catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Wakaf, Kebaikan Yang Mengalir Sepanjang Zaman


“Pondok kita ini bukan hanya milik rakyat Indonesia, tetapi telah diwakafkan oleh dan kepada umat Islam di seluruh dunia” seru pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) KH Hasan Abdullah Sahal pada pembukaan acara pengumuman seleksi santri baru tahun ajaran 2016/2017. Waktu itu saya mengantarkan anak sulung saya mengikuti ujian masuk PMDG melalui serangkaian test. Hasil test diumumkan secara lisan dengan menyebutkan nomor peserta ujian untuk ditempatkan di Gontor pusat atau cabang,atau tidak lolos seleksi.
Pondok Modern Darussalam Gontor,dokpri

Sebagai sosok yang baru mengenal dunia pondok, saya mengernyitkan dahi dengan pernyataan pak kyai. Setelah menjadi wali santri saya baru menyadari bahwa ucapan pak kyai itu benar adanya. Pondok Modern Darussalam Gontor telah diwakafkan dan menjadi milik umat Islam, bukan milik kyai, bukan milik perorangan. Lembaga tertinggi di Pondok Modern Darussalam Gontor  sebagai balai pendidikan adalah Badan Wakaf. Badan Wakaf merupakan semacam badan legislatif yang bertanggungjawab atas kelangsungan dan kemajuan Pondok Modern. Sementara itu tugas dan kewajiban keseharian dalam aktivitas pondok diamanatkan kepada Pimpinan Pondok.
     Saya merenung, dan takjub. Betapa wakaf bisa sangat berperan di dunia pendidikan. Bayangkan jika tidak ada badan wakaf di PMDG. Bagaimana cara membiayai kegiatan pondok, membangun fasilitas-fasilitas untuk santri dan guru sedangkan besarnya SPP dan uang makan hanya sekitar 640 ribu per bulan dan biaya masuk sekitar 5 juta rupiah dan semua itu kembali untuk kepentingan dan kegiatan santri selama setahun.
Ketakjuban saya adalah pada berkah wakaf yang mengiringi perjalanan PMDG selama lebih dari 90 tahun. Pondok yang di awal berdiri di desa Gontor  hanya berupa satu masjid kecil yang kini disebut masjid pusaka dan lebih mirip sebuah musholla serta satu bangunan utama untuk kegiatan belajar mengajar, dalam perjalanan menuju seratus tahun usia telah berkembang menjadi pondok modern dengan belasan cabang yang tersebar di Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Di lokasi awal pondok Gontor yang dikenal sebagai Gontor pusat, luas tanah pondok yang diperoleh dari sistem wakaf kini telah mencapai sekitar 253 hektar. Menariknya ada kisah tentang Komsol (Kompleks Solihin, area di sekitar Gedung Sholihin) menurut buku Gontor Menerobos Mitos, tokoh bernama Sholihin dahulu telah mewakafkan tanahnya untuk perkembangan Pondok Pesantren Gontor sehingga namanya diabadikan sebagai nama gedung yang digunakan sebagai asrama santri.
Dokumentasi Masjid Pusaka Gontor, sumber gontor.ac.id

Bayangkan kehebatan sistem wakaf di dunia pendidikan, terutama sistem pendidikan pesantren. Pondok tidak membebani wali santri dengan pungutan uang gedung hingga jutaan rupiah. Tanah pondok dan pembangunan gedung-gedung di pondok Gontor sebagian besar berasal dari dana wakaf dan pemasukan dari badan-badan usaha milik pondok. Berapa besar dana wakaf yang dikelola di PMDG? Sebuah media nasional sempat merilis datanya dalam sebuah artikel. Bahwa wakaf turut berperan dalam memajukan pendidikan dan peradaban tidak dapat dipungkiri sebagai suatu kenyataan.
sumber: Republika.co.id

Lebih lanjut mengenai kunci keberhasilan wakaf di PMDG bisa disimak dalam pernyataan KH. Hasan Abdullah Sahal dalam video berikut ini:


Manfaat Wakaf Pada Umumnya

     Pengertian Wakaf menurut UU Wakaf Nomor 41 Tahun 2004 adalah ‘Perbuatan hukum wakif (pihak yang melakukan wakaf) untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum sesuai syariah”
Wakaf mengandung banyak hikmah dan manfaat. Hikmah bagi wakif (pihak yang melakukan wakaf)
1.   Mengalirkan pahala jariyah
Para ulama sepakat bahwa wakaf adalah salah satu bentuk amal jariyah. Dalam sebuah hadits, umat diingatkan tentang pentingnya beramal jariyah.
Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang shalih”
(HR. Muslim no. 1631)
 2.   Mendorong etos kerja muslim
Etos kerja muslim adalah itqan dan ihsan. Bersungguh-sungguh dan dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Bagi muslim yang taat, ia akan selalu teringat bahwa Allah hanya menyukai yang “bersih” termasuk asal muasal harta yang diperoleh untuk menghidupi keluarga dan segala infaq, sedekah dan wakaf sehingga akan selalu berupaya mencari nafkah di jalan yang baik dan bekerja dengan sungguh-sungguh.
3.   Meletakkan dunia di tangan, bukan di hati
Seseorang yang terbiasa memberikan hartanya untuk kepentingan umat akan termotivasi untuk hidup zuhud, tidak materialistis dan bergaya hedonis. Sehingga hatinya merasa lebih tenteram sebab duniawi hanya diletakkan di tangan, tidak memenuhi sanubari.

