catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Kaleidoskop 2019

Seiring tenggelam mentari di penghujung 2019, maka 2020 pun menjelang. 
Jika ingin menengok kembali ke tahun 2019, maka seribu rasa berpadu antara susah dan senang. Sebab begitulah kehidupan, suka duka datang bergiliran.

Jika ditanya, "mau dengar berita duka dulu apa suka?" Saya lebih suka mendengar berita duka terlebih dahulu. Agar merasa bagai kata pepatah berakit-rakit dahulu berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

Kenangan-kenangan menyedihkan ini adalah pengingat, agar saya senantiasa bersyukur atas segala nikmat.
Kenangan tentang betapa menyedihkan mendapati anak-anak sakit bergantian. Si Sulung yang sakit kulit parah berbulan-bulan hingga menjadi borok dan nanah. Begitu menderitanya hingga ia memohon sambil menangis untuk berhenti menuntut ilmu di pondok pesantren. Tak hanya fisiknya yang terluka, tetapi jiwanya juga. Entah berapa liter airmata, berapa ratus doa-doa dan biaya yang tercurah, demi memperjuangkan agar ia sembuh dan istiqomah.
Lalu kesedihan ketika mendapati si bungsu cacar air menjelang  Ujian Tengah Semester. Ia tak kalah menderita, bahkan bekas lukanya baru kembali pulih setelah cukup lama.

Kemudian kebahagiaan pun datang. Allah tak pernah ingkar janji, bahwa pertolongannya selalu hadir bersamaan dengan ujian yang Ia turunkan. Inna maál usri yusro. Kemudahan datang sesudah kesulitan. Namun ahli tafsir mengartikan bahwa sesunggahnya kemudahan itu telah disediakan Allah bersama dengan turunnya ujian.

Qodarullah bahagia membuncah, ketika menyaksikan si Mas sembuh dari segala luka. Meski harus mengajukan cuti 9 hari untuk kami bawa berobat di rumah. Alhamdulillah ia sembuh dan bisa naik kelas meski tertinggal pelajaran.
Saat adiknya juga sembuh dari cacar air yang menyiksa. Dan sebelumnya ia telah menitipkan kabar bahagia, menjadi juara II Lomba Tahfidz Porseni MI setingkat Kecamatan Sukodono.


Bahagia dan rasa syukur bergulung-gulung di dada, ketika saya menang dua lomba blog di Kompasiana dan sangat membantu biaya pengobatan ananda. Lalu ketika kebingungan masalah dana untuk beli laptop rusak, biaya-biaya sekolah, qurban di depan mata, Allah mengirimkan kemenangan Samsung S10 dari event Mitra Juara Gojek 2019. Alhamdulillah hasil penjualannya menutup semua kebutuhan yang sama pentingnya.

Maka benar jika Ustadz Salim A Fillah mengingatkan akan suatu nasihat, bahwa tugas kita hanya taat. Ketika pena sudah diangkat, artinya takdir tersurat. Manusia tak mampu mengelak. Jika ujian terasa berat, hendaknya memohon kepada Sang Pemberi Ujian agar bahu dikuatkan menanggung beban dan diberikan jalan keluar yang mencerahkan.

Tahun 2019 yang insyaAllah ditutup dengan rasa syukur. Semoga di 2020 ketaatan kita tak pernah kendur.
Share:

Pilih-Pilih Paket Hemat Internet Indosat


Jika zaman dahulu kebutuhan pokok hanya berkisar sandang, pangan, papan maka di era digital bisa jadi kebutuhan pokok bertambah dengan kebutuhan akses operator seluler atau internet yang optimal.
Kebetulan saya biasa menggunakan paket Unlimited Indosat untuk layanan internet. Baik untuk smartphone maupun untuk keperluan internet laptop dengan jalan tethering via hot spot. Tapi sebulan atau dua bulan belakangan ini harga paket internet unlimited Indosat naik terus, kebijakannya juga berubah. Kebijakan terbaru, unlimitednya tidak murni unlimited alias tidak murni “tidak terbatas” tetapi kini “dibatasi pemakaian kuota” Jadi contohnya untuk Unlimited 3GB + 15 GB Apps, jika pemakaian Apps (yang free) telah mencapai 15 GB maka kecepatan akses internet akan berubah menjadi Pulsa Safe dengan kecepatan 128 Kbps saja. Artinya, kalau sudah you tube-an dan aplikasi sehari-hari (Facebook, Twitter, Line, FB Messenger, Grab, Gojek) mencapai 15GB, kecepatan akses internet dipastikan menurun. 
Saya sudah pernah coba Pulsa Safe seperti apa sodara, dan ternyata mampu lebih mendekatkan diri kepada Sang Kuasa karena harus sering istighfar sambil mengelus dada karena lolanya.

Btw, aplikasi sehari-hari itu yang mana aja sih. Ya aplikasi yang lazim digunakan, non instagram dan you tube.
Ini informasi di aplikasi My Im3 untuk paket 1Gb

Duh, jadi gimana dong enaknya, agar saat menentukan paket internet tidak bakal kecewa. Untuk memilih paket internet sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Sebagai contoh saya bisa memberikan tiga jenis paket internet Indosat yang pernah saya coba sebelumnya:

