catatan seorang ibu, wanita, hamba sahaya yang ingin berbagi pikiran dengan dunia

Game Anak Sholeh, Gamenya Anak Sholeh


Memiliki anak shaleh adalah dambaan setiap orang tua. Tetapi bagaimana bisa rajin mengaji, sholat tepat waktu kalau hobinya main game melulu. Eits jangan salah bapak, ibu. Saat ini sudah ada game yang tidak hanya membuat anak hanya sekedar bermain, tetapi juga menyajikan pesan, hikmah dan ajakan yang bermutu. Game yang bisa diunduh secara gratis dari playstore ini disebut Game Anak Sholeh



Game inspiratif ini bisa langsung dimainkan. Tetapi ada baiknya melakukan registrasi dengan mendaftarkan alamat email orang tua dan password. Mengapa orang tua yang mendaftarkan? Karena anak-anak usia 6-10 tahun (segmen game Anak Sholeh) biasanya belum memiliki email. Bagusnya kalau orang tua yang meregistrasikan kan bisa sekalian bermain sambil belajar bareng anaknya.

Berita bagusnya lagi Game Anak Sholeh ini juga tersedia dalam paket offline. Ada tiga paket yaitu:

Dengan berlangganan, kita akan mendapatkan fitur lengkap yang terdapat di dalam aplikasi Sahabat Anak Sholeh sekaligus aplikasi Pendamping Anak Sholeh.

Radit, anak bungsu saya yang berusia 9 tahun punya paket Al Battani. Apa saja isinya? Sedikit gambarannya bisa dilihat di video dan gambar-gambar berikut ini:


Poster Tuntunan Cara Berwudhu dan Sholat

Poster ini sangat bagus ditempel di tempat wudhu dan mushola di rumah. Sangat membantu anak-anak menghafalkan gerakan wudhu dan sholat serta doa berwudhu dan bacaan sholat.


Buku Aktivitas 


Buku aktivitas ini berisi tentang pengenalan karakter pada game online (tokoh utamanya Ali dan kucing yang bernama Muza), latihan motorik dalam aneka permainan (labirin, mencocokkan gambar,mewarnai) dan tuntunan dalam agama Islam (belajar menulis huruf hijaiyah, TTS akhlakul karimah, tebak nama nabi, doa harian)

Di dalam kit ini juga terdapat Augmented Reality Card. Anak-anak dapat memainkan fitur AR/hologram yang terdapat pada Kit Anak Sholeh. Melalui fitur ini karakter-karakter dalam Game Anak Sholeh akan menjadi lebih hidup. Anak hanya perlu mengarahkan kamera pada kartu karakter yang dimiliki dan karakter yang akan disorot akan muncul dalam permainan. 

Dan jangan lupa ada:


Satu set boardgame


Boardgame anak sholeh ini dilihat sekilas memiliki kemiripan dengan permainan ular tangga berpadu monopoli. Tapi asiknya tidak ada "masuk penjara" atau denda karena masuk ke hipotik. Melainkan menjawab pertanyaan yang mencerdaskan dan menambah wawasan seperti: sebutkan tiga Asmaul Husna, apa arti asmaul husna, sebutkan mukjizat nabi Musa dan pertanyaan lain-lain yang menambah wawasan tauhid dan sejarah Islam.
Tapi terus terang saya masih bingung cara memainkannya. Apa yang dimaksud dengan penanda waktu? Mungkin harus bertanya ke CSnya. Catatan buat provider Game Anak Sholeh, ada baiknya dalam paket ini disertai cara memainkan boardgame karena saya hanya menemukan panduan cara bermain Game Anak Sholeh dan manfaatnya bagi anak dan orang tua.

Jadi saya hanya memainkan kartunya saja dengan Radit, kocok lalu pilih salah satu. Beberapa pertanyaannya berkaitan dengan game online Anak Sholeh. Jadi asik bener, bisa main game online sekaligus offline.

Radit kalau pas main game bisa senyum-senyum sendiri jika ia bisa menjawab dengan tepat. Saya tak khawatir lagi Radit kecanduan gadget. Game Anak Shaleh mengajarkan pengetahuan-pengetahuan mendasar agama Islam sekaligus tetap menyenangkan untuk dimainkan.

