catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Tips Mudah Agar Maraton Nonton Drakor Nggak Bikin Mata Lelah

Misiii mau curhat dikiit. Sumpah ya kesehatan itu memang karunia yang tak ternilai harganya. Kalau ada gangguan sedikit aja udah deh hidup jadi tak lagi sama. Kebayang nggak rasanya dua bulan berturut-turut harus jagain anak di Rumah Sakit karena gangguan kesehatan yang berbeda. Bulan lalu si bungsu harus operasi ganglion. Eh tak dinyana, bulan ini si sulung harus rawat inap, sempat mampir ICU tiga hari karena diserang penyakit demam berdarah saat masih berada di lokasi KKNnya.

Alhamdulillah badai akhirnya berlalu. Alhamdulillah lagi sebagai caregiver saya juga dikaruniai Allah sehat kuat, ngga ikutan jatuh sakit. Boleh dong ya kasih self reward, puk puk diri sendiri karena udah menembus badai yang nggak mudah dilalui, keluar masuk rumah sakit dalam kurun waktu berdekatan kan cukup menguras tenaga dan pikiran plus emosi.

Self reward ngga perlu yang mahal dan mewah. Buat saya bisa maraton nonton serial atau Drakor yang lagi hits udah jadi penghibur, apalagi nontonnya bareng keluarga, termasuk sang mantan pasien. Kali ini Agent Kim Reactivated jadi pilihan utama

Tips mudah agar maraton drakor nggak bikin mata lelah, Dokpri

Asyiknya nonton Drakor di rumah, apalagi maraton tuh kita udah dapat hiburan seru tanpa harus keluar rumah. Apalagi kondisi pasien ex demam berdarah yang trombositnya sempat mencapai 18 ribu dan tiga hari di ICU kan pulihnya butuh waktu agak lama. Padahal kan konon hiburan buat penderita penyakit atau mantan pasien agar bisa membantu proses kesembuhan.

Beruntung pilihan Drakornya cocok dengan selera si mantan pasien juga. Nonton santai di rumah, sambil berbaring, duduk berbagai poisi yang nyaman. Sambil ngemil, makan sekalian minum obat selama masa pemulihan.
Nonton Maraton Drakor bareng keluarga, Dokpri


Tapi emang sih ya, kalau mata terus-terusan dipaksa nonton layar televisi akhirnya mata jadi SePeLe alias SEpet, PErih dan LElah. Padahal kalau udah mata yang kena gangguan, nonton drakor secara maraton jadi nggak nyaman. Beruntung di rumah selalu sedia #InstoDryEyes sebagai obat tetes mata agar #BebasMataKering .Kalaupun di kotak obat ngga ada stok, Insto Dry Eyes bisa dibeli di apotik, toko obat maupun Indomaret terdekat. 

Kenapa Sih Mata Bisa Mengalami Sepet Perih Lelah

Gejala mata kering disebabkan karena:
1. Kelelahan otot mata
Ini paling sering diderita orang-orang yang berkendara dalam jangka waktu lama. Mata harus fokus pada kondisi lalu lintas sehingga otot di mata, baik yang di dalam maupun di sekitar mata menjadi tegang. Kadang muncul rasa pegal dan pusing
2. Digital Eye Strain
Dunia digital memang memudahkan segala urusan, dari pekerjaan hingga mencukup kebutuhan hiburan. Tapi resikonya muncul gejala mata kering yaitu sepet, perih, lelah. Saat menatap layar ponsel, komputer atau televisi frekuensi kedipan mata berkurang drastis sehingga lapisan air mata cepat berkurang. Nonton drakor secara maraton nih salah satu contoh kebiasaan yang membuat mata terus diajak fokus terus menerus menatap layar kaca.
3. Kondisi lingkungan
AC yang terlalu dingin, debu, asap rokok atau udara kering dapat memicu iritasi mata dan mempercepat penguapan air mata.
4. Kondisi tubuh
Tubuh yang kelelahan, kurang tidur menyebabkan otot penggerak bola mata tidak dapat beristirahat dengan baik sehingga berpengaruh pada lapisan air mata.
5. Gangguan kondisi mata
Pada mata kondisi tertentu seperti gangguan refraksi (rabun jauh, dekat atau mata silinder) yang dipaksa melihat/membaca tanpa alat bantu bisa membuat mata kering dan lelah karena dipaksa bekerja ekstra keras.

