehari-hari yang kita kuasai.

 Perintah untuk memperbanyak dzikir banyak terdapat dalam AL Qur’an antara lain"

1.    QS AL Ahzab 41-42



2.    QS Al Baqarah 152



Begitu istimewanya para ahli dzikir di hadapan Allah, Rasulullah menyebut para ahli dzikir tersebut baik pria maupun wanita sebagai Al Mufarridun

Dari Abu Hurairah r.a Rasulullah SAW bersabda: Telah mendahului al-mufarridun (orang-orang yang menyendiri dalam ibadah) Para Sahabat bertanya, siapakah al-mufarridun itu wahai Rasulullah? Beliau menjawab, “Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada Allah” (HR Muslim no. 2626)

 Tujuan Berdzikir adalah:

1.    Tazkiyatun Nafs: menyucikan jiwa

2.    Membersihkan hati dari segala penyakitnya

3.    Memunculkan keimanan dan ketaqwaan

Sehingga dengan memperbanyak dzikir diharapkan bisa membantu mengurangi berbuat maksiat, hati (seharusnya) merasa lebih tenang dan manusia tidak lalai dengan tujuan dzikir itu sendiri. Hikmahnya, jika dzikir itu dilantunkan untuk mengiringi doa maka hendaknya manusia berupaya keras dalam berikhtiar mencapai apa yang dipinta dalam doanya.

 


Begitu mulianya kedudukan doa di hadapan Allah, hingga dalam sebuah riwayat hadits dituliskan:

“Sesungguhnya seorang hamba terhalangi dari rizkinya karena dosa yang dilakukannya, sesungguhnya takdir itu tidaklah berubah kecuali dengan doa. Sesungguhnya doa dan takdir saling berusaha untuk saling mendahului hingga hari kiamat. Dan sesungguhnya perbuatan baik kepada orang tua itu memperpanjang usia” (HR Ahmad)

 

Dalam kajian fiqih Ustadz Ahmad Habibul Muiz menjelaskan tentang manfaat berdoa pada dasarnya adalah dua, yaitu:

1.    Pada apa yang telah terjadi: misalnya berdoa untuk diberikan kesabaran atas musibah

2.    Pada apa yang akan terjadi (belum dialami) seperti yang dimaksud dalam riwayat hadits tersebut di atas, yaitu bahwa doa dan takdir saling bersaing hingga hari kiamat.

 

Adab Berdoa

Bagaimanakah adab berdoa yang baik? Ustadz Habib menjelaskannya dalam Kajian Fiqih Sunnah sebagai berikut:

1.    Berusaha sungguh-sungguh hidup dengan cara yang halal (makanan, pakaian dan segala gaya hidup halal)

2.    Menghadap kiblat

3.    Berdoa di waktu mustajabah agar doa mudah dikabulkan (Hari Jumat, Bulan Romadon, 1/3 mala terakhir, Saat sujud dalam sholat, di antara adzan dan iqomat, setelah sholat fardhu, Hari Arafah)

4.    Mengangkat tangan

5.    Memperbanyak memuji Allah dan bersholawat kepada nabi sebelum memulai berdoa

6.    Menghadirkan hati saat berdoa, tidak hanya di lisan saja

7.    Saat berdoa tidak dalam keadaan berbuat dosa

8.    Doa yang diucapkan adalah permohonan untuk kebaikan, tidak mengandung dosa atau memutus tali silaturahim

9.    Memilih doa, kalimat yang dicontohkan Rasulullah

10.                      Menghindari doa yang buruk

11.                      Mengulangi doa hingga tiga kali

12.                      Ketika mendoakan orang lain, dimulai dengan mendoakan diri sendiri

13.                      Boleh mengusap wajah usai berdoa

14.  Jangan terburu-buru minta dikabulkan

 

Doa-Doa Mustajabah

Bagaimanakah doa yang mustajabah itu? Yaitu doa yang tak tertolak, yaitu:

1.    Doa orang tua kepada anaknya

2.    Doa orang yang berpuasa

3.    Doa musafir/ sedang dalam perjalanan

4.    Doa orang yang teraniaya

5.    Doa pemimpin yang adil

6.    Doa orang yang tidak diketahui oleh orang yang sedang didoakan

 

Dalam berdoa, hendaknya kita yakin bahwa bisa terjadi tiga hal dari doa tersebut:

Doa langsung diijabah, dikabulkan Allah, doa tersebut diganti Allah dengan sesuatu yang lebih baik dari sisi Allah atau kita terhindar dari suatu musibah atau doa tersebut akan dikabulkan di akherat.

