catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Tips Mudah Agar Maraton Nonton Drakor Nggak Bikin Mata Lelah

Misiii mau curhat dikiit.  Lagi pengen sharing pengalamanku nih, mengingatkan kembali bahwa kesehatan itu memang karunia yang tak ternilai harganya. Kalau ada gangguan sedikit aja udah deh hidup jadi tak lagi sama, seperti yang dialami anak-anak ku dan akhirnya berimbas ke saya sebagai caregiver mereka. Kebayang nggak rasanya dua bulan berturut-turut harus jagain anak di Rumah Sakit karena gangguan kesehatan yang berbeda. Bulan lalu si bungsu harus operasi ganglion. Eh tak dinyana, bulan ini si sulung harus rawat inap, sempat mampir ICU tiga hari karena diserang penyakit demam berdarah saat masih berada di lokasi KKNnya.

Alhamdulillah badai berlalu. Alhamdulillah lagi sebagai caregiver saya juga dikaruniai Allah sehat kuat, ngga ikutan jatuh sakit. Boleh dong ya kasih self reward, puk puk diri sendiri karena udah menembus badai yang nggak mudah dilalui, keluar masuk rumah sakit dalam kurun waktu berdekatan kan cukup menguras tenaga dan pikiran plus emosi. Apalagi pas standby jaga pasien ICU di kursi tunggu, ngga ada tempat privasi buat rebahan sebentar, sebab caregivers ICU harus ikhlas berlaku bagai gelandangan, tempat istirahat hanya dari kursi ke kursi. Kamar mandi pun harus mencari kamar mandi umum yang kosong. Setiap hari diisi dengan doa dan harapan anakku segera sembuh, keluar ICU dan kami bisa menikmati home sweet home.

Bisa dibayangkan rasanya legaaa  ketika akhir penantian panjang itu datang. Demi merayakan "kemerdekaan" wajarlah jika memberi hadiah pada diri sendiri. Self reward ngga perlu yang mahal dan mewah. Buat saya bisa maraton nonton serial atau Drakor yang lagi hits udah jadi penghibur, apalagi nontonnya bareng keluarga, termasuk sang mantan pasien. Kali ini Agent Kim Reactivated jadi pilihan utama

Tips mudah agar maraton drakor nggak bikin mata lelah, Dokpri

Asyiknya nonton Drakor di rumah, apalagi maraton tuh kita udah dapat hiburan seru tanpa harus keluar rumah. Apalagi kondisi pasien ex demam berdarah yang trombositnya sempat mencapai 18 ribu dan tiga hari di ICU kan butuh waktu pemulihan agak lama. Padahal penderita penyakit atau mantan pasien butuh hiburan agar bisa membantu proses kesembuhan. Pilihan hiburan paling aman dan nyaman selama masa pemulihan ya nonton film di rumah aja.

Beruntung pilihan Drakorku cocok dengan selera si mantan pasien juga. Nonton santai di rumah, sambil berbaring, duduk dengan posisi yang nyaman sangat menghibur kami pasca berurusan dengan rumah sakit. Sambil ngemil, makan dan si pasien bisa minum obat selama masa pemulihan.
Nonton Maraton Drakor bareng keluarga, Dokpri


Tapi emang sih ya, kalau mata terus-terusan dipaksa nonton layar televisi akhirnya mata jadi SePeLe alias SEpet, PErih dan LElah. Padahal kalau udah mata yang kena gangguan, nonton drakor secara maraton jadi nggak nyaman. Beruntung di rumah selalu sedia #InstoDryEyes sebagai obat tetes mata agar #BebasMataKering .Kalaupun di kotak obat ngga ada stok, Insto Dry Eyes bisa dibeli di apotek, toko obat maupun Indomaret terdekat. 

