catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Tips Menyimpan Sayuran dalam Kulkas

 Salah satu cara saya meminimalisir transmisi yang tak diinginkan atau penularan di tengah pandemi corona adalah dengan mengurangi frekuensi berbelanja bahan pokok. Biasanya belanja sepekan sekali, kini dua pekan sekali. Oleh sebab itu tips menyimpan sayuran dalam kulkas menjadi salah satu hal yang wajib dipahami. Agar bahan sayuran bisa tetap segar meski disimpan dalam kulkas selama dua pekan.

Sayuran, Sumber Pixabay

Belajar dari pengalaman, informasi dari tetangga, hasil membaca beberapa artikel di media, berikut adalah beberapa tips menyimpan sayuran dalam kulkas yang perlu diketahui:

1. Simpan dalam wadah container/ kedap udara

Wortel, sawi, kangkung, kacang panjang, terong, timun, tomat, cabe merah dan cabe rawit dimasukkan dalam wadah-wadah kedap udara. Pastikan wadah kering sebelum dipakai menyimpan sayuran. 


2. Daun bawang, seledri simpan di freezer

Khusus seledri dan daun bawang lebih baik disimpan di freezer, sebab kedua jenis sayur ini mudah busuk meski disimpan dalam wadah kedap udara di laci kulkas. Jika akan digunakan bisa dikeluarkan dari freezer sesuai kebutuhan

3. Pisahkan menyimpan kentang

Kentang bisa menyebabkan sayuran lain yang disimpan bersamanya lebih cepat membusuk. Lebih baik kentang disimpan secara terpisah.

4. Simpan kecambah dalam rendaman air bersih

Kecambah adalah salah satu jenis sayur yang mudah busuk. Cara menyimpan kecambah agar tidak mudah layu dan busuk adalah dengan merendamnya dalam air bersih di dalam kemasan kedap udara.



Sebenarnya seledri, daun bawang, cabe, kangkung bisa ditanam sendiri. Bahkan bisa ditanam dari sisa-sisa/limbah dapur...tapii tanamanku baru aja bertunas eh sudah dilibas tikus tong-tong yang sering berkeliaran. Heran tikus kok ya vegetarian hmmm...

Dengan menerapkan tips menyimpan sayuran dalam kulkas ini, saya ngga perlu setiap hari atau setiap pekan ke pasar. Jika stok sayuran ternyata habis sebelum dua pekan, barulah beli ke tukang sayur yang lewat di perumahan.


Share:

Menabung Butuh Motivasi? Belajarlah Pada #LPSInspirasi


Hari gini nabung?sudah bagus kalau gaji bisa berkejaran dengan inflasi” ~ nngggh sepertinya ga salah sih tapi.....
 “Apa yang mau ditabung, penghasilan sudah mepet begini” ~ ah yang bener, coba cek lagi in vs outnya
“Nabung? dah yang penting muda hura-hura, tua kaya raya, mati masuk surga” ~ eh apa semua orang seberuntung ini?
Si kecil di salah satu kantor bank


            Menabung, satu kata yang mudah ditulis dan diucapkan tetapi tidak semua orang mau dan mampu melaksanakannya. Ada yang merasa penghasilannya tidak bisa disisihkan karena super pas-pasan, ada yang menganggap menabung itu tidak penting karena hidup hanya sekali dan seharusnya dinikmati mengapa harus membebani diri? ada yang merasa cukup bersandar pada Illahi dan tak kalah heboh ada juga yang tidak yakin menabung membawa manfaat secara finansial dan lebih baik berani berinvestasi dengan resiko tinggi.
         Wah ternyata banyak sekali alasan orang enggan menabung. Padahal jika dikaji lebih jauh menabung adalah salah satu upaya menjalani kehidupan agar punya tujuan. Kita menjalani hidup tentu butuh visi dan misi, tidak “sekadar bertahan hidup sajalah” Petuah Buya Hamka yang ini layak diresapi:
      Memenuhi kebutuhan hidup perlu dilakukan dengan cara bijak dan disesuaikan dengan pendapatan. Masa depan perlu disiapkan, salah satunya dengan cara menyisihkan dan menyimpan sebagian dari penghasilan. Dengan kata lain, menabung adalah motivasi agar hidup lebih bermakna dan menabung juga butuh motivasi agar lebih giat melakukannya. 
     Bagi saya sendiri menabung sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Inilah motivasi terbesar saya agar giat menabung: menjadikannya kebiasaan karena yakin membawa kebaikan. Sudah terbukti berkali-kali menabung memberikan solusi bagi rumah tangga kami. Selain mencukupi biaya pernikahan di awal merajut mahligai rumah tangga, seiring berjalannya waktu hasil tabungan bisa kami manfaatkan untuk renovasi rumah, biaya pendidikan anak-anak (uang pangkal masuk sekolah), dana talangan untuk perawatan kesehatan dan berbagai keperluan emergency lainnya.
quote saya untuk lomba #LPSInspirasi
Sebagai bentuk keseriusan menabung, saya tidak sekadar menyisihkan uang dan menyimpannya di rumah, tetapi menitipkan tabungan di bank. Saya merasa lebih tenang menabung di bank. Uang yang disimpan di bank terhindar dari berbagai bentuk kerusakan seperti hancur karena udara lembab atau serangan rayap, terlindungi dari tindak pencurian atau kebiasaan “pinjam dulu ah ntar aku kembalikan ...tapi tak kunjung jadi kenyataan” dan tentunya uang dalam rekening bisa terjaga sesuai alokasi tujuan memiliki tabungan. Kesimpulannya menabung di bank itu aman, bahkan andai bank dinyatakan bangkrut atau izin usahanya dicabut. Sebab tabungan di bank dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 
Nabung di bank amannya tuh ya serasa berkendara lengkap dengan helm pengaman (karya saya untuk lomba quote #LPSInspirasi)
Beberapa blogpost saya sebelumnya pernah membahas mengenai LPS, tugas dan wewenangnya. Bisa dibaca-baca di sini. Kriteria dan jenis simpanan yang dijamin LPS bisa dilihat di infografis LPS berikut ini:
Syarat Simpanan Layak Bayar, sumber  https://twitter.com/lps_idic
Jenis simpanan yang dijamin LPS. Sumber https://twitter.com/lps_idic

