catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Google+ Followers

Ingin Berinvestasi? Kenali Lima Keuntungan Reksadana Syariah

“Jadilah orang miskin yang banyak duitnya”


Salah satu slide mini film di acara #KopdarInvestarianMami #InvestarianSUB3 sangat menarik perhatian saya. Jadi lebih tertarik mengenali keuntungan reksadana syariah, materi yang akan dibahas kali ini. Bisa-bisanya orang miskin kok banyak duitnya. Tetapi setelah mengikuti kelas investarian bersama Manulife kali ini saya manggut-manggut, paham makna kalimat tersebut. 
Keuntungan Reksadana Syariah

Kelas investarian bertujuan mengedukasi blogger dan harapannya juga pembaca blogpostnya tentang pentingnya berinvestasi. Jadi, yang dimaksud miskin itu tidak perlu menyimpan uang cash berlebihan tetapi duitnya disimpan dalam bentuk investasi. Reksadana adalah salah satunya.

Materi Blogging di Kelas Investarian
Meski namanya “kelas investarian” kami tidak hanya belajar tentang dasar-dasar investasi reksadana. Tetapi juga belajar bersama mengenai dunia blogging. Kali ini giliran mbak Rahmah (IG @AmmahChemist) untuk memberikan materi mengenai bagaimana cara membuat artikel google friendly
Definisi artikel google friendly adalah artikel yang ditulis dalam blog dan mengandung kata kunci (keyword) tertentu.

Tujuan menulis artikel google frendly adalah agar menarik pembaca atau visitor yang mengklik artikel berdasarkan kata kunci yang dicarinya. Sebab menulis blogpost tentunya bukan untuk diri sendiri, melainkan punya tujuan agar tulisannya bisa dijangkau khalayak luas dan berharap semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat dari membaca tulisan tersebut. Apa sih bedanya artikel google friendly dan non google friendly? Mbak Ammah memaparkannya secara gamblang.

Keuntungan Reksadana Syariah


Bagaimana cara membuat artikel google friendly?
Menurut mbak Rahmah cara menyusun artikel google friendly adalah sebagai berikut:
1.    Judul Artikel:
a.   mengandung kata kunci
b.   pilih kata kunci panjang, sebab menurut pengamatan para pembaca lebih senang artikel dengan kata kunci spesifik
c. pastikan judul mengandung kata-kata ajaib yang selalu menarik perhatian yaitu: murah, terbaik, alasan, inilah, angka, manfaat, cara
2.   Isi artikel:
a.Tidak ada patokan dalam jumlah kata. Makin lengkap informasi yang diulas dalam suatu artikel, makin baik daripada mengejar jumlah kata tetapi isi artikel berputar-putar. Lengkap tidak selalu panjang.
b.   Perhatikan bahwa 3 persen dari jumlah kata adalah kata kunci. Kata kunci tidak hanya satu bentuk
c.  Gunakan tools untuk menemukan kata kunci, yaitu google suggestion, google related search, google trend
Nah saya pun jadi tertarik menulis artikel kali ini dengan ilmu dari mbak Rahmah. Saya menggunakan tools keyword everywhere, mudah-mudahan sharing artikel ini bisa dibaca banyak orang dari generasi ke generasi.
Keuntungan Reksadana Syariah
Foto bareng, credit by Mbak @AmmahChemist (Rahmah)

Materi Investasi Reksadana
Pada kesempatan kelas investarian pertama dan kedua telah dibahas mengenai teori dasar tentang reksadana dan tips berinvestasi reksadana bagi pemula. Kali ini kelas investarian membahas reksadana secara spesifik yaitu reksadana syariah.
Pak Legowo membuka pembahasan dengan hadits yang menegaskan untuk tidak bersifat boros dan menyimpan sebagian harta untuk masa depan.

Tetapi perlu diingat, irit itu bukan pelit. Sebab di pembahasan berikutnya pak Legowo mengingatkan bahwa rezeki kita bukan hanya hak kita sendiri. Ada hak bagi pasangan dan anak (bagi yang telah menikah), orang tua dan orang-orang di sekitar kita yang tercakup dalam zakat, infaq dan sedekah.

