catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Showing posts with label BP. Show all posts
Showing posts with label BP. Show all posts

Kegiatan Sosial PKK RT 25 PSR di Bulan Ramadan

Ramadan adalah bulan mulia yang Allah janjikan bagi umat muslim yang berpuasa untuk mendapatkan ampunan. Allah juga menjanjikan melipatgandakan pahala bagi segala amal shalih yang dilakukan di bulan Ramadan. Maka umat muslim pun berlomba-lomba beribadah dan melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bertujuan untuk amal sedekah selama bulan Ramadan yang penuh berkah.

Begitu pula halnya dengan ibu-ibu PKK RT 25 Perumahan Permata Sukodono Raya (PSR) Sidoarjo di tempat saya tinggal. Kami terpacu untuk memperbanyak amal ibadah di bulan Ramadan. Pengurus PKK RT 25 yang baru dilantik bulan Maret 2024 melanjutkan kegiatan sosial yang biasa dilaksanakan pengurus PKK RT sebelumnya di bulan Ramadan yaitu bakti sosial ke panti asuhan dan memberikan bingkisan lebaran untuk petugas keamanan dan petugas kebersihan yang bekerja di lingkup RT 25. 

Sumber dana untuk bakti sosial berasal dari infaq ibu-ibu PKK seikhlasnya, ada yang memberikan seratus dua ratus ribu, ada yang menyumbang beras kemasan 3 kilogram. Hingga akhir waktu yang ditentukan terkumpul uang sejumlah 3.200.000 dan enam kemasan beras 3 kilogram.

Mengapa perlu memberikan sekadar bingkisan lebaran untuk para petugas keamanan dan kebersihan di lingkungan RT ? Sebab mereka telah bertugas sebaik mungkin menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan di tempat kami tinggal. Meski menerima gaji bulanan namun penghasilan beliau-beliau ini bisa jadi masih di bawah UMR Sidoarjo yang mencapai 4,6 juta. 

Bingkisan lebaran dan sedikit angpau yang dihaturkan oleh PKK RT 25 mungkin bisa menjadi penyemangat bagi beliau-beliau sebab sedikit banyak isi bingkisan adalah bentuk kepedulian kami sebagai sesama makhluk sosial.


Selain hadiah lebaran bagi petugas keamanan dan kebersihan, bakti sosial PKK RT 25 juga menyalurkan hasil donasi ke panti asuhan di sekitar perumahan.

Panti asuhan yang dipilih oleh pengurus PKK RT 25 kali ini adalah Panti asuhan NUSANTARA BHAKTI WIRA NEGARA

Jl.Guntur/I/RT.10/RW.2 Prumpon, Suruh, Sukodono Sidoarjo

Dan Panti Asuhan Nurul Yatim Pekarungan. Sidoarjo

Selain bakti sosial rutin setiap Ramadan, tahun ini pengurus PKK RT 25 mengadakan gebrakan baru yaitu bagi-bagi takjil gratis di depan perumahan yang dilakukan dalam dua kali pembagian yaitu tanggal 21 dan 28 Maret 2024.

Pengumpulan dana dan sumbangan untuk takjil dikelola per-Dasawisma (yang di RT 25 berjumlah 4 Dasa Wisma dengan anggota sekitar 15-20 orang) untuk kemudian dikumpulkan dan dibagikan bersama-sama di pintu masuk perumahan. Ada yang menyumbang uang tunai, kue-kue, air mineral sehingga terkumpul setiap periode pembagian takjil gratis sekitar 200 paket takjil berisi dua kue dan air mineral. 



Mudah-mudahan takjil sederhana ini membantu para musafir yang sedang dalam perjalanan. Perlu diketahui bahwa perumahan kami berbatasan langsung dengan jalan utama kecamatan yang merupakan jalan raya alternatif dari dan menuju Surabaya. Sehingga jalan raya tersebut sangat sibuk di jam berangkat dan pulang kerja.




Sebagian dari musafir itu mungkin tidak sempat menyiapkan bekal berbuka puasa, semoga sedikit takjil dari PKK RT 25 dan Dasa Wismanya bermanfaat untuk meredakan lapar dan dahaga di kala berbuka puasa namun masih di perjalanan menuju rumah.


Kegiatan sosial di bulan Ramadan yang dilaksanakan PKK RT 25 mungkin kecil-kecilan namun semoga menjadi pemberat amal kebaikan bagi donatur dan segenap warga RT 25. Berharap kebaikan-kebaikan kecil itu membawa keberkahan, bermanfaat bagi yang menerima dan bisa secara istiqomah dilakukan setiap tahunnya.

Mengapa penting diadakan kegiatan sosial di bulan Ramadan dan di sepanjang kehidupan? Sebab segala kebaikan yang dilakukan akan kembali pada diri sendiri, bukan orang lain yang membutuhkan amal kebaikan itu, seperti halnya firman Allah dalam QS Al Isra : 7

In ahsantum ahsantum li`anfusikum, wa in asa`tum fa lahaa, fa iżaa jaa'a wa'dul-aakhirati liyasuu'u wujuhakum.

wa liyadkhulul-masjida kamaa dakhaluhu awwala marratiw wa liyatabbiru maa 'alau tatbiiraa (QS. Al-Isra:7)

Artinya:

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.


Sumber foto : PKK RT 25





Share:

Do and Dont's di Mudik lebaran 2024

Lebaran 2024 sudah dalam hitungan hari saja. Yang masih punya orang tua, atau keluarga besar di kampung halaman pasti sudah terbayang serunya mudik lebaran 2024.

Mudik layaknya recharge spiritual. Bukan hanya batera ponsel dan laptop yang perlu dicharging. Mental dan spiritual juga butuh recharge agar kembali segar, salah satunya adalah dengan mudik lebaran di tahun ini 2024

Lebaran Bakal Menyenangkan Jika..

Mengapa sebagian orang menganggap mudik dan serangkaian kegiatan di saat lebaran sebagai charging batiniah? Sebab momen lebaran adalah momen istimewa.

1. Libur panjang

Kebayang kan betapa sibuknya aktivitas dalam setahun. Bekerja dari pagi hingga sore terkadang malam, terjebak kemacetan saat berangkat dan pulang ngantor atau antar jemput anak sekolah atau saat kuliah. Ibu-ibu yang "tampaknya di rumah saja" tetapi kesibukan di rumah juga tiada habisnya. Manusia butuh jeda. Saat libur lebaran adalah saat istimewa karena bisa mengistirahatkan tubuh dan pikiran.

2. Berbakti pada orang tua

Saat mudik lebaran adalah saatnya berbakti kepada orang tua terutama bagi yang tinggal berjauhan dan hanya bisa pulang setahun sekali. Orang tua pasti merindukan anak-anaknya hadir, berkumpul untuk meramaikan rumah yang biasanya sepi. Kehadiran cucu yang lucu-lucu menambah kebahagiaan di hati yang sudah rapuh dan renta dimakan usia. Saat mudik lebaran adalah saat menyenangkan hati orang tua dengan "keributan khas keluarga" yang lama dinantikan. 

