catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Tausyiah Ustadz Muhammad Sholeh Drehem di Masjid Al Ukhuwwah, Maulid Nabi 1441 Hijriyah

Rabiul Awal akan segera berlalu. Bulan yang mengingatkan kita agar lebih dekat dan taat dan berittiba' kepada Rasulullah meninggalkan jejak-jejak sendu.
Betapa kita tertatih-tatih mengikuti sunnah dan risalahnya, tetapi kita sering mengaku yang paling cinta.
Berlomba-lomba memperbanyak sholawat, namun meneladani sifat beliau sebagai uswatun hasanah terasa begitu berat.

Jika Rasulullah sedikit tidur karena bekerja keras menyejahterakan umat di siang hari dan bermunajat di malam hari untuk memohon ampun kepada Sang Kuasa, kita (saya) sedikit-sedikit tidur bahkan lalai bermunajat di penghujung malam, namun berharap syafaat di akhirat.
Jika Rasulullah sedikit makan dan sering berpuasa sunnah, kita (saya) sedikit-sedikit ngemil. Puasa sunnah? Ogah.
Maka ketika Rabiul Awal cepat berlalu, jejak langkah kebaikan ini serasa masih dibayangi awan kelabu.

Alhamdulillah. Di penghujung Rabiul Awal, tepatnya 27 Rabiul Awal 1441 H atau 24 November 2019, Masjid Al Ukhuwwah menyelenggarakan pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Semoga bisa me-recharge semangat untuk meneladani insan mulia ini.
Foto milik PHBI Masjid AL Ukhuwwah  (Dewan Takmir)

Pengajian yang diisi tilawah, hadrah dan tausyiah Ustadz Muhammad Sholeh Drehem, Lc ini dihadiri warga Perumahan Permata Sukodono Raya dan warga desa sekitarnya.

Foto milik PHBI Masjid AL Ukhuwwah  (Dewan Takmir)


Berikut adalah poin-poin tausyiah Ustadz Muhammad Sholeh Drehem, Lc:

π. Rasulullah adalah sebaik-baik contoh, tauladan, uswatun hasanah bagi kehidupan kita.

π. Cinta Rasulullah begitu besar kepada umatnya. Beliau pernah bersabda yang membuat iri para sahabatnya. Dalam sebuah riwayat dikisahkan berkumpullah Nabi SAW bersama sahabat-sahabatnya yang mulia. Di sana hadir pula sahabat paling setia, Abu Bakar ash-Shiddiq. Kemudian terucap dari bibir Rasulullah: “Wahai Abu Bakar, aku begitu rindu hendak bertemu dengan saudara-saudaraku.”
 Abu Bakar mengatakan bahwa dialah saudara Rasulullah. Para sahabat yang lain juga menjawab bahwa merekalah saudara bagi Rasulullah, namun Rasulullah menjawab "Kalian adalah sahabatku, tetapi Saudaraku adalah umatku yang tidak pernah berjumpa denganku tetapi beriman pada risalah yang kubawa"

π. Mukmin yang berkomitmen penuh pada sunnah Rasul akan diganjar pahala setara dengan pahala yang diterima 50 sahabat Rasul.

.
Masalah yang kini dihadapi umat Islam adalah tanda-tanda akhir zaman, yaitu:

1. *Dicabutnya keberkahan*
Barokah adalah bertambahnya kebaikan. Amal sholih bertambah tiap hari, punya banyak uang tetapi tidak tamak, meski tampak kekurangan tetapi merasa berkecukupan, harta yang diperoleh dibelanjakan di jalan Allah.
Jika tak pernah merasa cukup atas pemberian Allah, menghalalkan berbagai cara untuk mencari rezeki inilah tanda hilangnya kebarokahan.
Kemarau panjang, hujan tak kunjung turun, banyaknya bencana, waktu terasa berjalan begitu cepat - baru saja subuh tiba-tiba sudah masuk waktu sholat berikutnya - tak terasa umur makin menua - uban bertambah tanpa menyadari betapa cepat waktu berlalu; semua ini juga merupakan tanda mulai hilangnya kebarokahan. 

2. *Dicabutnya rasa cinta , belas kasih di antara keluarga besar*
Berebut warisan, dengan mertua merasa tidak nyaman, anak tidak hormat dan patuh pada orang tua adalah tanda dicabutnya rasa cinta dalam keluarga besar.