Hak pasangan itu apa sih? Tentunya bagi suami berkewajiban memenuhi kebutuhan istri. Termasuk biaya hidup sehari-hari, biaya melahirkan dan hunian. Nah dua kebutuhan ini tentunya butuh persiapan dana khusus
Hak anak antara lain adalah biaya hidup sehari-hari dan biaya pendidikan. Duh ingat biaya pendidikan yang terus meningkat seiring dengan laju infalsi setiap tahun, kepala jadi pening kan, apalagi jika tidak menyiapkan dana masa depan.

Hak orang tua, terutama yang tak lagi mampu mencari nafkah adalah mendapatkan biaya hidup sekaligus perawatan kesehatan. Seiring bertambahnya usia biasanya butuh perawatan kesehatan lebih intensif, suplemen, makanan organik, general check up. Hmmm jadi terpikir kelak kalau sudah usia lanjut tentu kita butuh biaya yang sama.

Hak orang lain di sekitar kita. Jangan pernah dilupakan kaum dhuafa yang butuh bantuan, anak-anak yatim dhuafa yang perlu perhatian dan biaya pendidikan, janda-janda tua yang tak mampu lagi bekerja.

Biaya-biaya hidup tersebut mungkin bisa tercukupi dari gaji dan tabungan yang disisihkan. Tetapi jika tak lagi bekerja di masa pensiun sementara tidak ada anak atau keluarga lain yang mampu menanggung biaya hidup, bagaimana cara mencukupinya? Pilihannya sih ada:
a.   program jaminan sosial,
kira-kira pemerintah kita benar-benar mampu membiayai rakyatnya yang sudah tidak lagi bekerja?
b.   program pensiun,
apakah sudah menyiapkan dana pensiun atau apakah dana pensiun PNS sudah mencukupi?
c.   bantuan keluarga
apakah anak dan keluarga benar-benar mampu secara finansial. Lagipula sering tidak tega untuk merepotkan mereka
d.   bekerja lagi dan wiraswasta
bekerja lagi di usia pensiun sangat kecil probabilitasnya. Untuk berwiraswasta tentu dibutuhkan masa merintis yang cukup lama
e.   kekayaan rumah tangga
pilihan yang paling aman. Berupa investasi terutama investasi reksadana.

Nah dari uraian tersebut setidaknya kita punya empat alasan penting mengapa harus menyiapkan dana untuk masa depan melalui investasi:
1.    Nasihat dalam agama
2.   Kebutuhan keluarga di masa depan
3.   Tingkat inflasi yang tak terkendali
4.   Sumber penghasilan jika sudah pensiun

Tentunya kita tak bisa sembarangan menentukan jenis investasi. Idealnya yang kita butuhkan adalah investasi yang aman, amanah (sesuai syariah), terjangkau, liquid (mudah dicairkan) dan dapat menyaingi inflasi alias menguntungkan. Alasan inilah yang menjadi pembahasan utama mengapa keuntungan investasi reksadana syariah dianggap paling sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan berinvestasi.

Definisi reksadana syariah
Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) No. 20/DSN-MUI/IV/2001 : "Reksadana syariah (Islamic investment funds) adalah reksadana yang beroperasi menurut ketentuan dan prinsip syariah Islam, baik dalam bentuk akad antara pemodal sebagai pemilik harta (sahib sl-mal/rabb al-mal) dengan manajer investasi sebagai wakil sahib al- mal, maupun antara manajer investasi sebagai wakil sahib al-mal dengan pengguna investasi".

 Kemudian Pasal 1 angka 6 Fatwa DSN-MUI No. 20/DSN-MUI/IX/2000 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi untuk Reksa Dana Syariah. Maka  Reksadana syariah adalah pengelolaan dana investor oleh manajer investasi yang kebijakan investasinya mengacu pada dan diatur oleh hukum islam dalam berniaga.