Ada dua pilihan utama dalam game Anak Sholeh yaitu petualangan dan mini games. Radit tentu langsung tertarik dengan petualangan. Petualangan Ali sangat menarik untuk diikuti. Dalam petualangannya Ali memiliki teman-teman bernama Jana, Danis, Abro dan Karin. Saya sempat memainkannya dan langsung suka. Lucu, asik dan inspiratif.
Alhamdulillah, aku dapat energi kebaikan lagi Ma
Ini dia beberapa keunggulan Game Anak Shaleh:
1. Karakternya jelas, gambarnya eye catching


Tampilan gamenya eye catching dan ramah di mata
2. Mengajarkan sesuatu tanpa menggurui
Mengingatkan keutamaan sholat berjamaah


Ayo nge-game cara berwudhu yang benar


jangan lupa doa berwudhunya dihapalkan
3. Bisa diakses secara gratis. Jika ingin mengakses seluruh fitur VIP pada Game Anak Sholeh dan Pendamping Anak Sholeh.

Menarik dan inspiratif bukan? Jika berminat bisa melakukan pemesanan di situs resmi Game Anak Sholeh atau hubungi media sosialnya di:
Instagram: @sahabatanaksholeh
Facebook: Sahabat Anak Sholeh (@sahabatsholeh)
Twitter:      @sahabatsholeh
Share:

Memotivasi Diri Bersama Para Penjual Minyak Wangi

Menulis,menurut Sayyidina Ali adalah cara mengikat ilmu agar tidak mudah hilang ari ingatan.Menulis buat saya seperti vitamin, memberikan semangat dan menyuntikkan motivasi. Menulis bisa menjadi sarana berbagi, bagi saya yang tak terlalu berlimpah harta, menulis adalah bagian dari bersedekah. Menulis adalah salah satu cara membiasakan diri berbuat kebaikan.
"Kehidupan dan kematian seperti dua sisi mata uang. Satu hal yang pasti di dunia ini adalah mati. Mereka yang berani hidup adalah orang-orang yang tak takut mati. Hidup dengan cara terhormat dan mati dengan jalan terhormat. “Berani Hidup Tak Takut Mati” Hiduplah seperti ksatria. Rintangan dan hambatan hanyalah menguji seberapa besar nyalimu untuk berjuang. Adakala ujian datang berupa sedikit kemiskinan, patah hati. Ada saatnya ujian datang berupa kegembiraan berlebih, harta berlimpah tiada henti"
Satu paragraf tulisan miring ini adalah salah satu karya kecil saya yang terinspirasi petuah dari KH Ahmad Sahal. Tulisan ini sudah terbit di satu portal berita yang berisi artikel dan berita-berita pendek. 


    Posting blog saya kali ini kaya quote ya. Ada yang gambarnya dari aplikasi, ada yang dari hasil jepretan pribadi. Senang ih belajar membuat quote. Pakai aplikasi text garm dan canva. Kalau tidak "dipaksa" mana bisa. Iyaaa dipaksa, hampir satu bulan ini saya ikut proyek menulis artikel singkat dengan tema inspirasi di sebuah portal news

   Beberapa penulis artikel menulis bareng untuk ditayangkan di salah satu akun penulis "beneran". Dan karena syarat artikel inspirasi harus menggunakan gambar menarik disertai quote maka saya belajar pada salah satu penulis yang sudah piawai cara menggunakan aplikasi yang tepat.
      Mungkin nama penulis "asli"nya hanya tertulis sebagai akronim di akhir artikel. Tetapi buat kami itu sangat membahagiakan. Apalagi jika masuk top viewer. Kami saling memberi selamat dan termotivasi untuk menulis lebih baik lagi. Dan penulis yang "dititipi" artikel kita ini membagikan ilmu menulis dengan cuma-cuma. Beliau bahkan rela mengedit, memoles terkadang mencarikan gambar dan quote yang lebih sesuai agar tulisan kami bisa tayang dan menginspirasi para pembaca.
       Keikhlasan yang muncul begitu nyata. Meski berbagi ilmu secara cuma-cuma, mbak cantik ini tetap konsisten memberikan masukan. Bagi kami para penulis yang bergabung dalam proyeknya, semangat menulis kian membara. Meski menitipkan tulisan yang nyaris tanpa nama. Jika tulisan kecil itu mampu memberikan makna, maka hidup akan terasa lebih berwarna. 



Maka biarlah saya hias posting blog kali ini dengan berbagai hasil quote inspiratif dari tokoh-tokoh ternama. Dan sebagian lagi hasil kontemplasi. Hidup hanya sebentar, sayang jika disia-siakan tanpa makna.