3. Nostalgia masa kecil

Nostalgia saat mudik lebaran, Pixabay (Faridaridhwan)

Salah satu serunya mudik adalah ketika bertemu kembali dengan teman-teman masa kecil. Saling berbagi cerita kehidupan, mentertawakan masa lalu dan mungkin bersama-sama mencoba mengulang kembali serunya masa kecil. Bermain di sawah, memancing di sungai, berkemah di kaki gunung bersama sahabat kecil akan menjadi penenang spiritual, recharging spiritual didapatkan dengan mengenang kebahagiaan masa kecil.

4. Saat beramal sholih

Bagi yang dikarunia kelebihan rezeki saat mudik adalah saat memperbanyak amal sholeh dengan niat karena Allah. Berbagi angpau atau bingkisan hari raya, bersilaturahim ke tetangga dengan membawa oleh-oleh, berkunjung ke guru sekolah dengan membawa hadiah atau membangun masjid di kampung halaman adalah amal-amal sholih yang apabila dilakukan akan menumbuhkan kekayaan hati dan ketenangan spiritual

Mudik Lebaran Bakal Kacau Jika

Sebaliknya, mudik lebaran 2024 bisa menjadi kenangan buruk di kemudian hari jika :
1. Pamer dan flexing belaka
Sumpah, siapa yang gak bakal jenuh lihat orang yang hobi pamer. Apalagi jarang ketemu, ketemu setahun sekali trus dipamerin segala macam A, B, C, D tidak hanya pamer harta tapi juga pamer kesuksesan dan prestasi anak-anaknya. Berdandan dan berceritayang wajar-wajar saja, semakin banyak pamer semakin banyak menimbulkan luka hati

2. Salah bicara
Hindari pertanyaan yang sekiranya menyinggung perasaan : "kapan kawin" "kapan mau nambah anak" "kapan lulus kuliah" apalagi jika embel-embelnya ditambahi : itu temanmu sudah menikah lagi kamu malah belum sekalipun, itu temanmu anak sudah tiga kamu belum punya, itu temanmu sudah kerja kau belum lulus kuliah

3. Berkunjung di waktu tidak tepat
Hindari berkunjung dengan tujuan ngobrol panjang di waktu sekiranya kurang tepat, misalnya saat tidur siang atau terlalu malam. Jika perlu buat janji dulu, izin kepada tuan rumah untuk berkunjung.

4. Bertemu hanya untuk bergunjing
Bertemu teman masa kecil dan teman lama saat lebaran adalah momen menyenangkan, tetapi bisa menjadi sumber keributan jika bertemu hanya untuk ghibah dan bergunjing. Hindari membicarakan orang lain dengan maksud buruk, bicarakan hal-hal yang menyenangkan saja meskipun itu dengan orang atau sahabat terdekatmu

Bagaimana nih, sudah siap menyambut mudik lebaran 2024 ? 


Share:

Tempat wisata favorit di kampung halaman

Mudik ke kampung halaman sekalian jalan-jalan emang asyik. Masalahnya jika kampung halamannya nggak cuma satu, tapi ada dua karena mudik lebaran berarti pulang ke kampung halaman sendiri dan kampung halaman suami.

Saat orang tua saya dan mertua (orang tua suami) masih ada kami mengatur jadwal mudik agar dirasa sama adil. Jadi mudik ke rumah ibu di Probolinggo terlebih dahulu, baru kemudian H-2 mudik ke Bali, rumah mertua. Pastikan aja bekalnya cukup hahaha. Alhamdulillah THR kami cukup untuk perjalanan dan sekadar oleh-oleh dan kadang sedikit angpau untuk keponakan.

Dilahirkan di Surabaya dan pindah ke Probolinggo di usia empat tahunan serta menghabiskan masa remaja di sana, membuat saya mencintai Probolinggo sebagai kampung halaman. Sebagai kota kecil, dulu Probolinggo tidak punya banyak pilihan tempat wisata, tapi Bromo dan air terjun Madakaripura ada di Probolinggo loh namun jaraknya cukup jauh dari rumah ibu. Obyek wisata, atau setidaknya tempat yang mengasyikkan buat jalan-jalan yang dapat diakses dengan mudah dari rumah adalah pelabuhan Tanjung Tembaga. Rumah ibu tidak terlalu jauh dari pelabuhan. Jangan dibayangkan pantai yang indah seperti di Bali. Tapi memandang laut lepas dan kesibukan nelayan menurunkan ikan tangkapan di pagi hari bisa menjadi hiburan tersendiri. 

Selain pelabuhan, obyek wisata Pantai Bentar juga menarik untuk dikunjungi. Paling suka view jembatan kayu yang menjorok ke pantai. Kesannya kayak di Maldives hehehe. Di bulan tertentu konon ada kawanan hiu tutul yang mampir sebentar di Pantai Bentar, tapi kami belum pernah menyaksikannya sendiri, sebab saat mudik tidak pernah bertepatan dengan musim migrasi hiu tutul.

Tempat wisata favorit di kampung halaman, Dokpri


Nah kalau pas mudik ke Bali, bisa dong menjawab pertanyaan tentang tempat wisata favorit di kampung halaman. Rumah mertua di Denpasar tapi jalan-jalan ke beberapa tempat wisata di Bali bisa dijangkau dengan naik motor. Kalau pas rezeki bisa sewa mobil saat mudik ke Bali, kami jalan-jalannya ke tempat yang lebih jauh. Bedugul salah satunya. Paling senang jalan ke daerah Bedugul, selain ke Kebun Raya Bedugul juga bisa melanjutkan perjalanan ke Danau Bratan yang terkenal keindahannya. 

Di Kebun Raya Bedugul kami bisa menikmati pemandangan hijaunya pepohonan rindang. udara segar dan kabut yang turun pelahan di kejauhan. Tapi kalau pas musim liburan panjang, seperti libur lebaran baiknya datang pagi-pagi banget agar tidak terjebak kemacetan. Wih kalau kesiangan antrian kendaraan yang mau parkir jangan ditanya panjangnya, di dalam kebun raya juga kesulitan menggelar tikar untuk menikmati suasana. 


Danau Beratan Bedugul letaknya agak lebih tinggi dari Kebun Raya Bedugul. Pemandangannya cantik sekali dan udaranya sejuk. Keberadaan pura di sini menambah magis suasana, apalagi dengan gamelan khas Bali yang menyambut pengunjung di pintu masuk. Kesan teduh, tenang, tertangkap mata dan telinga.