Poin Penting dalam Reksadana Syariah

Bagaimana sebuah investasi reksadana dikatakan memenuhi kaidah syariah? Berikut ini adalah poin penting reksadana syariah yaitu:
1.          Akad wakalah mudharobah
Wakalah adalah pelimpahan kekuasaan oleh suatu pihak kepada pihak lain dalam hal-hal yang boleh diwakilkan. Akad ini berlaku antara pemilik modal (investor) dengan manajer investasi (pengelola investasi reksadana).
2.  Adanya Dewan Efek Syariah
3.Adanya Unit Pengelolaan Investasi Syariah
Tak kalah penting adalah perusahaa  yang bertindak sebagai manajer investasi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Dan poin-poin penting ini terdapat dalam Manulife Asset Management Indonesia (MAMI)

Dalam pengelolaan investasi reksadana, MAMI memiliki empat pilihan reksadana syariah yaitu:

1.  Manulife Dana Kas Syariah – Reksadana Pasar Uang
2. Manulife Syariah Sektoral Amanah – Reksadana Saham
3. Manulife Syariah Sukuk Indonesia – Reksadana Pendapatan Tetap
4. Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar – Reksadana Saham

Mengapa Memilih Reksadana Syariah?

Keuntungan investasi reksadana syariah adalah:

1. Akadnya Jelas Sesuai Syariah
Sebagai seorang muslim saya merasa bahwa investasi reksadana syariah adalah pilihan tepat. Akad  reksadana syariah meliputi Wakalah dan Mudarobah. Jelas sesuai syariah seperti yang dijelaskan DSN MUI (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia) dalam fatwa No. 20/DSN-MUI/IV/2001. 

Keharusan pengelola investasi reksadana syariah memiliki Dewan Pengawas Syariah memberikan rasa aman bagi pemilik unit atau investor. Keberadaan DPS ini memastikan bahwa penghasilan, keuntungan yang diperoleh investor Reksadana Syariah benar-benar hasil investasi sesuai syariah. 

Artinya tidak diinvestasikan pada pembelian saham industri barang-barang haram atau yang mengandung unsur najasy, risywah, zhuhm, mudarat, riba, maisir, gharar, tadiis, ikhtikar.


Pak Legowo bahkan memaparkan bahwa andai DPS menemukan ada sekian persen keuntungan hasil investasi Reksadana Syariah tercemar hal-hal yang tidak sesuai syariah, maka manajer investasi wajib mengeluarkan prosentase tersebut dari pembagian keuntungan serta melepaskan kepesertaan (saham) pengelola investasi dari hal tersebut.

2. Hasil Investasi InsyaAllah berkah
Dengan adanya prinsip syariah, investor reksadana syariah tidak was-was bahwa modal yang dititipkan kepada manajer investasi akan dikelola dengan cara salah. Mendapatkan rezeki dengan cara yang halal dan thoyib insyaAllah membawa keberkahan dunia akhirat.

3. Orang-orang terdekat turut mendapat keberkahan
Adalah kewajiban seorang muslim untuk menafkahi keluarga dengan harta yang halal. Telah disinggung sebelumnya bahwa dalam harta yang kita miliki ada juga hak pasangan, anak, orang tua dan orang-orang di sekitar terutama kaum dhuafa. Maka, keberkahan rezeki yang dibawa dalam lingkaran orang-orang terdekat akan menularkan keberkahan pada yang menikmatinya pula.

4. Fleksibilitas tidak berbeda dengan reksadana konvensional
Tidak perlu khawatir persyaratan memiliki atau mencairkan reksadana syariah bakal berbeda dengan yang konvensional. Tata cara pembelian maupun fleksibilitasnya tetap sama dengan reksadana konvensional: tidak ada biaya administrasi bulanan, tidak dikenai pajak, diawasi OJK.

5. Risiko lebih rendah
Salah satu kepastian menanamkan investasi di reksadana syariah adalah tidak diperbolehkannya unsur gharar dan maisir, yaitu hal-hal yang mengandung unsur berjudi dan spekulasi dalam berinvestasi. Otomatis ketiadaan dua hal ini akan menjadikan risiko berinvestasi reksadana syariah lebih rendah.