Maka ketika berdoa jangan sekali-kali berputus asa ataua berburuk sangka kepada Allah dengan menyatakan bahwa Allah tidak adil dan tidak mengabulkan doa. Sebab Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi hambaNya dari sisiNya, sedang manusia tidak mengetahui apa-apa kecuali atas kehendakNya. Hendaknya kita muhasabah, barangkali ada dosa atau sesuatu yang haram yang kita lakukan sehingga menjadikan doa kita terhalang. Atau adab berdoa kita yang kurang, atau Allah telah menggantikannya dengan sesuatu yang lain. Atau sebagaimana diriwayatkan dalam hadits, takdir telah "memenangkan persaingan atas doa yang kita panjatkan'

 

 

Share:

Pahlawan-pahlawan di Sekitar Kita


 10 November adalah hari pahlawan. Peringatan hari pahlawan dilatarbelakangi pertempuran besar-besaran di Surabaya. Tak terhitung pejuang kemerdekaan yang gugur bertempur melawan penjajah Belanda yang dbantu tentara Sekutu.

Bagaimana kriteria seseorang bisa disebut sebagai pahlawan? Kriteria terpenting adalah berjasa pada orang lain. Dipandamg dari sudut pandang yang lebih luas, pahlawan bukan hanya sebutan bagi mereka yang berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan, tetapi juga mereka yang berjuang mengisi kemerdekaan, bahkan mungkin yang berada di sekitar kita, siapa saja?

1. Pahlawan keluarga 

Jasa ayah sebagai pencari nafkah utama dan ibu sebagai pengurus rumah tangga sering tak kita sadari. Padahal jika mereka sedang sakit dan tak lagi bisa berkarya barulah jasa mereka begitu terasa.

2. Pahlawan tanpa tanda jasa 

Guru, sosok pendidik yang mengantarkan insan ke dunia pengetahuan. Mengajarkan membaca, berhitung, berbahasa dan "melahirkan" berbagai profesi lainnya. Tapi tak ada tanda jasa khusus yang ia terima.

3. Pahlawan lingkungan 

Para pemerhati lingkungan dan berhak atas penghargaan Kalpataru dan semacamnya adalah mereka yang berhak disebut sebagai pahlawan. Bahkan para petugas kebersihan, tukang sampah adalah juga para pahlawan. Jarang orang yang mau bekerja membersihkan jalan, memungit sampah, memperhatikan lingkungan. Padahal jika tak ada mereka, sampah menumpuk dan membusuk, lingkungan makin tak nyaman. Tetapi seberapa sering jasa mereka dihargai lebih dari sekadar gaji dan rasa terimakasih.


Bagi kalian, siapa lagi yang bisa disebut sebagai pahlawan?

 






Share:

Tips Mengatur Menu Bergizi di Masa Krisis Ekonomi

31 Oktober 2022 saya berkesempatan mengikuti webinar Cerdas Atur Pengeluaran Agar Gizi Anak Optimal di channel Nutrisi untuk Bangsa. Tema yang diangkat di Hari Pangan ini relevan dengan kondisi saat ini. Masa-masa krisis ekonomi ketika sebagian besar keluarga dituntut mengelola anggaran sehemat mungkin di tengah kondisi ekonomi tak pasti. Mengapa masalah nutrisi harus diperhatikan sedemikian rupa? sebab nutrisi merupakan salah satu faktor utama yang berpengaruh pada kecerdasan kognitif.


Membuka webinar, Ibu Mutia mendapat kesempatan memaparkan materi sebagai peneliti ekonomi kesehatan.

Pembahasan pertama adalah tentang ketahanan pangan. Ketahanan pangan merupakan suatu kondisi apabila setiap saat semua orang memiliki akses terhadap makanan yang cukup, aman, bergizi sesuai kebutuhan pengaturan pola makan sesuai usia dan aktivitas untuk mencapai hidup sehat dan produktif.

Ketahanan pangan ditandai oleh karakteristik: ketersediaan pangan, akses pangan dan konsumsi. Jika ketiga atau salah satu karakteristik ini tidak terpenuhi maka berpotensi terjadi kerawanan pangan.

Pembahasan berikutnya adalah mengenai bagaimana membangun keluarga sehat demi generasi kuat.



Nah pembahasan berikutnya yang paling menarik nih. Bagaimana tips mengatur menu bergizi di masa krisis ekonomi? 