Bagaimana syarat dan pengelolaan harta wakaf? Menurut bimasislam.kemenag.go.id rambu penting dalam perwakafan adalah harta benda wakaf tidak boleh dijual, dihibahkan, diwariskan, dijadikan jaminan pinjaman bank, disita, ditukar atau dialihkan dalam bentuk pengalihan hak lainnya. Harta benda wakaf pada prinsipnya harus memberi manfaat sesuai dengan peruntukannya untuk kemaslahatan umat dan masyarakat umumnya.

Dari penjelasan tersebut, manfaat wakaf bagi masyarakat luas sangat jelas yaitu:

1.   Membuka ruang bagi umat untuk memperoleh fasilitas dan sumber pendanaan operasional yang jelas dan insya Allah halal.
Fasilitas umum bagi umat yang berhak beroperasi atas dana wakaf adalah yang sesuai dengan syariah, bisa berupa masjid, musholla, Tempat Pengajaran Al Qu’ran, pondok pesantren, madrasah bahkan fasilitas umum seperti fasilitas pengairan yang berfungsi untuk berwudhu dan bersuci di tempat-tempat yang membutuhkan.
2.   Menjaga wibawa umat
Sering melihat kotak-kotak amal di jalan raya di sekitar area pembangunan masjid dan permohonan bantuan kepada pengendara sehingga menyebabkan perjalanan terhambat? Fenomena ini sangat memprihatinkan. Sekilas tampak tidak berbeda dengan peminta-minta. Andai semakin banyak umat yang tergerak mewakafkan hartanya mungkin renovasi atau pembangunan masjid tidak perlu membuka donasi di jalan-jalan raya.
3.   Menjembatani kesenjangan sosial
Bayangkan jika di suatu daerah minus, tidak memiliki masjid padahal mayoritas penduduknya adalah muslim. Jika dana wakaf yang dikelola secara nasional membantu terwujudnya pendirian masjid di daerah tersebut maka tidak terjadi kesenjangan sosial dan umat mendapatkan fasilitas yang dibutuhkan
4.   Menumbuhkan jiwa sosial
Berwakaf menyadarkan bahwa tidak ada yang kekal di dunia ini. Bahkan harta benda tidak dibawa mati. Hal ini membantu menumbuhkan jiwa sosial bagi wakif maupun orang lain yang terinspirasi dengan besarnya manfaat wakaf bagi masyarakat.
5.   Mendorong perkembangan dunia ilmu dan pengetahuan
Andai seluruh dana pembangunan sekolah dan madrasah menanti  dari APBN yang dicanangkan pemerintah, mungkin masih banyak anak-anak usia sekolah yang tidak terserap di dunia pendidikan. Sebab alokasi dana APBN untuk pendidikan hanya sekitar 20 persen.

Suasana di sekitar asrama santri PMDG, dokpri

Manfaat Wakaf Dalam dunia Pendidikan.

Fungsi wakaf bagi dunia pendidikan sangat besar manfaatnya. Contoh paling nyata telah diteladankan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor. Mengingat terbatasnya bantuan pemerintah untuk dunia pendidikan, terutama bagi pondok pesantren, maka wakaf merupakan instrumen paling utama bagi umat untuk menyelenggarakan pendidikan yang layak bagi generasi harapan bangsa.
Dalam dunia pendidikan peran nyata wakaf antara lain:
1.   Menjaga marwah pendidikan
Dulu saya menyaksikan santri – santri dari salah pondok pesantren di luar kota menjajakan produk pondok dari rumah ke rumah di sekitar kediaman kami. Produk yang ditawarkan berupa kalender, keripik pisang, hasil kerajinan, aneka camilan yang dibubuhi cap atau dikemas dengan menonjolkan nama pondok pesantren dengan tujuan mendapatkan pendanaan. Sedih karena bisa saja para santri tersebut mungkin kehilangan sebagian waktu belajarnya sebab harus turut bekerja mencari sumber dana bagi pesantrennya. Andai dana wakaf mengalir secara proporsional mungkin pondok pesantren atau madrasah tetap mampu beraktivitas dan tetap menjaga marwah tanpa harus menggali simpati dari rumah ke rumah.
Suasana di PMDG menjelang musim ujian akhir
2.   Pemerataan pendidikan
Mengingat keterbatasan anggaran pendidikan dari pemerintah, ada kemungkinan di beberapa daerah masih kurang fasilitas sekolah. Sehingga tak jarang siswa harus menempuh perjalanan jauh menuju sekolah terdekat. Jika sumber dana wakaf nasional semakin lancar, maka tidak menutup kemungkinan keterbatasan sekolah dapat diatasi dengan pendirian sekolah, madrasah dan pondok pesantren di daerah-daerah terpencil. Lengkap dengan bantuan beasiswa bagi siswa yang tidak mampu.
3.   Menghasilkan generasi berbekal iman dan iptek
Pendirian madrasah dan pondok pesantren dari dana wakaf akan menghasilkan generasi yang tangguh, cakap, berbekal iman dan ilmu pengetahuan. Generasi yang berkualitas adalah tunas, harapan bagi bangsa dan negara meraih masa-masa keemasan. KH Idham Chalid, KH Hasyim Muzadi, Ustadz Mafthuh Basyuni, KH. Din Syamsuddin dan puluhan bahkan ratusan tokoh-tokoh terkemuka di Indonesia adalah hasil didikan PMDG dengan peran wakaf yang tak bisa diabaikan di dalam proses pendidikannya.