Pengalaman Pribadi
Kebetulan saya baru memulai investasi reksadana syariah. Begini pengalaman saya memilih berinvestasi di Manulife Dana Kas Syariah – Reksadana Pasar Uang.
Keuntungan Reksadana Syariah

Dalam kurun waktu 4 bulan, simpanan saya (yang tak seberapa itu hihihi) berkembang cukup meyakinkan, tidak ada biaya administrasi bulanan seperti pada rekening bank pada umumnya. 
Keuntungan Reksadana Syariah

Mudah-mudahan saya bisa istiqomah berinvestasi dan hasilnya pun membawa kebarokahan demi masa depan sebab telah paham keuntungan reksadana syariah. 

Agar tidak berkeluh kesah seperti kisah komik Juki Vs Dompet Kosong yang penuh hikmah.



Share:

Tiga Pesan Ibu Yang Tak Terlupakan





Libur akhir tahun lalu kami berkunjung ke rumah Ibu. Ini Ibuku, InsyaAllah tahun ini usia beliau memasuki kepala tujuh, teriring doa kami agar beliau sehat selalu. Terkadang muncul rasa bersalah tak bisa sering-sering mengunjungi Ibu, di sisi lain Ibu juga tidak berkenan tinggal bersama putra putrinya, meninggalkan ribuan kenangan di rumah yang telah beliau tinggali selama berpuluh-puluh tahun lamanya.
Begitulah sosok Ibuku yang memilih tinggal sendirian. Beliau selalu memegang teguh pendirian. Sekali berkata A maka tidak akan berubah selamanya. Meski sedikit keras kepala tetapi pada beberapa hal ibuku bersikap cukup fleksibel, misalnya seperti cara beliau mendidik anak-anaknya. Dahulu, beliau tidak memerintah dan mewajibkan kami membantu tugas-tugas rumah. Tetapi kami dengan kesadaran pribadi berinisiatif membantu beliau yang repot mengurus segala sesuatunya sendiri. Saudara-saudara beliau mengenalnya sebagai pribadi yang keras hati, tetapi kami anak-anaknya mengenang beliau sebagai sosok yang tak pelit berbagi. 

Dua puluh tahun tinggal bersama ibu, aku bisa paham hal-hal yang bisa mengubah wajah cerianya berubah menjadi kelabu. Salah satunya adalah jika kami mengabaikan yang beliau katakan. Maka, meski jarak memisahkan, aku akan selalu ingat tiga pesan yang beliau ucapkan:

1.   Jangan menggantungkan diri pada suami
Ibuku adalah single parent sejak aku duduk di bangku kelas dua SMA. Semenjak Ayah sebagai satu-satunya tulang punggung ekonomi meninggal dunia, kehidupan kami semakin merana. Ibu harus meminta bantuan sanak saudara yang lebih kaya untuk membiayai sekolah kami berempat. Kepahitan itu membuat ibu berpesan agar anak-anak wanitanya harus mampu mencari nafkah sendiri dan tidak bergantung secara ekonomi pada suami. Hingga kini meski tak lagi bekerja kantoran dan menerima gaji, aku tetap berusaha mengais rezeki. Alhamdulillah, meski statusku ibu rumah tangga masih bisa berkarya sebagai penulis dan pekerja lepas serta mendapatkan penghasilan berupa fee dan komisi. Semua kulakukan karena pesan Ibu di suatu hari yang kuingat hingga nanti. Langkahku mengais rezeki terasa lebih ringan pasti karena doa yang beliau panjatkan sambil menengadahkan jemari. Kini kusadar secara implisit Ibu berpesan agar kami hanya bergantung pada Tuhan, tidak pada sesosok insan.