1.   Unlimited Indosat
Ada beberapa pilihan untuk Unlimited Indosat:
Unl 500MB dan 1GB Apps Aplikasi (berlaku dua hari)
Unl 1GB dan 2 GB Apps Aplikasi (berlaku 7 hari)
Unl 1GB dan 4.5 GB Apps Aplikasi (berlaku 30 hari)
Unl 2GB dan 7.5 GB Apps Aplikasi (berlaku 30 hari)
Unl 3 GB dan 15 GB Apps Aplikasi (berlaku 30 hari)
Unl 7 GB dan 20 GB Apps Aplikasi (berlaku 30 hari)
Unl 10GB dan 25 GB Apps Aplikasi (berlaku 30 hari)
Unl Jumbo dan  38 GB Apps , 100 min telpon dan 100 SMS ke operator lain
Paket-paket unlimited ini selain kuota utama yang tertera, masing-masing paket biasanya memberikan bonus kuota yang berlaku selama seminggu. Untuk memilih paket yang tepat jangan lupa diteliti dulu, Apps yang gratis itu termasuk apa saja, karena ada yang Instagramnya tidak gratis. Seperti Unl 3 GB, 2 dan 1 GB yang Instagramnya memakan kuota. Saya biasa pakai Unl 7 GB dan 20 GB Apps Aplikasi (berlaku 30 hari) saat saya menulis artikel ini harganya 80 ribu langsung di Aplikasi MyIm3. Biasanya di counter atau E-commerce harganya lebih murah sekitar dua ribu an.
Paket Unl 7 GB dan 20 GB Apps Aplikasi (berlaku 30 hari) ini cukup memenuhi kebutuhan internet saya sebagai pemilik konter PPOB, penulis freelance dan blogger yang butuh akses internet untuk laptop, influencer yang wajib upload konten di Instagram, nyetatus di FB atau nge-tweet di twitter. 

7GB kuota utama dan 4 GB kuota bonus yang berlaku selama 7 hari sudah memadai untuk menyelesaikan semua pekerjaan saya yang berkaitan dengan internet. Unlimited untuk aplikasinya sangat membantu menghemat kuota. Tapi kalau keseringan nonton you tube atau upload konten instagram harus nrimo dengan Pulsa Safe yang menguras kesabaran.




Bagi yang tidak terlalu tergantung internet dan memanfaatkannya sekadar untuk berkomunikasi via media social atau chit chat mungkin bisa memilih Unl yang kuotanya lebih kecil. Karena kalau kuota bersisa kan sayang. Meski di Indosat berlaku kuota Roll Over, namun jika kebutuhan kuota internet stagnan segitu aja maka sisa kuotanya tetap menumpuk, sayang kan? Dibelinya pakai uang/pulsa loh.

2.   Freedom Internet
Ini paket terbaru di Indosat. Harganya juga sangat murah. Paket yang dijual adalah kuota utama dan jika kuota utama sudah habis, masih bisa akses internet dengan Pulsa Safe yang kecepatannya 64 Kbps. Tersedia mulai harga 15 ribu rupiah dan harus ada pulsa minimal 10 ribu di handphone untuk aktivasi. Pulsa ini tidak berkurang meski kita mengaktifkan paket Freedom.
Saya pernah mencoba memakai 15 GB seharga 50 Ribu rupiah. Dan dalam 10 hari saya menghabiskan jatah 15 GB itu sodara, setelah itu saya harus bersabar dengan Pulsa Safe yang…ya sudah saya ceritakan di atas. OMG, setelah itu saya kapok beli Freedom Internet karena tidak mencukupi kebutuhan saya. Bagi orang-orang yang tidak terlalu butuh internet di luar rumah, mungkin paket ini cukup bagus, karena harganya murah dan akses internetnya cukup cepat (selama kuota utama masih ada).

3.   Yellow
Ini paket ekonomis Indosat yang berlaku harian. Mulai dari 1 hingga 7 hari. Bagi yang telah memiliki jaringan internet Wi-Fi di rumah dan saat keluar rumah butuh akses internet di handphone bisa mempertimbangkan paket Yellow. Kecepatannya stabil dan harganya ekonomis, mulai dari 2500 (berlaku sehari) hingga 12 ribu rupiah (7 hari) Saya pernah beli paket Yellow 1 GB untuk 3 hari seharga lima ribu rupiah yang saya beli dengan pulsa di dalam handphone, hasilnya tidak mengecewakan.

Nah silahkan dipilih sesuai kebutuhan. Kalau saya untuk saat ini akhirnya mencoba setia dengan paket Unl 7 GB tapi berharap harganya stabil di kisarann 80 ribu maksimal, jangan naik lagi deh hehehe.



Share:

Survey Online, Bisakah Jadi Sumber Penghasilan?


Di salah satu laman survey online yang saya ikuti, ada yang bertanya: apakah survey online bisa menjadi sumber penghasilan?
Bagi saya yang mengais rezeki di dunia maya pertanyaan ini menarik untuk didiskusikan. Sudah kenal dunia survey online? Survey online adalah kegiatan menjawab kuisioner dari beberapa channel perusahaan survey untuk suatu kepentingan. Bisa untuk mengetahui pendapat kita sebagai calon konsumen mengenai harga, kemasan dan varian suatu produk yang akan diluncurkan, kebiasaan dalam berinternet ria, manfaat suatu produk, atau opini tentang suatu peristiwa dan lain-lain. Hasil dari survey tersebut berupa poin. Poin-poin tersebut dikumpulkan hingga sejumlah tertentu agar dapat ditukarkan hadiah atau imbalan. Imbalan ini bisa berupa pulsa, saldo pay pal, voucher belanja dan lain-lain.

Tetapi apakah survey-survey online itu bisa diharapkan sebagai sumber penghasilan? Sepengetahuan saya, dan sesuai pengalaman, jika diharapkan sebagai penghasilan utama rasanya belum. Tetapi untuk penghasilan sampingan yaa lumayan. Dari survey online saya telah beberapa kali mendapatkan voucher belanja yang bisa digunakan untuk belanja bulanan di minimart dan pulsa. Lumayan, untuk pulsa ngga perlu beli, karena bisa tukar poin. Voucher belanja juga membantu menghemat biaya belanja bulanan. Teman saya ada yang memilih mengumpulkan poin untuk ditukar dalam bentuk dollar.