Share:

Kumpulan Foto-Foto Super Blood Moon 2018

31 Januari 2018 Tercatat sebagai tanggal bersejarah. Di akhir Januari tersebut terjadi fenomena gerhana bulan total yang berpadu dengan Supermoon (bloodmoon) - saat jarak bulan dengan bumi sangat dekat dan rembulan purnama tampak berwarna merah. Menurut berbagai sumber berita konon fenomena ini baru muncul setelah 150 tahun. Analisis lain menyebutkan bahwa penampakan langka ini hanya terjadi dengan rasio 1:2.380 purnama atau satu kali dalam 192 tahun.

Nah, gerhana bulan 31 Januari 2018 lalu terjadi pada pukul 17.49 WIB dan masuk gerhana total pada 19.51 WIB. Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 20.29 WIB dan gerhana total berakhir pada pukul 21.08 WIB.

Saat itu bagi para pecinta fenomena alam terutama langit (seperti saya), gerhana bulan sebagian masih bisa disaksikan hingga pukul 22.11 WIB. Peristiwa bersejarah itu akan berakhir pada pukul 23.09 WIB. Dengan demikian, total durasi gerhana berlangsung selama 5 jam 20,2 menit.

Saya gagal mendapatkan foto terbaik. Selain berbekal kamera handhpone seadanya juga karena saya gaptek. Tapi sebagai pelipur lara saya simpan foto-foto terbaik dari fotografer top yang saya temukan di detik.com



Looo ini nyempil, hasil pemotretan saya pas bulannya sudah mau pulang ke peraduan. Pakai Hp infinix hihihi

Blood moon bukan yang pertama kali bisa dilihat di Indonesia. Sekitar 2-3 tahun lalu saya pernah terpesona bloodmoon yang menjelang tenggelam. Buesaaar sekali. MasyaAllah...AllahuAkbar. Berharap masih bisa menyaksikan kemegahan alam raya atas kehendakNya. Semoga saat itu saya bisa mengabadikannya lewat kamera.


Share:

Sholat Gerhana Bulan 2018 Masjid Al Ukhuwwah

Gambar diambil dari IG Dewan Takmir masjid AL Ukhuwwah.


Alhamdulillah, 31 Januari 2018 Masjid Al Ukhuwwah mengadakan sholat gerhana bulan (khusuf) berjamaah. Seperti apa tata cara sholat gerhana? Merujuk pada hadits:

عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها أَنَّ الشَّمْسَ خَسَفَتْ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَبَعَثَ مُنَادِيًا بِالصَّلاَةُ جَامِعَةٌ، فَتَقَدَّمَ فَصَلَّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فِى رَكْعَتَيْنِ وَأَرْبَعَ سَجَدَاتٍ
Dari Aisyah Radhiyallahu 'anha (berkata): "Bahwasanya Matahari terjadi gerhana pada masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu beliau mengutus penyeru mengajak orang-orang berkumpul untuk shalat, kemudian beliau berdiri shalat empat ruku' dalam dua raka'at dan empat sujud". [H.R. al-Bukhari: 1066 & Muslim: 2131]

Maka sholat gerhana matahari (kusuf) dan gerhana bulan (khusuf) dilakukan dua rakaat dengan empat ruku dan empat sujud, bacaan surat setelah Al Fatihah di masing-masing rakaat dipilih dari surat-surat panjang. Sujud dan ruku' disunnahkan untuk diperlama durasinya.

Infografis pinjam republika:


Info mengenai gerhana bulan total yang bersamaan dengan fenomena supermoon ini memang sudah bisa diakses jauh hari. Eh ndilalah pas menjelang Maghrib hujan turun deras sekali. Sampai waktu Isya juga mendung menggelayut di langit sehingga bulan yang seharusnya sudah mulai gerhana tidak tampak.

Edaran resmi dari MUI untuk menganjurkan sholat gerhana juga tersebar di media-media sosial. Undangan dari dewan takmir masjid juga disebar dari rumah ke rumah dan melalui posting FB dan IG. Tetapi imam dan khatib sekaligus penasihat Masjid Al Ukhuwwah, Ustadz Ahmad Habibul Muiz memegang pendapat yang berdasarkan hadits bahwa sholat gerhana dilakukan jika terlihat gerhana. 
(catatan: ada pendapat ulama yang memperbolehkan sholat gerhana meski mendung atau hujan karena penentuan terjadi gerhana dibantu teknologi, seperti pendapat tentang penentuan 1 Romadhon dan 1 Syawwal secara hisab. Jadi masalah fiqih ga usah diperdebatkan lagi yang penting dijalani sesuai keyakinan Lillahi ta'ala )

Qodarullah usai sholat Isya berjamaah kok mendungnya menyingkir. Beberapa saksi memantau langit dan gerhana mulai tampak. Maka kami pun sholat khusuf mulai sekitar jam 19.50 WIB. 