2.   Berbagilah
Salut pada ibuku, meski sepeninggal Ayah kondisi ekonomi kami dalam masa sulit beliau tak pernah pelit. Bahkan beliau dengan alasan kasihan terpaksa membayar angsuran talangan orang selama berbulan-bulan karena nama beliau dipinjam seorang petugas di sebuah instansi pemerintahan untuk pinjaman lunak di sebuah bank. Kadang kupikir karena ibu mudah jatuh kasihan maka orang lain pun memanfaatkan. Ketika kondisi ekonomi kami membaik setelah anak-anaknya mulai mendapat penghasilan, ibu menjadi donatur tetap panti asuhan sebagai rasa syukur kepada Tuhan. Jika di rumah sedang panen pisang, jeruk, srikaya ibu membagi-bagikannya dengan percuma kepada para tetangga. Hinggi kini aku masih pontang-panting mengikuti jejaknya untuk rajin berbagi tanpa berhitung dan merasa pening. Tetapi setiap kali aku berderma, rezeki mengalir dari pintu mana saja. Pesan Ibu sungguh luar biasa. 

3.   Hindari membuang makanan
Ibu paling tidak suka melihat makanan terbuang sia-sia. “Mubadzir itu bisikan setan,” ibuku berkali-kali berpesan. Maka sejak kecil tak pernah kujumpai makanan terbuang. Masakan yang tidak dihabiskan hari itu diolah keesokan hari menjadi menu yang berbeda untuk sarapan. Nasi goreng lezat dari nasi sisa kemarin. Ayam goreng tak habis bisa disulap menjadi ayam suwir bumbu merah. Jika di rumah tiba-tiba berlimpah makanan karena hantaran dari tetangga, ibu segera menyisihkan sebagian untuk diberikan ke tetangga lain yang kurang mampu tetapi anggota keluarganya banyak sekali. Sesegera mungkin, sebelum makanan itu menjadi makanan sisa kemarin atau makanan basi. Kalaupun nasi sisa hampir basi diberikan kepada tetangga peternak ayam dan berpesan agar nasinya dijadikan pakan ayam piaraan. Aku selalu ingat pesan Ibu untuk tidak membuang-buang makanan. Maka aku terbiasa menakar masakan agar habis dalam sehari, dan selalu ingat untuk menyegerakan membagikan makanan apabila berlebihan kepada satpam perumahan atau anak-anak di panti asuhan.



Tiga pesan ibu itu layaknya benda keramat. Nasihat beliau akan selalu kuingat. Darinya aku mendapat ilmu luar biasa yang tak kuperoleh di bangku sekolah. Ibu tak hanya menghujaniku dengan nasihat untuk membuatku taat, namun beliau memberikan tauladan yang akan selalu kuingat. Aku yakin karena doa beliau juga, membuatku kuat menghadapi kerasnya kehidupan dunia. 


Ibuku bukan malaikat. Terkadang kami pun berbeda pendapat. Tetapi itu bukan alasan untuk membenci ibu, apalagi berani membantah kata-katanya meski dalam hati tak setuju. Bagaimana aku berani membantahnya jika ia yang mengajariku membaca dan bicara. Jauh di lubuk hati aku diam-diam merasa berdosa jika bersungut-sungut di belakangnya. Ketika melakukan apa yang ia inginkan dengan keikhlasan setengah hati saja. Sungguh lirik lagu Jasmine Elektrik  menyeruakkan haru di dalam dada.
Kau ajariku berjalan

Membimbingku perlahan

Hingga tercapai segala yang kucita-citakan

Selama ku dibesarkan selama ku dipelukan

Begitu banyak dosa yang tlah aku lakukan

Buat ibu terluka

Buat ibu kecewa

Mohon ku diingatkan


Mohon ku dimaafkan

Kukayuh perahu menuju pulau citaku

Diiringi doa nasehat bijakmu Ibu

Kuarungi hidup

Berbekal ilmu darimu

Kasih sayangmu ibu, tak terbantahkan....

Waktu

Versi lengkap lagu #JasmineElektrikCeritaIbu bisa dilihat di video berikut ini:






Share:

Kado Awal Tahun 2019 Dari Kampanye Pesona Indonesia 2018

Alhamdulillah, kado awal tahun 2019 kuterima dengan penuh syukur. Kado yang kuterima dari aktivitas Pesona Indonesia 2018 ini pas banget, pas karena hadiah berupa cash moneynya bener-bener lagi dibutuhkan. 