Setidaknya saya menjadi anggota lembaga survey dari lima perusahaan:
1.   Rakuten Insight Survey

Dulu namanya AIP Survey sebelum diakuisisi Rakuten. Ini lembaga survey sudah lama saya ikuti. Saya sering menukar poinnya menjadi Sodexo. Mengumpulkan poin surveynya juga lumayan mudah. Poin sejumlah 500 sudah bisa ditukar Shopping Voucher Code Tokopedia nominal 25 ribu rupiah. Pilihan imbalan lain adalah Lazada Voucher Code, Voucher MAP, Pizza HUT, JAG Voucher.

2.   Toluna
Lembaga survey yang sering memberi saya pulsa dan voucher belanja “gratis” adalah Toluna. 

Selain pulsa, pilihan imbalan di Toluna adalah saldo Pay Pal, E-Voucher Indomaret, Alfamart/Alfamidi, Voucher Code Grab.

3.   Nusaresearch
Ini tergolong lembaga survey yang baru saya ikuti. 

Saya biasa menukar poin menjadi saldo GoPAy. Pilihan lain adalah E-Wallet, Line dan Mobile Pulsa. Jika ingin voucher belanja Sodexo bisa masuk ke Reward Centre.

4.   Surveyon

Pilihan imbalannya baru pulsa dan Pay Pal, tapi poinnya gede-gede, sekali survey bisa 4000-an poin, poin 11 ribu sudah bisa ditukar pulsa 10 ribu
5.   Yougov


ni paling gress buat saya. Imbalannya lumayan sih buat isi waktu, poin 5000 bisa ditukar pulsa 200 ribu. Tapi harus sabar nabung poin, sebab sekali survey poinnya beberapa ratus poin saja.

Nah mau dapat pulsa dan voucher belanja gratis? Cobain deh. Tapi harus sabar dan ekstra sabar yaa. Terkadang kena error pas di tengah survey dan gak dapat poin hehehe.


Share:

SehatQ Solusi Terbaik Bagi Kesehatan Keluargaku


Sekitar dua bulan lalu, si bungsu Raditya menderita cacar air. Mencelos hati ini teringat penderitaannya kala itu. Kisah sakit dan proses penyembuhannya saya tulis di sini. Tidurnya tidak nyenyak dan bolos sekolah hampir seminggu. Ternyata penderitaannya tidak cukup sampai di situ. Bekas lesi cacar air di wajahnya masih tampak jelas meski cacar airnya sudah mengering setelah sebulan berlalu.
“Mama kata ustadzahku salepnya harus terus dipakai” Duh dik, salep yang itu kan hanya untuk mengurangi rasa gatal, bukan salep penghilang lesi bekas cacar air “Mama, aku pakai masker saja ke sekolah ya, malu” Yaah Namanya anak-anak, dikomentari teman, ditanya mengapa lesi cacar masih membekas kadang sudah merasa sudah dibully habis-habisan.
Maksud hati ingin membantu si adik menghilangkan bekas cacar air di wajah. Maklumlah kulitnya putih sehingga bekas bopeng dia rasa sangat mengganggu penampilannya, dan membuatnya tak lagi percaya diri untuk selfie-selfie. Browsing di internet “cara menghilangkan bekas cacar air” yang keluar dari mesin pencarian berupa ramuan tradisional (yang saya pasti agak males juga menyiapkannya, karena butuh beberapa bahan dan menyita waktu) Ke dokter spesialis kulit? Duh ya, rumah kami di pinggiran kota, jika butuh menggunakan jasa dokter spesialis harus ke klinik pusat kota yang cukup jauh dari rumah.
Untung pas puyeng-puyengnya mikir solusi menghilangkan lesi, saya lihat iklan sponsor SehatQ di media sosial. Langsung deh install dan mencoba memanfaatkan fasilitas chat dokter. Daripada jauh-jauh ke pusat kota, chat dokter di dunia maya rasanya cukup untuk pertolongan pertama. 
Alhamdulillah mengunduh aplikasi SehatQ dari playstore tidak butuh waktu lama. File aplikasinya juga tidak menyita terlalu banyak memori di handphone saya yang pas-pasan kemampuannya. Sambil sedikit berdebar saya coba chat dokter. Kira-kira harus menunggu berapa lama mendapat responnya?


Wow, ternyata saya tak harus menanti hingga berjam-jam lamanya. Asal jaringan internet tidak lola, dokter yang sedang bertugas di SehatQ langsung menyapa. 

Kali ini dr. Adi Pasha Dwitama yang segera merespon klik chat saya.

Sama seperti menghadap dokter di praktik dunia nyata, saya bisa langsung berkonsultasi. Mengutarakan keluhan dan berharap advis medis yang tepat.


Penjelasan dr. Adhi Pasha sangat runtut dan dipaparkan dengan bahasa yang lugas. Ngga perlu buka-buka kamus medis untuk memahami istilah-istilah khusus bagi pasien yang tidak memiliki pengetahuan medis seperti saya, karena bahasa yang beliau gunakan sangat mudah dipahami masyarakat awam.

Penjelasan dr Adhi to the point, tetapi berasa menitipkan pesan "Ibu, ngga usah khawatir berlebihan, selalu ada ikhtiar medis untuk menemukan jalan penyembuhan"

Pak Dokter Adhi menjelaskan secara detial kemungkinan dari penyebab keluhan, sekaligus memberikan beberapa solusi dari permasalahan.



Menariknya, saat memberikan solusi pengobatan saya tidak menemukan unsur promosi, pesan sponsor atau titipan iklan mengenai suatu jasa atau produk dalam proses penyembuhan. Bahkan saat saya tanya merk obat beliau tidak memberikan saran secara khusus mengenai obat tertentu, hanya mengingatkan agar saya memastikan kandungan obatnya sesuai dan terdaftar di BPOM.