Menggugah Motivasi Menabung
Bukan sebuah kebetulan jika saya menyertakan kalimat motivasi menabung dalam lomba quote di akun instagram LPS. Selain berharap hadiahnya untuk menambah saldo tabungan, saya pun ingin berbagi inspirasi. Lomba yang diadakan dalam kurun waktu tiga hari pada periode 16-18 Juli 2018 ini ternyata mampu menggali motivasi dan inspirasi untuk menabung. 
Quote para peserta pun edukatif dan bagus-bagus, ada yang dikemas dengan jenaka ada yang serius. Saya jadi merasa perlu merangkumnya dalam satu blog post sebagai pengingat bahwa jika ada niat melakukan sesuatu kebaikan pasti ada jalan, menabung pun demikian. Rangkuman ini bisa dibaca kapan saja sebagai penyemangat jika niat menabung mulai melemah.
Foto milik akun IG @princessmerry_ok

            Bagi saya pribadi, menabung merupakan proses yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan. Motivasi menabung pun mengalami dinamika, tergantung pada tujuannya. Uniknya alasan-alasan ini juga saya temukan sebagai ide utama dari karya-karya peserta lomba quote motivasi menabung #LPSInspirasi.
Ada yang memotivasi calon mertua agar anaknya kelak tidak sengsara hidup bersama sang menantu.
Quote milik akun IG @shainakaf

Ada yang memotivasi agar menjadi orang tua cerdas yang tidak berperilaku menabung seperti kanak-kanak. 

Karya akun IG @evata1979

Ada yang memposisikan dirinya sebagai lelaki impian yang siap menabung demi masa depan.

Quote dari akun IG @trismanwijaya

Jika dipaparkan menurut kebutuhan dan tujuan khusus, motivasi menabung secara garis besar bisa dilihat berdasarkan tahapan sebagai berikut:
1.    Menginginkan sesuatu
Sejak kecil saya memang sudah dibiasakan menabung. Ingin beli mainan atau buku ya harus menabung terlebih dahulu. Motivasi menabung ini bisa juga dilakukan hingga usia remaja bahkan dewasa. Jika usai masa kuliah dan kemudian bekerja maka motivasi menabung yang paling populer biasanya adalah menabung untuk membeli kendaraan atau memiliki rumah pribadi sebagai tempat beristirahat yang nyaman. Setidaknya dana untuk membangun atau mengangsur rumah sudah mulai disiapkan dalam bentuk tabungan.

2.    Merintis masa depan
Bekerja dan punya penghasilan sudah, punya kendaraan dan rumah pun disiapkan. Maka saatnya merintis masa depan lebih serius, menikah dan membangun kebahagiaan. Jadilah menabung lebih giat untuk persiapan menikah. Saya dan suami dulu menikah dengan biaya sendiri tanpa membebani orang tua. Meski saat itu gaji saya hanya 500 ribu rupiah per bulan tetapi saya masih bisa menabung sebesar 20 persennya setiap bulan untuk tabungan pernikahan.
Foto milik IG @sarah.mtv

3.    Mempersiapkan biaya pendidikan dan kesehatan
Menikah kemudian memiliki anak. Tanggung jawab semakin besar. Tanggungan juga kian melebar. Jika masih jomblo cukup memikirkan diri sendiri, maka jika sudah duo apalagi trio, kwartet dan seterusnya maka makin banyak kepentingan yang perlu dipikirkan dan biayanya disiapkan. Dua hal paling penting adalah biaya kesehatan (meliputi biaya persalinan) dan pendidikan. Maka menabung adalah hal paling dibutuhkan sebagai jalan keluar dari permasalahan.
Gambar milik akun IG @annisanisa89

4.    Memenuhi kebutuhan non primer
Sandang, pangan, papan, kesehatan dan pendidikan adalah kebutuhan primer. Tak ada salahnya jika kita ingin memenuhi kebutuhan non primer demi hidup bahagia dan membahagiakan keluarga kita, sebut saja kebutuhan berlibur. Jika merencanakan berlibur sekeluarga di suatu obyek wisata yang membutuhkan banyak biaya ya menabung dong. Raja Ampat tidak bisa menjadi lebih dekat jika hanya diukir dalam mimpi dan gambar di kalender dipandang lekat-lekat.
Foto milik akun IG @nianiaa95

5.    Kebahagiaan di hari tua
Ketika usia sudah tak lagi produktif untuk berkarya dan kita tak ingin membebani anak cucu di hari tua maka tabungan adalah solusi agar hidup tetap bahagia. Salah satu cita-cita saya untuk bahagia di hari tua adalah beribadah ke tanah suci, maka saya harus lebih giat menabung agar segera mendapatkan porsi naik haji.
Foto milik akun IG @fentyferary