3. *Dicabutnya rasa cinta di antara sesama muslim dan timbul pertikaian*
Perbedaan fiqih, beda pendapat atau pilihan dalam politik yang tajam dan kemudian menjadi sumber pertikaian adalah tanda dicabutnya rasa cinta pada sesama saudara muslim.
Setan sudah angkat tangan mengajak umat Nabi Muhammad untuk menyembah dia, namun setan tidak pernah bosan memprovokasi umat untuk merusak ukhuwwah.
*Maka jagalah ukhuwwah. Sesama muslim harus bersaudara. Jika seorang muslim menolong saudaranya, maka Allah akan menolongnya.
* Salah satu karakter orang beriman adalah bersaudara dan peduli kepada saudaranya.
Ingat janji Allah: Seluruh amal shalih umat Islam akan diterima oleh Allah, semua dosa asal bukan dosa syirik akan diampuni oleh Allah. Namun, dengan catatan tidak bertikai sehingga tidak saling menyapa lebih dari tiga hari dengan sesama muslim.

4. *Dicabutnya rasa malu dari para wanita*
Tutup aurat, jaga akhlaq dan akidah, hindari wewangian berlebihan dengan tujuan bersolek dan dinikmati yang bukan mahram. Dosa wanita yang telah baligh namun tidak mau menutup aurat juga ditanggung oleh orang tuanya.

5. *Dicabutnya kesabaran dari orang-orang fakir*
Kefakiran dekat pada kekufuran. Jika semakin banyak orang fakir yang hilang sabar kemudian berbuat kriminal demi mencukupi kebutuhan hidupnya, karena orang kaya enggan mengeluarkan zakat, inilah tanda-tanda akhir zaman.

6*Dicabutnya rasa sayang kepada yang miskin dari orang-orang kaya*
Salah satu tanda akhir zaman adalah ketika si kaya tak peduli pada si miskin meskipun sesama saudara satu aqidah. Maka bagi yang kaya, letakkan harta/dunia di tangan, bukan di hati. Ingat bahwa dari sebagian harta kita ada hak orang lain. Berbagilah.

7. *Dicabutnya rasa keadilan dari penguasa*
Berdoalah agar kita dianugerahi Allah pemerintah yang adil kepada rakyatnya. Jika kau rasa pemerintah, pemimpinmu kurang adil kepada rakyatnya, bersabarlah dan jangan lelah memohon kepada Sang Maha Kuasa.

8. *Dicabutnya rasa zuhud dan kehati-hatian di kalangan para ulama*
Hilangnya rasa zuhud dari para ulama, ditunjukkan dengan tanda-tanda para ulama, ustadz yang tampil mewah, memilih-milih undangan untuk berdakwah bahkan tidak segan menolak jika dianggap tidak membawa keuntungan atau tidak dihadiri banyak orang

9. *Dicabutnya Al Quran*
Semakin banyak orang meninggalkan Al Quran. Tanda-tandanya adalah: membaca, menghafal Al Quran tetapi hanya sampai mulut dan tenggorokan saja, tidak merasuk dalam hatinya sehingga tidak tercermin pada perilakunya. Tidak mau berbagi, acuh pada sekitarnya, berkata keji, tidak menjaga kebersihan dan perbuatan buruk lainnya padahal rajin membaca Al Quran adalah contoh-contoh tanda dicabutnya Al Quran

10. *Dicabutnya iman*
Kemurtadan, adalah wujud dicabutnya iman. Ulama, pengelolaan masjid, kaum muslim yang kaya tidak peduli atau berupaya menanggulangi kemiskinan bisa menjadi salah satu penyebab murtadnya umat karena kemiskinan.
* Perlu diingat bahwa Rasulullah tidak pernah berlama-lama beribadah di masjid. Beliau menjalankan tugas sebagai khalifah dengan semaksimal mungkin. Ketika mengetahui ada jamaah sholat atau orang yang kelaparan beliau segera mencarikan solusi agar orang tersebut mendapatkan apa yang ia butuhkan.