Bagi yang pulang kampung sekalian bisa jalan-jalan  di berbagai tempat wisata, tentu mudik lebaran adalah anugerah istimewa. Tetapi andaikan di kampung halaman tidak ada tempat wisata, bukan berarti lebaran tidak berarti. Bukankah bisa menuntaskan puasa Ramadan dengan baik dan sehat hingga Idulfitri adalah keberkahan tersendiri? Bukankan bisa berbakti kepada orang tua dengan menyambung silaturahim adalah keutamaan yang tak bisa diganti dengan apapun? Yang terpenting adalah rasa syukur di dalam hati.

Share:

Tips Memilih Pakaian Lebaran

Ramadan dan lebaran, dua hal yang tak terpisahkan. Usai berpuasa sebulan penuh maka umat muslim berhak merayakannya dengan lebaran Idulfitri. Di Indonesia, Idulfitri dirayakan besar-besaran. Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambutnya. Persiapan pulang ke kampung halaman, kue-kue kering khas lebaran, hingga busana hari raya. Entah siapa yang mengajarkan tradisi mengenakan baju baru di hari raya Idulfitri, maka setiap lebaran masyarakat muslim di Indonesia merayakan dengan busana baru aneka gaya yang didominasi busana muslim model terbaru.

Tips Memilih Pakaian Lebaran, Pixabay (Pexel)


Mungkin niatnya adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah telah menuntaskan perjuangan berpuasa selama sebulan penuh. Mengenakan baju baru saat sholat Idulfitri juga merupakan salah satu cara menghormati Allah saat menghadapnya. Ibarat perbandingannya ketika menghadap atasan maka kita akan berpakaian terbaik sebagai tanda kesopanan dan adab, apalagi jika menghadap Allah saat mendirikan sholat, tentu mengenakan pakaian terbaik adalah bagian dari adab. Meski dalam Islam tidak mewajibkan baju baru untuk sholat, yang terpenting suci dari najis, bersih adalah nilai lebih.

Busana muslimah sumber Pixabay (Endo)


Namun jika memang diperlukan untuk membeli baju baru untuk menggantikan baju lama yang telah aus, maka membeli pakaian lebaran pun disarankan. Agar lebaran semakin berkah dengan baju baru yang dikenakan,

1. Bahan yang menyerap keringat

Berbagai busana lebaran ditawarkan dengan model-model terbaru yang fashionable, trendy dan elegan. Namun demi kenyamanan ada baiknya memilih pakaian lebaran yang menyerap keringat dan tidak mudah kusut. Apalagi jika busana tersebut akan digunakan untuk bersilaturahim seharian, dari satu rumah kerabat ke rumah kerabat lainnya. Jika bahannya tidak nyaman di tubuh dan tidak menyerap keringat serta gampang lecek bisa dibayangkan betapa penampilan yang diharapkan menawan malah jadi kusut tak karuan.

2. Perpaduan tone warna 

Meski bukan artis namun pengetahuan tentang tone warna pakaian sangat membantu dalam menjaga penampilan. Warna-warna terang mungkin sedang trendy tetapi jika tidak sesuai dengan tone warna kulit maka penampilan bisa tampak aneh. Misalnya, yang memiliki tone kulit gelap ada baiknya menghindari warna mencolok seperti oranye atau merah jingga. Pilih tone warna yang kalem seperti warna-warna muda dan pastel.

3. Mix and match

Pakaian lebaran nggak harus baru kok. Bisa saja penampilan tampak fresh dan modis dengan memadukan atau mix and match koleksi lama. Misalnya memilih longdress warna hitam dengan outer batik selutut dengan jilbab berwarna dasar sesuai warna outer yang dominan. Tambahkan asesori trendy yang bernafaskan tradisional seperti kalung etnis dari kayu atau bros mutiara.

4. Pilih model busana sesuai dengan kepribadian dan usia 

Sesuaikan model busana dengan usia dan kepribadian, jangan terpengaruh oleh trend mode dunia tetapi membuat tidak nyaman. Percaya diri tanpa ikut-ikutan menjadi korban mode sangat penting saat memilih pakaian lebaran. Pilih busana tanpa ikut-ikutan yang sedang trend, misalnya bagi sosok yang sudah berusia lima puluh tahun mungkin baju lebaran model celana baggy atau baju monyet kurang sesuai karena menjadikannya tampil kekanak-kanakan. Ingin tampil segar bukan berarti harus mengenakan busana yang sesuai dikenakan wanita usia remaja. Pilih warna yang sesuai tone kulit, asesori yang unik, riasan natural dan wajah yang selalu tersenyum di hari raya akan membuat penampilan tampak segar dan menyenangkan.

5. Sesuaikan dengan anggaran

Jika ingin mengenakan pakaian lebaran yang baru, pilih busana yang harganya sesuai dengan anggaran. Jangan memaksakan diri membeli pakaian berharga mahal dengan harapan bisa meng-upgrade penampilan. Ingatlah kesederhanaan Rasulullah dalam berbusana agar tidak terjerumus dalam gaya hidup berlebihan.

Sudah siap memilih pakaian lebaran? Psst fokus ke Ramadan jangan sampai ditinggalkan. Selamat menyiapkan lebaran tanpa mengabaikan kesakralan Ramadan

Share:

Tradisi Ramadan di Berbagai Daerah di Indonesia

 

Indonesia adalah negeri yang kaya. Tak hanya kaya sumber daya alam dan obyek-obyek wisata yang mempesona, Indonesia juga kaya adat dan budaya. Salah satu adat dan tradisi yang memperkaya khasanah kehidupan bangsa adalah tradisi yang bersinggungan dengan religi, seperti tradisi dalam menyambut bulan Ramadan.

Ramadan adalah bulan mulai bagi umat muslim. Dalam ajaran Islam, selama sebulan penuh di bulan Ramadan pahala atas amalan dilipatgandakan, dosa-dosa diampuni maka tidak mengherankan jika hadirnya bulan Ramadan sangat dinanti. 

Begitu istimewanya bulan Ramadan, masyarakat muslim di Indonesia menyambutnya dengan berbagai tradisi yang berbeda-beda di setiap daerah. Beberapa tradisi Ramadan yang masih dikenal hingga saat ini adalah:

1.   Nyadran

Nyadran merupakan tradisi menyambut Ramadan yang dilakukan masyarakat suku Jawa teritama yang tinggal di daerah Jawa tengah dan Yogyakarta. Menurut sejarahnya, nyadran berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti sraddha yaitu keyakinan. Bisa dikatakan bahwa nyadran adalah tradisi peninggalan masyarakat Jawa zaman animism, yang mengadakan upacara menghormati arwah para leluhur, hanya saja disesuaikan dengan ajaran Islam yaitu dengan mengirimkan doa-doa sesuai ajaran Islam. Nyadran dilakukan dengan membersihkan makam leluhur, menaburkan doa dan di beberapa tempat masih mengadakan kenduri sebagai rangkaian penutup. Nyadran biasa diadakan di sepuluh hari terakhir bulan Sya’ban. Secara umum tradisi nyadran diserap oleh sebagian kalangan umat muslim Indonesia dan menyebutnya sebagai nyekar, yaitu membersihkan makam anggota keluarga, menaburkan bunga dan menyirami dengan air di hari-hari menjelang Ramadan.