Alasan Enggan Menabung dan Menemukan Solusi
           Motivasi menabung sudah digenggam, tetapi memulai menabung masih enggan? Ada saja hal-hal yang menjadi hambatan atau dipertentangkan. OK, mari mencoba menelaah satu persatu alasan:
1.    Penghasilan pas-pasan
      Apa benar tidak ada sepeserpun yang bisa ditabung dari penghasilan kita? Saya sendiri pernah menerima gaji hanya 500 ribu rupiah per bulan, keluar biaya makan dan kost serta sekadar memberikan sumbangsih bulanan untuk Mama. Faktanya saya masih bisa menabung untuk biaya pernikahan. Jadi, anggapan tidak bisa menabung dari penghasilan yang sepertinya jauh dari standar “kecukupan” bisa disiasati. Caranya dengan menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan dan menekan pengeluaran yang bisa digantikan. Contohnya, biaya makan bisa dihemat jika membawa bekal dari rumah. Ini saya terapkan sejak saya masih single, lalu menikah dan masih bekerja. Hingga saya berhenti bekerja kantoran pun tetap menerapkan gaya hidup bawa bekal pada suami yang bekerja di luar rumah.
     Perhitungan kasar: biaya makan dan minum satu porsi di warung makan paling sederhana di Surabaya sebesar 15-20 ribu rupiah. Jika memasak sendiri cukup belanja 15 ribu rupiah untuk sehari, bisa dimakan bertiga termasuk bekal makan siang si papa. Artinya, jika bawa bekal dari rumah setidaknya bisa menghemat 15 ribu rupiah per hari, satu bulan bisa menabung sekitar 400 ribu rupiah.

2.    Menabung itu beban?
    Tidak semua orang mau “dibebani” target menabung. Mindset "menabung adalah beban" inilah yang harus diluruskan. Menabung bukanlah beban melainkan solusi dari semua permasalahan. Jika memaksakan besar pasak daripada tiang, alias besar pengeluaran dari pendapatan itulah beban. Jika berpura-pura kaya dan rela berhutang demi hura-hura agar bergaya bagai artis ternama itulah beban hidup sebenarnya. 
   Kita tak pernah tahu sampai kapan bisa punya penghasilan. Bagaimana jika tiba-tiba bisnis bangkrut atau tiba-tiba di-PHK dari perusahaan atau bahkan menderita musibah kecelakaan hingga menanggung cacat dan tak lagi bisa mencari nafkah. Hilanglah pintu penghasilan, sementara biaya hidup terus berjalan, belum lagi dikejar tagihan hutang karena gaya hidup berlebihan.
Pusing dikejar gaya hidup, modifikasi gambar pixabay.com

3.    Pasrahkan saja hari esok kita kepada Sang Kuasa
    Sepengetahuan saya, larangan berhemat dan menabung tidak ada dalam ajaran agama apapun. Yang tidak dianjurkan adalah bersifat pelit, tetapi hemat itu bukan pelit. Tetaplah berderma dan biasakan menabung. Dalam ajaran agama yang saya yakini, Tuhan menganjurkan berderma tetapi melarang bersikap boros. 
     Dalam Al Quran surat Yusuf ayat 47-49 termaktub perintah pada kaum Nabi Yusuf untuk menyisihkan sebagian hasil panen sebagai langkah antisipasi musim paceklik. Bagi saya ini pesan tersirat untuk hidup hemat. Dan di surat Al Furqaan ayat 67 ditekankan agar umat Islam tidak hidup berlebihan. Jadi, menabung adalah salah satu bentuk ikthiar, baru kita tawakal akan hari esok kepada Tuhan.

4.    Faktor-faktor yang menumbuhkan enggan menabung di bank
"Malasnya menabung di bank, antrinya lama banyak potongan biaya-biaya" Wah, zaman sekarang antri di bank sudah nyaman, ada televisi, petugas tellernya sudah banyak sekali. Andai antri, anggaplah seperti sedang menunggu sate, hehehe seperti quote @widiartodany yang jenaka ini


Foto milik akun IG @widiartodany

      Lagipula menabung di bank tak selalu harus antri di loket setoran, bisa transfer antar bank atau menggunakan mesin yang bisa menerima setoran tunai. Begitupun pilihan jenis rekening. Ada beberapa jenis tabungan yang tidak dikenai biaya administrasi. 
    Untuk keperluan menabung saya memiliki dua rekening. Satu rekening bank konvensional yang biasa saya gunakan untuk keluar masuknya uang transaksi PPOB (payment point online bank) dan rekening menerima fee saya sebagai freelancer dan satu rekening lainnya di bank syariah tanpa biaya admin bulanan sebagai tabungan utama. Kalau lagi enggan setor langsung ke bank, saya biasanya menunggu terkumpulnya beberapa pembayaran komisi lalu memindahkannya ke rekening bank tabungan utama via ATM. Atau saya mengajukan nomor rekening bank syariah ketika diminta data untuk pembayaran suatu pekerjaan.




5.    Anggapan: lebih baik memilih investasi lain yang keuntungannya tinggi
    Menabung dianggap tidak memberikan keuntungan karena bunga simpanan yang rendah. Perlu dipahami bahwa menabung adalah salah satu bentuk investasi dengan resiko kecil, sebandinglah dengan keuntungan yang diperoleh. Bagi yang paham investasi resiko tinggi tetap bisa menabung sambil berinvestasi.
   Tujuan saya menabung pun bukan berharap bunga simpanan, melainkan kesiapan dana untuk masa depan dan dana talangan untuk suatu keperluan. Bagi saya pribadi memiliki tabungan di bank yang jelas dijamin LPS jauh lebih aman daripada bermain saham yang saya tidak memahami aturan mainnya. 