Betapa mulia akhlaq Rasulullah, betapa adil beliau sebagai pemimpin sepanjang sejarah dunia. Semoga hingga akhir kehidupan, kita mampu menjadi insan dan umat yang beliau banggakan, sebagaimana yang Allah perintahkan.
Share:

Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad di Gontor, 24 November 2019







23 November 2019, adalah hari yang sibuk bagi Pondok Modern Darussalam Gontor. Dalam sehari kedatangan tamu penting. Pagi-siang ada kunjungan menteri kesehatan, sore hari ulama yang paling dinantikan umat Islam, Ustadz Abdul Somad hadir di PMDG memenuhi undangan pondok untuk acara tabligh akbar 24 November 2019 dan dilanjutkan Kuliah Umum di Universitas Darussalam.


Tema Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad kali ini adalah "santri sebagai generasi khoiru ummah".
Saya tidak dapat hadir di acara sholat subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan Tabligh Akbar, tetapi alhamdulillah berkesempatan nonton Streaming melalui Gontor TV.

UAS dengan lugas memberikan tausyiah, diselingi humor segar seperti biasa. Saya mencatat beberapa poin penting berikut:

Ciri-ciri (santri sebagai) Khoiru Ummah:

1. Ta'muruna bil ma'ruf
Mengajak pada kebaikan. Tak hanya melalui ceramah dan khotbah tetapi di segala sendi kehidupan.

2. Wa tanhauna anil munkar
Bicara lantang menolak kemungkaran.
Dengan cara yang ma'ruf, konstitusional

3. Wa tu'minuna billah
Mengupayakan akhir hidupnya husnul khotimah dengan senantiasa menjaga keimanan.
Menguji batu dengan api, menguji manusia dengan uang. Maka khoiru ummah harus berjuang agar istiqomah beriman kepada Allah,  tidak silau oleh duniawi.
.
"Abdul Somad, Ke Gontor apa yang kau cari? Apakah ketenaran, puja-puji. Abdul Somad ke Gontor hanya berharap barokah dan doa dari orang-orang shalih"~ Ustadz Abdul Somad, Lc, MA.
.
MasyaAllah tabarakallah saya kok menangis berkali-kali mendengar tausyiah beliau pagi ini. Bergetar pula dada ini ketika UAS mengisahkan pertemuannya dengan alumni-alumni Gontor: dokter yang membuka pengobatan gratis bagi kaum dhuafa, pemilik rumah makan yang tak segan mendirikan masjid dan mengumandangkan adzan di masjid di tengah kawasan wisata kuliner yang bahkan muslim menjadi minoritas, Anak-anak muda dengan pakaian "gaul" tetapi berdakwah dengan gaya khas generasi milenial dan memiliki jiwa entrepreneur.
.
Larut dalam air mata ketika meng-aamiini doa-doa pak kyai pagi ini. Yang mengingatkan untuk selalu istighfar, betapa saya sering melakukan yang seharusnya ditinggalkan, meninggalkan yang seharusnya dilakukan, mengungkapkan yang seharusnya ditutupi.
Astaghfirullah astaghfirullah astaghfirullah...
Share:

Wisata Gunung Kelud dan Spot Instagramable Yang Yahud

Wisata Gunung Kelud, sering dengar namanya tapi belum pernah ke sana. Ngobrolin Kelud yang teringat adalah debu vulkanisnya yang mewarnai halaman rumah saat ia batuk tahun 2014 lalu. Padahal Sidoarjo-Kediri cukup jauh dan Gunung Kelud bisa dibilang tidak terlalu tinggi.
Kali ini, qodarullah ada kesempatan ke Gunung Kelud karena si Papa niat menyenangkan hati si sulung yang sedang liburan pondok. Jadilah bertepatan dengan hari libur Maulud Nabi Sabtu 9 November 2019,  kami nekad menyewa mobil ke gunung setinggi 1731 meter yang terletak di antara perbatasan Kediri, Blitar dan Malang. Karena kami tinggal di Sidoarjo, maka jalur paling dekat adalah melalui Kediri. Rutenya ikut apa kata google map, alhamdulillah petunjuknya tidak menyesatkan dan si Papa sebagai sopir juga paham cara menggunakan dan membaca google map. Rute yang kami ambil dari Sidoarjo adalah:

Masuk tol Waru (kami dari pintu Karangpilang) - Turun tol Mojokerto -pertigaan Koramil Mojoagung belok kiri ke arah Wonosalam - Sumber Rejo- pertigaan Sumberboto Jombang belok kanan menuju Bareng - pertigaan pasar Bareng belok kanan - Ngoro - Kandangan - lewat jalan menuju Pare sampai pertigaan Wates belok kiri terus aja ke arah Kelud.