Kenapa Sih Mata Bisa Mengalami Sepet Perih Lelah

Gejala mata kering disebabkan karena:
1. Kelelahan otot mata
Ini paling sering diderita orang-orang yang berkendara dalam jangka waktu lama. Mata harus fokus pada kondisi lalu lintas sehingga otot di mata, baik yang di dalam maupun di sekitar mata menjadi tegang. Kadang muncul rasa pegal dan pusing
2. Digital Eye Strain
Dunia digital memang memudahkan segala urusan, dari pekerjaan hingga mencukup kebutuhan hiburan. Tapi resikonya muncul gejala mata kering yaitu sepet, perih, lelah. Saat menatap layar ponsel, komputer atau televisi frekuensi kedipan mata berkurang drastis sehingga lapisan air mata cepat berkurang. Nonton drakor secara maraton nih salah satu contoh kebiasaan yang membuat mata terus diajak fokus terus menerus menatap layar kaca.
3. Kondisi lingkungan
AC yang terlalu dingin, debu, asap rokok atau udara kering dapat memicu iritasi mata dan mempercepat penguapan air mata.
4. Kondisi tubuh
Tubuh yang kelelahan, kurang tidur menyebabkan otot penggerak bola mata tidak dapat beristirahat dengan baik sehingga berpengaruh pada lapisan air mata.
5. Gangguan kondisi mata
Pada mata kondisi tertentu seperti gangguan refraksi (rabun jauh, dekat atau mata silinder) yang dipaksa melihat/membaca tanpa alat bantu bisa membuat mata kering dan lelah karena dipaksa bekerja ekstra keras.

Cara Mengatasi Mata SePeLe


Kesehatan tak ternilai harganya, apalagi mata sebagai salah satu pancaindera. Maka #MataSePeLeJanganSepelein begitu saja. 
Berikut cara mencegah dan mengatasi mata SePeLe:

1. Biasakan untuk sering berkedip
Biarpun sedang fokus nonton maraton Drakor, atau fokus bekerja di depan layar komputer atau ponsel, biasakan untuk sering berkedip.
2. Berikan mata waktu jeda istirahat 
Jeda waktu 20 detik setelah 20 menit menatap layar bisa memantu mata beristirahat. Setelah kurang lebih 20 menit fokus bekerja, alihkan pandangan ke obyek selain layar digital sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
3. Hidrasi yang cukup
Biasakan minum air putih minimal 8 gelas sehari. Tak hanya bagus untuk menjaga kesehatan mata, tetapi juga baik untuk stamina tubuh seluruhnya.
Jangan lupa jaga kesehatan mata, perrhatikan hidrasi secukupnya. Dokpri


4. Bergaya hidup sehat
Pastikan cukup mengonsumsi buah dan sayur. Hindari begadang. Buang jauh-jauh kebiasaan merokok dan minum alkohol.
Sayangi mata dengan asupan bervitamin dan tetes mata buatan yang aman. Dokpri


5. Gunakan tetes mata buatan
Pilih tetes mata buatan yang aman untuk kesehatan dan kenyamanan mata. Insto Dry Eyes mengandung zat-zat bahan aktif yang bekerja memberikan efek pelumas seperti air mata untuk mengatasi mata kering serta dapat meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata.

 

Insto Dry Eyes Bekerja Laksana Agent Kim Reactivated.

Gara-gara nonton Agent Kim Reactivated, saya jadi menyetarakan kinerja Insto Dry Eyes tuh mirip banget sama Mr.Kim. Alasannya:

1. Aktif, diaktifkan (reactivated) pada kondisi khusus
Insto Dry Eyes disarankan digunakan saat mengalami mata SePeLe (sepet, pedih, lelah) Jadi bukan digunakan buat iseng-iseng belaka
2. Beraksi cepat
Seperti tindakan Mr. Kim yang sat set, Insto Dry Eyes langsung bekerja memberikan kelembapan instan pada mata.

Mata SePeLe Jangan Disepelein. Tetesin Insto Dry Eyes, Dokpri



3. Formula presisi
Insto Dry Eyes diproduksi secara presisi oleh PT Pharma Healthcare Combiphar. Tiap ml larutan isotonik sterilnya mengandung Hydroxypropil Methylcelulose 3.0 mg dan Benzalkonium Chloride serta beberapa senyawa tambahan seperti air yang dimurnikan (purified water) , glycerol, Sodium Phosphat Monobasic.
Hydroxyprophyl Methylcelulose berfungsi sebagai humektan yang membantu menjaga kestabilan kondisi kelembapan mata dengan cara menyerap kelembapan dari lingkungan serta mengurangi terjadinya penguapan sebagai menyebabkan gejala mata kering.
Benzalkonium Chloride merupakan antiseptik yang membantu menghentikan pertumbuhan bakteri, virus dan jamur yang kemungkinan bisa tumbuh di dalam mata ketika terjadi perubahan kadar kelembapan sodium chlorida.
4. Siap Siaga Kapan Saja
Jika dibutuhkan untuk memberikan pertolongan, Insto Dry Eyes siap siaga seperti Mr.Kim. Bedanya Mr.Kim harus menyembunyikan identitas, sedangkan Insto Dry Eyes dengan gagah bisa ditemukan di rak Indomaret, apotek, toko obat atau dibeli secara online.