Cara Mengatasi Mata SePeLe


Kesehatan tak ternilai harganya, apalagi mata sebagai salah satu pancaindera. Maka #MataSePeLeJanganSepelein begitu saja. 
Berikut cara mencegah dan mengatasi mata SePeLe:

1. Biasakan untuk sering berkedip
Biarpun sedang fokus nonton maraton Drakor, atau fokus bekerja di depan layar komputer atau ponsel, biasakan untuk sering berkedip.
2. Berikan mata waktu jeda istirahat 
Jeda waktu 20 detik setelah 20 menit menatap layar bisa memantu mata beristirahat. Setelah kurang lebih 20 menit fokus bekerja, alihkan pandangan ke obyek selain layar digital sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
3. Hidrasi yang cukup
Biasakan minum air putih minimal 8 gelas sehari. Tak hanya bagus untuk menjaga kesehatan mata, tetapi juga baik untuk stamina tubuh seluruhnya.
Jangan lupa jaga kesehatan mata, perrhatikan hidrasi secukupnya. Dokpri


4. Bergaya hidup sehat
Pastikan cukup mengonsumsi buah dan sayur. Hindari begadang. Buang jauh-jauh kebiasaan merokok dan minum alkohol.
Sayangi mata dengan asupan bervitamin dan tetes mata buatan yang aman. Dokpri


5. Gunakan tetes mata buatan
Pilih tetes mata buatan yang aman untuk kesehatan dan kenyamanan mata. Insto Dry Eyes mengandung zat-zat bahan aktif yang bekerja memberikan efek pelumas seperti air mata untuk mengatasi mata kering serta dapat meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata.

 

Insto Dry Eyes Bekerja Laksana Agent Kim Reactivated.

Gara-gara nonton Agent Kim Reactivated, saya jadi menyetarakan kinerja Insto Dry Eyes tuh mirip banget sama Mr.Kim. Alasannya:

1. Aktif, diaktifkan (reactivated) pada kondisi khusus
Insto Dry Eyes disarankan digunakan saat mengalami mata SePeLe (sepet, pedih, lelah) Jadi bukan digunakan buat iseng-iseng belaka
2. Beraksi cepat
Seperti tindakan Mr. Kim yang sat set, Insto Dry Eyes langsung bekerja memberikan kelembapan instan pada mata.

Mata SePeLe Jangan Disepelein. Tetesin Insto Dry Eyes, Dokpri



3. Formula presisi
Insto Dry Eyes diproduksi secara presisi oleh PT Pharma Healthcare Combiphar. Tiap ml larutan isotonik sterilnya mengandung Hydroxypropil Methylcelulose 3.0 mg dan Benzalkonium Chloride serta beberapa senyawa tambahan seperti air yang dimurnikan (purified water) , glycerol, Sodium Phosphat Monobasic.
Hydroxyprophyl Methylcelulose berfungsi sebagai humektan yang membantu menjaga kestabilan kondisi kelembapan mata dengan cara menyerap kelembapan dari lingkungan serta mengurangi terjadinya penguapan sebagai menyebabkan gejala mata kering.
Benzalkonium Chloride merupakan antiseptik yang membantu menghentikan pertumbuhan bakteri, virus dan jamur yang kemungkinan bisa tumbuh di dalam mata ketika terjadi perubahan kadar kelembapan sodium chlorida.
4. Siap Siaga Kapan Saja
Jika dibutuhkan untuk memberikan pertolongan, Insto Dry Eyes siap siaga seperti Mr.Kim. Bedanya Mr.Kim harus menyembunyikan identitas, sedangkan Insto Dry Eyes dengan gagah bisa ditemukan di rak Indomaret, apotik, toko obat atau dibeli secara online.

Hayoo udah nemu seri Drakor yang layak ditonton maraton sebagai hiburan? Ngga usah khawatir terkena sindrom mata SePeLe, tetesin Insto Dry Eyes untuk meringankan gejala mata kering. Nikmati quality time bersama keluarga dengan aman dan nyaman.

 

Daftar Pustaka :

1. Noor NA, Rahayu T, Gondhowiardjo TD. Prevalence of Dry Eye and its Subtypes in an Elderly Population with Cataracts in IndonesiaClin Ophthalmol. 2020;14:2143-2150

2. Insto.co.id

3. Detikhealth

 


Share:

Menorehkan Memori di Tumpeng Menoreh

Astaghfirullah...ternyata sudah hampir setahun saya tak menulis di blog kesayangan. Padahal ngakunya blogger, sempat memberi saran ke teman yang juga punya blog gratisan agar tetap konsisten menulis, minimal satu artikel sebulan. Tapi kok saya sendiri tidak bisa menjalani apa yang saya katakan?

Bismillah tahun 2026 ini semoga saya insyaf dan tetap rajin menulis. Menorehkan kisah, menulis pengalaman dan pengetahuan, berbagi cerita.

Kalau postingan di media sosial biasa ditandai dengan #LatePost nah artikel yang ini late postnya kebangetan.

Biasanya usai travelling saya rajin menulis sebagai kenang-kenangan, entahlah kok kisah libur akhir tahun di Tumpeng Menoreh nyaris kelupaan.