Tips Menabung
           Menjadikan kebiasaan menabung sebagai bagian dari gaya hidup mungkin tidak semudah membalik telapak tangan. Tetapi asal tekad kuat maka perlahan tapi pasti akan sampai pada tujuan. Tips berikut ini merupakan langkah konkrit saya untuk menumbuhkan motivasi menabung dan menjadikan menabung sebagai kebiasaan:
1.    Mengajarkan pentingnya menabung sejak dini
 Jangan menunggu sudah dewasa untuk memulai menabung. Ajarkan pentingnya menghargai uang sejak anak usia dini. Bimbing anak-anak mengelola uang saku dan uang hadiah saat lebaran, berikan mereka penghargaan jika mampu menabung secara konsisten sebagaimana menghargai mereka ketika meraih prestasi. Anak-anak saya terbiasa membeli barang yang mereka inginkan dari hasil menabung uang saku dan angpau lebaran, mulai dari sepeda, buku, alat musik hingga jersey sepakbola.
Angpau lebaran bisa menambah saldo tabungan
2.    Pentingnya komitmen dan konsistensi
      Komitmen saya adalah mendahulukan menabung, bukan sisa dari pembelanjaan pendapatan. Selain menabung dari penghasilan pribadi saya juga mengelola tabungan dari gaji suami. Jadi setiap kali suami memberikan uang bulanan, saya langsung menyisihkan 25 persennya untuk tabungan, sisanya saya alokasikan untuk biaya sekolah, belanja bulanan, membayar tagihan listrik dan pdam. Well, emak-emak  harus pinter mengatur strategi memutar menu dan hemat penggunaan listrik serta air. 
Foto milik akun IG @ardiedb
3.    Menghargai sekecil apapun nominal.
   Jangan meremehkan uang receh. Simpan kembalian belanja meskipun sekecil apapun, kumpulkan dan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan saldo tabungan. Sehari menyisihkan kembalian belanja dua ribu rupiah sebulan sudah terkumpul enam puluh ribu rupiah.
foto milik: @mama_radit20

     4. Meninjau kembali saldo tabungan secara berkala

         Jangan buru-buru merasa aman jika sudah punya tabungan, apalagi tabungan untuk biaya pendidikan. Secara berkala lakukan survey biaya pendidikan dari institusi yang kita harapkan kelak menjadi tujuan anak-anak menuntut ilmu. Bandingkan saldo tabungan yang sudah disiapkan dengan perkiraan dana pendidikan yang harus kita keluarkan kelak jika saatnya anak-anak melanjutkan sekolah. Review tabungan ini penting untuk menentukan  apakah dana tabungan sudah mencukupi atau setorannya perlu diperbesar lagi.

    Seribu jalan menuju ke Roma, tapi hanya ada satu jalan untuk mewujudkan mimpi yaitu bangkit dan berusaha. Menabung adalah salah satu cara menjadikan impian menjadi nyata.

"Makan acar bumbu kuning
Santap dua nampan tak terasa
Tabungan lancar masuk rekening
Menatap masa depan penuh asa"

Quote milik akun IG @hendriyantozaki






Share:

Tips Hidup Sehat

   Haloo sobat, apa resolusi 2016 mu? Hidup sehat adalah salah satu resolusi saya. Bukan berarti selama ini saya serampangan dalam menjalani hidup. Lebih tepatnya kurang memperhatikan masalah kesehatan padahal usia saya sudah masuk di angka 40 di tahun 2016. Gegaranya pas tempo hari sempat periksa lab dan dideteksi kadar kolesterol jahat saya berada di atas ambang batas normal. Keluhan nyeri di persendian sangat mengganggu. Kira-kira apa penyebabnya? karena saya kurang makan buah dan terlalu sering ngemil mungkin ya.
     Makan tak enak tidur tak nyenyak, siapapun setuju jika sakit adalah pemutus nikmat. Kesehatan adalah nikmat dari Tuhan yang seringkali tak disadari. Pas jatuh sakit barulah terasa nikmatnya sehat. Kesehatan adalah anugerah, ia perlu dijaga dan diupayakan agar hidup menjadi lebih bermanfaat.
    Kesehatan bukan melulu masalah tubuh yang bugar namun kesehatan dalam kehidupan perlu dipandang sebagai kesatuan dari tubuh bugar, jiwa yang positif dan sehat dalam berinteraksi sosial. 
Pepatah latin berkata “Men Sana In Corpore Sano” yang bermakna : jiwa yang sehat di dalam tubuh yang sehat. Artinya dalam tubuh yang sehat akan terdapat jiwa yang sehat. Faktanya terjadi juga kondisi secara kebalikan yaitu bahwa jiwa yang sehat akan mendukung terwujudnya kebugaran tubuh. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa seseorang yang mudah stress akan mudah pula menderita sakit.
Kesehatan perlu diupayakan dengan memperhatikan faktor-faktor penting yang berpengaruh terhadap kebugaran yaitu: faktor gaya hidup, pola makan dan pola berpikir. Kiat-kiat hidup sehat selayaknya merupakan perpaduan dari ketiga hal utama tersebut.

Beberapa langkah yang seharusnya mulai saya terapkan untuk hidup sehat adalah :

a. Faktor Makanan
Pola makan dan menu makanan menentukan kesehatan tubuh. Langkah yang perlu diperhatikan agar faktor makanan mendukung kesehatan tubuh adalah:
1. Membiasakan makan secara teratur. Jam makan yang tidak teratur bisa berpengaruh terhadap kesehatan tubuh karena menyebabkan gangguan pencernaan. Tak hanya tentang jadwal namun porsi makan juga harus diperhatikan. Makan berlebihan bisa menyebabkan lambung dan organ pencernaan lebih mudah terserang gangguan. Jadi keingat dulu saya sempat menderita sakit maag tetapi seiring dengan teraturnya jadwal makan saya sekarang terbebas dari sakit maag (tapi kok malah jadi obesitas ya #Plaak)
2. Pilih bahan makanan sehat. Upayakan untuk selalu mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur segar, daging dan ikan yang "fresh from the oven" alias bukan hasil pengawetan. 
3. Perhatikan kebutuhan tubuh atas kadar karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serat alami sesuai kebutuhan. Karbohidrat merupakan sumber energi, lemak membantu suplai energi, protein penting untuk pertumbuhan sel tubuh. Vitamin diperlukan untuk kebugaran tubuh. Namun perlu diingat bahwa kelebihan kalori dapat menimbulkan obesitas. Penderita Obesitas alias kelebihan berat badan rawan menderita penyakit terutama penyakit degeneratif. 

b. Faktor Gaya Hidup
Tidak hanya pola makan namun gaya hidup juga berpengaruh terhadap kesehatan. Agar tubuh bugar dan jiwa sehat maka beberapa langkah berikut ini perlu dilakukan:
1. Hindari penggunaan zat-zat berbahaya yang dapat menimbulkan resiko penyakit bagi tubuh seperti rokok, narkoba, minuman beralkohol. Kurangi mengkonsumsi minuman bersoda dan makanan berbahan pengawet karena dapat berakibat buruk terhadap kesehatan jika dikonsumsi secara terus menerus
2. Cukup beristirahat. Hindari begadang karena kondisi kurang tidur terutama di malam hari dapat menyebabkan gangguan metabolisme. Tubuh manusia membutuhkan istirahat yang cukup. Layaknya mesin yang butuh rehat begitupun halnya dengan tubuh manusia.