Manfaat Wakaf Dalam Membangun Sosial dan Ekonomi

      Wakaf juga berperan dalam membangun kondisi sosial ekonomi masyarakat umum. Sesuai perkembangan zaman terjadi pergeseran obyek wakaf, dari obyek tidak bergerak berupa tanah dan bangunan menjadi wakaf produktif. Tanah dan dana wakaf bisa dimanfaatkan untuk membangun perusahaan, pabrik, industri dan perbankan yang dikelola sesuai syariah sehingga menumbuhkan dampak positif bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Fungsi wakaf dalam membangun sosial ekonomi adalah:

1.   Membuka lapangan kerja
Salah satu masalah bagi negara dengan tingginya angka kepadatan penduduk adalah tersedianya lapangan kerja. Terbukanya lapangan kerja dari unit-unit usaha syariah yang dibangun dengan dana wakaf membantu mengurangi permasalahan demografi.
2.   Mengurangi ketimpangan kesejahteraan
Kemiskinan harus dientaskan, bukan orang miskin dilenyapkan. Wakaf yang mampu membangun kondisi ekonomi lebih baik mampu mengurangi kesenjangan sosial
3.   Menekan angka kriminalitas
Kefakiran dekat pada kekufuran. Semakin baik kondisi perekonomian pada umumnya membantu mengurangi tingkat kriminalitas seperti pencopetan, penjambretan, pencurian, perampokan yang dilakukan dengan tujuan memenuhi kebutuhan hidup karena tidak memiliki pekerjaan tetap.



Manfaat Wakaf Dalam Dunia Kesehatan
 Tanah dan dana wakaf juga bisa dikelola untuk membantu masyarakat terpenuhi kebutuhan untuk kesehatan sesuai syariah. Pembangunan rumah sakit, rumah sakit bersalin sesuai syariah, pabrik obat yang dipastikan kehalalan produknya hingga fasilitas-fasilitas kesehatan lain bisa dibantu oleh pengelolaan wakaf. Pemanfaatan wakaf di dunia kesehatan ini membawa manfaat;
1.   Pemerataan fasilitas kesehatan
Di desa-desa terpencil, seringkali kebutuhan masyarakat akan tindakan medis kurang dipenuhi sehingga untuk berobat atau melahirkan, pasien dan ibu hamil harus dilarikan ke lokasi yang jauh dari domisili. Pembangunan rumah sakit dari dana wakaf membantu masyarakat mendapatkan pengobatan yang layak.
2.   Pengobatan sesuai syariah
Pernah beberapa kali terjadi kasus ditariknya obat yang telah diproduksi massal karena mengandung zat yang diharamkan. Dengan pendirian pabrik farmasi sesuai syariah akan membantu umat memperoleh pengobatan sesuai syariah
3.   Memotivasi lahirnya cendekiawan dan ilmuwan muslim
Beberapa abad lalu, siapa yang tidak kenal Ibnu Sina, sosok yang sangat besar jasanya di dunia medis. Pemanfaatan dana wakaf untuk dunia kesehatan diharapkan bisa memotivasi lahirnya ahli-ahli medis, cendekiawan dan ilmuwan muslim yang membantu umat Islam meraih kembali zaman keemasannya.