Bahkan saya masih mendapat bonus berupa beberapa artikel yang sangat menunjang bagi saya untuk mendapatkan pencerahan mengenai kondisi yang sedang dialami si kecil, yaitu mengenai  beberapa tips untuk menghilangkn luka lesi bekas cacar.

Dokter Adhi dengan sabar memastikan saya sudah memahami hal-hal yang beliau jelaskan dan tak lupa menanyakan apakah saya ada pertanyaan tambahan. Segera sesudah saya mengatakan cukup paham dan tidak ada lagi yang saya tanyakan, beliau menutup pembicaraan dengan sopan.



Konsultasi dengan dokter melalui SehatQ ini sangat mengesankan. Tidak perlu khawatir chat tiba-tiba terputus, asal koneksi internetnya lancar jaya. Curhat dikit ya, saya pernah mencoba aplikasi serupa tetapi dibatasi waktu, sehingga pada menit kesekian chatnya terputus dan saya harus relogin dan berupaya menyambung chat dengan dokter yang sama. Makanya saya senang sekali menggunakan layanan chat dokter SehatQ yang tidak putus nyambung dan sangat membantu. 

Ngga pakai lama, saya bubuhkan rekomendasi bintang lima untuk layanan Chat Dokter SehatQ



Selain fitur Chat Dokter, di SehatQ terdapat pula fitur:

  • Booking Dokter untuk mendapatkan nomor antrian tanpa harus datang ke rumah sakit, namun masih terbatas pada rumah sakit tertentu. Ke depannya mudah-mudahan jangkauannya lebih luas
  • Promo Kesehatan. Memberikan informasi mengenai paket-paket terapi atau pelayanan kesehatan di beberapa rumah sakit
  • Info Kesehatan. Berisi artikel kesehatan yang mencerahkan, baik pengetahuan tentang penyakit dan obat, artikel kesehatan secara umum, hingga artikel berisi tips mengenai kesehatan dan kecantikan.

Di zaman milenial, hampir setiap sendi kehidupan memanfaatkan jasa digital. Tak terkecuali layanan kesehatan seperti SehatQ. Memanfaatkan layanan kesehatan digital ini memiliki beberapa keuntungan:
1. Mempermudah proses booking dokter di tempat praktik.
Tidak perlu antri lama di rumah sakit atau klinik karena bisa dilakukan secara online di SehatQ. 

Lebih efisien dan tidak menyiksa pasien. Apalagi di SehatQ tertera jelas alamat rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang terdekat dengan rumah kita, lengkap dengan besaran jarak tempuhnya.


Saya pernah nih antri di rumah sakit mulai menunggu nomor booking hingga praktik dokter buka butuh waktu dari subuh sampai dhuhur tiba. Karena daftar booking harus datang langsung ke loket, sedangkan jam praktik dokter masih cukup lama. Balik lagi ke rumah terlalu jauh, capek di jalan dan sayang biaya transportasinya. Booking dokter melalui SehatQ tentu sangat membantu para pasien untuk lebih mempersingkat waktu tunggu. Calon pasien hanya perlu mendaftar sesuai jam praktik dokter dan mengisi formulir pendaftaran sesuai ketentuan.


2.    Efisien dan membantu keluarga pasien lebih produktif.
Tanpa membuang waktu untuk antri di tempat praktik dokter atau rumah sakit, keluarga pasien yang mengantarkan pasien untuk berobat bisa lebih produktif dalam memanfaatkan waktu.
3. Membantu memberikan informasi terpercaya mengenai tips kesehatan. 
Setiap artikel dilengkapi dengan pemberitahuan bahwa artikel tersebut telah ditinjau oleh dokter yang kapabel.

Artikel kesehatan di SehatQ bukan artikel yang ditulis asal-asalan. Jika dokter berani merekomendasikan artikel kesehatan kepada pasien, artinya dokter telah membaca artikel tersebut dan memastikan informasinya dapat dipertanggungjawabkan.
4.  Membantu penderita mendapatkan informasi penting sebagai pertolongan pertama. 
Berada di pelosok, jauh dari fasilitas kesehatan, tidak punya cukup waktu untuk segera berobat di fasilitas kesehatan terdekat adalah situasi yang akan sangat membahayakan pasien jika tidak mendapatkan pertolongan yang tepat. 

Chat Dokter SehatQ sangat membantu memberikan informasi yang tepat mengenai hal-hal penting yang bisa membantu mengurangi keluhan penderita.
5. Mendapatkan informasi dan pengetahuan yang berharga melalui artikel terpercaya.

Artikel kesehatan SehatQ benar-benar artikel yang bermanfaat untuk mempertajam wawasan. Tanpa terganggu tayangan iklan dan isi artikelnya terbukti mencerahkan. 

Menginstall Aplikasi SehatQ sangat bermanfaat bagiku. Meski tak sedang menderita sesuatu penyakit atau butuh konsultasi dokter, saya sering membuka aplikasi SehatQ, membaca artikel kesehatannya sebagai pengisi waktu. Wawasan mengenai kesehatan bertambah, waktu luang rasanya kian berkah, sebab saya mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat dan pikiran pun jadi semakin cerah.


































Share:

Do Re Mi: Paket Home Tester Club Yang Bikin Hepi

Sore hari, 4 Desember lalu si bungsu hepi-hepi, ada pak kurir bawa paket barang buat Bu Dwi. Waktu dibuka isinya satu paket perlengkapan mandi merk Do Re Mi untuk anak lelaki. Pengirimnya Home Tester Club ID. Seneng kan kalau terpilih sebagai reviewer Home Tester Club. Pas rezeki dah ini. Reviewer Home Tester kan bejibun sekali. Nggak rugi gabung di HTC, saya beberapa kali terpilih sebagai reviewer, dikirim barang sample untuk direview dan dishare di media sosial. Produknya bagus-bagus pula, bukan produk abal-abal.