Dulu saya sering menulis: rekreasi buat kami adalah kebutuhan tersier, anugerah yang "mewah" makanya kami jarang-jarang tamasya dan berwisata sebab harus bijak mengelola anggaran. Alhamdulillah ketika Allah menganugerahkan lapang rezeki, meski bukan berlebihan, pak komandan keluarga sesekali mengajak kami sekeluarga untuk rekreasi. Meski tetap harus menghemat anggaran dan bijak mengelola pengeluaran. 

Perjalanan kali ini adalah ke Tumpeng Menoreh, Kulon Progo Yogyakarta. Tujuan ini adalah request si bungsu sejak beberapa waktu lalu. Jadilah libur akhir tahun 2026 kami menuju Kulon Progo dengan mobil tua mungil (Alhamdulillah hasil nabung sepuluh tahun hahaha) Menginap di Ndalem Resto, Samigaluh yang jaraknya sekitar 1 kilometer aja ke Tumpeng Menoreh. Menginap di sini pun karena pertimbangan ekonomis ya, sebab kalau mau yang terdekat ada Villane Menoreh tapi tarifnya pasti bikin kaget dompet kami kaum mendang-mending.

Usai rehat sejenak di Ndalem Resto, bada Ashar kami berharap bisa dapat sunset. Perjalanan menyusuri perbukitan Menoreh ini lumayan mendebarkan karena beberapa tanjakan dan tikungan tajam. Sepanjang jalan beristighfar, sungguh obyek wisata yang makin mendekatkan diri kepada Allah. Dan jalan menuju Tumpeng Menoreh ini hanya cukup untuk 1 mobil dan 1 motor. Maka untuk mobil yang akan naik ke Tumpeng Menoreh dan turun dari lokasi harus mengikuti aturan masuk "pit stop" dulu di dua pos yang disediakan, menanti giliran.

Jalan dari parkiran ke pintu masuk utama ngga jauh tapi yaa mendaki gitu meski ada anak tangga. Sampai di jembatan tampaklah pemandangan ya masyaAllah cantiknya.




Ohya HTM Tumpeng Menoreh ini sangat terjangkau, hanya 50 ribu rupiah per orang dan itu sudah termasuk tiket makan di kantin. Ini harga di hari biasa ya, kalau momen libur akhir tahun dan libur learan tiketnya 100 ribu rupiah dengan tambahan penawaran khusus yang bisa dipilih (pas kami ke sana pilihannya plus tiket ke Tumpeng Ayu atau Akses 1x24 jam ke Tumpeng Menoreh) Anak-anak memilih akses ke Tumpeng Menoreh agar keesokan pagi bisa ke sana lagi tanpa bayar dan dapat sunrise.

View dari kantin mini lumayan cakep. Usai menukarkan tiket untuk free makan seharga 25 ribu per porsi kita bisa pilih tempat duduk sendiri. Oh ya , ini harga makanan diperkirakan sendiri lah ya. Kalau mau aman (gak nambah duit) pilih bakso atau mie ayam free air mineral sebab nasi, lauk, sayur semua ada harga masing-masing.

Bosan dengan view Tumpeng Menoreh paling bawah, naik aja lagi menguji kaki.  Untuk menuju lantai dengan ketinggian paling curam disediakan lift mini kok, insyallah amann (tapi pas nyoba, saya memejamkan mata sambil terus dzikir mohon keselamatan)



Penasaran dengan puncaknya Tumpeng Menoreh. Seperti ini viewnya. Di sini ada tempat foto 360 tapi lupa berapa tarifnya. Kalau hanya duduk santai dan motret-motret sendiri juga ga bakalan diusir kok.

Meski konon lokasi wisata ini buka 24 jam, tapi usai sholat Maghrib di mushola, kami bergegas kembali ke penginapan sebab rutenya yang minim penerangan dan banyak tanjakan plus turunan gaes. Keesokan hari beneran lo, pak komandan keluarga sekaligus sopir akhirnya mau uji nyali. Meski ngga dapat sunrise seperti yang diinginkan sebab cuaca berkabut, tapi tetep ngga nyesel menikmati hawa segar di sini, yang penting anak-anak happy. 