Usai sholat para jamaah mendengarkan khutbah dengan tertib

Ustadz Habib mengemukakan beberapa poin dalam khutbah kali ini
1. Pentingnya bersyukur kepada Allah atas nikmat sehat. Manfaatkan kesehatan itu untuk meningkatkan ketaatan.
2. Gerhana hanya fenomena alam, bukti kebesaran Allah. Jangan terjebak tahayul. Gerhana tidak ada kaitan dengan kelahiran atau kematian seseorang atau hal-hal lainnya.
3. Apa yang disunnahkan dikerjakan saat gerhana:
Kerjakan sesuai sunnah/hadits Nabi:

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari no. 1044)
Maka yang bisa kita lakukan adalah:
1. Berdoa. Termasuk di dalam pengertian berdoa adalah mendirkan sholat sunnah gerhana.
2. Perbanyak takbir. Karena berseru melihat keagungan Allah.
3.  Perbanyak sedekah
4. Beristighfar. Menyaksikan keagungan Allah mengingatkan kembali betapa lemahnya manusia. Teringat akan dosa-dosa dan menyegerakan bertaubat.
Dan melakukan amalan-amalan shalih lain seperti memperbanyak berdzikir dan membaca Al Quran.

Pada Khotbah kali ini pak Ustadz juga mengingatkan bahwa hidup manusia teramat singkat.

Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.’ (Q.S. Al-hajj:47)
mengutip perhitungan hidayatullah.com:
1 hari akhirat = 1000 tahun di dunia 
24 jam akhirat = 1000 tahun di dunia
3 jam akhirat = 125 tahun di dunia
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun di dunia
Apabila umur umat Nabi Muhammad rata-rata 60  tahun (kalau lebih berarti bonus), maka hidup manusia ini jika dilihat dari sisi Allah hanyalah 1,5 jam saja. 
Kelak ada saat kembali ke haribaan Allah dan mempertanggungawabkan segala perbuatannya selama hidup di dunia. Apakah yang harus dipertanggungjawabkan?
"Dari Abu Barazah A-Islami berkata, Rasulullah saw bersabda, "Kedua kakinya seorang hamba besok di hari kiamat tidak akan terpeleset sehingga dia ditanyai tentang empat hal:
(1) Tentang umur, untuk apa umur itu dihabiskan.
(2) Tentang ilmu, untuk apa ilmu itu difungsikan.
(3) Tentang harta benda, dari mana harta benda itu diperoleh. (ahli tafsir juga ada yang memaparkan bahwa pertanggungjawaban harta ini juga meliputi dibelanjakan untuk apa saja)
(4) Tentang kondisi tubuh, untuk apa kenikmatan itu digunakan." (HR Tirmidzi dan berkata: hadis tersebut Hasan-Sahih)

Kembali ke pelaksanaan sholat jamaah Isya (dan gerhana). Jamaah kali ini luber, nggak seperti jamaah sholat fardhu biasanya. Kadang kalau Isya' barisan wanita hanya satu shaf tidak penuh, pernah cuma 2-4 orang saja. Prianya rata-rata 2-3 shaf. Tapi saat gerhana kali ini jamaah sholat luber sampai ke teras, seperti suasana tarawih. 
Andai hujan turun deras, gerhana tak terlihat dan batal melaksanakan sholat gerhana, apakah rugi datang ke masjid memenuhi undangan? Ya Nggak lah. Sebenarnya setiap adzan dilantunkan itu kan "undangan" alias panggilan untuk sholat, bagi laki-laki "diwajibkan" berjamaah. Jadi ya ga rugi dong. InsyaAllah  jeals dapat pahala jamaah Isya'. Dalam hadits disebutkan bahwa kalau saja orang munafik tahu pahala sholat subuh dan Isya berjamaah maka merangkak pun akan dijalaninya.
"Shalat terberat bagi orang-orang munafik adalah shalat Isya' dan Shubuh berjamaah di mesjid. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak."(HR Ahmad).
Apalagi ada kejutan dari DTM Al Ukhuwwah. Loh ada gerobak pedagang makanan kaki lima. Penjual bakso, nasi goreng, tahu tek menanti para jamaah. Nah, kalau batal sholat gerhana kan jamuan yang disediakan secara gratis oleh dewan takmir ini gak ikut batal toh? ☺. Tapi yang antri masyaAllah, sampai waktu saya turun masjid sudah nyaris tak bersisa hahaha. Mudah-mudahan di malam-malam berikutnya yang antri ambil shaf sholat berjamaah Isya (syukur-syukur sama subuh) juga luar biasa seperti saat malam gerhana.