Waktu pertama lihat banner lomba wira-wiri di beranda media sosial sempat ragu juga. Ikut ngga ..ikut ngga. Kalau ngga ikut sayang banget, rasa-rasanya kans untuk menang cukup besar karena ditujukan untuk 150 pemenang dari masing-masing 50 pemenang di setiap platform Instagram, Facebook dan Twitter. Kalau mau ikut trus apa yang mau diceritain wong liburan akhir tahun ke Ponorogo dan Probolinggo doang. Beda sama teman-teman blogger,  buzzer dan kuis hunter yang rekreasi ke tempat-tempat rekreasi yang menjadi ikon wisata Pesona Indonesia 2018 seperti Bali, Yogyakarta, kawasan Borobudur bahkan ada yang ke Raja Ampat. Fotonya pasti kece-kece lah ya. 


Nah akuuh pas jalan-jalan ke Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo motretin para nelayan, proses pengawetan ikan dan kapal penumpang yang mau nyebrang ke Pulau Gili Ketapang. Waktu itu pengennya motret matahari terbit. Apa boleh buat cuaca mendung jadi mataharinya nggak kelihatan. Qodarullah kalau sudah rezeki malah kisah sederhanaku bisa terpilih menjadi salah satu pemenang di twitter. Ini dia kultwit yang menjadi salah satu jalan rezekiku:

Libur akhir tahun 2018 telah usai. Saatnya kembali ke aktivitas keseharian, meski kesan liburan tak pernah hilang, betul 'kan @Danywidiarto @afinyulia @vsdini @TatitUjiani ? Karena itulah, saya ingin berbagi cerita tentang #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #1

Libur akhir tahun 2018 kami memilih berkunjung ke rumah Mama di Probolinggo, Jawa Timur dan menikmati pemandangan di Pelabuhan Tanjung Tembaga . Dermaganya mungkin kecil tetapi aktivitasnya cukup sibuk #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #2

Di dermaga kecil ini perahu-perahu nelayan berjajar rapi. Warna-warni perahunya menyiratkan spirit cinta bahari. Menggambarkan jiwa pelaut yang kuat, tangguh, riang dan tak mudah menyerah demi sesuap nasi #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #3

Menyaksikan perahu-perahu nelayan hilir mudik, baru datang dari melaut semalaman sangat mengasyikkan. Membayangkan betapa lelah mereka harus berjaga di tengah samudera dan tak jarang menempuh bahaya #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #4

Apalagi ketika menyaksikan dalam satu rombongan, tak jarang hanya beberapa orang yang berhasil membawa ikan tangkapan. Duh, jadi gak berani bilang "harga ikan mahal banget" bisa-bisa ditenggelamkan bu @susipudjiastuti #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #5


Proses penangkapan ikan, penyimpanannya agar ikan tangkapan tak mudah busuk dan distribusinya sungguh rumit. Butuh es balok ukuran besar nih. Namun para nelayan melakukannya dengan riang gembira, bergurau bersama rekan-rekannya. #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #6

Jadi, kalau mau nawar harga ikan di pasar ada baiknya kita ingat-ingat dulu perjuangan para nelayan dan proses distribusi ikan-ikan itu hingga sampai di tangan para pedagang. Hmm renungan pagi di tepi pantai. #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #7

Tanjung Tembaga, pelabuhan kecil yang multifungsi. Dermaganya tak hanya untuk merapatnya perahu-perahu nelayan tetapi juga sebagai tempat penyeberangan ke Pulau Gili Ketapang, Probolinggo menggunakan perahu motor. #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #8


Pulau Gili ketapang ini berjarak 8 km dari pantai utara Probolinggo. Hanya butuh 30 menit saja menyebrang dari pelabuhan Ujung Tembaga menggunakan perahu motor. Tiket menyeberang satu orang berkisar antara 10 ribu saja. #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #9