Bu Mutia, memaparkan beberapa tips berikut ini agar tetap mampu mengatur menu bergizi meski di masa krisis ekonomi:

1. Memasak sendiri

Kalau biasanya jajan di luar rumah, kongkow di restoran dan kafe, ya udah dikurangi dikit lah. Belajar memasak sendiri agar lebih hemat.

2. Belanja produk lokal di tempat terdekat

Belanja di pasar tradisional biasanya dapat harga lebih murah daripada di supemarket. Bahkan yang rumahnya dekat lahan pertanian dan perkebunan, kadang saat panen bisa beli bahan makanan langsung dari petani

3. Beli bahan makanan dalam jumlah besar

Beneran ini lebih hemat. Ambil contoh beli beras. Beras kemasan 5 kg jika harga beras dihitung perkilo jadinya lebih mahal dibandingkan beras yang sama namun dibeli dalam kemasan 10-25 kg. Begitu juga saat beli daging, harga per kilogram biasanya jadinya lebih murah dibandingkan jika beli 1/4 kilogram. Kalau dirasa kebanyakan kan bisa patungan sama tetangga hehehe.

4. Menyertakan protein hewani yang mudah dijangkau

Kira-kira apa nih protein hewani yang mudah dijangkau? semua tergantung pada kondisi lingkungan. Misalnya di suatu daerah penghasil telur atau ayam potong, pasti harga ayam dan telur lebih murah dibandingkan di daerah yang cenderung hanya mengkonsumsi.

5. Rencanakan variasi konsumsi sayur dan buah

Sebisa mungkin variasikan olahan sayur dan buah, meski mungkin jenis sayurnya sama. Misalnya wortel bisa diolah menjadi orak-arik, sop, fu yunghai

6. Sesekali siapkan makanan setengah matang untuk disimpan lalu dikonsumsi saat waktu terbatas.

Nah ini contohnya pas membuat ayam ungkep atau bandeng presto. Kan nggak mungkin masak dikit-dikit, sayang banget dengan bahan bakar dan bumbu untuk memasak. Jadi sekalian masak dalam jumlah agak banyak, setengah matang untuk kemudian dimasak secara bertahap.


Materi selanjutnya adalah dari dr. Ray. Beliau memaparkan tentang makanan bergizi seimbang dan tips menyajikannya.



Dr. Ray juga mengingatkan kembali tentang klaim bahwa ada bahan makanan yang bisa menggantikan seluruh bahan pangan lainnya, hal ini tidaklah benar. Namun wajar jika ada bahan pangan yang bisa menambal kekurangan takaran zat makanan yang lain. Contohnya bahan makanan yang sudah terfortifikasi. Fortifikasi makanan adalah bahan makanan yang telah ditambahkan beberapa senyawa yang mengandung zat gizi, unsur mikro makro, prebotik dan probiotik yang semuanya bermanfaat bagi kesehatan.




Semoga artikel singkat ini bermanfaat bagi para pembaca.


Share:

Cara Mengoptimalkan Kemampuan Kognitif Anak


Zaman berubah, teknologi kian berkembang menjadi bagian dari kehidupan manusia. Kompetisi hidup pun kian ketat dari masa ke masa. Siapa yang memiliki skill dan kemampuan diyakini bisa bersaing menjadi pemenang kehidupan. Bagaimana mempersiapkan generasi yang memiliki winning skills? Webinar OPTIMALISASIKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DENGAN DAYA TAHAN TUBUH YANG KUAT DAN STIMULASI YANG TEPAT yang diselenggarakan Danone Specialized Nutrition Indonesia pada 26 Oktober 2022 menjawab rasa penasaran dan kegelisahan para orang tua.

 


Webinar dibuka dengan sambutan bapak Arief Mujahidin, Corporate Communication Director Danone Indonesia. Hadir sebagai pembicara:

1.  Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi Imunologi, dr. Molly Dumakuri Oktarina, Sp.A(K)

2.  Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis, Parenting Expert, CEO & Founder Personal Growth

3.  Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi MKK. – Medical and Scientific Affairs Director Danone Indonesia

 


Faktor-faktor yang Berpengaruh pada Kemampuan Kognitif Anak 

Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi Imunologi, dr. Molly Dumakuri Oktarina, Sp.A(K) mengawali webinar dengan pemaparan tentang pentingnya memantau 1000 Hari Pertama Kehidupan yang bertumpu pada tolak ukur: pertumbuhan berat dan tinggi badan, pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sel-sel imun.