Nyekar, Dokpri


2.   Meugang

Meugang adalah tradisi unik masyarakat Aceh dalam menyambut Ramadan. Beberapa hari menjelang Ramadan, masyarakat bumi Serambi Mekah ini rata-rata menyajikan masakan olahan daging sapi dengan bumbu khas yang tampak merah dan dinikmati bersama sanak keluarga. Konon tradisi ini telah dikenal sejak zaman kerajaan Aceh di abad 14

3.   Megengan

Di beberapa tempat terutama kota-kota kecil di Jawa Timur dikenal istilah megengan. Sekilas mirip dengan kata  “meugang” di Aceh. Namun megengan dalam rangka menyambut Ramadan di Jawa Timur adalah dengan saling mengirim hantaran ke tetangga berupa sepiring atau sekotak nasi lengkap dengan lauk pauk serta kue-kue tradisional.

4.   Munggahan

Munggahan merupakan tradisi masyarakat Jawa Barat dalam menyambut Ramadan. Masyarakat Sunda biasa menghabiskan waktu bersama keluarga untuk membersihkan makam leluhur, bergotong royong membersihkan masjid dan mushola menjelang bulan Ramadan. Di beberapa tempat masih ditemui tradisi mandi bersama di sungai sebagai simbol menyucikan diri dalam acara Munggahan menjelang Ramadan.

5.   Malamang

Jika di Aceh mengenal Meugang, maka suku Minang mengenal Malamang untuk menyambut Ramadan. Malamang adalah kegiatan memasak lamang yaitu makanan tradisional berupa beras ketan yang dimasukkan dalam bumbu panjang, disisipkan daun pisang kemudian dibakar untuk kemudian dinikmati bersama keluarga. Tradisi ini masih dijalankan sebagian suku Padang di Padang, Padang Pariaman dan Painan. 

Wah seru ya berbagai tradisi menyambut Ramadan di Indonesia. Di daerah dan provinsi lain terutama yang dihuni mayoritas muslim pasti ada tradisi menyambut Ramadan yang lainnya. Meski mungkin mulai memudar terutama di kota-kota besar, namun tradisi ini menarik untuk dilestarikan

Share:

Skincare Rutin di Bulan Ramadan

Ramadan menjelang separuh jalan. Masih semangat hingga akhir perjalanan kan? Apa kabar kondisi tubuh semoga baik-baik dan sehat selalu. Puasa adalah ibadah yang membutuhkan stamina tubuh luar biasa. Puasa juga adalah ibadah yang berdampak langsung pada penampilan. Jika dehidrasi karena abai terhadap kebutuhan cairan, orang yang sedang berpuasa biasanya lebih mudah lemas, tampak loyo, kulit wajah dan tubuh jadi kusam dan kering. 

Maka demi menghindari dehidrasi ada baiknya kebutuhan air selama berpuasa tetap terpenuhi. Ganti waktu konsumsi air selama berpuasa di waktu berbuka, saat jeda sholat tarawih, sebelum tidur dan saat bangun tidur sebelum sahur hingga saat santap sahur. Konsumsi buah dan sayur saat buka puasa dan santap sahur harus tetap dilakukan secara konsisten, sebab vitamin dan mineral yang terkandung di dalam buah dan sayur sangat membantu metabolisme tubuh dan menutrisi kulit dari dalam.

Untuk menjaga penampilan tetap menawan boleh pakai skincare andalan. Menjaga penampilan agar tetap cerah kan memberikan kesan berpuasa itu nggak bikin susah kok, tetap happy seperti biasa. Saya nggak terlalu banyak pakai skin care sih. Paling yang wajib ada sabun muka, sama pakai serum sesekali aja.

Skincare base, Dokpri

Meski tidak mengenakan terlalu banyak item skin care tetapi saya memastikan skin care yang saya pakai harus memenuhi syarat berikut ini :

1. Mencatumkan Logo halal MUI/Depag

Wajib banget nih pakai skincare yang telah berlogo halal MUI/Depag. Masalah kehalalan barang yang dikonsumsi bukan hanya terbatas yang kita makan dan minum, tetapi apa yang kita kenakan dan apapun yang kita pakai dalam aktivitas sehari-hari wajib telah memenuhi syarat kehalalan dan paling mudah ditandai jika sebuah produk telah mencantumkan logo halal MUI/Depag yang menandakan produk tersebut telah lolos syarat kehalalan dari MUI/Depag. Jangan sampai deh ada yang berpendapat : kan skincare gak sampai masuk ke kerongkongan, kenapa harus wajib halal? yaelah namanya skincare kan meresap ke dalam pori-pori kulit, tetap aja akhirnya menjadi bagian di dalam tubuh. Syarat kehalalan produk yang dikonsumsi seorang muslim tidak bisa ditawar lagi, apalagi bulan Ramadan bulan suci, masa' masih ngotot pakai produk yang diragukan kehalalannya, duh semua ibadah bakalan sia-sia dong. 

2. Tercatat di BPOM

Selain mengantongi logo halal MUI/Depag skincare yang kupakai juga harus sudah tercatat di BPOM Republik Indonesia. Nih artinya halalan thoyyiban. Udah halal, baik dan aman pula bagi kesehatan. Bisa jadi ada produk yang halal tetapi mungkin mengandung zat yang bisa menyebabkan efek samping bagi tubuh. Lolos BPOM RI menunjukkan bahwa produk aman dikenakan kulit wajah orang Indonesia

3. Memiliki banyak manfaat bagi kulit

Di saat berpuasa, skin care diharapkan bisa mensuplai nutrisi bagi kulit wajah. Skin care yang dipakai pengennya yang punya banyak manfaat bagi kulit wajah : membersihkan kotoran dan sel kulit mati dengan seksama, menutrisi dan mencerahkan kulit wajah. Salah satu skin care yang cocok untuk kulit wanita Indonesia adalah Theraskin. 

Theraskin perawatan kulit normal, Sumber : website Theraskin

Skin care aman, halal dan tercatat dalam BPOM ini dikembangkan di bawah pengawasan dokter kulit yang berintegritas. Paket perawatannya pun cukup komplit : paket perawatan kulit normal, paket perawatan kulit berjerawat, paket perawatan kulit berminyak, paket perawatan kulit sensitif, paket perawatan glowing, paket perawatan anti aging dan paket perawatan advance. 