Rute yang kami pilih ini membutuhkan waktu tiga jam dari rumah hingga tiba di tempat parkir mobil di lahan Wisata Gunung Kelud. 
Jika ingin melanjutkan perjalanan hingga ke bibir kawah yang eksotik ada dua pilihan: mendaki atau naik ojek dengan tarif yang ditentukan untuk perjalanan PP.  Berapa tarif ojeknya? Antara 40-50 ribu rupiah untuk perjalanan pulang dan pergi. Sistemnya pakai tiket PP yang bisa dipakai untuk berangkat dan kembali dengan ojek yang berbeda. Jadi pak ojeknya tidak perlu menunggu penumpang hingga ia selesai foto-foto atau sekadar menikmati pemandangan di sekitar Kawah. Puas-puasin di lahan sekitar Kawah lalu tinggal lapor ke komandan ojek yang membawa buku absen jika ingin turun ke pos ojek di bawah.

Berapa kira-kira biaya yang harus disiapkan untuk berkunjung ke Kelud? tergantung moda transportasi dan cara mendakinya.
Kalau biaya yang kami keluarkan:
- Sewa mobil 200ribu
- Bensin 150 ribu
- Tol PP sekitar 80 ribu
- Tiket masuk kawasan Kelud 10rb x 4 (hari senin-jumat non libur nasional harga tiketnya 5 ribu rupiah)
- Tiket mobil  2000 rupiah
- retribusi parkir 3000 rupiah
- Ojek 40 ribu x 4 (karena nego harga rombongan yang biasanya minimal 5 orang)

Ke Kelud bawa motor sendiri juga bisa, meski tempat parkir motornya masih cukup jauh dari kawah. Harap diingat, yang bisa sampai ke Kawah hanya kendaraan ojek dan para pejalan kaki (pendaki). Saya mah udah nggak kuat kalau disuruh jalan mendaki. Meski ternyata naik ojek sampai Kawah cukup membuat Adrenalin terpacu juga. Medannya ekstrem kawan-kawan, namanya juga jalan menuju puncak gunung, lerengnya curam, meski hebatnya sebagian jalan sudah dipasang beton cor-coran untuk membantu memuluskan langkah pendaki dan kelancaran para pengojek.

Sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang menyejukkan mata, tetapi saya ngga berani mengabadikan pakai kamera handphone saat motor sedang melaju. Saya menyibukkan diri dengan berdoa, berharap mudah-mudahan bisa tiba di Kawah sampai balik ke rumah dengan selamat hehehe. Setelah menempuh rute terjal, curam, naik turun dan tikungan tajam, kami bertemu jalanan berbatu yang cukup menguras konsentrasi dan tenaga bagi yang melewati. Jalan kaki atau naik ojek harus hati-hati agar tidak tergelincir di bebatuan yang mengerikan. Kemudian melintas terowongan sepanjang kurang lebih 150 meter. Dengung motor di dalam terowongan terdengar seperti teriakan wanita. Duh mendebarkan!


Alhamdulillah akhirnya sampai juga di Kawah. Dan bisa menyaksikan puncak Sumbing sebagai salah satu spot instagramable di Kelud. 


Di area Puncak Gunung yang cukup luas, si mas dan adiknya bisa bergaya ala-ala levitasi. Emaknya sudah gak mungkin lah hiihihi.


Menurut pak ojek yang mangkal menunggu penumpang turun, pangkalan ojek di puncak ini dahulunya tidak ada. Baru bisa dipasang semacam peneduh di sekitar irigasi aliran lahar setelah Kelud meletus pada tahun 2014 sehingga sebagian wilayah puncaknya rata dengan tanah dan berbentuk datar. 


Salah seorang pengunjung bercerita banyak perubahan sejak ia terakhir ke Kelud entah tahun berapa. Menurut ibu itu dahulu dataran tinggi di sekitar puncak Kelud sangat hijau. Saya baca di artikel media online memang Kelud termasuk salah satu gunung yang lerengnya menjadi korban kebakaran di kemarau panjang. Namun kesan eksotisnya tidak hilang. 



Jika berkunjung kemari, jangan sia-siakan waktu untuk mengabadikan Kelud dan spot instagramable yang yahud. Dan jangan lupa untuk selalu mencintai alam, jangan membuang sampah sembarangan atau merusak tatanan agar bumi yang semakin menua tidak semakin kalut.