3. Rajin berolahraga. Olahraga membantu sirkulasi darah dan kerja otot secara maksimal. Rajin berolahraga dapat membakar kelebihan kalori dalam tubuh sehingga tidak mudah menderita obesitas.

c. Pola Berpikir
Jiwa yang sehat mendukung terbentuknya kondisi tubuh yang bugar. Seseorang yang mudah menderita stress menurut penelitian ilmiah akan lebih mudah menderita penyakit jasmani. Beragam penyakit bermula dari pola berpikir negatif, penuh kekhawatiran atau mudah cemas. Penyakit gangguan jantung, darah tinggi, gangguan lambung, tingginya kadar gula darah merupakan penyakit-penyakit yang diperparah oleh kondisi pikiran yang tidak sehat. Agar selalu berpola pikir sehat maka beberapa langkah berikut perlu diupayakan:
1. Rajin beribadah. Beribadah dengan tekun dan khusyu adalah salah satu cara menciptakan pikiran yang tenang dan damai. Seseorang yang rajin beribadah cenderung lebih santai menjalani hidup dan terhindar dari pikiran yang menyita waktu dan tenaga karena terdorong untuk pasrah terhadap takdir Tuhan setelah berikhtiar sekuat tenaga.

2. Berpikir positif. Waspada terhadap kejahatan bukan berarti harus selalu berpikiran negatif terhadap orang lain. Upayakan untuk selalu berpikir positif. Hindari menyimpan dendam kesumat karena memaafkan setiap kesalahan dapat menciptakan damai dan ketenangan di dalam hati dan pikiran.
3. Rajin “memberi makan” pada jiwa. Seperti tubuh yang memerlukan makanan sehat begitu pula halnya jiwa. Makanan sehat bagi jiwa selain tekun beribadah adalah rajin membaca buku-buku atau bacaan bermutu, ringan tangan membantu yang sedang kesusahan atau  aktif di kegiatan-kegiatan sosial yang membutuhkan kerja sama dengan banyak orang. Berbagi pendapat, berbagi keceriaan dan menyaksikan penderitaan orang lain seringkali membuka cakrawala pemikiran untuk selalu bersyukur dan berpikir positif.

       Saya sudah merasakan nggak enaknya sakit. Hmm hidup sehat adalah impian bagi setiap orang. Pengen bisa mewujudkan mimpi itu lewat langkah-langkah nyata. Harus membiasakan hidup sehat nih mulai dari sekarang, yuk mulai dari diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai.
Share:

Peplum : Aroma Liburan Tercium

Senangnya libur akhir tahun telah tiba. Alhamdulillah kali ini kami berencana untuk mengunjungi pakde anak-anak, kakak ipar saya yang berada di Demak. Malu, sungkan, ngakunya saudara, sering ngrepotin (termasuk pinjem duit >_<) tapi silaturahim ke Demak baru terhitung sekali dua kali sejak pernikahan kami. Sepertinya liburan kali ini cukup seru. Si Radit tak henti menghitung hari, meskipun dia nggak kenal Krisdayanti ..benar-benar menghitung hari H yang direncanakan untuk berangkat.

Apa aja sih yang perlu disiapkan saat hendak travelling. Kalau tips saya sih :
1.  Jaga kondisi. Kalau kondisi tubuh drop mana bisa berangkat travelling.
2. Siapkan obat-obatan untuk penyakit ringan. Siapkan tas khusus agar bisa mudah ditemukan saat perjalanan.
3.  Siapkan hal-hal yang membantu menciptakan suasana menyenangkan selama perjalanan. Misalnya cemilan, buku, musik, mainan anak dan apapun yang sekiranya menyenangkan.
4.  Siapkan baju-baju praktis. Baju model apa sih yang asyik dikenakan saat travelling dan bisa digunakan untuk acara semi formal maupun non formal. Model paling siip sih Peplum. Bahannya nyaman di badan, modelnya beragam. Mau lengan panjang sehingga sesuai dikenakan muslimah berhijab seperti saya 

atau lengan pendek untuk bersantai di rumah juga ada.
Sempat juga penasaran, kenapa sih model baju ini kok disebut Peplum. Hmm apakah karena mode busana ini aroma liburan tercium ? ah itu mah bisa-bisanya saya ajah. Yang jelas Peplum adalah model busana yang memiliki kesan melebar, seperti kelopak bunga mekar ke bawah. cocok banget untuk menyembunyikan pinggul dan membuat siluet tubuh terlihat lebih langsing jika letak cutting offnya di bawah pinggul dan mengesankan si kurus jadi lebih berisi jika cut offnya sedikit di atas pinggul. Eh tapi bener kan mode begini cocok banget buat acara non formal seperti jalan santai pas liburan. Sekaligus cukup sopan untuk acara semi formal apalagi jika modelnya lengan panjang dan motifnya batik, khas Indonesia.