Share:

Mau Didoakan Malaikat? Lakukan Ini

 Manusia dan jin diciptakan untuk beribadah, hal ini tertera jelas dalam firman Allah di Al Qur'an. Namun bukan ibadah yang menjadi jaminan kita masuk surga, melainkan rahmat Allah semata. Artinya apa kita udahlah ibadah semaunya aja, kerjakan yang wajib-wajib aja sebab toh semua tergantung pada penilaian Allah. Ya nggak gitu juga konsepnya. Justru dengan menyadari betapa lemahnya manusia, betapa rapuhnya dan ngga punya kuasa apa-apa, bahkan untuk memilih surga dan neraka sudah sepatutnya kita memaksimalkan ibadah, memperbanyak istighfar dan berdoa, memohon ridhoNya. Nggak perlu malu minta didoakan orang lain agar dosa kita diampuni. Dan berupaya agar didoakan malaikat agar di dunia dan akhirat kita selamat. Siapa yang gak ingin didoakan malaikat? makhluk yang tak punya nafsu dan tentunya gak pernah berbuat dosa sebab ia diciptakan untuk selalu patuh dan taat kepada Allah, menjalankan perintahNya tanpa tunggu nanti-nanti saja seperti kita.


Jika benar-benar ingin didoakan malaikat, lakukan setidaknya salah satu dari hal ini :

1. Bersholawat 

2. Mendoakan sesama muslim tanpa ia ketahui

3. Bersedekah di waktu subuh

4. Tidur dalam keadaan suci

5. Berada di shaf pertama sholat berjamaah

6. Menjenguk orang sakit

7. Mengajarkan kebaikan

8. Duduk di masjid setelah sholat berjamaah

9. Mengunungi 

10. Makan sahur saat hendak berpuasa. 

Share:

Hati-hati Main Konversi di Paypal

Sebagai freelancer isi survey-survey online, Paypal adalah salah satu andalan untuk mengumpulkan dolar hasil tukar poin yang merupakan jerih payah berpekan-pekan hingga berbulan-bulan.

Sedihnya karena keisengan main konversi meski ngga jadi tarik ke rekening, hilang deh saldo saya $10 

Kronologi:

Saldo awal 158.84

iseng ingin lihat kalau dikonversi ke GBP dan dirupiahkan jadi berapa. Ternyata hasilnya 114, 22 GBP dan rupiahnya jadi lebih kecil 

Akhirnya dibalikin konversi ke $ eeh saldonya jadi sisa 148.03 alias berkurang $10





Saya ingin tahu kenapa bisa begitu, akhirnya tanya ke AI Gemini, begini jawabnya 


Jika saldo PayPal Anda berkurang setelah Anda mencoba mengkonversi USD ke GBP dan kemudian mengembalikannya ke USD, kemungkinan besar ini disebabkan oleh biaya konversi mata uang (currency conversion fees) dan perbedaan nilai tukar (exchange rate spread) yang diterapkan oleh PayPal.

Berikut penjelasannya:

 * Biaya Konversi Mata Uang: PayPal biasanya mengenakan biaya untuk setiap konversi mata uang. Ini berarti setiap kali Anda mengubah mata uang dari satu ke mata uang lain (misalnya, USD ke GBP), akan ada biaya yang dikenakan. Ketika Anda mengembalikannya lagi (GBP ke USD), biaya konversi lain akan dikenakan. Biaya ini bisa berkisar antara 3% hingga 4% dari jumlah yang dikonversi, tergantung pada jenis transaksi dan mata uang yang terlibat.

 * Spread Nilai Tukar: Selain biaya konversi, PayPal juga menggunakan nilai tukar mereka sendiri, yang umumnya sedikit berbeda dari nilai tukar pasar tengah (mid-market rate) yang Anda lihat di mesin pencari atau bank. Perbedaan ini, atau "spread," adalah bagian dari cara penyedia layanan mata uang mendapatkan keuntungan. Jadi, ketika Anda mengkonversi dari USD ke GBP, Anda akan mendapatkan GBP dengan nilai tukar yang kurang menguntungkan. Kemudian, ketika Anda mengkonversi kembali dari GBP ke USD, Anda akan kembali mendapatkan USD dengan nilai tukar yang kurang menguntungkan lagi.

Kedua faktor ini, yaitu biaya konversi ganda dan spread nilai tukar, menyebabkan saldo Anda berkurang meskipun Anda mengembalikan mata uang ke asalnya. Ini seperti membeli sesuatu, menjualnya kembali dengan harga lebih rendah, dan dikenakan biaya transaksi di setiap langkahnya.

Apa yang bisa Anda lakukan?

 * Periksa riwayat transaksi Anda di PayPal: Anda bisa melihat detail setiap konversi dan biaya yang dikenakan. Ini akan memberikan gambaran jelas tentang berapa banyak yang dipotong dan mengapa.

 * Pahami kebijakan biaya PayPal: Sebelum melakukan konversi mata uang, selalu periksa halaman biaya PayPal untuk memahami struktur biaya mereka.

Untuk menghindari hal ini di masa mendatang, sebaiknya hindari melakukan konversi mata uang bolak-balik jika tidak benar-benar diperlukan, terutama untuk jumlah kecil, karena biaya dan spread bisa mengikis saldo Anda dengan cepat.