Share:

Peluang Penghasilan Dari Optimasi Media Sosial

Zaman digital, lazimnya setiap orang yang aktif sebagai pengguna internet memiliki setidaknya satu akun media sosial. Memiliki media sosial bukan keharusan, tidak juga bisa disebut sebagai kebutuhan. Sebab tidak memiliki akun media sosial pun hidup tetap aman-aman saja, nyaman tak kurang suatu apa. Malah ada juga yang merasa media sosial adalah sumber duka.

Kok bisa sengsara karena media sosial? bisa jadi karena kurang tepat menggunakan media sosial, jejaring sosial digunakan untuk berdebat, menebarkan kebencian, menanam permusuhan. Namun jika bijak mengelola media sosial mungkin tak akan merasa terganggu. Apalagi jika memanfaatkan media sosial sebagai sarana mendapatkan penghasilan. 

Bagaimana cara memanfaatkan media sosial sebagai sumber penghasilan? berikut adalah beberapa contoh peluang mendapatkan penghasilan dari dunia internet dan jejaring sosial:

1. Online shop
Pastilah sekarang online shop sedang menjamur. Ngga perlu sewa toko bisa langsung jualan. Tetapi berjualan di Instagram dan facebook harus hati-hati agar akun tidak disuspend. Di Instagram sebaiknya menghindari terlalu banyak hashtag dan spam komentar. Di facebook jangan terlalu sering upload foto dagangan atau sebar link. Beri jeda dengan mengunggah postingan organik alias non jualan.
2. Influencer
Bahasa awamnya influencer ini adalah mereka yang berusaha mempengaruhi pasar alias calon konsumen untuk menggunakan produk atau jasa yang menitipkan "pesan iklan" melalui posting di akun media sosial.
3. Buzzer
Hampir sama dengan influencer, buzzer bertugas mengangkat nama produk atau jasa sehingga khalayak tertarik untuk memanfaatkannya karena melihat keunggulannya di media sosial. Bedanya influencer biasanya membagikan pengalaman pribadinya, benar-benar telah merasakan keunggulannya untuk kemudian diunggah di media sosial. Sedangkan buzzer biasanya bekerja dengan tujuan memperkenalkan produk/jasa agar lebih terkenal meski mungkin tidak selalu mendapatkan pengalaman pribadi.
4. Customer Service Officer
Layaknya CSO di dunia nyata, CSO di online shop bertugas sebagai ujung tombak pemasaran. Mulai bertugas membangun brand perusahaan melalui posting di media sosial, menjawab pertanyaan calon konsumen hingga memberikan masukan dan saran apabila diperlukan.
5. Admin online dan jasa kelola akun
Hampir mirip dengan CSO, admin online suatu fanpage atau akun media sosial suatu perusahaan bertugas mengelola media sosial melalui posting artikel, foto, caption. Bedanya CSO diharapkan mendongkrak pemasaran karena tugas utama CSO di dunia maya adalah menjual produk. Sedangkan admin online lebih berperan sebagai pemoles branding melalui postingan yang positif dan menarik minat netizen.

Dari lima contoh peluang mendapatkan penghasilan dari media sosial, kira-kira mana yang paling kalian sukai atau sudah kalian lakukan?
Share:

Cara Paling Mudah Mengajukan Turun Kelas Pelayanan BPJS Secara Online


"Turun kelas BPJS" ini yang sedang booming di Indonesia menjelang tahun 2020. Kabar resmi bahwa tarif iuran kepesertaan BPJS akan segera naik 100 persen per 1 Januari 2020 menjadi pemicu sebagian besar peserta BPJS untuk turun kelas yang artinya turun iuran juga.
Kenaikan iuran BPJS sebesar 100 persen ini bagi saya cukup memberatkan.
Maka saya memilih menurunkan kelas pelayanan sebelum 1 Januari 2020. Pilihan bagi masyarakat yang merasa berat akan kenaikan iuran BPJS ini memang hanya dua yaitu turun kelas atau minta pindah menjadi peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) Nah PBI ini khusus ditujukan bagi rakyat ekonomi miskin, yang benar-benar tidak mampu membayar. Dan persyaratannya segambreng, tidak sekadar minta surat miskin dari kelurahan. Tapi harus sesuai dengan persyaratan : rumah dari bambu, alas tanah, tidak punya MCK dsb dsb.