Jadi apa rencana liburan anda tahun ini? jangan lupa apapun rencana liburannya tetap pilih mode busana yang mencerminkan kepribadian dan nyaman dikenakan. Nggak perlu jadi korban mode, ikuti apa kata pepatah Jawa : ajining diri ana ing lathi, ajining raga ana ing busana artinya : harga diri ada pada ucapan kita, orang menghormati kita karena cara berbusana kita (yang sopan dan elegan tentunya). Daaan tak lupa berdoa sebelum perjalanan dimulai. Be save, be good ^_^


Share:

5 Tips Antisipasi KEBOBOLAN di HARBOLNAS

Jauh-jauh hari sebelum 10-12 Desember , 2015 lapak-lapak online udah pada woro-woro : guys, ladies please prepare for the biggest HARBOLNAS Alias Hari Belanja Online Nasional. Termasuk kirim-kirim job review ke beberapa blogger (yang saya nggak kebagian itu hehehe).

Belanja online? siapa takut, asyiknya nggak kalah sama belanja beneran di toko dan swalayan. Malah bisa lebih hemat waktu, tenaga dan biaya (kalau pas ada promo tentunya).

Tapi awas jangan sampai HARBOLNAS Jadi HARBOLNAS beneran alias Hari Kebobolan Yang Naas. Gimana nggak naas kalau uang simpanan jadi amblas karena tergiur berbagai tawaran di lapak-lapak online. Sayang banget kalau tabungan yang disisihkan berbulan-bulan lenyap sesaat karena godaan setan belanja.

Eh jadi ingat doa masuk pasar, pasar online termasuk dong ya. Ingat ..ingat boros itu datangnya dari setan.

Nah ini dia tips agar tidak kebobolan di HARBOLNAS :
1. buat list - saya sih senengnya membuat list belanja pas belanja offline...kawan-kawan tentu juga bisa membuat list untuk belanja online.

2. bandingkan harga. Jika sudah memiliki bayangan harga suatu barang jangan keburu transaksi, coba lihat dulu perbandingan lapak sebelah siapa tau lebih murah.

3. Kesempatan berbisnis. Bisa dapetin barang murah pas HARBOLNAS, bisa lho disimpen untuk dijual lagi secara online atau offline. Dijamin bakal banyak yang tertarik.

4. Pindahin isi rekening. What ? sampai segitunya. Iyah, kalau khawatir ngga bisa nahan nafsu belanja, pindahin isi rekening ke tabungan yang ngga punya ATM dan ga ada key internet banking xixixixi. Emang ada? yaa kali-kali aja ada ...

5. Tetapkan pilihan. Jangan mudah pindah hati, maksud hati mo beli sepatu eh malah beli baju ...dan sepatu kan jadi dobel-dobel pengeluaran atuh.

Ya itulah tips dari saya ...yang gak pernah gila HARBOLNAS kecuali belanja pakai voucher gratisan.




Share:

Bijak Mengelola Keuangan Demi Kemapanan Masa Depan

Benarkah semakin tua usia seseorang artinya ia akan semakin kaya? Status kemapanan finansial seseorang dapat dilihat dari usia. Para financial planner di Indonesia mengkategorikan siklus kemapanan sosial menjadi tiga yaitu :
1.   usia 20-25 tahun (punya banyak waktu tapi sedikit uang)
2.   usia 25-35 tahun (punya cukup waktu tapi sedikit lebih banyak uang)
3.   usia 35-50 tahun (punya sedikit waktu tapi banyak uang).
Siklus kemapanan finansial tersebut disimpulkan dari rata-rata aktivitas masyarakat Indonesia. Di usia 20-25 rata-rata baru memulai karir dan lebih banyak mengutamakan having fun. Di usia 25-35 tahun karir yang dirintis mulai mapan dan penghasilan biasanya semakin besar. Di usia 35-50 tahun diharapkan seseorang sudah berada dalam kategori mapan secara finansial. Namun tidak setiap orang mencapai target sesuai siklus finansial yang dipaparkan para financial planner.
      Ditinjau dari usia saya, wanita 39 tahun, ibu dari dua anak seharusnya masuk dalam kategori ketiga mempunyai sedikit waktu tapi banyak uang. Namun faktanya disebut banyak uang juga tidak, disebut dalam kondisi sangat mengenaskan juga kurang tepat. Meski tidak memiliki mobil pribadi namun setidaknya kami memiliki rumah pribadi. Tetapi untuk persiapan sekolah anak-anak dan hari tua jujur saja saya dan suami harus lebih fokus dan berhati-hati merancang segala sesuatu hal yang berkaitan dengan finansial.
      Sebenarnya bagaimana tolak ukur “mapan secara finansial” diaplikasikan? Beberapa orang berpendapat mapan secara finansial itu jika telah memiliki rumah dan mobil pribadi, ada yang berpendapat jika tak lagi punya hutang, jika telah memiliki perusahaan sendiri atau mempunyai daftar kekayaan berupa aset finansial minimal ratusan juta. Secara umum seseorang disebut mapan secara finansial setidaknya jika penghasilan yang diperoleh mampu membiayai kehidupan sehari-hari termasuk biaya kesehatan dan pendidikan serta masih memiliki simpanan baik berupa tabungan atau investasi untuk masa depan. Kunci kemapanan finansial adalah mengelola pendapatan secara bijak sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman serta tidak khawatir akan masa depan.
Sumber : huffingtonpost.de
      Mengelola finansial secara bijak demi masa depan lebih baik memerlukan langkah-langkah strategis. Ibarat mempersiapkan amunisi dan taktik sebelum maju ke medan perang maka seseorang harus mengenali kelemahan diri, keunggulan pribadi secara finansial dan tips mempersiapkan masa depan lebih baik secara finansial. Perumusan berdasarkan analisa tersebut dikenal dengan istilah SWOT Strength, Weakeness, Opportunities dan Thread.
Strength (Kekuatan)
Dalam merancang kemapanan finansial kekuatan utama seseorang terletak pada penghasilan. Baik itu pegawai dan karyawan, pekerja lepas dan paruh waktu atau wirausahawan dan pebisnis selalu memperoleh penghasilan dari kerja kerasnya. Kekuatan inilah yang harus diupayakan agar kemampuannya bisa dirasakan secara nyata, artinya dapat dimanfaatkan untuk membiayai kehidupan baik yang sedang dijalani dan untuk masa depan.
Kekuatan yang tak kalah adalah keyakinan. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan manusia yang beriman yakin bahwa setiap individu memiliki garis rezeki yang harus diupayakan. Manusia dikaruniai akal dan pikiran sebagai modal mengais rezeki yang telah tersebar di muka bumi.
Weakeness (Kelemahan)
      Kelemahan terbesar dalam merancang kemapanan finansial adalah keterbatasan pengetahuan tentang dunia keuangan. Dalam kesempatan event Talkshow Jumpa Blogger Sun Life di Rocco Restaurant, Artotel Surabaya 12 September 2015, Alviko Ibnugroho sebagai pembicara memaparkan 8 Dosa Finansial yang lazim terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Disebut sebagai “dosa” karena kedelapan hal tersebut adalah sebuah kesalahan namun dilakukan sebagian besar orang dan biasanya terjadi secara berulang. 
      Kedelapan dosa finansial tersebut yang menjadi kelemahan dalam merumuskan kemapanan finansial adalah:
  1. Terperangkap Mitos Masyarakat, seperti mitos menjadi karyawan, menerima gaji tetap setiap bulan akan lebih menjamin secara finansial. Sedangkan profesi khusus seperti blogger, ahli kecantikan, desainer busana, pandai memasak dianggap hanya sebatas hobi dan bukan profesi yang mendatangkan kemapanan finansial
  2. Memilih untuk Buta Financial. Sebagian besar orang menganggap belajar finansial dan bicara tentang uang itu hal yang membosankan
  3. Manusia Cenderung Berjuang Untuk Bertahan Hidup bukan Berjuang Demi Keinginan Hidup.
  4. Tidak Menetapkan Target Financial. Sebagian besar orang tidak memiliki target-target finansial. Pendapatan dan pengeluaran dibiarkan mengalir tanpa perencanaan.
  5. Tidak Memprioritaskan Kemakmuran Financial. Hanya sedikit orang yang meluangkan waktu untuk fokus mewujudkan cita-cita mapan secara finansial. Sebagian besar orang lebih senang berwisata, jalan-jalan dan menikmati wisata kuliner daripada meluangkan waktu demi menetapkan konsep masa depan.
  6. Tidak Menggunakan Uang Dengan Bijaksana. Sebagian besar masyarakat Indonesia terjebak dengan cara mengelola uang secara tidak bijaksana. Melampiaskan kegalauan dan mengalihkan perhatian dari kesedihan dengan cara berbelanja, hura-hura di tanggal muda bagi para penerima gaji tetap lalu kebingungan di tanggal tua. Sebagian lain mengejar gaya hidup namun tidak berusaha memperbesar penghasilan sehingga menganggap kartu kredit, kredit tanpa agunan adalah jawaban dari permasalahan. Sebagian besar orang tua juga kurang bijak dalam mengajarkan pentingnya nilai uang bagi sang anak, membujuk anak dengan iming-iming hadiah atau uang agar tidak merengek atau bersedia melakukan suatu kegiatan tertentu adalah contoh yang kurang bijak.
  7. Tidak Membuat Anggaran. Sebagian besar orang Indonesia menganggap anggaran belanja individu atau keluarga itu kurang penting. Yang penting uang masuk rekening atau ada di dompet kemudian digunakan untuk pembiayaan pos-pos dianggap sudah biasa. Jika masih ada sisa berarti bisa ditabung jika habis tak mengapa, ini adalah anggapan yang salah
  8. Tidak Melakukan Investasi.
Kedelapan hal tersebut adalah kelemahan terbesar dalam mewujudkan kemapanan finansial dan perlu mendapatkan perhatian untuk diatasi.
Opportunities (Peluang)
      Memetakan kelemahan dan menyadari kekuatan membantu seseorang untuk menciptakan peluang. Peluang yang harus diperjuangkan untuk mendapatkan kesempatan mewujudkan kemapanan finansial adalah:
1.   Berpikir berbeda. Membebaskan dari mitos bahwa kemapanan finansial selalu datang dari gaji. Perlu diingat bahwa seorang karyawan tidak selamanya akan menerima gaji karena akan datang masa pensiun sehingga perlu menyusun langkah untuk mempersiapkan masa tersebut. Kaji kembali kemampuan, bakat dan minat dan berusaha untuk mengoptimalkannya demi mencapai kemapanan finansial. Hal ini pula yang pernah saya terapkan sebelum memutuskan meninggalkan dunia kerja kantoran. Sejak masih bekerja saya merintis untuk lebih tekun menulis. Kini saat sudah tak lagi menjadi karyawan saya mengisi waktu dengan bekerja sebagai penulis konten artikel di website dan mengoptimalkan blog sebagai sumber penghasilan melalui honorarium job review.
2.   Membekali diri dengan pengetahuan finansial. Semakin sering menghadiri seminar tentang tips mengelola finansial, mempelajari jenis-jenis investasi atau membaca buku-buku tentang keuangan akan menambah pengetahuan untuk bertindak secara rasional dalam mengelola keuangan.
3.   Menetapkan target. Demi mencapai kemapanan finansial seseorang harus memiliki target finansial yang jelas dan terukur. Misalnya menetapkan untuk menikah pada target usia tertentu dan membuat rancangan konsep pernikahan beserta perkiraan biaya. Target-target finansial akan mendorong seseorang lebih bijak dalam mengelola pendapatannya.
Starting a home salon with no money:
sumber : pinterest
4. Memanfaatkan teknologi dalam membuat planning anggaran. Teknologi berkembang pesat. Aneka software dan aplikasi gadget memungkinkan masing-masing individu untuk membuat catatan atau perhitungan. Gadget bisa menjadi pengingat kapan saatnya setor premi asuransi, menghadiri seminar finansial atau seekdar membuat catatan belanja bulanan agar tidak lapar mata saat berbelanja sehingga sesuai kebutuhan dan anggaran.
5.   Berinvestasi.
Investasi merupakan salah satu cara mempersiapkan masa depan dengan bijak. Menambah wawasan finansial membantu memahami model-model investasi jangka pendek dan jangka panjang. Belajar masalah keuangan menopang pengetahuan tentang seluk beluk investasi yang memiliki resiko tinggi dengan hasil lebih besar atau resiko kecil namun hasilnya tidak terlalu signifikan. Idealnya investasi dilakukan dalam beberapa bentuk sehingga tidak terpusat dalam satu keranjang. Contohnya untuk investasi jangka panjang bisa memilih reksadana bagi yang sudah paham seluk beluk finansial dan perkembangannya. Tabungan bisa berfungsi sebagai instrument investasi jangka pendek maupun jangka panjang namun perlu diperhatikan bahwa agar tabungan dapat menjadi cadangan masa depan jika dilakukan setoran secara disiplin dalam jumlah besar, rutin dan tidak diambil untuk berbagai keperluan dan sebaiknya dilakukan secara berkesinambungan. Investasi paling aman salah satunya adalah menyimpan uang dalam bentuk emas dan memiliki premi asuransi. Harga emas jangka panjang tak pernah mengalami penurunan. Harga emas sepuluh tahun lalu dibandingkan harga sekarang naik cukup signifikan. Asuransi membantu untuk menyisihkan penghasilan. Asuransi bisa berfungsi ganda sebagai tindakan proteksi maupun investasi. Asuransi Brilliance Hasanah Sejahtera milik Sun Life misalnya merupakan produk asuransi jiwa dan investasi dengan pembayaran berkala yang dikelola berdasarkan prinsip syariah, bebas menentukan kontribusi dan uang pertanggungan sesuai kemampuan dan membuka kesempatan bagi nasabah untuk melakukan penambahan dana investasi.
Sumber : shutterstocks