Perkembangan dan pertumbuhan sel-sel otak menentukan tingkat perkembangan kemampuan kognitif yang sangat dipengaruhi oleh sistem imun yang sehat “Perkembangan kognitif yang optimal pada anak sangat dipengaruhi oleh sistem imun yang sehat karena sistem imun berperan penting dalam perkembangan otak”

Dr. Molly menjelaskan bahwa sistem imun dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu kondisi sebelum kelahiran (Prenatal) dan setelah kelahiran anak. Dalam materinya Dr. Molly menandai faktor-faktor yang paling berpengaruh dengan ukuran font lebih besar daripada yang lain.





Faktor prenatal yang berpengaruh pada perkembangan sistem imun antara lain adalah: malnutrisi, obesitas, stress, hewan piaraan,

Faktor perinatal yang berpengaruh pada perkembangan sistem imun antara lain adalah: mikrobiota, pemberian ASI, nutrisi, antibiotik

Lebih lanjut, dr Molly menjelaskan bahwa erat sekali kaitan antara sistem imun – usus (pencernaan) dan perkembangan otak. Hal ini tergambar dalam diagram sebagai berikut:



Eratnya kaitan perkembangan otak – sistem imun dan usus ini terungkap dalam penelitian bahwa anak yang sering menderita diare akan mengalami gangguan dalam perkembangan kognitif. Hmm harus benar-benar memperhatikan makanan untuk anak-anak, memastikan kecukupan nutrisi dan higienis nih.

 

Menutup pemaparannya, dr. Molly menggaris bawahi lima hal penting berikut ini:

1. Sistem imun berpengaruh pada perkembangan otak

2. Gangguan pada sistem imun dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan otak

3.  Infeksi maternal, diare dan alergi merupakan gangguan sistem imun yang berkaitan dengan perkembangan kognitif dan perilaku anak

4.  Pemberian nutrisi yang lengkap dan seimbang (nutrisi makro, mikro, mineral vitamin, prebiotik dan probiotik) merupakan salah satuf faktor penting dalam perkembangan sistem imun

5.  ASI merupakan pilihan nutrisi utama dan terbaik.

 

Mengenal Kemampuan Kognitif dan Cara Menstimulasinya 

Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan kecerdasan atau kemampuan kognitif ? Melanjutkan pemaparan dr. Molly, Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis, Parenting Expert, CEO & Founder Personal Growth mengupas lebih mendalam mengenai kecerdasan kognitif. Menurut Cambridge University Dictionary, Kemampuan kognitif diartikan sebagai proses memperoleh, memahami, dan memproses informasi yang diterima untuk membantu menuntun anak berpikir dan bertindak.

Kemampuan kognitif sangat berperan pada kehidupan manusia baik sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial yang tangguh. Kemampuan kognitif mempengaruhi bagaimana cara berpikir, mengambil keputusan dan lain-lain aspek kehidupan tidak datang secara tiba-tiba di usia dewasa tetapi merupakan investasi jangka panjang yang harus disiapkan sejak dini.

 

Ibu Ratih Ibrahim memaparkan tahapan perkembangan kognitif pada anak dalam diagram sebagai berikut: 


Sensorimotor stage meliputi antara lain: kemampuan menatap mata, mencari sumber suara, memilih makanan antara dua pilihan, membalik buku 

Preoperational stage meliputi antara lain: merapikan mainan, mewarnai dan menggambar, menirukan gerakan, berbicara dengan Bahasa yang bisa dipahami orang lain. 

Concrete Operational stage meliputi antara lain: memahami dasar ilmu alam sederhana misalnya paham jika volume air tidak berubah meski berpindah wadah, kemampuan berhitung, menunjukkan empati dan simpati. 

Formal Operational stage meliputi antara lain: mampu menyelesaikan soal matematika, bisa membedakan hal yang benar dan salah, mengutamakan penampilan. 

Perkembangan Kognitif anak ini dipengaruhi oleh;

1. Nutrisi: pastikan kecukupan gizi, unsur makro dan mikro

2. Stimulasi: melatih dan mendorong perkembangan kognitif dengan berbagai cara seperti bermain puzzle, membaca dongeng, menyusun balok, berbelanja.

3.  Peran orang tua: orang tua sangat berperan dalam memantau dan menyediakan nutrisi serta mengupayakan stimulasi

4. Interaksi dengan dunia sekitar: lingkungan keluarga, tetangga dan sekolah turut berperan dalam mempengaruhi perkembangan kognitif anak. 

Lebih lanjut, Ibu Ratih menjelaskan tentang 8 PARAMETER PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK yang biasa disebut sebagai 8 Winning Skills, yaitu 8 kemampuan dasar yang menjadi bekal utama agar anak-anak mampu menjadi sosok yang tangguh dan mampu berkompetisi di tengah kehidupan. 