Paket Do Re Mi Home Tester Club kali ini berisi: Kids Shampo And Conditioner, Hair And Body Wash dan Kids Cologne bertema Smiley Bobby.

Hepi berat dong Si Radit, dia senang pakai produk khusus anak-anak, serasa diproduksi khusus buat dia, nggak sama dengan produk untuk Mama Papa hehehe.

Seperti apa sih kesan setelah menggunakan paket mandi Smiley Bobby Do Re Mi, ini dia cerita saya:

1. Kids Shampo and Conditioner Do Re Mi

Aroma Marina Breeze ini wanginya pas dengan selera Raditya. Bukan wangi yang tajam, tapi wangi soft yang nggak kecewek-cewekan. Yang terpenting dengan formula yang soft, shampo Do Re Mi yang terbuat dari bahan: sodium laureth sulfate, cocamidopropyl betaine, sodium lauroamphoacetate, fragrance, sodium benzoate, aloe barbandesis leaf extract, apium grafiolence (celery) root/seed extrace, panthenol, guarhydroxy, propyltrimoniumchloride dll ini bisa dipakai setiap hari. Apalagi Raditya anak yang aktif dan mudah berkeringat. Keramas harus tiap hari, kadang pagi dan sore, kalau nggak gitu kepalanya bauuu. Ditinjau dari kandungan bahannya, shampo Do Re Mi ini terbuat dari ekstrak akar seledri dan daun lidah buaya. Kombinasi yang pas untuk mengurangi bau pada kulit kepala dan menyehatkan rambut

2. Hair & Body Wash

Nah untuk travelling, cocok banget ini karena bisa dipakai sebagai shampoo sekaligus sabun. Wanginya lembut, selembut formulanya yang aman dipakai untuk rambut maupun kulit. Busanya terasa lembut, ada kan sabun cair yang meninggalkan kesan kulit jadi agak kasar karena sisa busa yang mengering, nah Hair & Body Wash Do Re Mi ini nggak gitu. Lembut aja di kulit, sampai saya sering ikut pakai meski dikit-dikit aja khawatir ketahuan Raditya hahaha.

3. Kids Cologne 

Full aktivitas tapi ingin wangi sepanjang hari? Tambahkan semprotan cologne ke bagian tubuh yang disukai seusai mandi. Aroma blasty fruity Kids Cologne Do Re Mi ini wanginya semerbak buah yang bisa bikin hepi. Kandungan bahannya pun tidak membuat kulit iritasi. Saya lebih suka aroma fruity daripada floral, jadi boleh kan kalau Mama Radit sering ikutan semprotin ke badan, tapi bukan curi-curi loh ini.

Terimakasih Home Tester Club ID dan Do Re Mi.


Penasaran ingin coba paket Do Re Mi ini buat anak-anak?, saya intip harganya di toko online cukup terjangkau kantong kita. Berkisar antara 11 ribu hingga 18 ribu rupiah, tergantung jenis produknya apa (cologne, hair & body wash, atau shampo & conditioner)

#HomeTesterClubID
#HTCIDxDoremi

Share:

Hikmah Kisah Bang Sandi

Kemarin 3 Desember 2019, Bang Sandiaga Uno berkunjung ke PMDG. Kehadiran beliau dalam rangka memenuhi undangan sebagai pembicara di "ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance" di Universitas Darussalam Gontor.

Ingat Bang Sandi, saya teringat hikmah tempo hari. Tentang kisah ia pernah terPHK, pernah pula bisnisnya gulung tikar hampir ngga punya apa-apa tetapi yang membuatnya bangkit adalah ia mengamalkan membaca ayat "wa may yattaqillaha yaj'al lahuu makhrojaa, wa yarzuq-hu min haitsu laa yahtasib" berulang-ulang, semampunya seusai sholat dhuha.
.

Bang Sandi bukan santri atau kyai, saya juga bukan type orang yang suka menghafalkan "mantra-mantra" membaca amalan ayat ini itu sekian kali jika tidak menemukan riwayat pernah diajarkan Rasulullah. Tetapi saya mendapatkan hikmah dari kisahnya. Bahwa dengan bertaqwa itu Allah pasti membukakan pintu rezeki dari arah yang tak disangka, menuntun kita keluar dari segala masalah.
MasyaAllah...
Rezeki sempit, berbagai masalah menjepit, jalan keluarnya  "HANYA CUKUP DENGAN BERTAQWA" tapi kadang susah.
.
Bertaqwa doang bisa kaya? Bisa dapat rezeki? Arti taqwa itu apa sih kawan? Taqwa itu menjalankan semua perintahNya dan menjauhi laranganNya. Bukankah salah satu perintah Allah adalah bekerja, berikhtiar dan tawakal sesudahnya?
.
Di masa-masa kampanye yang panas itu, haters Sandi mengoloknya sebagai anak Mama, orang kaya yang gila kuasa. Loversnya memuja-muja wajah dan kekayaannya. Tapi saya memilih menemukan hikmah yang luar biasa.
.
Begitulah, hikmah bisa kita dapat dari siapa saja. Bahkan dari kegagalan, keburukan dan kesalahan seseorang, atau kekhilafan yang kita lakukan ada sesuatu yang bisa diambil sebagai pelajaran.