6.   Membuka peluang usaha.
Sebagian besar orang khawatir merugi atau bingung masalah modal ketika hendak membuka usaha. Jika ditelusur dengan bijak tidak semua jenis usaha membutuhkan modal besar. Wirausaha terbagi menjadi dua yaitu wirausaha hulu dan wirausaha hilir. Wirausaha hulu membutuhkan modal besar karena menghasilkan produk dan jasa. Wirausaha hilir memerlukan modal lebih kecil karena mengutamakan skill menjual dan bergerak di bidang distribusi. Pebisnis online, menjual sistem dropship adalah contoh dari wirausaha hilir karena memerlukan modal lebih kecil.
Threads (Ancaman)
      Seperti halnya maju di medan perang, merumuskan kemapanan finansial masa depan juga menghadapi berbagai ancaman dan hambatan contohnya:
1.   Ancaman PHK
Ketakutan terbesar bagi seorang karyawan adalah ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tidak dapat dibayangkan ketika harus kehilangan penghasilan tetap setiap bulan dan kebingungan mengalokasikan pesangon yang tidak seberapa untuk kebutuhan sehari-hari terutama bagi yang telah berkeluarga. Sementara simpanan terus menipis karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Solusi bijak untuk menghadapi ancaman PHK adalah membekali diri dengan skills. Keahlian merupakan modal untuk menghadapi ancaman terPHK. Membekali diri dengan kemampuan berbahasa asing membantu mendapatkan penghasilan sebagai penterjemah atau pemandu wisata. Mengasah kemampuan menulis membantu terbukanya pintu rezeki melalui media massa, blogging atau artikel konten website. Meningkatkan kemampuan desain web membuka peluang usaha desain web untuk blogger dan kegiatan promosi. Serius belajar memasak bisa membantu usaha kuliner atau memberikan pelatihan dan kelas memasak.
usaha setelah di PHK
gambar diambil dari sini 
2.   Investasi merugi
Investasi beresiko tinggi seperti reksadana dan saham seringkali menimbulkan was-was ketika nilainya menurun drastis. Bagi masyarakat awam dan pemula di bidang finansial akan lebih aman jika memilih investasi yang tidak terlalu beresiko seperti asuransi dan property. Dianjurkan untuk tidak memusatkan seluruh aset dan simpanan dana dalam satu jenis usaha atau investasi. Diharapkan dengan memecah  jenis investasi membantu meminimalisir resiko.
3.   Penghasilan stagnan
Kebutuhan hidup dan inflasi terus meningkat. Ketika pendapatan tidak mampu mengejar inflasi beban hidup terasa semakin berat. Kenaikan gaji tidak signifikan atau bisnis stagnan semakin menambah beban. Solusinya adalah mencari penghasilan tambahan seperti menjual pulsa, menjual makanan ringan serta menambah wawasan, keterampilan dan ilmu sebagai modal menambah penghasilan. Menekan biaya hidup dengan menerapkan penghematan di segala bidang sangat dianjurkan seperti misalnya mengurangi hutang atau meniadakan penggunaan kartu kredit, menghemat konsumsi listrik dengan memilih perangkat elektronik hemat energi, memilih jenis operator seluler yang seragam dalam keluarga untuk menghemat biaya komunikasi atau mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan memilih bersepeda jika memungkinkan.


Mapan secara finansial adalah harapan setiap orang. Namun tidak semua orang mampu menerapkan strategi untuk mencapai kemapanan finansial demi masa depan lebih baik. Bijak mengelola keuangan sejak dini merupakan pondasi untuk memantapkan strategi mencapai kemapanan finansial.
Share:

Work at Home

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.