Bagaimana Cara Memantau Perkembangan Kognitif Anak?

 

Perkembangan kognitif anak ternyata sangat penting untuk dipantau diperhatikan. Bagaimana cara memantau kemampuan kognitif anak untuk memastikan mereka memiliki 8 winning skills? Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi MKK. – Medical and Scientific Affairs Director Danone Indonesia menyatakan bahwa berbeda dengan perkembangan fisik (misalnya pertumbuhan berat badan dan tinggi badan) yang pada umumnya lebih mudah diperhatikan dan mudah diukur, mengamati perkembangan kognitif menjadi tantangan bagi para orang tua karena belum ada indikator/milestones kognitif yang komprehensif, mudah dipahami, dan mudah diakses oleh orang tua. 

 

Oleh sebab itu Danone mengajak orang tua, terutama Mama-mama yang identik dengan gadget untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan kemajuan ilmu sains dan kesehatan untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anaknya.  

Danone Specialized Nutrition Indonesia meluncurkan 8 Winning Skills Interactive Assessment yang telah divalidasi oleh para ahli di bidangnya untuk membantu orang tua memahami perkembangan kognitif ananda. 8 Winning Skills Interactive Assessment dapat diakses melalui mynutri.club/tw


Langkah-langkah memanfaatkan assestment ini cukup mudah.

1.   Akses link mynutri.club/tw

2.   Daftar dan lengkapi data diri

3.   Pilih usia anak

4. Pilih salah satu aspek Winning Skill untuk kemudian diberikan lima pertanyaan tentang anaknya untuk mengukur apakah hasilnya sudah baik atau masih harus ditingkatkan.

5. Orang tua akan menerima rekomendasi aktivitas yang sesuai dengan kemampuan anaknya serta stimulation kit gratis berupa e-book untuk melatih 8 Winning Skill anak.

Alat asesmen interaktif ini diharapkan dapat membantu para orang tua dalam mengoptimalkan bekal untuk menyiapkan anak menjadi pemenang di masa depan melalui perkembangan kemampuan kognitifnya.

Sudah siap mengoptimalkan kemampuan kognitif anak dengan memaksimalkan peran orang tua serta sumber daya di sekitar ananda? Yuk, persiapkan generasi tangguh berbekal 8 Winning Skills agar mereka mampu berkompetisi di masa depan.

 

 

 

 

 

 

 

Share:

Tips Mengatasi Masalah

Saat taklim Maratus Shalihah Selasa malam, Ustadzah Lina mengajak jamaah berbincang, sharing ringan tentang bagaimana move on dari kesusahan hati karena musibah atau ujian. Saya teringat tausiyah Ustadz Habib di Kajian Fiqih yang membahas tema tentang adab berdoa bada subuh Sabtu lalu: 

"Setiap orang pasti punya masalah. Masalah dalam kehidupan untuk diselesaikan, bukan ditinggalkan. Yang Allah kehendaki adalah bagaimana cara manusia menyikapi masalah dan ujian kehidupan dengan baik sehingga menjadi wasilah taqwa dan ketaatan. (Hikmah QS Al Mulk: ayat 2)" ~ Ustadz Ahmad Habibul Muiz



Jawaban dan sharing ibu-ibu di majelis taklim cukup beragam. Namun intinya semua disandarkan kepada Allah, sebagai pemilik skenario hidup, sebagai sebaik-baik pelindung dan penjaga. Setiap kali menerima ujian dan musibah tentu saat pertama yang kita rasakan adalah susah. Apalagi jika musibah datang tanpa mengucap salam dan memberikan tanda-tanda terlebih dahulu. Seperti kehilangan sosok orang yang kita cintai secara mendadak (saya pernah merasakan bagaimana rasanya kehilangan ayah, ibu, adik karena telah dipanggil pulang) atau ujian harta karena rumah tertimpa bencana alam dan seluruh harta tiba-tiba musnah (saya pernah kehilangan sejumlah uang yang sangat besar nilainya karena kejahatan online dan juga kasus penipuan investasi, pernah bangkrut juga dalam bisnis) Sedih, sesak di dada, tak percaya, bagai mimpi buruk yang ingin segera usai saja. Begitu kira-kira gambaran perasaan pertama kali ketika tertimpa musibah. Namun, waktu juga yang akan mengurai kesedihan itu, apalagi jika teringat bahwa manusia hidup memang untuk diuji, hingga saat Allah memanggil pulang nanti. Ketika seluruh jatah rezeki hidup di dunia dituntaskan. Jika kita ingat di mana akhir perjalanan, maka yang bisa kita lakukan hanyalah memantaskan diri.