Di Gili Ketapang terdapat wisata snorkelling dengan biaya per paketnya cukup 85 ribu saja sudah termasuk tiket penyeberangan PP. Bagi yang tak ingin menyelam, bersantai di tepi pantai Gili sudah cukup mengasyikkan. #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #10

Sayang, kami harus segera kembali ke Sidoarjo untuk menghadiri undangan pernikahan. Acara menyeberang ke Gili Ketapang pun ditunda, mudah-mudahan lain waktu bisa dilaksanakan. Asyik juga melihat antusiasme mereka di atas perahu #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #11

Sungguh pengalaman liburan yang cukup berkesan. Meskipun singkat tetapi libur bisa kumpul-kumpul bersama keluarga sangat menyenangkan. Bagaimana nih kisah libur akhir tahun kalian @MileniaYeni @enni_fa @dp_raditya ?@lookmansay #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #12

Bagi yang belum sempat berwisata di liburan akhir tahun 2018 tak perlu berkecil hati. Momen bersama keluarga tetap perlu diapresiasi. Jika ingin merencanakan liburan akhir tahun nanti bisa pilih yang mengandung edukasi. #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #13

Dan..ingat untuk selalu buang sampah pada tempatnya. Tujuan berwisata adalah menikmati nikmat Tuhan berupa keindahan. Sehingga syukur tumbuh penuh perasaan, maka jangan merusak keindahan alam dengan sampah yang kita sebabkan. #PesonaCeritaAkhir2018Awal2019 @pesonaid_travel #15

Istimewanya, salah satu kultwit saya di love dan diretweet Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti


















Seneng lah tweet saya bisa di RT Bu Susi. Tapi lebih seneng lagi pas pengumuman pemenang, akun twitter saya dinyatakan sebagai salah satu pemenang. Saya memilih ikut berkompetisi di kategori twitter karena yang dinilai adalah kualitas kultwit. Sedangkan di dua platform lain (Instagram dan Facebook) menurut S & K, kualitas dan kuantitas respon dari pembaca juga mendapat penilaian.

Alhamdulillah. Semoga kado awal tahun dari aktivitas Pesona Indonesia 2018 ini membawa keberkahan bagi kami semua. dan karya foto serta caption, tulisan, kultwit yang kami susun bermanfaat bagi pembaca dan penikmat wisata.
Share:

Penyebab Sholat Tidak Khusyu

"Eh sudah berapa rokaat ini ya? dua atau tiga?" Bingung menentukan jumlah rokaat karena Betapa sering kita tidak khusyu' dalam sholat. Sebenarnya apa sih penyebab sholat tidak khusyu'?

Istilah khusyu' kita kenal dalam Al Quran:

"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya” 

(QS Al-Mu’minuun: 1-2)”

Perkara khusyu' juga disinggung oleh Rasulullah dalam salah satu hadits:


Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah berdoa: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak pernah puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan”
Penyebab Sholat Tidak Khusyu

Artinya, khusyu' tidak hanya khusus untuk penilaian sholat sebab Rasulullah memohon kepada Allah agar terhindar dari hati yang tidak khusyu'. Jadi apa sebenarnya makna khusyu' tersebut? 

Imam Ibnul Qayyim berkata: “Para ulama sepakat (mengatakan) bahwa khusyu’ tempatnya dalam hati dan buahnya (tandanya terlihat) pada anggota badan” 
Sehingga dapat disimpulkan bahwa khusyu' itu berkaitan dengan hati. 
Ditinjau dari segi bahasa, khusyu' berasal dari kata as-sukuun yang artinya diam,  tenang. Dan dikaitkan dengan at-tadzallul yaitu merendahkan diri. Sifat khusyu' ini bersumber dari dalam hati dan pengaruhnya terpancar pada perilaku anggota badan manusia. Tidak grusa-grusu, tuma'ninah, mantap dan yakin, lemah lembut. 
Maka jika hati seseorang khusyu', kepala, panca indera dan wajah serta semua anggota tubuhnya ikut khusyu' ketika beribadah di hadapan Allah. 
Penyebab Sholat Tidak Khusyu

Untuk mengenali penyebab sholat tidak khusyu' ada baiknya memahami cara, tips bagaimana agar bisa sholat dengan khusyu'.
Imam Ghazali dalam kitab Ihya' Ulumuddin mengulas tentang enam perkara sebagai upaya agar khusyu' dalam sholat. 