Ha-ha-ha atau huhuhu. entah harus menangis atau tertawa. Buat pelajaran aja, agar nggak diulangi berbuat iseng lain kali.
Share:

Catatan Muharram, Tahun Baru Islam

 *Kajian Fiqih*

Tematik: Tahun hijriyah dan Hijrah 

Ustadz Ahmad Habibul Muiz


⭐ Penetapan kalender Hijriyah digunakan umat Islam pertama kali di masa pemerintahan Khalifah Umar Bin Khattab 

⭐ Disepakati para sahabat Nabi dan pemuka agama Islam bahwa tahun 1 Hijriah adalah tahun saat Rasulullah dan para sahabat hijrah dari Mekah ke Madinah bertepatan dengan 622 Masehi (sebelumnya Rasulullah pernah berhijrah ke Habasyah dan Thoif)



⭐2 pemahaman tentang hijrah:

1. secara bahasa artinya meninggalkan atau berpindah secara fisik

2. "berpindahnya" hati, yaitu meninggalkan perbuatan yang buruk dan menjadi lebih baik

Orang yang berhijrah itu:

🕋lisan dan perbuatannya harus membuat orang lain nyaman (tidak melakukan fitnah, ghibah, mengadudomba, menyakiti perasaan orang lain, berkata dan berperilaku kasar dll)

🕋 meninggalkan perbuatan yang dilarang oleh Allah

🕋 iman paling afdol adalah hijrah

🕋hijrah paling afdol adalah jihad.

🕋Jihad yang paling utama ialah mengatakan kebenaran di hadapan penguasa yang zalim." (HR Abu Daud)


⭐ Hendaknya momentum tahun baru Islam dimanfaatkan untuk introspeksi/muhasabah dan berkomitmen kepada Allah untuk bertaubat dan berhijrah.


⭐Syarat taubat yang diterima:

1. Tahu kesalahannya

2. Menyesali dosa dan kesalahannya 

3. Berjanji tidak akan mengulangi dosa dan kesalahannya 

4. Melakukan amal-amal kebajikan sebagai upaya mengganti kesalahan/menghapus dosa-dosanya 

5. Selama nyawa masih melekat, belum sakaratul maut

Share:

Kisah Antara Aku, Insto dan Malioboro

Terbawa lagi langkahku ke sana

Mantra apa entah yang istimewa

Ku percaya selalu ada sesuatu di Jogja

Dengar lagu lama ini katanya

Izinkan aku pulang ke kotamu

Ku percaya selalu ada sesuatu di Jogja

 

Lirik lagu Adhitia Sofjan ini seolah mengiringi teriakan gembira anak-anak ketika suami mengajak ke Jogja untuk mengisi libur lebaran. Jalan-jalan yang tanpa alasan, boleh dibilang sebuah kebetulan yang menyenangkan, sebab tujuan utama sebenarnya adalah menyambung tali silaturahim mengunjungi kakak suami yang tinggal di Demak, lha kok ndilalah beliau di telepon mengabarkan “Lho, lebaran aku sekeluarga mau ada acara ke Bantul Jogja, kalian gak usah ke sini langsung ke Bantul aja” Alhamdulillah inilah kejutan lebaran yang membahagiakan. Packing disegerakan, termasuk obat-obatan, tak ketinggalan INSTO DRY EYES masuk daftar barang bawaan.

H-1 usai sholat subuh kami berempat meluncur ke Jogja mengendarai mobil sewaan. Lalu lintas lancar tanpa ada kepadatan dan beruntung bisa mencoba tol panjang exit Prambanan yang sedang dalam taraf uji coba. Jadilah sebelum waktunya check in kami sudah tiba di Jogja dalam kondisi berpuasa. Beruntung penginapan murah meriah di dekat Malioboro ini mempersilahkan tamu untuk check ini jam 11 sehingga kami hanya menunggu sekitar 1 jam di halaman.

Obelix Sea View

Setelah istirahat siang dan sholat Ashar, tujuan pertama kami di Jogja adalah Obelix Sea View. Berkunjung ke sini adalah janji suami kepada anak-anak sejak lama, tetapi saat tahun lalu mampir Jogja dengan harapan bisa ke Obelix ternyata akses jalan ditutup karena macet panjang saat long weekend.

Perjalanan kali ini lancar, jalanan cukup lengang mungkin karena masih bulan puasa nggak banyak orang berwisata. Meski sesampai di Obelix kaget juga, lumayan ramai sodaraaa. 

Obelix Sea View, Dokpri

Kenangan tercipta dengan menikmati Maghrib terakhir di bulan Ramadan, berbuka puasa dengan pemandangan pantai Selatan dari ketinggian.