Al Ukhuwwah, malam gerhana 31 Janauri 2018

Saya niat banget mengabadikan SuperBlueBlood Moon yang konon hanya terjadi dalam kurun waktu 150 tahun sekali. Sampai dibelain bawa Hape ke masjid. Nyatanya seperti meme konyol tentang ekspektasi dan kenyataan.


Ekspektasi: (foto diambil dari internet)
Hasil gambar untuk foto gerhana, aceh

Kenyataan:
Sungguh "menyakitkan" #tears
Makanya saya pinjam foto DTM AL Ukhuwwah untuk melengkapi postingan (sudah izin loh). Baru pas subuh bisa ambil foto Supermoon yang pulang ke peraduan.
Hasil Jepretan Infinix, depan rumah





Share:

Kumpulan Mahfudzhoh

Waktu masih kelas satu KMI saya pernah bertanya pada Rafif apa mata pelajaran favoritnya. Dia jawab mahfudzhoh. Mahfudzhoh adalah kata-kata mutiara atau kalimat insipratif yang bersifat menumbuhkan motivasi.


Sekedar mengingat hafalan yg musnah ditelan zaman. Atau bagi yg tdk pernah mondok supaya tahu hapalannya anak pondok...

1. مَنْ جَدَّ وَجَدَ
1. Siapa bersungguh-sungguh dia berhasil.

2. مَنْ سَارَ عَلَى الدَرْبِ وَصَلَ
2. Siapa berjalan pada relnya akan sampai.

3. مَن صَبَرَ ظَفِرَ
3. Siapa bersabar berhasil.

4. مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ
4. Siapa sedikit kejujurannya, sedikit temannya.

5. جَالِسْ أَهْلَ الصِدْقِ وَ الوَفَاءِ
5. Bergaullah dengan orang jujur dan menepati janji.

6. مَوَدَّةُ الصَدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِيْقِ
6. Kasih sayang teman tampak pada waktu kesempitan.

7. وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَعَبِ
7. Tak ada kenikmatan kecuali setelah susah payah.

8. الصَبْرُ يُعِيْنُ عَلَى كُلِّ عَمَلٍ
8. Kesabaran membantu atas setiap pekerjaan.

9. جَرِّبْ وَلاَحِظْ تَكُنْ عَارِفًا
9. Coba dan perhatikan, kau akan jadi tahu.

10. اطْلَبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلىَ اللَحْدِ
10. Tuntutlah ilmu sejak buaian hingga liang lahat.

11. بَيْضَةُ اليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ دَجَاجَةِ الغَدِ
11. Telur hari ini lebih baik dari ayam  besok hari.
(Apa yang ada hari ini nikmati dan syukuri, karena apa yang kita angan angan esok hari belum tentu ada dan belum tentu, bisa kita nikmati, karena ajal mengintai kita sewaktu waktu)

12. الوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَهَبِ
12. Waktu itu lebih berharga daripada emas.
(Karena waktu yang telah berlalu tidak akan kembali lagi)

13. العَقْلُ السَلِيْمُ فىِ الجِسْمِ السَلِيْمِ
13. Pikiran yang sehat terdapat pada badan yang sehat.

14. خَيْرُ جَلِيْسٍ فىِ الزَمَانِ كِتَابٌ
14. Sebaik-baik teman duduk sepanjang waktu adalah buku.

15. مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ
15. Siapa menanam dia akan memetik.

16. خَيْرُ الأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ عَلَى الخَيْرِ
16. Sebaik-baik kawan adalah yang menunjukkanmu pada kebaikan.

17. لَوْلاَ العِلْمُ لَكَانَ النَاسُ كَالبَهَائِمِ 
 17. Jika tak ada ilmu maka pasti manusia seperti binatang.

18. العِلْمُ فىِ الصِغَرِ كَالنَقْشِ عَلَى الحَجَرِ
 18. Pengetahuan pada waktu kecil seperti lukisan di atas batu.

19. لَنْ تَرْجِعَ الأَيَّامُ التِى مَضَتْ
19. Tak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.