Kendala Pemanfaatan Dana Wakaf dan Solusinya

 

Jika dikelola dengan profesional, dana dan tanah wakaf bisa lebih berperan dalam kehidupan masyarakat. Sayangnya pengelolaan wakaf di Indonesia belum maksimal.
Beberapa kendala yang muncul di masyarakat adalah:

1.   Belum familiarnya wakaf produktif
Sebagian besar masyarakat Indonesia masih terikat pada pemikiran bahwa wakaf harus berupa obyek tidak bergerak seperti tanah atau bangunan sehingga memerlukan dana besar. Padahal wakaf bisa diamalkan sesuai dengan kemampuan  finansial sehingga menjadi wakaf produktif.
sumber bimasislam.kemenag.go.id 
2.   Kurangnya sosialisasi mengenai badan wakaf nasional
Selama ini masyarakat mengenal wakaf dari lembaga-lembaga sosial atau filantropi. Sehingga sebagian beranggapan jika bukan donatur tetap tidak bisa berpartisipasi dalam wakaf. Padahal wakaf sebenarnya telah dikelola secara nasional melalui Badan Wakaf Indonesia

3.   Kekhawatiran dana wakaf tidak dikelola secara professional
Kasus penggelapan setoran pajak bisa menjadi pemicu pikiran negatif bahwa dana wakaf produktif akan mengalami nasib yang sama.

Solusi dari permasalahan ini adalah:
1.   Pemerintah harus lebih mensosialisasikan wakaf produktif melalui berbagai cara: seminar dengan mengundang perwakilan majelis taklim atau dewan takmir masjid, talkshow di kampus-kampus, pemanfaatan media sosial dan blog serta media massa
2.   Sosialisasi mudahnya menyetorkan dana wakaf produktif
Pada umumnya calon wakif  bisa datang ke LKS PWU (Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang). Sekarang ada 17 LKS PWU, yakni bank-bank syariah yang ada di Tanah Air. Untuk mempermudah umat mungkin di kemudian hari bisa dikembangkan fasilitas auto debet atau kunjungan CSO bank ke rumah/tempat kerja sebagai fasilitas jemput bola penyerapan dana wakaf.
sumber: IG @literasizakatwakaf

3.   Perlu adanya transparansi dan pengawasan ketat dengan peran serta masyarakat
Umat berhak mengetahui perkembangan dana wakaf yang terkumpul. Pengawasan melekat dari lembaga independen dan transparansi pengelolaan dana wakaf akan membantu mengurangi kecemasan umat dan memastikan dana wakaf produktif tersalurkan secara tepat.


       Wakaf merupakan salah satu kekuatan ekonomi kaum muslimin sejak dari zaman Nabi. Wakaf adalah kebaikan yang mengalir sepanjang zaman. Jika tata cara wakaf disosialisasikan secara cermat dan dana wakaf dikelola secara tepat maka berbagai permasalahan di dunia pendidikan, ekonomi, sosial dan kesehatan dapat teratasi. Kita bisa memulai dan memotivasi untuk menyiapkan dana wakaf dari diri sendiri.

Daftar pustaka:
1.https://www.gontor.ac.id
2.https://republika.co.id
3.https://bimasislam.kemenag.go.id/
4.https://www.bwi.go.id/
5.https://www.researchgate.net/
6. Instagram : @literasizakatwakaf
7. Buku : Gontor Menerobos Mitos







Share:

Mengapa Memilih Pondok Pesantren?

Dulu, waktu si sulung lolos seleksi penerimaan santri baru di pondok pesantren, keluarga besar kami pada ribut.
"Ngapain mondhok, nanti lulusan pondok mau kerja apa"
"Duuh, di pondhok nanti anakmu diapa-apain lo"
"Belajar agama kan nggak selalu di pondok, bisa belajar sendiri di rumah dan sekolah".
Hmm ya..saya cuma senyum aja, sambil mengelus dada.
Lha ya kan yang berkomentar nggak ikut bayarin sekolahnya, ngga ikut repot kalau ada apa-apa hehehe.
Saya juga ngga mau terlalu membangga-banggakan kalau santri itu TOP, pasti begini begitu, nggak juga merasa derajat santri lebih tinggi.
Sebab hidup di dunia itu proses, hasil akhirnya di akhirat nanti.
Sebab penilaian tertinggi itu di hadapan Allah, biar saja apa kata manusia.

Tawakal dan Lillahita'ala itu saja.

Mengapa memilih pondok pesantren?
1. Pondok pesantren itu miniatur hidup bermasyarakat. 24 jam berbaur dengan santri dari berbagai suku dan sifat. Baik buruk, dipelajari dari pergaulannya.

2. Mengedepankan mental skill.
Job skill bisa tak lagi berharga jika kalah bersaing di dunia kerja, tapi mental skill membentuk jiwa pejuang dalam diri anak. How to struggle, fight, survive.

3. Bekal ilmu agama.
Saya, jujur bukan orang yang cukup ilmu. Bagaimana menyikapi perbedaan fiqih, bagaimana memahami ilmu waris, bagaimana menterjemahkan bacaan Al Qur'an, bagaimana mengetahui tingkatan hadits antara yang dho'if, hasan, dan shahih ..hmmm jadi ingin mondhok juga.