PS: Foto milik akun IG Pondok Modern Darussalam Gontor.
Share:

Tausyiah Ustadz Muhammad Sholeh Drehem di Masjid Al Ukhuwwah, Maulid Nabi 1441 Hijriyah

Rabiul Awal akan segera berlalu. Bulan yang mengingatkan kita agar lebih dekat dan taat dan berittiba' kepada Rasulullah meninggalkan jejak-jejak sendu.
Betapa kita tertatih-tatih mengikuti sunnah dan risalahnya, tetapi kita sering mengaku yang paling cinta.
Berlomba-lomba memperbanyak sholawat, namun meneladani sifat beliau sebagai uswatun hasanah terasa begitu berat.

Jika Rasulullah sedikit tidur karena bekerja keras menyejahterakan umat di siang hari dan bermunajat di malam hari untuk memohon ampun kepada Sang Kuasa, kita (saya) sedikit-sedikit tidur bahkan lalai bermunajat di penghujung malam, namun berharap syafaat di akhirat.
Jika Rasulullah sedikit makan dan sering berpuasa sunnah, kita (saya) sedikit-sedikit ngemil. Puasa sunnah? Ogah.
Maka ketika Rabiul Awal cepat berlalu, jejak langkah kebaikan ini serasa masih dibayangi awan kelabu.

Alhamdulillah. Di penghujung Rabiul Awal, tepatnya 27 Rabiul Awal 1441 H atau 24 November 2019, Masjid Al Ukhuwwah menyelenggarakan pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Semoga bisa me-recharge semangat untuk meneladani insan mulia ini.
Foto milik PHBI Masjid AL Ukhuwwah  (Dewan Takmir)

Pengajian yang diisi tilawah, hadrah dan tausyiah Ustadz Muhammad Sholeh Drehem, Lc ini dihadiri warga Perumahan Permata Sukodono Raya dan warga desa sekitarnya.

Foto milik PHBI Masjid AL Ukhuwwah  (Dewan Takmir)


Berikut adalah poin-poin tausyiah Ustadz Muhammad Sholeh Drehem, Lc:

π. Rasulullah adalah sebaik-baik contoh, tauladan, uswatun hasanah bagi kehidupan kita.

π. Cinta Rasulullah begitu besar kepada umatnya. Beliau pernah bersabda yang membuat iri para sahabatnya. Dalam sebuah riwayat dikisahkan berkumpullah Nabi SAW bersama sahabat-sahabatnya yang mulia. Di sana hadir pula sahabat paling setia, Abu Bakar ash-Shiddiq. Kemudian terucap dari bibir Rasulullah: “Wahai Abu Bakar, aku begitu rindu hendak bertemu dengan saudara-saudaraku.”
 Abu Bakar mengatakan bahwa dialah saudara Rasulullah. Para sahabat yang lain juga menjawab bahwa merekalah saudara bagi Rasulullah, namun Rasulullah menjawab "Kalian adalah sahabatku, tetapi Saudaraku adalah umatku yang tidak pernah berjumpa denganku tetapi beriman pada risalah yang kubawa"

π. Mukmin yang berkomitmen penuh pada sunnah Rasul akan diganjar pahala setara dengan pahala yang diterima 50 sahabat Rasul.

.
Masalah yang kini dihadapi umat Islam adalah tanda-tanda akhir zaman, yaitu:

1. *Dicabutnya keberkahan*
Barokah adalah bertambahnya kebaikan. Amal sholih bertambah tiap hari, punya banyak uang tetapi tidak tamak, meski tampak kekurangan tetapi merasa berkecukupan, harta yang diperoleh dibelanjakan di jalan Allah.
Jika tak pernah merasa cukup atas pemberian Allah, menghalalkan berbagai cara untuk mencari rezeki inilah tanda hilangnya kebarokahan.
Kemarau panjang, hujan tak kunjung turun, banyaknya bencana, waktu terasa berjalan begitu cepat - baru saja subuh tiba-tiba sudah masuk waktu sholat berikutnya - tak terasa umur makin menua - uban bertambah tanpa menyadari betapa cepat waktu berlalu; semua ini juga merupakan tanda mulai hilangnya kebarokahan. 

2. *Dicabutnya rasa cinta , belas kasih di antara keluarga besar*
Berebut warisan, dengan mertua merasa tidak nyaman, anak tidak hormat dan patuh pada orang tua adalah tanda dicabutnya rasa cinta dalam keluarga besar.

3. *Dicabutnya rasa cinta di antara sesama muslim dan timbul pertikaian*
Perbedaan fiqih, beda pendapat atau pilihan dalam politik yang tajam dan kemudian menjadi sumber pertikaian adalah tanda dicabutnya rasa cinta pada sesama saudara muslim.
Setan sudah angkat tangan mengajak umat Nabi Muhammad untuk menyembah dia, namun setan tidak pernah bosan memprovokasi umat untuk merusak ukhuwwah.
*Maka jagalah ukhuwwah. Sesama muslim harus bersaudara. Jika seorang muslim menolong saudaranya, maka Allah akan menolongnya.
* Salah satu karakter orang beriman adalah bersaudara dan peduli kepada saudaranya.
Ingat janji Allah: Seluruh amal shalih umat Islam akan diterima oleh Allah, semua dosa asal bukan dosa syirik akan diampuni oleh Allah. Namun, dengan catatan tidak bertikai sehingga tidak saling menyapa lebih dari tiga hari dengan sesama muslim.

4. *Dicabutnya rasa malu dari para wanita*
Tutup aurat, jaga akhlaq dan akidah, hindari wewangian berlebihan dengan tujuan bersolek dan dinikmati yang bukan mahram. Dosa wanita yang telah baligh namun tidak mau menutup aurat juga ditanggung oleh orang tuanya.

5. *Dicabutnya kesabaran dari orang-orang fakir*
Kefakiran dekat pada kekufuran. Jika semakin banyak orang fakir yang hilang sabar kemudian berbuat kriminal demi mencukupi kebutuhan hidupnya, karena orang kaya enggan mengeluarkan zakat, inilah tanda-tanda akhir zaman.