Keliling Jogja Seharian Main-Main Jangan Sampai SePeLein

 

Malam lebaran di Jogja meriah banget ya. Kalau saja kami tidak dalam kondisi kelelahan, mungkin menyempatkan menonton takbiran dan parade keliling di area Tugu hingga Malioboro. Berhubung badan udah capek, malam lebaran dihabiskan dengan rebahan di penginapan dan seskali terdengar pawai takbir dari arah jalan Malioboro yang bisa ditempuh dengan jalan kaki. “Udahlah besok malam aja menikmati suasana Malioboro malam hari” pikir saya.

Keesokan pagi, kami meluncur ke Masjid Gede Kauman untuk sholat Idulfitri. 

Masjid Gede Kauman, Dokpri

Usai sholat kami langsung menuju Bantul untuk besilaturahim di rumah kakak. Ngobrol sekitar 1 jam-an sambil menikmati opor ketupat dan pisang goreng hangat, kami pun berpamitan pulang

“Nggak mampir pantai ta, ini jalan depan rumah tembus JLS yang arah ke pantai-pantai itu lo, kalau jalan utama macet biasanya jalan ini dilewati orang-orang sebagai jalan alternatif” kata kakak ipar perempuan.

Jadilah siang-siang cerah kami menuruti saran beliau, dan memilih Pantai Depok untuk menikmati pemandangan laut selatan dengan ombaknya yang ganas. Meski di pantai hanya  foto-foto sebentar tetapi badan terasa gerah dan mata udah mulai terasa lelah, tapi INSTO DRY EYESnya ketinggalan di kamar penginapan.


“nanti malam kita jalan-jalan ke Malioboro yaa” ajak suami dalam perjalanan menuju penginapan. Waaah ampun Tuhan, nyaris seharian dihabiskan di jalan.

Dan beneran dong, ba’da Isya’ kami jalan kaki ke Malioboro/ Menikmati hiburan pengamen jalanan, belanja oleh-oleh sekadarnya, memandang dokar (kereta kuda) yang lalu lalang membawa penumpang, duduk-duduk di kursi sepanjang Malioboro menikmati gelato 1 cup dibagi berempat karena motto hidup hemat hahaha.

Maliboro, Dokpri

“Eh buat kenang-kenangan, fotoin Mama di dekat papan petunjuk jalan Malioboro dong” pintaku ke anak-anak. Cus dong berpose ala-ala. Lhadalah karena mata kering dan lelah, penampakan saya saat difoto jadi mirip sosok yang terkenal dengan sapaan “Bang satenya bang, sepuluh tusuk”

Bang Satenya Bang, Dokpri

Duh gagal dong punya kenangan foto keren di Malioboro. Memang bener, kalau liburan gak boleh SePeLein mata SEpet PErih LElah. Untungnya saya nggak lupa INSTO DRY EYES di tas tenteng. Tapi andai nggak sempat bawa #InstoDryEyes  , bisa beli bebas di apotek, Indomaret atau di Alfamart sih.

Wah jadwal 1 Syawal padat sekali nih, mata aja sampai terasa perih. Semoga aja keeseokan hari kondisi mata udah baikan dan bisa diajak cuci mata menikmati pemandangan Malioboro pagi. 

Insto di Malioboro, Dokpri

Di parkiran, nggak pakai nunggu sampai kamar di lantai tiga, mata saya udah tetesin Insto Dry Eyes agar keluhan sepet, kering bisa mereda.

Insto di Malioboro, Dokpri

Penasaran karena belum mengabadikan diri di depan papan petunjuk jalan Malioboro, saya langsung mau saat keesokan pagi diajak suami jalan-jalan lagi ke Malioboro buat mencari sarapan. Mumpung kondisi mata juga udah baikan setelah ditetesin INSTO DRY EYES.

Malioboro cukup sibuk meski tak sepadat saat malam hari. Mau foto di depan papan petunjuk jalan juga tak perlu antri. Dan.. satu.. dua ..tigaa cukup keren kan fotoku yang satu ini.

Foto Malioboro cerah, terimakasih Insto

 

Mata Kering Segera Beresin, Jangan SePeLein

 

Mata adalah karunia Allah yang sangat berharga. Jika mata mengalami gangguan kesehatan, segera cari bantuan, jangan disepelekan. Sebab fungsi mata tak bisa digantikan.

Gangguan mata kering bisa disebabkan beberapa hal, yaitu :

1.   Terlalu lama terpapar gawai

Mata yang dipaksa terlalu lama di depan gawai atau gadget selama lebih dari 3 jam akan rentan menderita Computer Vision Syndrome yang ditandai dengan mata kering.

2.   Terlalu lama membaca atau menonton televisi

Ketika fokus membaca atau menonton tayangan, mata akan sedikit dipaksa untuk jarang berkedip. Akibatnya mata terasa kering.