4. Niat baik insyaAllah hasilnya baik.
Jika niat kita Lillahi ta'ala...apa ya Allah tega nggak memudahkan jalan kita.

Sekali lagi, tawakal dan Lillahi ta' ala itu saja.
Share:

Ketika Si Kecil Menderita Cacar Air

'"Ma...kok tanganku keluar kayak gini ya" anak bungsu saya yang semalam mengeluh pusing dan badannya demam menjulurkan kedua lengan. Tampak ruam-ruam merah yang mengandung air.
Duh cacar air.

Kebayang betapa tersiksanya. Karena dulu waktu saya masih duduk di bangku SD pernah merasakan, Kemudian beranda FB saya, selain kabar-kabar negara yang kian menyesakkan dada, beberapa melontarkan curhat mengabarkan jika dirinya atau anaknya menderita cacar air. Lalu sebagian netizen berebut memberikan saran pengobatan.


Saya jadi tertarik untuk membuat rangkuman tentang serba-serbi cacar air.
1. Apakah cacar air mengenal musim alias penyakit musiman?
Sebenarnya disebut cacar air disebut sebagai penyakit musiman juga kurang tepat. Tetapi penyakit ini biasa mewabah di musim kemarau dan pancaroba. Penyakit yang disebabkan virus ini mudah sekali menular. Sehingga jika seseorang terjangkit cacar air, kemudian menular maka penularan tersebut bisa terjadi dengan cepat dan di ruang lingkup yang cukup luas.

2. Apa benar menderita cacar air diharuskan libur mandi agar lekas sehat kembali?
waduh, kalau selama menderita cacar air nggak mandi, bisa-bisa cacar airnya sembuh eh ganti panu hehee. Saya baca di artikel kesehatan, ternyata tidak ada larangan mandi bagi penderita cacar air. Anak saya juga mandi minimal dua kali sehari dan ia merasa nyaman  mandi dengan air suam-suam kuku.

3. Apa benar cacar air tidak ada obatnya.
Seperti penyakit yang disebabkan virus, cacar air memang tidak ada obat penyembuh yang luar biasa. Tetapi dokter biasanya meresepkan Acyclovir tablet maupun salep yang fungsinya untuk mengobati luka akibat infeksi yang disebabkan oleh virus.

4. Berapa lama cacar air sembuh?
Dari pengalaman, anak saya di hari ketiga sejak munculnya ruam cacar air, kondisinya sudah membaik. Ruam makin mengering, tidak lagi menderita panas dan pening. Menurut pustaka, cacar air biasanya berlangsung antara seminggu hingga dua minggu. Sedang masa inkubasinya antara 7-21 hari. Meski mengering, mungkin sebagian bekas luka cacar akan menimbulkan bekas, tetapi berdasarkan pengalaman, luka tersebut akan pudar dengan bergantinya sel kulit.

Bagaimana caranya agar bisa segera sembuh dari cacar air? Anak bungsu saya kemarin hanya mengonsumsi Acyclovir tablet dan vitamin dari dokter, serign berganti pakaian agar tidurnya nyaman, untuk mengurangi rasa gatal saya taburkan bedak talk yang mengandung asam salisilat, selang seling dengan mengoleskansalep. Jadi saat salep sudah mengering, saya taburi bagian tubuhnya yang terkena cacar dengan bedak salisilat. 

Semoga sedikit share pengalaman ketika si kecil menderita cacar air ini bisa bermanfaat.
Share:

(Sholat) Taubat

*(Sholat) Taubat*
Kajian Fiqih Masjid Al Ukhuwwah
Sabtu 14 September 2019
Ustadz Ahmad Habibul Muiz, Lc.

☀ Bertaubat adalah mengakui dosa dan berjanji tidak akan mengulanginya.

☀Dalam kitab fiqih dikenal sholat sunnah taubat. Jika merasa berbuat dosa dan menyesalinya, disunnahkan untuk bersegera berwudhu dan mendirikan sholat taubat dua rokaat dan beristighfar sebanyak-banyaknya.

♥ Dalil pentingnya bertaubat adalah QS Ali Imran: ayat 135

♥ Orang yang bertaqwa bukan orang yang tak pernah berbuat dosa. Namun ketika sadar telah berbuat dosa segera ingat kepada Allah, bersungguh-sungguh dalam bertaubat dan memohon ampunan
🌞


*Bagaimana "tips" agar taubat kita diterima Allah SWT?*
Agar taubat kita diterima dan dosa kita diampuni, maka para ulama menganjurkan untuk melakukan hal berikut ini:
1. Menyadari perbuatan dosa
Pendosa harus mengakui telah berbuat dosa untuk menuju tahapan taubat berikutnya. 🙇🏻‍♀Bukan pura-pura tidak berdosa seolah tidak ada apa-apa 🏃🏻‍♂

2. Menyesali perbuatan dosanya dan bersungguh-sungguh dalam memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa. 🥺
Perbanyak istighfar. Menangislah karena menyesali dosa, menangis 😭itu melembutkan hati namun terlalu banyak tertawa membuat hati menjadi keras. 🧟‍♂