Skin care Theraskin yang diproduksi sejak tahun 2011 tersedia dalam harga yang terjangkau, Paket perawatan wajah kulit normal misalnya, terdiri dari empat item skin care yaitu : facial wash, serum vitamin C,  moisturizer sekaligus sunscreen dan toner dijual seharga Rp 126.700 an. Pantesan teman yang pakai Theraskin tidak berpaling ke yang lain. Masing-masing jenis skin care Theraskin ini sangat bermanfaat bagi kulit wajah. Facial wash membersihkan wajah dengan sempurna, Serum Vitamin C mencerahkan dan merawat kulit rusak akibat sinar UV, Toner untuk menyegarkan kulit wajah. Moisturizer sekaligus sunscreen berfungsi menutrisi wajah dan melindungi kulit dari sinar UV.

Kalau kalian punya skin care andalan apa saat Ramadan?


Share:

Momen Ramadan yang Tak Terlupakan

Tiap orang punya kenangan tak terlupakan. Pahit, manis, indah, susah sekadar pergiliran waktu saja dalam menjalani kehidupan di dunia. Kenangan khusus itu biasanya muncul saat momen istimewa, misalnya saat Ramadan tiba. 

Momen Ramadan yang terekam dalam kenanganku ada momen sedih saat kami sekeluarga pernah sakit terpapar wabah sehingga harus berhutang puasa beberapa hari. Ada momen menggelikan ketika menghabiskan waktu puasa Ramadan saat masa kecil di rumah nenek, sambil belajar membuat kue kering dan selalu lupa kalau sedang berpuasa karena tak tahan mencicipi remahan kue nan wangi dan menggoda. Namun yang paling mengesankan adalah ketika kami merasakan vibes Ramadan tahun 2023 di Jogokaryan, Yogyakarta

Ramadan Tak Terlupakan di Jogokaryan, Dokpri

Setiap kali melihat serunya Ramadan di Jogokaryan melalui tayanga televisi dan media sosial, setiap kali itu pula saya bergumam : kapan ya bisa ke Jogokaryan. Masjid peradaban, yang terkenal dengan slogan saldo masjid nol karena dialokasikan untuk membantu masyarakat dan memanusiakan manusia. 

Maka ketika kami harus menjemput si sulung usai pengabdian di Magelang, si ayah langsung terpikir untuk sekalian mampir menginap di Jogokaryan, Waah senangnya, sampai-sampai perjalanan dalam kondisi berpuasa dari Sidoarjo ke Magelang lanjut Yogya selama kurang lebih 6 jam tidak terasa. Apalagi ketika menikmati sore yang menakjubkan di Kampung Ramadan Jogokaryan, sentra pasar takjil yang penuh pedagang makanan dan minuman binaan masjid Jogokaryan.

Makin takjub ketika menyaksikan 3000 piring berisi sajian makanan berbuka  puasa, gratis bagi para jamaah masjid Jogokaryan. Luar biasa, melihat para relawan bekerja keras menyiapkan sajian berbuka puasa, menyusun piring-piring berisi sajian yang menggugah selera. Sayang karena kami sudah berbelanja makanan dan minuman di KRJ (Kampung Ramadan Jogokaryan) akhirnya kami tak sempat mencicipi sajian berbuka dari masjid Jogokaryan. Tapi hal itu tidak mengurangi kebahagiaan kami bisa merasakan vibes Ramadan di Jogokaryan. Terharu merasakan bisa sholat berjamaah yang melegenda, masjid kecil dengan bangunan sederhana namun kaya manfaat bagi sesama.

Momen Ramadan tak terlupakan di Yogyakarta semakin lengkap saat keeseokan harinya kami menyempatkan mampir sejenak di Heha Sky View. Memandang indahnya Gunung Merapi dari jarak dekat adalah pengalaman yang tak biasa. Spot-spot berfoto yang indah dan suasana yang lengang membuat kami merasa beruntung memutuskan singgah di Heha di bulan puasa. Sebab obyek wisata ini sangat ramai pengunjung di hari-hari biasa. 

Heha Skyview di saat Ramadan, lengang dan menyenangkan, Dokpri

Kalian punya kenangan Ramadan tak terlupakan yang bagaimana nih, yuk ceritakan?

Share:

Ngabuburit Ramadan

Ramadan tak bisa dipisahkan dengan ngabuburit. Ngabuburit berasal dari bahasa Sunda dan dapat diartikan sebagai kegiatan menanti saatnya berbuka puasa. Meski waktu puasa sepanjang saat terbit fajar atau adzan subuh hingga matahari terbenam ketika adzan Maghrib, ngabuburit lebih ditekankan pada waktu bada ashar hingga menjelang adzan Maghrib.

Waktu seusai Ashar hingga Maghrib adalah "saat-saat kritis" ketika berpuasa Ramadan, begitu kata netizen. Kalori dan energi tubuh telah banyak terkuras oleh aktivitas seharian. Maka sore hari tuh saat lemes-lemesnya, tapi kalau udah dekat banget ke adzan Maghrib, sekitar satu hingga setengah jam yang dihabiskan dengan ngabuburit nah tuh pada balik seger lagi karena semangat menyambut waktu berbuka puasa. 

Ngabuburit Ramadan, Sumber Pixabay (Konavi)


Hal-hal yang sebaiknya diperhatikan saat memilih kegiatan ngabuburit Ramadan:

1. Kegiatan ada nilai plusnya

Ngga sembarangan ngabuburit dong. Pilih kegiatan yang ada nilai plusnya. Misalnya ikut pengajian di masjid raya kan enak tuh biasanya selain pembicaranya keren-keren, dakwahnya enak didengar plus takjil udah disediain masjid. Atau ngabuburit sambil mantai menikmati senja? bisa, ada kok pantai yang dekat dengan masjid sekalian nunggu Maghrib. Pantai Padang di Sumatera Barat misalnya, ada Masjid Al Hakim yang dicat serba putih itu berdiri megah di bibir pantai.

2. Tidak membatalkan pahala puasa

Duh ya jangan sampai pilih aktivitas ngabuburit Ramadan yang berpotensi membatalkan atau mengurangi pahala puasa. Puasanya sih gakk batal tapi pahalanya berkurang bisa-bisa cuma dapat lapar dan dahaga doang. Misalnya nih kongkow, ngobrol di cafe ala-ala arisan atau gaul tapi sambil ghibah dan tebar fitnah. Astaghfirullah ukhty. Mending kongkow di perpustakaan deh kan pasti dilarang berisik. Atau maunya nonton film tapi lhadalah ada adegan gak disensor XXX wadaaw udah jijay pahala puasa pun terancam karena mata dipakai melihat hal tak sepantasnya, bisa pengaruh ke pikiran dan mental pula. Udah deh nonton kartun Upin Ipin aja mending ada pelajaran agamanya.

3. Perhatikan lokasi untuk sholat Maghrib

Dimana nih ngabuburit Ramadan yang nyaman? jangan hanya nyari tempat makan yang enak tapi juga perhatikan tempat makannya ada disediakan tempat sholat yang bersih nggak, atau minimal temapt makan itu nggak jauh dari masjid atau mushola buat mendirikan sholat Maghrib. Kan nggak lucu kalau asyik makan enak pas buka puasa, giliran mau sholat Maghrib kebingungan karena jauh dari mana-mana, ga ada tempat wudhu apalagi mushola. Emangnya mau dijamak? Padahal bukan perjalanan kemana-mana, cuma makan doang.