3.   Pengaruh hormonal

Pada kondisi tertentu, mata kering juga disebabkan oleh pengaruh hormon seperti yang dialami oleh ibu hamil karena menurunnya hormone androgen.

4.   Proses penuaan

Ketika usia bertambah tua, fungsi sel dan metabolisme tubuh akan menurun, termasuk di dalamnya adalah produksi air mata sebagai pelindung dan pelapis mata. Akibatnya mata lebih cepat merasa kering.

5.   Terlalu lama berada di ruang ber AC

Terlalu lama berada di ruang berAC tidak hanya mengurangi kelembapan kulit tetapi juga tingkat kelembapan mata. Sehingga mata terasa kering dan mengganggu.

6.   Berada di bawah terik matahari terlalu lama

Ketika berada di bawah terik matahari, mata akan mengalami silau, dipaksa untuk lebih fokus karena cahaya matahari yang menyilaukan. Seperti ketika berada di pantai siang hari bolong, tak hanya tubuh merasa gerah tetapi mata menjadi cepat lelah. 

Mata yang terganggu kesehatannya tidak hanya mengurangi penampilan seperti pengalaman saya berfoto di ikonik Jogja. Tetapi segala aktivitas sehari-hari pasti terdampak juga. Pandangan tidak fokus, berimbas ke kinerja yang kurang maksimal.

Insto Dry Eyes kemasan baru, Dokpri


Gejala mata kering yaitu mata perih, panas laksana terbakar dan lelah serta terkadang terasa ada seperti pasir/kotoran yang mengganjal harus segera diatasi. SEPELE-in alias Sepet, Perih Lelah pada mata sebaiknya mendapatkan penanganan secepatnya agar tidak mengganggu aktivitas kita. #MataKeringJanganSepelein , serahkan ke INSTO DRY EYES untuk diberesin.

Terimakasih Jogja atas kenangan indahnya. Terimakasih Insto, karena bantuanmu saya jadi punya foto bagus di Malioboro. Liburan usai sudah. Saatnya kembali berkarya, bekerja lagi di depan laptop dan tak lupa menjaga kesehatan mata.

 



























 

Share:

Catatan Lebaran 1446 H


"Lebaran ke mana?"
"Kok nggak mudik?
Pertanyaan-pertanyaan klise itu terkadang terdengar menyebalkan buat saya, yang tak lagi punya orang tua dan mertua. Saya dan suami yatim piatu sejak lama. Beberapa tahun lalu saat masih ada mama, kami masih punya tujuan mudik saat hari raya. Ketika Mama sudah tiada dan rumah mama dikontrakkan karena kami bersaudara tinggal di luar kota, maka setiap hari raya kami tak ada tujuan utama. Pernah sih mudik ke Bali, kampung halaman suami pada 2022 untuk ziarah kubur mertua, tapi untuk kembali mudik ke sana jalan darat butuh tenaga dan biaya extra. Jauuuh, dan suami baru pulih dari sakitnya.

Tahun 2025, 1446 Hijriyah berkat karunia Allah kami berhari raya di Yogyakarta. Sebenarnya boleh dibilang kebetulan. Tujuan utama suami sebenarnya mengunjungi salah satu kakak yang tinggal di Demak yang sudah lama tak berjumpa. Eh ternyata sang kakak mengabari jika di hari raya keluarga mereka berlebaran di rumah orang tua istrinya di Bantul Yogyakarta.

Sekalian deh niat silaturahim keluarga berbonus wisata ke Yogya. Ya tapi emang harus nabung cukup lama. Sebab sewa mobil hari raya ternyata mahal juga, dan harus bayar sewa 1 pekan, ngga boleh kurang dari itu. Meski mungkin butuh cuma buat 3-4 hari tetap aja mobilnya wajib disewa selama 7 hari. Blom lagi ongkos transportasi (BBM, E-toll) dan akomodasi plus konsumsi. Tapi yang paling bikin was-was itu kondisi suami, karena di awal-awal Romadhon sempat drop, sakit karena hipertensi. Alhamdulillah Allah karuniakan kesehatan kepada kami sekeluarga dan memberikan izin silaturahim hari raya sekaligus tipis-tipis berwisata.

Perjalanan lebaran dimulai tanggal 30 Maret 2025, berangkat dari Sidoarjo jam 5.30 WIB langsung meluncur ke Yogya. Lancar, ngga kena macet atau antrian. Menyebabkan kami malah harus menunggu waktu check in di Red Doorz Astana Malioboro. Tapi lumayan lah, di sini boleh check in jam 11 WIB meski dapat kamar di lantai 3.
Usai rehat siang. Sore bada Ashar kami meluncur ke Obelix Sea View. Kenapa ke Obelix? sebab ini salah satu wishlist suami beberapa tahun lalu untuk mengajak anak-anak melihat pantai selatan dari ketinggian. Akhir Ramadan yang berkesan, berbuka ditemani sebotol air mineral dan sepotong roti tetapi pemandangannya laut lepas dari tempat tinggi.
Malam takbiran di kamar saja sambil menikmati rendang bekal dari rumah. Terdengar parade takbir keliling dari Malioboro tapi sudah terlalu lelah untuk turun ke bawah dan jalan kaki ke sana.