3. Berjanji untuk tidak mengulangi dosa.
Taubat nasuha adalah taubat yang sebenar-benarnya. 🙇🏻‍♀ Berjanjilah kepada Allah dan diri sendiri untuk tidak mengulangi dosa yang sama di lain hari. Bukan kapok lombok yang kapan-kapan diulang kembali 🌶

4. Meminta maaf pada yang didzalimi.
Jika dosa yang dilakukan berkaitan dengan interaksi dengan sesama manusia, tak perlu ragu atau gengsi untuk meminta maaf kepada "korban dari perilaku kita"🤝 Ingatlah bahwa Allah mengampuni dosa-dosa, tetapi berkaitan dengan dosa karena kesalahan kita pada sesama manusia maka harus ada keridhoan memaafkan dari yang kita sakiti.😔

5. Bertaubat ketika belum sakaratul maut.
Ketika nyawa belum sampai kerongkongan, insyaAllah taubat nasuha kita akan diterima. Dikisahkan dalam Al Quran QS Yunus: 90 bahwa Fir'aun di akhir hayatnya mengakui bahwa ia beriman kepada Tuhannya Musa dan Harun (Bani Israil), namun taubat yang sudah terlambat karena nyawanya sudah di kerongkongan. Mari membaca tafsir Al Quran QS An Nisa: 18
🌠
Dalam sesi tanya jawab ada yang bertanya *jika di masa " jahiliyah" kita pernah melalaikan sholat lima waktu, apakah dengan mendirikan sholat taubat bisa mendapat ampunan Allah dan apakah sholat taubat bisa menggantikan/menambal "kerusakan sholat kita?*
Jawab ustadz Habib: perlu dipahami jika hukum sholat taubat adalah sunnah, jadi meski tidak dilakukan tidak apa-apa. Tetapi bertaubatnya wajib. Oleh karena itu para ulama menyarankan satu hal lagi (selain lima poin tersebut) agar taubat kita diterima yaitu: memperbanyak amal shalih. Optimalkan sholat-sholat sunnah. Semoga dengan demikian Allah melihat kesungguhan kita dalam bertaubat dan berkenan memberikan ampunan.
🙇🏻‍♀
Share:

#BicaraSawit Baik-Baik Demi #SawitBaik Indonesia


Jika mendengar kata “kelapa sawit” hal yang pertama terlintas dalam pikiran kita adalah minyak goreng. 

Namun minyak goreng bukan satu-satunya hasil olahan sawit atau Crude Palm Oil - CPO. Beberapa hasil olahan CPO adalah;
1.   Biodiesel
Berfungsi sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan, limbah padat dan cairnya dapat digunakan sebagai sumber energi  listrik serta diolah menjadi pupuk organik.
2.   Margarin
Adalah margarine pelezat roti panggang. Dan bahan utamanya adalah hasil olahan kelapa sawit
3.   Sabun
Mandi minimal dua kali sehari baik bagi kesehatan. Jangan lupa bahan utama sabun adalah olahan kelapa sawit
4.   Kosmetik
Agar bibir merah merona, wanita senang mengoleskan lipstick. Sawit adalah salah satu bahan utamanya.
5.   Detergen
Pakaian kotor tak karuan. Jangan khawatir ada detergen siap membersihkan. Salah satunya bahan pembuatnya adalah olahan sawit.

Kelapa sawit telah menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas manusia. Namun di sisi perkebunan dan eksploitasi kelapa sawit dianggap merusak hutan sebagai serapan air dan paru-paru dunia. Benarkah pengusaha kebun sawit melakukan perusakan hutan?

Pengusaha perkebunan kelapa sawit melalui Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPP) Kalteng sempat berkeberatan jika para pemilik perkebunan kelapa sawit dituduh sebagai penyebab kerusakan hutan Indonesia, menurut data versi mereka, luas area kelapa sawit di Indonesia hanya 8 juta ha dari 99,6 juta ha luas hutan di Indonesia (data : Buku Statistik Kehutanan Indonesia Kemenhut 2011 dipublikasikan pada bulan Juli 2012), menurut mereka tidak adil jika perkebunan kelapa sawit disebut sebagai pemicu deforestasi terbesar selama ini. Data sanggahan lain dari pihak pengusaha menunjukkan bahwa produktifitas kelapa sawit tergolong hemat penggunaan lahannya, prosentase produktifitasnya mencapai 8-9 kali lebih besar dibandingkan dengan minyak nabati lain dengan luas lahan yang sama. Kelapa sawit juga memiliki potensi sebagai tanaman reboisasi dan memiliki nilai konservasi. Dalam sebuah penelitian setiap hektarnya kebun kelapa sawit mampu menyerap 80Ton Karbondioksida per hektar namun butuh waktu selama 10-15 tahun masa pertumbuhan kebun sawit (http://repository.uinsu.ac.id)