Setiap orang hidup selalu dihadapkan dengan masalah dan ujian, porsinya berbeda-beda sesuai dengan kemampuan dan jalan keluar yang telah Allah siapkan. Tak perlu membandingkan dengan porsi ujian orang lain, sebab setiap orang punya masa lalu yang orang lain tidak tahu bagaimana kesusahannya. Sebab kita tak pernah tahu, seperti apa masa depan yang akan dihadapi dengan segala tantangannya. Sebab ujian tak hanya berupa susah dan kesedihan, tetapi juga kesenangan dan kenikmatan.

Terpuruk dalam kesedihan, meratapi nasib adalah hal yang tak diperbolehkan dalam agama, orang bilang "seperti tidak punya iman saja" Sedih, susah ketika pertama kali ditimpa musibah adalah sesuatu yang wajar, tetapi menyalahkan Allah dan sulit move on dari ujian bukanlah hal yang benar.

Bagaimana Tips Move On dari Ujian Kehidupan?

Bagaimana cara move on dari musibah? Saya coba merangkumnya dari jawaban jamaah dan berbagai nasihat dan tausiyah serta pengalaman pribadi.

1. Curhat secara tepat

Bagi yang mudah mengekspresikan diri, mencurahkan isi hati karena kesusahan yang dialami mungkin mudah mencari teman curhat. Entah kepada anggota keluarga, teman dekat, penasihat spiritual (ustadz, ustadzah) atau mungkin jika mengalami gangguan depresi bisa menghubungi psikiater.

Namun saya bukan tipe ekstrovert seperti itu. Saya cenderung menelan kesusahan daripada membaginya dengan orang lain. Teringat nasihat Ustadz Salim A. Fillah, Musibah itu; mengecil jika dirahasiakan; membesar jika dikeluhkesahkan; terurai jika diadukan pada Allah; merumit jika diumbar pada manusia"



Saya memilih curhat kepada Allah, dengan cara saya sendiri. Sambil menangis atau merajuk. Dalam sujud panjang atau tepekur dalam diam.

Teringat ketika masa-masa suami sakit hingga tak bisa bekerja selama sebulan, keluar masuk rumah sakit yang penyakitnya tak diketahui hingga sekarang. Hingga berat badannya turun 25 Kg. Pernah jam dua dini hari saya bersepeda angin menuju apotik terdekat untuk membelikannya obat. Saya tak bisa curhat pada mama karena hanya akan membuat beliau hipertensi. Saya tak bisa curhat kepada siapapun, karena saya pikir setiap orang juga pasti punya masalah. Hingga tetangga yang beli pulsa melihat mata saya yang sembap dan berkata "Mbak, jangan dipendam sendiri, ceritakan ada apa" Saya tetap tak bisa berkata apapun, hanya bisa bilang: Itu suamiku sakit, kayaknya saya bawa ke RS lagi saja daripada nanti terjadi sesuatu yang tak diinginkan. 


2. Doa

Seperti nasihat dari para ulama, doa adalah senjata seorang mukmin. Jangan pernah letih untuk berdoa. Dan berdoalah dengan yakin bahwa Allah pasti kabulkan. Serta tak lupa mintakan doa pada orang lain. Ketika anak sulung saya sakit parah dan memohon untuk dikeluarkan dari pondok tempatnya menuntut ilmu, sungguh hati sebagai orang tua seperti terbagi menjadi dua. Antara tidak tega karena hampir setiap hari dia menelepon sambil menangis dengan meminjam Hp walisantri yang sedang berkunjung ke Balai Kesehatan karena ia tak mampu berjalan ke wartel dan rasa "ditega-tegakan" sebab jika mengeluarkannya dari pondok maka akan lebih sulit lagi mengurus sekolah baru, selain pertimbangan biaya, juga karena sulitnya mencari sekolah sebab kurikulum tidak sama. 

Saat itu saya memperbanyak sedekah dengan doa khusus agar segera mendapat solusi terbaik, dan penyakit ananda bisa disembuhkan, serta ia tuntas mengenyam pendidikan. Saya tak ragu juga memohon kepada Ustadzah dan majelis taklim untuk turut mendoakan kesembuhan putra kami.