4. Keamanan dan kenyamanan

Hee ya jangan lupa pilih tempat ngabuburit Ramadan yang nyaman dan aman ya. Kalaupun ada kafe atau pasar malam yang konon rame, tapi kalau akses menuju daerah situ kawasan gelap dan sering terjadi tindak kriminalitas mending jangan deh. Sayangi nyawa, sayangi keselamatan, mending cari tempat lain yang lebih aman dan nyaman. Gak usah gambling dah kalau masalah keselamatan. Masih banyak kok tempat menarik lain yang bisa dipilih buat menghabiskan waktu menunggu saatnya berbuka puasa

Itu sih beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih aktivitas ngabuburit Ramadan. Kalau kalian gimana?

Share:

Serunya Berburu Takjil Ramadan

Tiktok lagi ramai komentar-komentar lucu tentang perang takjil ramadan antara muslim dan nonis. Lucu-lucu baca komentarnya. Ngakak baca komen "Yang nonis udah borong takjil enak-enak di jam 3, aku kebagian risoles yang sudah patah pinggang" Nggak kalah lucu ada yang komen "Usul ah, kalau beli takjil harus setor KTP dulu" Ada benarnya yang komen "Yang nonis udah berburu takjil sejak jam 3, itu jam-jam kritisnya kita" Haha seru banget ya kegiatan berburu takjil di bulan puasa.

Bulan Ramadan emang beda. Kemeriahannya terasa oleh berbagai tradisi di segala penjuru dunia. Tak ketinggalan tradisi di Indonesia dengan munculnya bazaar Ramadan dan pusat takjil. Ramadan memang membawa berkah, karena menyambut saat berbuka puasa biasa diawali dengan makan makanan ringan, maka bermunculanlah pedagang takjil dadakan yang terkadang berkumpul di pasar atau sentra jajanan.

Keberadaan pasar takjil ramadan ini sangat membantu umat muslim yang butuh belanja takjil karena tak sempat menyiapkan sendiri. Harapannya dengan belanja takjil dan tidak memasaknya sendiri kita punya waktu luang untuk lebih fokus beribadah dan bekerja. Bagi para pedagang dadakan, berjualan takjil bisa menjadi sumber mata pencaharian. Apalagi bagi yang biasa berjualan makanan di hari-hari selain Ramadan, mereka tentu butuh tetap dapat penghasilan. Menggeser waktu dagangan dari pagi-siang ke sore menjelang waktu berbuka puasa sangat membantu agar para pedagang makanan tidak kehilangan pendapatan.

Begitu pula halnya para pedagang makanan, UMKM kecil-kecilan di perumahan kami. Beberapa di antaranya biasa berjualan makanan untuk persiapan sarapan, dititipkan ke warung-warung kecil. Maka pihak Dewan Takmir Masjid Al Ukhuwwah di perumahan berinisiatif memberikan ruang bagi para penggiat UMKM kuliner di perumahan untuk tetap mendapatkan penghasilan dengan berjualan takjil.

Sejak tahun 2023 Masjid Al Ukhuwwah mengadakan Bazaar Ramadan yang memfasilitasi warga perumahan yang bermata pencaharian sebagai pedagang makanan dan minuman. Pihak masjid menyediakan tenda dan meja untuk menggelar dagangan secara nyaman. Fasilitas ini diberikan secara cuma-cuma.

Tahun 2023 Bazaar Ramadan perumahan digelar di jalan perumahan di bagian utara masjid. Tahun 2024 ini bazaar ramadan digelar di pintu masuk perumahan. Harapannya dengan lokasi yang lebih terbuka maka konsumen tidak terbatas pada masyarakat warga perumahan saja. Di tempat yang lebih terbuka dan dekat jalan raya akan mengundang masyarakat umum yang lalu lalang.



Produk-produk UMKM yang dijajakan di Bazaar Ramadan perumahan sangat beragam. Minuman segar seperti es coklat, es campur, es serut, puding sedot, jus buah dijual dengan harga mulai 3 ribuan. Jajanan takjil ramadan berupa kue-kue lebih beragam lagi. Aneka gorengan hingga dimsum, kue-kue tradisional hingga Korean food dapat dibeli dengan harga mulai dua ribuan. Bagi yang tidak sempat memasak juga bisa membeli bermacam-macam lauk pauk dan sayur di bazaar ramadan. 

Ingin belanja takjil ramadan ? datang yuk ke Perumahan Permata Sukodono Raya, Sidoarjo

Share:

Jajanan Khas Ramadan Yang Bikin Ketagihan

Ramadan bulan penuh keberkahan. Pahala-pahala dilipatgandakan, orang-orang berpacu untuk berbuat kebaikan. Serunya Ramadan, menggerakan perekonomian dengan aneka perdagangan yang hanya ada di bulan puasa, jajanan khas Ramadan salah satunya. 

Alhamdulillah, berkat adanya internet para pedagang takjil bisa meniru resep-resep jajanan khas Ramadan se-antero nusantara dan dijual di pasar-pasar tradisional, di pusat kuliner dan pasar takjil. Begitu enaknya jajanan Ramadan ini tak jarang membuat ketagihan. Bahkan meski tak di bulan Ramadan kalau kangen rela mencari hingga ke sudut-sudut kota.

Apa aja nih jajanan khas Ramadan yang bikin ketagihan?

1. Es Palu Butung

Es Palu Butung ini sajian khas Makasar. Terkadang orang menyebutnya es pisang ijo sebab makanan ringan ini didominasi warna hijau dari irisan pisang yang berselimut lapisan tepung berwarna hijau. Di sebagian daerah di Pulau Jawa, Es Palu Butung lazim ditemui saat bulan Ramadan menjelang waktu berbuka puasa. Satu porsi es kebanggaan masyarakat Sulawesi komplit dengan bubur sumsum dan kuah santan nan gurih ini mampu mengusir dahaga sekaligus memberikan rasa kenyang. Cobain deh bagi yang belum pernah mencoba.

2. Kolak kacang hijau

Kolak kacang hijau adalah makanan khas yang biasa dinikmati sebagai takjil atau camilan buka puasa. Kolak kacang hijau tidak hanya berisi kacang hijau lembut, potongan pisang, ubi, buah labu, singkong menjadikan kolak makin menggiurkan untuk disantap saat berbuka puasa.