Kelar nonton Agent Kim Reactivated, jadi makin bersyukur, mengingatkan lagi bahwa anak, keluarga adalah harta paling berharga. Sebagaimana Mr Kim sangat menyayangi Min Ju, seperti itu pula ibu menyayangi anak-anaknya hingga rela berjuang menghabiskan hari bagai gelandangan di ruang rawat inap dan ruang tunggu ICU. 

Flashback ke momen menjadi caregiver, saya sangat menantikan pertolongan Allah datang, dan kehidupan berjalan "normal" Jika rasa penat dan kekhawatiran saat itu bisa disimpan di dompet tentu saya memilih menyimpannya tanpa berpikir panjang. Tubuh dan pikiran yang lelah sungguh butuh rehat dan penyegaran. 
Si sulung saat di UGD, Dokpri




Si bungsu ketika menuju kamar operasi, Dokpri


Pada akhirnya saat paling ditunggu adalah menyaksikan anak-anak sehat kembali, berangsur pulih dan saya pun bisa rebahan sambil maraton nonton Drakor demi menjaga kewarasan tanpa khawatir terkena sindrom mata SePeLe sebab Insto Dry Eyes siap menemani.


 

Daftar Pustaka :

1. Noor NA, Rahayu T, Gondhowiardjo TD. Prevalence of Dry Eye and its Subtypes in an Elderly Population with Cataracts in IndonesiaClin Ophthalmol. 2020;14:2143-2150

2. Insto.co.id

3. Detikhealth

 


Share:

Menorehkan Memori di Tumpeng Menoreh

Astaghfirullah...ternyata sudah hampir setahun saya tak menulis di blog kesayangan. Padahal ngakunya blogger, sempat memberi saran ke teman yang juga punya blog gratisan agar tetap konsisten menulis, minimal satu artikel sebulan. Tapi kok saya sendiri tidak bisa menjalani apa yang saya katakan?

Bismillah tahun 2026 ini semoga saya insyaf dan tetap rajin menulis. Menorehkan kisah, menulis pengalaman dan pengetahuan, berbagi cerita.

Kalau postingan di media sosial biasa ditandai dengan #LatePost nah artikel yang ini late postnya kebangetan.

Biasanya usai travelling saya rajin menulis sebagai kenang-kenangan, entahlah kok kisah libur akhir tahun di Tumpeng Menoreh nyaris kelupaan.

Dulu saya sering menulis: rekreasi buat kami adalah kebutuhan tersier, anugerah yang "mewah" makanya kami jarang-jarang tamasya dan berwisata sebab harus bijak mengelola anggaran. Alhamdulillah ketika Allah menganugerahkan lapang rezeki, meski bukan berlebihan, pak komandan keluarga sesekali mengajak kami sekeluarga untuk rekreasi. Meski tetap harus menghemat anggaran dan bijak mengelola pengeluaran. 

Perjalanan kali ini adalah ke Tumpeng Menoreh, Kulon Progo Yogyakarta. Tujuan ini adalah request si bungsu sejak beberapa waktu lalu. Jadilah libur akhir tahun 2026 kami menuju Kulon Progo dengan mobil tua mungil (Alhamdulillah hasil nabung sepuluh tahun hahaha) Menginap di Ndalem Resto, Samigaluh yang jaraknya sekitar 1 kilometer aja ke Tumpeng Menoreh. Menginap di sini pun karena pertimbangan ekonomis ya, sebab kalau mau yang terdekat ada Villane Menoreh tapi tarifnya pasti bikin kaget dompet kami kaum mendang-mending.

Usai rehat sejenak di Ndalem Resto, bada Ashar kami berharap bisa dapat sunset. Perjalanan menyusuri perbukitan Menoreh ini lumayan mendebarkan karena beberapa tanjakan dan tikungan tajam. Sepanjang jalan beristighfar, sungguh obyek wisata yang makin mendekatkan diri kepada Allah. Dan jalan menuju Tumpeng Menoreh ini hanya cukup untuk 1 mobil dan 1 motor. Maka untuk mobil yang akan naik ke Tumpeng Menoreh dan turun dari lokasi harus mengikuti aturan masuk "pit stop" dulu di dua pos yang disediakan, menanti giliran.