20. تَعَلَّمَنْ صَغِيْرًا وَاعْمَلْ بِهِ كَبِيْرًا
20. Belajarlah pada waktku kecil dan amalkan dia saat kau besar.

21. العِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَجَرِ بِلاَ ثَمَرٍ
21. Ilmu tanpa diamalkan bagaikan pohon tanpa buah.

22. الإِتِّحَادُ أَسَاسُ النَجَاح
ِ 22. Persatuan adalah dasar keberhasilan.

23. لَا تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْنًا
23. Jangan menghina orang miskin dan jadilah penolong baginya.

24. الشَرَفُ بِالأَدَبِ لَابِالنَسَبِ
24. Kemuliaan itu dengan adab bukan karena keturunan.

25. سَلَامَةُ الإِنْسَانِ فِى حِفْظِ اللِّسَانِ
25. Keselamatan manusia ada pada menjaga pembicaraannya.

26. آدَبُ المَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ
26. Perilaku (baik) seseorang lebih baik dari emasnya.

27. سُوْءُ الخُلُقِ يُعْدِى
27. Kejelekan perilaku itu menular.

28. آفَةُ العِلْمِ النِّسْيَانُ
28. Bencana pengetahuan adalah lupa.

29. إِذَا صَدَقَ العَزْمُ وَضَحَ السَّبِيْلُ
29. Jika benar tekadnya maka akan jelas perjalanannya.

30. لَا تَحْتَقِرْ مَنْ دُوْنَكَ فَلِكُلِّ شَىءٍ مَزِيَّةٌ
30. Jangan menghina orang yang lebih rendah darimu, karena setiap sesuatu memiliki kelebihan.

31. اَصْلِحْ نَفْسَكَ يَصْلُحْ لَكَ النَّاسُ
31. Perbaiki dirimu, maka akan baik kepadamu semua manusia.

32. فَكِّرْ قَبْلَ أَنْ تَعْزِمَ
32. Berpikirlah sebelum bertindak.

33. مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ
33. Siapa yang mengetahui jauhnya perjalanan dia akan bersiap-siap.

34. مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً وَقَعَ فِيْهَا
34. Siapa menggali lobang akan terposok ke dalamnya.

35. عَدُوٌّ عَاقِلٌ خَيْرٌ مِنْ صَدِيْقٍ جَاهِلٍ
35. Musuh yang cerdas lebih baik dari kawan yang bodoh.

36. مَنْ كَثُرَ إِحْسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
36. Siapa yang banyak kebaikannya maka banyak sahabatnya.

37. اِجْهَدْ وَلَا تَكْسَلْ وَلَا تَكُ غَافِلًا  # فَنَدَامَةُ العُقْبَى لِمَنْ يَتَكَاسَلُ
37. Bersungguh-sungguhlah dan jangan malas dan jangan jadi lalai, karena penyesalan mendalam itu adalah milik mereka yang bermalas-malasan.

38. لَا تُؤَخِّرْ عَمَلَكَ إِلَى الغَدِ مَاتَقْدِرُ أَنْ تَعْمَلَهُ اليَوْمَ
38. Jangan tunda pekerjaanmu hingga besok, apa yang dapat kau kerjakan hari ini.

39. اُتْرُكِ الشَّرَّ يَتْرُكْكَ
39. Tinggalkannlah kejahatan itu, dia pasti meninggalkanmu.

40. خَيْرُ النَّاسِ اَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَاَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
40. Sebaik-baik manusia adalah yang terbaik akhlaknya dan paling bermanfaat bagi manusia.

41. فِى التَّأَنِّى السَّلَامَةُ وَفِى العَجَلَةِ النَّدَامَةُ
41. Dalam kehati-hatian ada keselamatan dan dalam ketergesa-gesaan ada penyesalan.

42. ثَمْرَةُ التَفْرِيْطِ النَدَامَةُ وَثَمْرَةُ الحَزْمِ السَلاَمَةُ
42. Buah dari penyia-nyiaan adalah penyesalan dan buah dari keteguhan adalah keselamatan.

43. الرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ خُلُقِ الشَّرِيْفِ
43. Kasih sayang pada yang lemah termasuk akhlak yang mulia.

44. فَجَزَاءُ سَيَّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا
44. Balasan dari kejelekan adalah kejelakan yang setimpal.

45. تَرْكُ الجَوَابِ عَلَى الجَاهِلَ جَوَابٌ
45. Meninggalkan jawaban untuk orang bodoh adalah jawabannya.

46. مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
46. Barang siapa yang manis tutur katanya banyak sahabatnya.

47. إِذَا تَمَّ العَقْلُ قَلَّ الْكَاَةمُ
47. Jika sempurna akal seseorang maka sedikit bicaranya.

48. مَنْ طَلَبَ اَخًا بِلَا عَيْبٍ بَقِيَ بِلَا اَخٍ
48. Barang siapa yang mencari kawan tanpa aib maka dia tetap tidak memiliki kawan.

49. قُلِ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا
49. Katakanlah yang benar meskipun pahit.

50. خَيْرُ مَالِكَ مَا نَفَعَكَ
50. Sebaik-baik hartamu adalah yang memberikan manfaat bagimu.

51. خَيْرُ الأُمُوْرِ أَوْسَطُهَا
51. Sebaik-baik perkara adalah pertengahan.

52. لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ
52. Setiap tempat ada kata-katanya (yg cocok) dan setiap kata-kata ada tempatnya (yg cocok.

53. إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
53. Jika kamu tidak malu maka berbuatlah sekehendakmu.

54. لَيسَ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ فَقِيْرًا بَلْ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ بَخِيْلًا
54. Bukannya aib bagi mereka yang miskin, tapi aib itu milik mereka yang pelit.

55. لَيْسَ اليَتِيْمُ الَّذِى قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ بَلْ اليَتِيْمُ يَتِيْمُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
55. Bukannya yatim itu yang telah mati orang tuanya, tapi yatim itu adalah yang tidak memiliki ilmu dan sopan santun.

56. لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَاَامٍ جَوَابٌ
56. Setiap pekerjaan ada balasannya dan setiap perkataan ada jawabannya.

57. وَعَامِلِ النَّاسَ كَمَا تُحِبُّ أَنْ يُعَامِلُوْكَ
  57. Dan perlakukanlah manusia sebagaimana kamu ingin diperlakukan.

58. هَلَكَ اِمْرُؤٌ لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ
58. Hancurlah seseorang yang tidak mengetahui kemampuannya.

59. رَأْسُ الذُّنُوْبِ الكَذِب
59. Otak dari dosa adalah kebohongan.

60. مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ
60. Siapa yang menzalimi akan terzalimi.

61. لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنَا إِنَّ الَجمَالَ جَمَالُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
61. Bukannya keindahan itu dengan pakaian yang menghiasi kita tapi keindahan itu adalah keindahan ilmu dan adab.

62. لَا تَكُنْ رَطْبًا فَتُعْصَرَ وَلَا يَابِسًا فَتُكَسَّرَ
62. Jangan kamu lemah nanti kamu diperas dan jangan keras nanti kamu dipatahkan.

63. مَنْ اَعَانَكَ عَلَى الشَّرِّ ظَ63. Barang siapa yang membantumu melakukakan kejelekan, dia menzalimimu.
(Membantu berbuat dosa sama dengan pelaku dosa)

64. العَمَلُ يَجْعَلُ الصَّعْبَ سَهْلًا
64. Tindakan, membuat yang sulit menjadi mudah.

65. أَخِىْ لَنْ تَنَالُ العِلْمَ إِلَّا بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ: ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ  أُسْتَاذٍ وَ طُوْلُ زَمَانٍ
65. Saudaraku! Kamu tidak akan mendapat ilmu kecuali dengan enam perkara, akan ku berikan perincian dengan jelas :  Kecerdasan, Harta Benda, Ketamakan, Mempergauli Ustadz Kesungguhan  Waktu yang panjang.

66. مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى
66. Barang siapa yang berhati-hati maka dia akan mendapatkan apa yang dia impikan.

67. اُطْلُبِ العِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ
67. Tuntutlah ilmu itu walaupun ke negeri Cina.

68. النَّظَافَةُ مِنَ الْإِيْمَانِ
68. Kebersihan adalah bagian dari iman.

69. إِذَا كَثُرَ الـمَطْلُوْبُ قَلَّ الـمُسَاعِدُ
69. Jika perminataan terlalu banyak, sediki yang membantu.

70. لَا خَيْرَ فِى لَذَّةٍ تَعْقِبُ نَدَمًا
70. Tak ada kebaikan pada kenikmatan yang diiringi penyesalan.

71. تَنْظِيْمُ العَمَلِ يُوَفِّرُ نِصْفَ الوَقْتِ
71. Mengatur pekerjaan akan menghemat setengah waktu.