Yaitu: 

1.Menghadirkan hati
Kehadiran hati ialah mengosongkan hati dari hal-hal yang tidak perlu. Tanamkan dalam hati dan pikiran bahwa tujuan kita sholat adalah menghadap dan berkomunikasi dengan Allah. 

2. Tafahhum
Tafahhum adalah memahami bacaan Al Quran dan bacaan sholat. 

3. Takzim
Adalah rasa hormat dan terpusat kepada Allah. Menghadap atasan atau klien penting saja kita hormat, fokus saat berkomunikasi masa' kepada Allah, Rajanya manusia nggak hormat sih? 

4. Haibah
Haibah adalah rasa takut. Muncul karena rasa takzim dan kecintaan kita kepada Allah. Jika disebut nama Allah ada getar rasa luar biasa, takut jika membuatNya murka, menggigil dan berdebar-debar dada, itulah haibah. 

5. Roja'
Adalah rasa penuh harap. Sebagai makhluk kita berharap doa, ibadah dan permohonan kita dikabulkan Allah. Roja' muncul sebagai bentuk kesadaran kita akan sifat-sifat Allah yang Maha Pengasih Penyayang Dermawan dan Maha Kaya. Roja' bisa hadir jika kita memahami makna  bacaan sholat (syukur-syukur dengan makna tasawuf dari gerakan sholat) 

6. Haya'
Adalah malu. Ketika sholat, kita menghadap Allah dengan membawa segunung rasa malu atas kualitas dan ibadah kita. Sholat minimalis, infaq kembang kempis, berbuat kebaikan Senin-Kamis. Hadirkan rasa malu ketika berniat sholat agar sungguh-sungguh menghadapnya dengan harapan mendapatkan ampunan. Bisa jadi meski amalan lain minimalis tetapi kualitas sholat kita bisa memberikan hadiah manis di akhirat nanti. 

Maka kenali apa kira-kira penyebab sholat tidak khusyu pada diri kita. Bisa saja karena sejak awal kita tidak menghadirkan hati ketika hendak mendirikan sholat. Sholat sekadar menunaikan kewajiban saja. Mungkin kita jarang dan tidak tertarik untuk memahami makna bacaan sholat dan dzikir, yang penting hafal saja (padahal makna bacaan sholat dan dzikir itu indah dan daleem sekali) Sholat dan dzikir tak membekas di hati mungkin karena kita kurang takzim sehingga tak muncul rasa haibah kepada Allah, astaghfirullah jika ini penyebabnya sungguh sangat disayangkan. Kurang takzim di hadapan Allah bisa jadi karena selama ini dosa-dosa kita terlalu menumpuk dan menjadi kerak dalam hati. Bisa juga sholat tidak khusyu' karena tak ada rasa malu. Selalu berpikir bahwa ibadah kita fine-fine aja. Terlalu percaya diri sehingga terjerumus dalam tinggi hati dan ujub. Naudzubillah.
Penyebab Sholat Tidak Khusyu

Khusyu' dalam sholat, doa dan dzikir memang tidak mudah, tetapi sebagai muslim dan mukmin kita wajib mengupayakannya. Jika pikiran mulai bercabang segeralah untuk ingat kembali bahwa kita sedang menghadap Sang Maha Kuasa. Begitu seterusnya, terus berlatih untuk menyempurnakan sholat kita.

Semoga amal ibadah kita diterimaNya dan menjadikan kita semua sebagai pribadi yang lebih baik di mata Allah dan membawa kebaikan bagi manusia. Aamiin allahumma aamiin 

Daftar Pustaka:
1. Repubilka
2. muslim.or.id

Share:

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

Labels

Labels

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.