3. Tak mencari perbandingan.

Semoga Allah mengampuni dosa saya yang pernah berucap: tak ada perempuan yang bakal mau menjalani segala kesusahan yang telah saya alami.  Sampai saya sempat memohon kepada Allah : ya Allah, tolong biarkan saya bernafas sejenak untuk jeda dari ujian beruntun ini. Nanti kalau saya hati saya sudah kuat lagi, barulah silahkan diuji lagi. Waktu itu beruntun ujian yang harus saya alami. Suami jatuh dari atap, patah tulang dan tak punya uang untuk berobat ke RS akhirnya ke sangkal putung dan tak bisa kembali normal. Eh malamnya ada tetangga melabrak katanya anak saya mengganggu anaknya, padahal dia melihat suami saya kesakitan dengan tangan dibebat. Setelah insiden itu tak lama kemudian suami ter-PHK untuk ketujuh kalinya. Untuk biaya hidup harus menjual apa saja yang ada di rumah, Televisi, bahkan helm dan sprei dll hasil hadiah quiz dan lomba yang pernah saya terima. Setahun kemudian terpaksa berhutang untuk biaya operasi tangannya karena tak bisa kembali normal hingga sekarang. Alhamdulillah hutang sudah lunas, tangan suami bisa lebih baik meski tak bisa kembali seperti semula.

Dan sekarang saya baru mendapat hikmahnya bahwa ujian yang dihadapi tak layak diperbandingkan, sebab kita sendiri belum tentu mampu menjalani ujian yang Allah berikan pada orang lain, entah itu ujian kesenangan atau kesusahan. Misalnya, siapa yang menjamin jika diuji dengan kesenangan lalu kita tetap istiqomah dalam ketaatan? Kisah Qorun dalam Al Quran adalah contoh nyata, ketika orang yang taat beragama dalam kesusahan hidupnya kemudian dikaruniai harta berlimpah namun berakhir hidupnya dalam kekufuran karena terlena oleh gemerlap dunia.


4. "Antisipasi" masalah

"Kenalilah (ingatlah) Allah  di waktu senang pasti Allah  akan mengenalimu di waktu sempit”. (HR. Tirmidzi).

Hadits ini adalah nasihat sekaligus pengingat, bahwa Rasulullah telah memberikan tips untuk "mengantisipasi masalah" yaitu dengan mengingat Allah ketika dalam keadaan senang. Berapa banyak orang yang diuji dengan kesusahan lalu merengek-rengek pada Allah, tetapi saat lapang seolah tidak lagi mengenalNya, susah mentaati perintahNya.

Dalam Kajian Fiqih, Ustadz Habib mengingatkan untuk selalu mengenali Allah dengan mentaati perintahNya di kala hidup terasa lapang, kelak jika ujian datang maka Allah akan mempermudah kita untuk menemukan jalan keluar.


5. Berdamai dengan kenyataan

Sulit menerima kenyataan pahit di awal tertimpa ujian. Mungkin hanya tingkatan orang super shalih yang bisa menerima dengan lapang dada. Teringat perkataan Ustadz Anshori di Kajian Tarjim Al Qur'an, bahwa sekelas Nabi Nuh saja ketika musibah banjir besar melanda dan melihat anaknya berada di dalam lautan sempat berujar: ya Allah, dia itu anakku (dalam tafsir ulama mengenalinya sebagai Kan'an) seolah Nabi Nuh ini seolah curhat: saya paham ya Allah, semua ini milikmu, tapi apakah tak ada jalan lain agar anak saya tidak ditenggelamkan. Dan Allah mengingatkan bahwa ada wilayah yang tak bisa diganggu gugat menjadi hak prerogatif Allah, termasuk kepada siapa hidayah diturunkan. Kisah Nabi Nuh bisa menjadi pelajaran, bahwa bagaimanapun ada saatnya berdamai dengan keadaan, alias ikhlas menerima kenyataan.

Saya jadi ingat salah satu episode Drakor The Law Cafe. Ketika salah seorang klien Kim Yu Ri berusaha keras memenangkan hak waris, karena merasa ayahnya tidak adil. Si wanita ini telah menghabiskan seluruh hidupnya untuk merawat orang tuanya. Merawat ibunya hingga meninggal. Merawat ayahnya yang sakit keras, tapi sang ayah menulis warisan atas nama kedua kakak lelakinya. Di penghujung hidup ketika sakaratul maut, si ayah memberikan secarik kertas pada anak wanitanya. Dan ternyata isinya adalah beberapa puisi. Ketika Kim Yu Ri dan tim berhasil memecahkan sandi tersembunyi dalam puisi yang ternyata kode untuk membuka brankas di rumah sang ayah, mereka hanya menemui pot berisi tanah.