Apakah untuk melindungi hutan tropis kebun sawit harus dihentikan berproduksi dan beralih fungsi menjadi hutan lindung. Lalu bagaimana nasib industri yang membutuhkan sawit sebagai bahan utama dalam proses produksinya?
Solusi dari dilematika perkebunan kelapa sawit di Indonesia adalah;
1. Penerapan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, dengan perkebunan sawit yang berkesinambungan (Sustainable Palm Oil) Tanpa membuka lahan baru dan merusak hutan kebutuhan manusia akan kelapa sawit tercukupi, paru-paru dunia tetap terlindungi. Standarisasi internasional untuk produk Sustainable Palm Oil pun telah ditetapkan melalui Sertifikasi RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) Sertifikasi ini berperan menjembatani  negara produsen dengan negara konsumen terkait pemenuhan isu lingkungan. RSPO adalah suatu asosiasi, didirikan 8 April 2004, di bawah Article 60 Swiss Civil Code, merupakan sebuah aturan dengan standard internasional dalam pengelolaan perkebunan sawit secara berkesinambungan dan berkelanjutan.  
2. Kesadaran masyarakat untuk menghemat pemakaian produk-produk berbahan sawit
Produksi bergantung pada permintaan. Jika masyarakat mampu menghemat penggunaan minyak dan produk lain berbahan sawit maka tidak akan terjadi peluasan lahan secara destruktif demi membuka lahan baru.
3. Daur ulang
Dibutuhkan inovasi untuk mendaur ulang minyak sawit. Kini semakin marak pemanfaatan minyak jelantah (minyak bekas penggorengan) yang diolah lagi menjadi sabun dan biodiesel setelah melalui proses tertentu. Inovasi ini patut diapresiasi dan diupayakan untuk dikenal dalam jangkauan yang lebih luas.
4. Peran aktif pemerintah
Demi diproduksinya #SawitBaik Indonesia, pemerintah bisa berperan aktif dengan langkah mengurangi pajak bagi perusahaan yang telah menerapkan SPO atau pemberian insentif bagi perusahaan yang belum mampu menjalankan SPO.

#BicaraSawit adalah diskusi panjang yang mungkin menimbulkanpro kontra. Industri kelapa sawit adalah salah satu industri penyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan. Namun kelestarian lingkungan perlu diperhatikan. Kita bisa memulai berpartisipasi menjaga kelanggengan industri sawit tanpa melalaikan kelestarian lingkungan dengan cara bijak mengkonsumsinya. Serta aktif memantau sepak terjang pengusaha sawit untuk memastikan konsisten menjaga kelestarian hutan.

 daftar pustaka

 1. www.hutanindonesia.com
 2. www.tempo.co 
3. bisnis.news.viva.co.id 
4. www.bumn.go.id
5. (http://repository.uinsu.ac.id)

Share:

Resensi: Parent Teen-Guide


Judul buku  : Parent Teen-Guide
Penulis       : Rimalia/ Riawani Elyta/Risa Muti
Penerbit     : Laksana (Diva Press)
Halaman    : 224 halaman
Cetakan pertama 2019

Problematika orang tua dalam memahami dan menyikapi perilaku anak-anaknya yang berusia remaja senantiasa berubah setiap zamannya. Bagi orang tua yang dikaruniai anak-anak yang ‘tidak bermasalah” baik secara moral, perilaku, spiritual maupun sosial, mungkin tidak perlu mengurut kening memikirkan solusi agar ananda tumbuh menjadi lebih baik. Namun sebagian besar orangtua zaman sekarang mengeluhkan perilaku anak-anak yang dianggap tidak pada tempatnya dan perlu diarahkan ke jalan yang lebih baik.

Parent Teen-Guide mengupas permasalahan orang tua ketika menghadapi remaja dengan segala dinamikanya disertai solusi untuk menyelesaikan permasalan. Menariknya, buku ini ditulis oleh tiga bersaudara yang telah berpengalaman menghadapi berbagai tingkah laku anak remaja. Mbak Rimalia misalnya adalah praktisi parenting yang telah mengantongi berbagai sertifikat dan kerap menjadi pembicara di berbagai seminar parentingdan motivasi. Sedangkan Riawani Elyta dan RIsa Mutia adalah penulis buku dan artikel fiksi maupun non fiksi motivasi yang telah lama malang melintang di dunia kepenulisan di nusantara. Ketiganya memiliki anak-anak yang telah beranjak remaja sehingga bisa menuturkan pengalaman pribadi dan tidak hanya berdasar teori belaka.

Buku yang ditulis berdasarkan riset, pengalaman dan pengamatan ini membahas dunia remaja, pengetahuan yang sepatutnya dipahami orang tua untuk mengerti remaja agar interaksi orang tua dan anaknya dapat terjembatani sehingga si remaja bisa tumbuh menjadi sosok yang menyenangkan, meraih pencapaian dan kebahagiaan sesuai harapan setiap ayah ibu sebagai orang tuanya.