Keesokan harinya kami meluncur ke Masjid Gedhe Kauman untuk melaksanakah sholat Idulfitri. Ternyata sholat ied dimulai jam 7 pagi. Wow kirain jam 6 seperti di Jawa Timur, jadilah kelamaan di pelataran masjid menanti sholat ied dimulai.

Usai sholat ied tujuan kami sebenarnya cari sarapan dulu di pasar tetapi karena lebaran maka pasarnya ikut liburan. Jadilah kami menuju Bantul sambil mencari tempat makan yang sekiranya buka. Alhamdulillah menemukan warung soto segar, lumayan buat sarapan sebelum melanjutkan perjalanan.

Sekitar jam 9 kami tiba di kediaman kakak ipar di Bantul. Terakhir ketemu kapan ya, udah lama banget. Pas keponakan menikah yang hadir juga hanya diwakili suami saja. Sekarang mereka sudah pada punya anak-anak.

"nggak mampir pantai -pantai ta, ini jalan depan rumah bisa tembus JLS dan aksesnya dekat banget ke pantai" kata beliau.

Dan Bismillah...kami iseng mengikuti saran beliau.
Papan petunjuk di pinggir JLS mengarahkan ke beberapa pantai, langsung asal masuk aja ke Pantai Depok. Kok ngga ada yang narik HTM ya. Apa karena ini pas lebaran, 1 Syawal. Penjaganya masih silaturahim hari raya.

Di depan pintu masuk tampak monumen berbentuk kapal nelayan bertuliskan
Pantai Depok. Mina Bahari.

Saya udah skeptis aja, "ke sini apa ya cuma lihat kapal-kapal nelayan berjajar " pikirku.

"Kalau mau makan seafood ada satu warung yang buka Pak, lurus saja ke sana" sapa seseorang yang mungkin penjaga atau nelayan menunggu waktu berlayar
"Njih, cuma sebentar kok Pak ' kata kami

Jalan beberapa langkah, ternyata pemandangan indah terpampang nyata .
Laut Selatan yang ombaknya ganas, menyapa kami untuk rela berfoto di tengah panas .
Pantainya relatif sepi, seolah milik sendiri.
Mungkin karena belum banyak orang datang ke sini. Sebab pas IdulFi

"Mama, nggak bisa ke Parangtritis karena pakai baju hijau" kata anakku
"Lah, kan ini juga masih wilayah Pantai Selatan, bukan karena warna baju yang membuat terseret ombak, tetapi karena bermain di pantai terlalu jauh, makanya ke pantai santai aja, ga usah main air" kataku

Nggak sampai 20 menit, kami memutuskan kembali ke penginapan. Dan keluar tempat parkir hanya dikenai ongkos parkir 10 ribu rupiah, tanpa ditagih HTM per-orang. Wah kejutan lebaran yang menyenangkan karena penghematan.

Udara gerah udahlah langsung balik lagi ke penginapan buat tidur siang. Malam harinya barulah jalan-jalan ke Malioboro. Terakhir ke sini pas anak-anak masih SD dan TK. Sekarang udah lebih tertata dan tidak ada permainan harga. 

Eh keesokan paginya saya dan suami balik lagi ke Malioboro dengan harapan bis beli sarapan. Beneran, baru aja keluar penginapan ketemu penjual opor lontong dan lontong sayur. Lumayanlan seporsinya 15 ribu rupiah. Makanan dibungkus dan kami makan di kursi-kursi Malioboro.

Usai sarapan kami berkemas meninggalkan Yogya. Petualangan berlanjut ke Tawangmangu mengikuti keinginan si bungsu. Hah, kali ini perjalanan cukup mengganggu sebab jalanan udah mulai padat dan beberapa ruas jalan ditutup, lalu lintas dialihkan karena kepadatan. Jadilah sampai penginapan sederhana sekitar mendekati ashar. Di Tawangmangu seperti pindah tidur saja, karena emang kami nggak kemana-mana hahah, keesokan paginya sudah harus pulang menuju Jawa Timur dan menjalani kehidupan seperti biasa.

Tak ada kenangan wisata, hanya secercah matahari terbit dari balik Gunung Lawu yang berkabut bisa disaksikan dari atap penginapan di lantai tiga. 

















 

Share:

Work at Home

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.