3. Es (sop) buah

Kalau ingin menikmati es buah atau sop buah tak harus menunggu bulan Ramadan sih ya. Tetapi menikmati sop buah saat buka puasa rasanya memang lain daripada hari-hari biasanya. Apalagi isi sop buahnya komplit seperti irisan apel, pir, semangka, pepaya, melon, buah naga, ditambah kolang-kaling, kurma dan agar-agar atau puding. Hidangan kaya serat dan segar ini menjadi jajanan khas Ramadan favorit karena sehat dan bergizi.



3. Aneka jajanan gorengan

Konon jajanan khas Ramadan yang tidak boleh ditinggalkan adalah aneka macam gorengan. Beberapa gorengan lezat yang cocok dinikmati saat berbuka puasa adalah

a. Pisang goreng pasir

Pisang goreng pasir yang legit dan crispy menjadi pilihan menu berbuka yang seru dan pas dinikmati bersama keluarga. Sensasi "pasir" dari tepung panir dan gula pasir membuat siapa pun yang pernah mencicipinya jadi ketagihan.

b. Tahu brontak atau tahu fantasi

Disebut tahu brontak sebab isiannya seolah ingin memberontak keluar. Tahu yang dikerok isinya lalu ditambahkan irisan wortel, kubis, kecambah dan dilapisi kocokan telur serta sedikit tepung ini cukup lengkap nutrisinya, protein nabati, protein hewani sekaligus karbohidrat dalam satu sajian.

c. Risoles

Risoles adalah makanan ringan yang terbuat dari lapisan tepung yang digiling seperti dadar dan ditambahkan isian rogut (cacahan wortel, kentang, daging) atau sosis dengan mayonaise.  Risoles makin nikmat jika dicocol saos tomat dan dimakan bareng cabe rawit. Tekstur kulitnya yang lembut dan kenyal sehingga mudah dikunyah membuatnya jadi jajanan favorit tak hanya bagi orang dewasa tapi juga anak-anak.

d. Sosis solo

Jajanan ini disebut sosis karena bentuknya lonjong seperti sosis namun kulitnya mirip kulit lumpia. Isi sosis solo biasanya adalah suwiran ayam yang dominan dengan rasa manis mampu berpadu dengan kulitnya yang berasa gurih,

4. Bubur Madura

Madura tidak hanya terkenal dengan sate ayamnya yang lezat. Bubur Madura yang legit bisa menjadi pilihan menu jajanan khas Ramadan yang ringan untuk takjil saat berbuka puasa. Seporsi bubur Madura kuah santan yang berisi bubur sumsum, mutiara sagu, rumput laut, "biji salak"

5. Barongko

Barongko adalah jajanan khas Ramadan dari Sulawesi Selatan. Terbuat dari pisang kepok yang dihaluskan dan dicampur santan, gula, garam kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang. Rasanya perpaduan gurih legit cocok dinikmati sebagai takjil di bulan Ramadan.

Nusantara yang kaya kuliner menyimpan lebih banyak lagi jajanan khas Ramadan yang bisa bikin ketagihan. Favorit kalian mana nih teman-teman?

Share:

Pilihan Menu Sahur Praktis

Resep menu sahur praktis menjadi salah satu pembahasan utama di bulan puasa. Makan sahur merupakan aktivitas khusus saat berpuasa yang penuh berkah. Waktu sahur adalah saat mustajabahnya doa dan membedakan puasanya orang muslim dengan umat lainnya, maka Rasulullah pun mengingatkan umat muslim agar tidak mengabaikan waktu sahur. 

Agar bisa menunaikan makan sahur dengan nyaman, resep menu sahur praktis patut dipertimbangkan. Alasannya, pertama, waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan menu sahur cukup terbatas. Bangun dini hari tentu kurang memungkinkan untuk memasak masakan yang ribet. Kedua, menu praktis biasanya lebih disukai, sebab kebanyakan orang memilih porsi kecil dan ringan saat santap sahur.

Keuntungan Menyiapkan Menu Sahur Praktis

Apa sih untungnya menyiapkan menu sahur praktis di rumah? Banyak dong manfaatnya, antara lain:
1. Menghemat waktu dan tenaga
Berpuasa membutuhkan tenaga extra. Setiap detik di bulan Ramadan sangat berharga, sayang jika waktu habis untuk menyiapkan makanan, meski menyiapkan makanan bagi yang sahur dan berbuka juga mendapat pahala. Dengan menyiapkan menu sahur praktis di rumah, waktu memasak bisa lebih pendek dan malam atau dini hari bisa dioptimalkan untuk mendirikan sholat malam atau tadarrus Al Qur'an.
2. Mengikuti selera keluarga
Menyiapkan menu sahur praktis di rumah membantu anggota keluarga yang santap sahur untuk menikmati menu sesuai seleranya tanpa harus mencari restoran yang buka 24 jam. 

3. Menghemat anggaran
Anggaran belanja di bulan Ramadan biasanya lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya. Hal ini disebabkan karena menyiapkan takjil ubtuk berbuka puasa lazimnya membutuhkan dana esktra. Agar keuangan keluarga tidak semakin boros maka memasan menu sahur praktis adalah solusi terbaik untuk menyajikan makanan sehat bagi keluarga.
Menu Sahur Prakatis, Salad by Pixabay (Daria)


Pilihan Menu Sahur Praktis


Apa saja jenis menu sahur praktis?

Beberapa hidangan ini bisa dipertimbangkan karena proses memasaknya cepat, bahannya ekonomis dan rasanya lezat : 

1. Aneka Tumis

Aneka tumis adalah pilihan tepat untuk menu sahur praktis. Tumis taoge dengan tofu, tumis sawi putih dengan ayam, tumis jamur shitake enak disantap hangat saat sahur. Bergizi tinggi dan rasanya lezat.

2. Protein Nabati

Tahu tempe goreng dengan sambal kecap. Atau jamur crispy dengan bihun jagung bisa dipilih sebagai menu sahur praktis. Tidak butuh waktu lama untuk memasak, aromanya menerbitkan selera.

3. Jus dan salad buah

Bagi yang sedang diet mengurangi karbohidrat, sahur dengan kurma dan jus atau salad buah adalah solusi terbaik. 

4. Sambal dan lalapan

Lalap terong atau kacang panjang dan mentimun untuk menemani sambal dengan nasi dan lauk yang digoreng adalah menu sahur praktis yang lezat dan ekonomis. 

Wow pilihan menunya tampak lezat dan menggiurkan. Kalian pilih yang mana nih menu sahur praktis hari ini?

Share:

Lima Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Ramadan

Pernah menderita sakit di bulan Ramadan sehingga terpaksa membatalkan puasa? Saya pernah, dan rasanya sungguh tak nyaman. Sejak peristiwa itu saya berupaya menemukan cara menjaga kesehatan tubuh saat Ramadan.