Mengajukan turun kelas BPJS harus antri lagi dong. Malesnya berhadapan dengan birokrasi. Eh, sekarang zaman digital, turun kelas BPJS pun bisa dilakukan secara online. Tapi syarat utama pengajuan turun kelas pelayanan BPJS adalah kepesertaannya harus sudah mencapai minimal satu tahun. Teman saya malah punya pengalaman syarat tambahan yaitu dalam setahun itu tidak ada klaim ke BPJS.

Bagaimana pengajuan turun kelas BPJS secara online? Caranya:
1. Unduh aplikasi Mobile JKN
2. Register peserta BPJS pada aplikasi ini. Siapkan data nama peserta, NIK, nama ibu kandung, nomor HP, alamat email dan nomor kepesertaan BPJS.

Di layar akan muncul data tentang Kartu Indonesia sehat kita. Lengkap.

3. Pilih menu pelayanan
4. Pilih ubah kelas rawat

Nah selesai sudah. Namun perlu dicatat pengajuan turun kelas ini hanya berlaku satu tahun sekali. Jadi jika ingin mengajukan pindah (naik) kelas lagi harus menunggu satu tahun.
Mudah dan cepat, semoga bermanfaat





Share:

QR Code Sebagai Alat Pembayaran

Maraknya dompet digital seperti Link Aja, GoPay, Dana, menjadi salah satu faktor meningkatnya penggunaan QR Code sebagai alat pembayaran non tunai. Seiring semakin canggihnya fitur-fitur smartphone, kaum milenial lebih memilih gaya hidup serba digital termasuk memanfaatkan QR Code sebagai alat transaksi pembayaran.

        Selain faktor kecanggihan teknologi sebagai faktor pendorong semakin meningkatnya penggunaan QR Code, di mata pengguna QR Code memiliki berbagai keunggulan. Kelebihan QR Code sebagai alat pembayaran antara lain:

1.   Efisien

Di zaman digital, masyarakat tak perlu membawa beban uang cash dalam jumlah besar sehingga dompet tidak tampak tebal. Cukup memastikan dompet digital terisi saldo sesuai kebutuhan.
2.   Simple
Melakukan proses pembayaran menggunakan QR Code tidak butuh waktu tanpa terlalu lama. Konsumen tak perlu menghitung lembaran uang dan mempermudah kasir agar tidak kesulitan menyiapkan uang kembalian apabila dibutuhkan, sebab berbelanja dengan QR Code memotong saldo dompet digital sesuai jumlah tagihan.
3.   Aman
Transaksi QR Code memerlukan pin rahasia untuk menyelesaikan transaksi pemotongan saldo ketika melakukan pembayaran sehingga tidak khawatir uang hilang atau saldo menguap dibelanjakan oleh pihak yang tidak berhak atau tidak berkepentingan.  Bagi penjual atau penerima pembayaran tidak perlu lagi khawatir tertipu uang kertas palsu sebagai alat transaksi sehingga menyebabkan kerugian.
        Semakin meluasnya penggunaan QR code sebagai  alat pembayaran ini tak dipungkiri mampu #gairahkanekonomi . Ditinjau dari efektivitas secara umum dalam transaksi perdagangan, keberadaan QR code mempermudah pebisnis retail dengan tak perlu dibebani untuk menyediakan mesin EDC sebagai sarana mempermudah pembayaran non cash sehingga biaya operasional dan infrastruktur lebih murah.
         Sebagai langkah konsolidasi dan standarisasi, Bank Indonesia menetapkan penggunaan QR Standar yang dikenal dengan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) yang  resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2019. QRIS merupakan produk Bank Indonesia yang dihasilkan melalui serangkaian diskusi melibatkan pelaku usaha dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
       
Alasan utama Bank Indonesia merilis kebijakan #pakaiQRStandar adalah agar setiap lapisan masyarakat mampu menggunakan produk tersebut hanya bermodalkan smartphone. Dengan demikian standarisasi QR diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
Keunggulan QRIS ini adalah memastikan semakin mudahnya bertransaksi non cash sebab alat pembayaran berbasis QR Code standard terintegrasi antara satu dengan yang lain. Satu QR Code yang terdapat di merchant  dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran berbasis QR pada ponsel. Berbelanja non tunai jadi lebih mudah dan sederhana.
                  
Share:

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.