Bagaimanapun si wanita tadi menerima dengan bahagia, ia merasa sang ayah sangat perhatian kepadanya, menyimpan sesuatu untuknya. Di dalam pot itu ternyata ada teka-teki lagi. Dan menuntun mereka menuju Padang Bunga yang sangat indah. Si wanita merasa sangat bahagia, si ayah mewariskan tanah yang paling berharga, dirawat dengan sangaat baik. Kejutan tak berhenti di sini. Seseorang kepercayaan di Padang Bunga memberikan koper warisan si ayah yang ternyata berisi emas batangan bernilai sekitar 70 juta dolar. Mungkin seperti itulah hidup kita, penuh teka teki dan tak tahu bagaimana akhirnya. 

Berniat berdamai dengan apa yang ada, eh malah dapat kejutan indah berlipat ganda. Begitulah kira-kira hikmahnya.

6. Menemukan Support system

 Ketika menghadapi masalah temukan support system yang sekiranya mampu membantu menyelesaikan permasalahan. Entah itu kelompok pengajian atau komunitas hobi yang bisa membantu menemukan jalan keluar terbaik dan membuat kita tak patah arang oleh keadaan. Coba bayangkan jika menemui masalah tapi bergaulnya dengan narkoba dan minuman beralkohol, bukannya selesai malah menambah masalah baru. 

Setiap orang pasti punya masalah. Dalam upaya menyelesaikan masalah itulah keutamaan doa menjadi salah satu cara menggantungkan harapan kepada Allah setelah berikhtiar. 

Ujian terbesar yang saya hadapi sebenarnya adalah diri saya sendiri. Agar lebih berlapang hati ketika menghadapi permasalahan, agar perasaaan tak mudah terbawa oleh keadaan.


Al Quran Menjawab Permasalahan.

Tips menghadapi ujian hidup menurut Al Quran.

#Kenapa saya ya Allah ? << Nggak cuma kita kok yang diuji, tapi juga mereka.>>


"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman," dan mereka tidak diuji?" (QS Al-'Ankabut: Ayat 2)


#Tapi Ujian kalian tak seberat ujianku.

<<Al Qur'an bercerita bahwa ujian umat terdahulu lebih berat ko.>>


"Ataukah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan dan diguncang (dengan berbagai cobaan), sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Kapankah datang pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat." (QS Al-Baqarah Ayat 214)

Random banget tulisan saya kali ini, hingga bawa Drakor segala. 🤭 Mudah-mudahan tulisan sederhana ini menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi saya sendiri hingga di akherat nanti.

Share:

Peringatan Maulid Nabi 1444 H


Rabiul Awal bulan istimewa bagi umat Islam, sebab bulan ini adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad, sosok mulia yang senantiasa diagungkan.
Meski peringatan maulid seringkali masih diperdebatkan, di berbagai daerah maulid nabi dimeriahkan dengan berbagai perayaan. 
Masjid Al Ukhuwwah Permata Sukodono Raya menyelenggarakan perayaan maulid nabi selama bulan Rabiul Awal.
1. Santunan untuk dhuafa dan anak yatim
Sesuai dengan perintah Allah melalui Rasulullah agar umat tak ragu berbagi dan mencintai anak yatim
2. peringatan maulid dengan sholawatan dan berbagi nasi kotakan.
3. Jalan sehat berhadiah, bazaar dan pemeriksaan kesehatan gratis
Tiap KK muslim berhak atas lima kupon yang diundi untuk pembagian hadiah. 



Bazaar alias pasar raya ukhuwwah mempersembahkan produk makanan dan minuman UMKM warga perumahan. Komplit nih, ada aneka nasi (nasi uduk, nasi kuning, nasi bakar, nasi urap-urap) berbagai lauk pauk seperti ayam bakar, botok, pepes, sate telur puyuh dan sebaginya  juga berbagai jajanan dan camilan. Aneka minuman tak lupa memeriahkan suasana.
Sembari menunggu pengumuman undian kupon, santri santriwati TPQ mengisi panggung dengan berbagai penampilan.

Dan yang tak kalah menarik, setiap peserta gerak jalan mendapatkan subsidi dari masjid untuk jajan di pasar raya. Setiap peserta gerak jalan berhak atas kupon 2 x 5000 rupiah. Wah makin semangat jajan, eeeh makin semangat mengisi kotak infaq masjid dan memakmurkan masjid dengan jamaah dong. 
Berharap dengan kegiatan seperti ini kecintaan umat terhadap Rasulullah makin bertambah, masjid pun makin makmur oleh melimpahnya jamaah.



Share:

Work at Home

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.