Jalan dari parkiran ke pintu masuk utama ngga jauh tapi yaa mendaki gitu meski ada anak tangga. Sampai di jembatan tampaklah pemandangan ya masyaAllah cantiknya.




Ohya HTM Tumpeng Menoreh ini sangat terjangkau, hanya 50 ribu rupiah per orang dan itu sudah termasuk tiket makan di kantin. Ini harga di hari biasa ya, kalau momen libur akhir tahun dan libur learan tiketnya 100 ribu rupiah dengan tambahan penawaran khusus yang bisa dipilih (pas kami ke sana pilihannya plus tiket ke Tumpeng Ayu atau Akses 1x24 jam ke Tumpeng Menoreh) Anak-anak memilih akses ke Tumpeng Menoreh agar keesokan pagi bisa ke sana lagi tanpa bayar dan dapat sunrise.

View dari kantin mini lumayan cakep. Usai menukarkan tiket untuk free makan seharga 25 ribu per porsi kita bisa pilih tempat duduk sendiri. Oh ya , ini harga makanan diperkirakan sendiri lah ya. Kalau mau aman (gak nambah duit) pilih bakso atau mie ayam free air mineral sebab nasi, lauk, sayur semua ada harga masing-masing.

Bosan dengan view Tumpeng Menoreh paling bawah, naik aja lagi menguji kaki.  Untuk menuju lantai dengan ketinggian paling curam disediakan lift mini kok, insyallah amann (tapi pas nyoba, saya memejamkan mata sambil terus dzikir mohon keselamatan)



Penasaran dengan puncaknya Tumpeng Menoreh. Seperti ini viewnya. Di sini ada tempat foto 360 tapi lupa berapa tarifnya. Kalau hanya duduk santai dan motret-motret sendiri juga ga bakalan diusir kok.

Meski konon lokasi wisata ini buka 24 jam, tapi usai sholat Maghrib di mushola, kami bergegas kembali ke penginapan sebab rutenya yang minim penerangan dan banyak tanjakan plus turunan gaes. Keesokan hari beneran lo, pak komandan keluarga sekaligus sopir akhirnya mau uji nyali. Meski ngga dapat sunrise seperti yang diinginkan sebab cuaca berkabut, tapi tetep ngga nyesel menikmati hawa segar di sini, yang penting anak-anak happy. 

Share:

Mau Didoakan Malaikat? Lakukan Ini

 Manusia dan jin diciptakan untuk beribadah, hal ini tertera jelas dalam firman Allah di Al Qur'an. Namun bukan ibadah yang menjadi jaminan kita masuk surga, melainkan rahmat Allah semata. Artinya apa kita udahlah ibadah semaunya aja, kerjakan yang wajib-wajib aja sebab toh semua tergantung pada penilaian Allah. Ya nggak gitu juga konsepnya. Justru dengan menyadari betapa lemahnya manusia, betapa rapuhnya dan ngga punya kuasa apa-apa, bahkan untuk memilih surga dan neraka sudah sepatutnya kita memaksimalkan ibadah, memperbanyak istighfar dan berdoa, memohon ridhoNya. Nggak perlu malu minta didoakan orang lain agar dosa kita diampuni. Dan berupaya agar didoakan malaikat agar di dunia dan akhirat kita selamat. Siapa yang gak ingin didoakan malaikat? makhluk yang tak punya nafsu dan tentunya gak pernah berbuat dosa sebab ia diciptakan untuk selalu patuh dan taat kepada Allah, menjalankan perintahNya tanpa tunggu nanti-nanti saja seperti kita.


Jika benar-benar ingin didoakan malaikat, lakukan setidaknya salah satu dari hal ini :

1. Bersholawat 

2. Mendoakan sesama muslim tanpa ia ketahui

3. Bersedekah di waktu subuh

4. Tidur dalam keadaan suci

5. Berada di shaf pertama sholat berjamaah

6. Menjenguk orang sakit

7. Mengajarkan kebaikan

8. Duduk di masjid setelah sholat berjamaah

9. Mengunungi 

10. Makan sahur saat hendak berpuasa. 

Share:

Work at Home

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.