Parent Teen-Guide adalah buku yang membahas dunia remaja dari sisi ilmiah sekaligus pendekatan psikologis. Orang tua diajak mengenal permasalahan remaja pada umumnya seperti sering membantah, tidak betah di rumah, kecanduan gawai, hobi berbohong, sibling rivaly, terlalu tertutup, krisis kepercayaan diri hingga masalah ketertarikan pada lawan jenis. Remaja di masa puber seringkali menjadi sumber konflik dengan segala permasalahan yang dihadapi. Namun permasalahan remaja ini bisa diminimalisir dengan mempersiapkan sang remaja menjelang masa puber serta mempersiapkan psikologis orang tua ketika menghadapi remajanya yang sedang puber. Apa saja yang harus dipersiapkan menghadapi masa puber, dikupas tuntas di buku ini.
 Sangat menarik membahas permasalahan remaja dari segi fisik, psikologis, emosional dan mental spiritual, bahkan dalam buku ini mengupas fakta ilmiah tentang adanya keterkaitan dari fungsi jantung dan otak terhadap kondisi psikologis dan emosional, pengaruh pola asuh orang tua terhadap struktur otak yang pada akhirnya akan mempengaruhi kepribadian sang anak, serta mengenal bagian-bagian otak yang pada kondisi tertentu menjadi dominan dan berpengaruh pada perilaku manusia.

Cara berkomunikasi orang tua dengan sang remaja bisa menjadi pemicu terjadinya ketegangan antara keduanya. Sebagian besar orang tua terjebak pada cara-cara konvensional sehingga memantik rasa tidak puas, terbebani, rendah diri pada sang remaja. Bagaimana teknik komunikasi konvensional yang dimaksud, silahkan membacanya di halaman 71 hingga 89. Lalu bagaimana pola mengasuh anak yang ideal? “Terapi Cinta” yang dibahas dalam buku ini bisa menjadi inspirasi yang luar biasa.
Pada bab “Anakku, Kamilah Sahabat Terbaikmu” penulis menyarankan berbagai tips agar terjalin komunikasi ideal antara orang tua, sehingga remaja merasa bahwa orang tuanya adalah sahabat terbaik, dari sisi orang tua pun tidak menganggap si remaja sebagai sumber masalah. Bahkan ketika mendapati sang remaja sedang bermasalah yang menguras emosi orang tua, penulis memaparkan teknik membuang energi negatif agar kemarahan orang tua tersalurkan dengan cara lebih baik dan tidak menyebabkan komunikasi antara orang tua dan remaja menjadi lebih runyam. Lebih lanjut mengenai tips Berpikir Positif, SEFT- Spiritual Emotional Freedom Technique, Gelas Emosi bisa dibaca di halaman 166-189. Kelanjutan dalam bab 7 ini layak dibaca hingga tuntas agar teknik berkomunikasi dengan si remaja bisa menyentuh hingga ke hatinya.
Di akhir pembahasan, penulis mengingatkan kembali pentingnya keutuhan keluarga sebagai modal utama membentuk kepribadian remaja yang ideal dan menumbuhkan kebahagiaan.
Satu poin yang sangat menyentuh dan menjadi salah satu daya tarik dari buku ini adalah puisi yang ditulis dr.Widodo Judarwanto Sp.A, sebagai bahan renungan bagi orang tua untuk menghargai anak sesuai fitrahnya. 
Sungguh Parent Teen Guide adalah buku yang kaya wawasan dan layak dibaca orang tua demi memperkaya pemikiran dan menguasai teknik komunikasi yang lebih baik demi tercapai keharmonisan rumah tangga dan merekatkan tali cinta kepada sang ananda.



Share:

Lima Tips Mendawamkan Tahajjud

Tahajjud (dan witir) adalah salah satu contoh qiyamul lail (qiyam; berdiri, lail; malam, qiyamul lail "berdiri" (untuk sholat) di waktu malam)
Qiyamul lail adalah sholat sunnah yang istimewa sebab disebutkan Allah dalam Al Quran.



Ayat tersebut dapat ditafsirkan bahwa orang yang mendawamkan qiyamul lail insyaAllah kualitas ibadah dan interaksi sosialnya akan lebih baik sebab qiyamul lail adalah sarana untuk menuju maqoma mahmudaa atau kedudukan yang lebih mulia di mata Allah.

Ayat-ayat yang berkaitan dengan perintah Allah untuk memdawamkan qiyamul lail adalah:


Tips untuk mendawamkan tahajjud (qiyamullail)
1. Niat
diiringi dengan ikhtiar yaitu memasang alarm, tidak tidur terlalu larut
2. Qoilulah (tidur siang)
3. Mengurangi maksiat
4. Menyesuaikan diri dengan waktu tahajud yang tepat
5. Menyempurnakan qiyamul lail dengan beristighfar dan tilawah


Share:

Work at Home

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.