6*Dicabutnya rasa sayang kepada yang miskin dari orang-orang kaya*
Salah satu tanda akhir zaman adalah ketika si kaya tak peduli pada si miskin meskipun sesama saudara satu aqidah. Maka bagi yang kaya, letakkan harta/dunia di tangan, bukan di hati. Ingat bahwa dari sebagian harta kita ada hak orang lain. Berbagilah.

7. *Dicabutnya rasa keadilan dari penguasa*
Berdoalah agar kita dianugerahi Allah pemerintah yang adil kepada rakyatnya. Jika kau rasa pemerintah, pemimpinmu kurang adil kepada rakyatnya, bersabarlah dan jangan lelah memohon kepada Sang Maha Kuasa.

8. *Dicabutnya rasa zuhud dan kehati-hatian di kalangan para ulama*
Hilangnya rasa zuhud dari para ulama, ditunjukkan dengan tanda-tanda para ulama, ustadz yang tampil mewah, memilih-milih undangan untuk berdakwah bahkan tidak segan menolak jika dianggap tidak membawa keuntungan atau tidak dihadiri banyak orang

9. *Dicabutnya Al Quran*
Semakin banyak orang meninggalkan Al Quran. Tanda-tandanya adalah: membaca, menghafal Al Quran tetapi hanya sampai mulut dan tenggorokan saja, tidak merasuk dalam hatinya sehingga tidak tercermin pada perilakunya. Tidak mau berbagi, acuh pada sekitarnya, berkata keji, tidak menjaga kebersihan dan perbuatan buruk lainnya padahal rajin membaca Al Quran adalah contoh-contoh tanda dicabutnya Al Quran

10. *Dicabutnya iman*
Kemurtadan, adalah wujud dicabutnya iman. Ulama, pengelolaan masjid, kaum muslim yang kaya tidak peduli atau berupaya menanggulangi kemiskinan bisa menjadi salah satu penyebab murtadnya umat karena kemiskinan.
* Perlu diingat bahwa Rasulullah tidak pernah berlama-lama beribadah di masjid. Beliau menjalankan tugas sebagai khalifah dengan semaksimal mungkin. Ketika mengetahui ada jamaah sholat atau orang yang kelaparan beliau segera mencarikan solusi agar orang tersebut mendapatkan apa yang ia butuhkan.

Betapa mulia akhlaq Rasulullah, betapa adil beliau sebagai pemimpin sepanjang sejarah dunia. Semoga hingga akhir kehidupan, kita mampu menjadi insan dan umat yang beliau banggakan, sebagaimana yang Allah perintahkan.
Share:

Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad di Gontor, 24 November 2019







23 November 2019, adalah hari yang sibuk bagi Pondok Modern Darussalam Gontor. Dalam sehari kedatangan tamu penting. Pagi-siang ada kunjungan menteri kesehatan, sore hari ulama yang paling dinantikan umat Islam, Ustadz Abdul Somad hadir di PMDG memenuhi undangan pondok untuk acara tabligh akbar 24 November 2019 dan dilanjutkan Kuliah Umum di Universitas Darussalam.


Tema Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad kali ini adalah "santri sebagai generasi khoiru ummah".
Saya tidak dapat hadir di acara sholat subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan Tabligh Akbar, tetapi alhamdulillah berkesempatan nonton Streaming melalui Gontor TV.

UAS dengan lugas memberikan tausyiah, diselingi humor segar seperti biasa. Saya mencatat beberapa poin penting berikut:

Ciri-ciri (santri sebagai) Khoiru Ummah:

1. Ta'muruna bil ma'ruf
Mengajak pada kebaikan. Tak hanya melalui ceramah dan khotbah tetapi di segala sendi kehidupan.

2. Wa tanhauna anil munkar
Bicara lantang menolak kemungkaran.
Dengan cara yang ma'ruf, konstitusional

3. Wa tu'minuna billah
Mengupayakan akhir hidupnya husnul khotimah dengan senantiasa menjaga keimanan.
Menguji batu dengan api, menguji manusia dengan uang. Maka khoiru ummah harus berjuang agar istiqomah beriman kepada Allah,  tidak silau oleh duniawi.
.
"Abdul Somad, Ke Gontor apa yang kau cari? Apakah ketenaran, puja-puji. Abdul Somad ke Gontor hanya berharap barokah dan doa dari orang-orang shalih"~ Ustadz Abdul Somad, Lc, MA.
.
MasyaAllah tabarakallah saya kok menangis berkali-kali mendengar tausyiah beliau pagi ini. Bergetar pula dada ini ketika UAS mengisahkan pertemuannya dengan alumni-alumni Gontor: dokter yang membuka pengobatan gratis bagi kaum dhuafa, pemilik rumah makan yang tak segan mendirikan masjid dan mengumandangkan adzan di masjid di tengah kawasan wisata kuliner yang bahkan muslim menjadi minoritas, Anak-anak muda dengan pakaian "gaul" tetapi berdakwah dengan gaya khas generasi milenial dan memiliki jiwa entrepreneur.
.
Larut dalam air mata ketika meng-aamiini doa-doa pak kyai pagi ini. Yang mengingatkan untuk selalu istighfar, betapa saya sering melakukan yang seharusnya ditinggalkan, meninggalkan yang seharusnya dilakukan, mengungkapkan yang seharusnya ditutupi.
Astaghfirullah astaghfirullah astaghfirullah...
Share:

Wisata Gunung Kelud dan Spot Instagramable Yang Yahud

Wisata Gunung Kelud, sering dengar namanya tapi belum pernah ke sana. Ngobrolin Kelud yang teringat adalah debu vulkanisnya yang mewarnai halaman rumah saat ia batuk tahun 2014 lalu. Padahal Sidoarjo-Kediri cukup jauh dan Gunung Kelud bisa dibilang tidak terlalu tinggi.
Kali ini, qodarullah ada kesempatan ke Gunung Kelud karena si Papa niat menyenangkan hati si sulung yang sedang liburan pondok. Jadilah bertepatan dengan hari libur Maulud Nabi Sabtu 9 November 2019,  kami nekad menyewa mobil ke gunung setinggi 1731 meter yang terletak di antara perbatasan Kediri, Blitar dan Malang. Karena kami tinggal di Sidoarjo, maka jalur paling dekat adalah melalui Kediri. Rutenya ikut apa kata google map, alhamdulillah petunjuknya tidak menyesatkan dan si Papa sebagai sopir juga paham cara menggunakan dan membaca google map. Rute yang kami ambil dari Sidoarjo adalah:

Masuk tol Waru (kami dari pintu Karangpilang) - Turun tol Mojokerto -pertigaan Koramil Mojoagung belok kiri ke arah Wonosalam - Sumber Rejo- pertigaan Sumberboto Jombang belok kanan menuju Bareng - pertigaan pasar Bareng belok kanan - Ngoro - Kandangan - lewat jalan menuju Pare sampai pertigaan Wates belok kiri terus aja ke arah Kelud.


Rute yang kami pilih ini membutuhkan waktu tiga jam dari rumah hingga tiba di tempat parkir mobil di lahan Wisata Gunung Kelud. 
Jika ingin melanjutkan perjalanan hingga ke bibir kawah yang eksotik ada dua pilihan: mendaki atau naik ojek dengan tarif yang ditentukan untuk perjalanan PP.  Berapa tarif ojeknya? Antara 40-50 ribu rupiah untuk perjalanan pulang dan pergi. Sistemnya pakai tiket PP yang bisa dipakai untuk berangkat dan kembali dengan ojek yang berbeda. Jadi pak ojeknya tidak perlu menunggu penumpang hingga ia selesai foto-foto atau sekadar menikmati pemandangan di sekitar Kawah. Puas-puasin di lahan sekitar Kawah lalu tinggal lapor ke komandan ojek yang membawa buku absen jika ingin turun ke pos ojek di bawah.

Berapa kira-kira biaya yang harus disiapkan untuk berkunjung ke Kelud? tergantung moda transportasi dan cara mendakinya.
Kalau biaya yang kami keluarkan:
- Sewa mobil 200ribu
- Bensin 150 ribu
- Tol PP sekitar 80 ribu
- Tiket masuk kawasan Kelud 10rb x 4 (hari senin-jumat non libur nasional harga tiketnya 5 ribu rupiah)
- Tiket mobil  2000 rupiah
- retribusi parkir 3000 rupiah
- Ojek 40 ribu x 4 (karena nego harga rombongan yang biasanya minimal 5 orang)

Ke Kelud bawa motor sendiri juga bisa, meski tempat parkir motornya masih cukup jauh dari kawah. Harap diingat, yang bisa sampai ke Kawah hanya kendaraan ojek dan para pejalan kaki (pendaki). Saya mah udah nggak kuat kalau disuruh jalan mendaki. Meski ternyata naik ojek sampai Kawah cukup membuat Adrenalin terpacu juga. Medannya ekstrem kawan-kawan, namanya juga jalan menuju puncak gunung, lerengnya curam, meski hebatnya sebagian jalan sudah dipasang beton cor-coran untuk membantu memuluskan langkah pendaki dan kelancaran para pengojek.

Sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang menyejukkan mata, tetapi saya ngga berani mengabadikan pakai kamera handphone saat motor sedang melaju. Saya menyibukkan diri dengan berdoa, berharap mudah-mudahan bisa tiba di Kawah sampai balik ke rumah dengan selamat hehehe. Setelah menempuh rute terjal, curam, naik turun dan tikungan tajam, kami bertemu jalanan berbatu yang cukup menguras konsentrasi dan tenaga bagi yang melewati. Jalan kaki atau naik ojek harus hati-hati agar tidak tergelincir di bebatuan yang mengerikan. Kemudian melintas terowongan sepanjang kurang lebih 150 meter. Dengung motor di dalam terowongan terdengar seperti teriakan wanita. Duh mendebarkan!


Alhamdulillah akhirnya sampai juga di Kawah. Dan bisa menyaksikan puncak Sumbing sebagai salah satu spot instagramable di Kelud. 


Di area Puncak Gunung yang cukup luas, si mas dan adiknya bisa bergaya ala-ala levitasi. Emaknya sudah gak mungkin lah hiihihi.


Menurut pak ojek yang mangkal menunggu penumpang turun, pangkalan ojek di puncak ini dahulunya tidak ada. Baru bisa dipasang semacam peneduh di sekitar irigasi aliran lahar setelah Kelud meletus pada tahun 2014 sehingga sebagian wilayah puncaknya rata dengan tanah dan berbentuk datar. 


Salah seorang pengunjung bercerita banyak perubahan sejak ia terakhir ke Kelud entah tahun berapa. Menurut ibu itu dahulu dataran tinggi di sekitar puncak Kelud sangat hijau. Saya baca di artikel media online memang Kelud termasuk salah satu gunung yang lerengnya menjadi korban kebakaran di kemarau panjang. Namun kesan eksotisnya tidak hilang. 



Jika berkunjung kemari, jangan sia-siakan waktu untuk mengabadikan Kelud dan spot instagramable yang yahud. Dan jangan lupa untuk selalu mencintai alam, jangan membuang sampah sembarangan atau merusak tatanan agar bumi yang semakin menua tidak semakin kalut.

Share:

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.