Penyakit maag parah yang pernah saya derita menyebabkan sering kambuh jika terlambat makan. Ngga enak banget jika saat Ramadan penyakit maag kambuh. Syariat agama memang memberikan keringanan bagi yang sedang menderita sakit untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain. Namun sakit sendirian sementara anggota keluarga lain tetap berpuasa, rasanya berat dan sungkan sebab quality time bersama keluarga saat sahur dan berbuka berkurang. Mengganti hutang puasa di lain waktu pun harus berhati-hati agar penyakit tidak kambuh lagi. Maka serius dalam menerapkan berbagai cara menjaga kesehatan tubuh saat Ramadan adalah sebuah kewajiban.



 Sehat bermartabat, sumber Pixabay GoldenViolinist

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh saat Ramadan.

Bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh saat Ramadan ? Berikut tips saya. 

1. Menjaga asupan gizi dan nutrisi

Puasa secara harfiah dan syariat adalah menahan diri dari makan dan minum. Namun bukan berarti harus kekurangan gizi dan nutrisi. Jumlah atau porsi makanan yang masuk selama berpuasa Ramadan lazimnya berkurang karena waktu makan hanya dua kali yaitu berbuka dan sahur, namun kebutuhan gizi tubuh harus tetap tercukupi. Pastikan kebutuhan karbohidrat, protein, mineral, vitamin tubuh tercukupi dari asupan makanan yang dikonsumsi.

2. Cukup istirahat

Saat Ramadan waktu tidur malam biasanya berkurang sebab bangun lebih cepat untuk menyiapkan santap sahur sekaligus meluangkan waktu untuk mendirikan sholat malam. Hal ini perlu diimbangi dengan istirahat atau tidur siang. Dan jangan begadang dengan alasan memaksimalkan waktu untuk beribadah sebanyak-banyaknya. Tubuh juga punya hak untuk istirahat. Ibadah yang menyebabkan tubuh sakit tuh namanya mendzalimi diri sendiri

3. Olah raga ringan

Selama Ramadan terutama saat berpuasa, mungkin akan terasa berat jika harus berolahraga. Namun bukan berarti selama Ramadan hanya bermalas-malasan. Luangkan waktu untuk berolahraga usai sholat tarawih atau pilih olah raga ringan di pagi hari, misalnya jalan sehat untuk menggantikan lari pagi.

4. Patuhi sunnah-sunnah Rasulullah dalam berpuasa

Sunnah atau contoh yang ditunjukkan Rasulullah ketika berpuasa mengandung hikmah tersendiri. Sunnah-sunnah berpuasa yang hendaknya diterapkan saat berpuasa Ramadan adalah:

a. menyegerakan berbuka puasa

Nggak perlu sok jago dengan mengulur waktu berbuka meski waktunya tiba. Ketika mendengar adzan Maghrib berkumandang maka segeralah berbuka

b. Menu pembuka puasa sesuai sunnah Rasulullah

Rasulullah memberikan contoh menu takjil atau pembuka puasa berupa kurma basah dan segelas air. Sunnah Rasulullah tentang menu takjil ini sungguh luar biasa hikmahnya. Segelas air tak hanya menuntaskan kebutuhan air minum karena dahaga, namun juga membantu mencegah tubuh dari dehidrasi karena dikonsumsi sesegera mungkin saat berpuasa.

c, Mengakhirkan waktu sahur

Hindari makan sahur di tengah malam dengan alasan agar bisa melanjutkan tidur sebelum datang waktu subuh, atau malah memutuskan untuk tidak sahur karena susah makan. Ikutilah sunnah Rasulullah dalam mengakhirkan waktu sahur.

5. Positif Thinking

Perbanyak berinteraksi dengan Al Qur'an dan selalu mengupayakan berpikir positif. Pikiran positif akan membantu jiwa merasa tenang sehingga jarang tekena penyakit.

Ramadan datang sekali dalam setahun. Maka wajar bagi umat muslim agar mampu berpuasa Ramadan dan ibadah lainnya sebulan penuh dengan cara menjaga kesehatan tubuh saat Ramadan.

Share:

Tips Sukses Berpuasa di Bulan Ramadan

Alhamdulillah Ramadan 1445 Hijriyah telah tiba. Sebuah karunia luar biasa dipertemukan dengan bulan mulia dalam keadaan sehat, aman dan sentosa. Renungkan kembali, tahun lalu tetangga, sahabat, teman dekat, sanak saudara mungkin masih mampu berpuasa Ramadan dalam keadaan sehat dan gembira. Namun tahun ini bisa jadi mereka telah tiada.

Maka sudah sepatutnya bagi kita untuk berpuasa Ramadan dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk rasa syukur terhadap Sang Pencipta.

Berpuasa tak hanya menahan diri dari lapar dan dahaga



Tips sukses berpuasa di bulan Ramadan merupakan kunci agar kita memahami esensi berpuasa sehingga tak hanya mendapatkan lapar dan dahaga.

Bagaimana tips berpuasa di bulan Ramadan?

1. Luruskan niat karena Allah semata

Jangan pernah niat berpuasa karena sungkan dengan tetangga. Pahami bahwa berpuasa Ramadan adalah syariat yang wajib ditunaikan seorang muslim

2. Jaga kondisi tubuh

Berpuasa dalam keadaan sehat membantu meraih hasil maksimal. Jaga kondisi tubuh agar tidak mudah sakit selama berpuasa. Caranya dengan mengonsumsi makanan sehat saat berbuka dan santap sahur, rutin berolah raga ringan serta tidak begadang.

3. Ikuti sunnah-sunnah berpuasa

Dalam sunnah-sunnah berpuasa yang diajarkan Rasulullah terdapat hikmah yang sangat besar. Sunnah berpuasa itu antara lain:

a. menyegerakan berbuka

Tak perlu mengulur waktu untuk berbuka. Begitu terdengar adzan Maghrib segeralah berbuka. Mengulur waktu berbuka hanya akan menyebabkan tubuh lemas sehingga sulit konsentrasi dalam ibadah sholat Maghrib dan Isya'

b. Berbuka dengan seteguk air dan kurma

Buah kurma mengandung energi yang cukup besar dan mudah diserap tubuh. Seteguk air tak hanya menghilangkan dahaga namun juga mencegah tubuh dari dehidrasi.

c. Mengakhirkan waktu sahur

Semakin akhir waktu sahur maka cadangan energi dalam tubuh akan semakin terjaga.

d. Pahami esensi berpuasa

Berpuasa tidak hanya menahan diri dari lapar dan dahaga. Agar mencapai tips sukses berpuasa bulan Ramadan pahami esensi dari berpuasa. Rasulullah dalam sebuah hadits telah mengingatkan bahwa berpuasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum tetapi juga dari perbuatan maksiat dan perkataan sia-sia. Jaga diri agar tidak melakukan maksiat dan dosa seperti terlalu banyak tidur, berghibah, memfitnah dan menderita berbagai penyakit hati lainnya. Jaga lisan dari perkataan yang kotor seperti mengecam, mengumpat atau berkata bohong. Jika tidak bisa berkata baik lebih baik diam.

Share:

Work at Home

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.