72. رُبَّ أَخٍ لَمْ تَلِدْهُ وَالِدَةٌ
72. Banyak saudara yang tidak dilahirkan oleh seorang ibu.

73. دَاوُوا الغَضَبَ بِالصُّمْتِ
73. Obatilah kemarahan itu dengan diam.

74. الكَاَِمُ يَنْفُذُ مَا لَا تَنْفُذُهُ الإِبَرُ
74. Perkataan itu menembus apa yang tak ditembus oleh jarum.

75. لَيْسَ كُلُّ مَا يَلْمَعُ ذَهَبًا
75. Tidak setiap yang berkilap itu adalah emas.

76. سِيْرَةُ الـمَرْءِ تُنْبِئُ عَنْ سَرِيْرَتِهِ
76. Tindak tanduk seseorang menunjukkan kepribadiannya.

77. قِيْمَةُ الـمَرْءِ بِقَدْرِ مَا يُحْسِنُهُ
77. Nilai seseorang sesuai dengan kebaikan yang dilakukannya.

78. صَدِيْقُكَ مَنْ اَبْكَاكَ لَا مَنْ اَضْحَكَكَ
78. Sahabatmu adalah yang membuatmu menangis bukan yang membuatmu tertawa.

79. عَثْرَةُ القَدَمِ اَسْلَمُ مِنْ عَثْرَةِ اللِّسَانِ
79. Terpelesetnya kaki lebih aman dari terpelesetnya lidah.

80. خَيْرُ الكَاَُمِ مَا قَلَّ وَدَلَّ
80. Sebaik-baik kata adalah yang ringkas dan mengena.

81. كُلُّ شَيْءٍ إِذَا كَثُرَ رَخُصَ إِلَّا الاَدَبُ
81. Segala sesuatu jika kebanyakan akan murah kecuali sopan santun.

82. أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ
82. Awal kemarahan adalah kegilaan dan berakhir dengan penyesalan.

83. العَبْدُ يُضْرَبُ بِالعَصَا وَالحُرُّ يَكْفِيْهِ بِالإِشَارَةِ
83. Budak itu dipukul dengan tongkat sedangkan orang yang merdeka itu cukup dengan isyarat.

84. اُنْظُرْ مَا قَالَ وَلَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ
84. Perhatikan apa yang dikatakan dan jangan perhatikan siapa yang mengatakan.

85. الحَسُوْدُ لَا يَسُوْدُ
85. Pendengki tak akan bahagia.

86. الأَعْمَالُ بِخَوَاتِمِهَا
86. Semua pekerjaan tergantung penghujungnya

Semoga bermanfaat.لَمَكَ



Share:

Mengintip Keseharian Santri Gontor

Bagaimana santri Gontor beraktivitas sehari-hari, kapan sempat nyuci, ada kegiatan ekstrakurikuler nggak sih? Mungkin berbagai pertanyaan menari-nari di benak para calon santri. Dan informasi mengenai jadwal keseharian santri Gontor ini penting juga diketahui wali santri agar bisa menyesuaikan jadwal berkunjung dan bisa bertemu santri di jam istirahat di tengah jadwal yang padat.


Jadwal harian santri PMDG (dalam WIB)

03:45: Bangun pagi
03:45-azan Subuh: Persiapan sholat subuh dan baca Qur'an
Bakda sholat subuh jama'ah - 5:15 : Pemberian kosa kata Bahasa Arab/Inggris harian
5:15 - 06:00: Jam bebas (belajar, mencuci, menelpon, olahraga dll)
06:00 - 06:55: Persiapan masuk kelas (mandi, sarapan, dll)
06:55 - 12:20: belajar di kelas dengan rincian sebagai berikut,
06:55 - 08:30; jam pertama dan kedua
08:30 - 08:55; istirahat pertama
08;55 - 10:30; jam ketiga dan keempat
10:30 - 10:55; istirahat kedua
10:55 - 12:20; jam kelima dan keenam
12:20 - 12:40; persiapan sholat Dzuhur berjamaah
12:40 - 13:00; sholat Dzuhur berjamaah
13:00 - 13:55; jam bebas dan persiapan pelajaran siang/sore
13:55 - 14-45: Pelajaran siang/sore (pelajaran tambahan)
14:45 - 15:05; persiapan sholat Ashar berjamaah
15:05 - 15:45; Sholat Ashar berjamaah dan membaca Al-Quran
15:45-16:45: Ekstrakurikuler
16:45-17:05; Persiapan pergi ke Masjid
17:05-Maghrib: membaca Qur'an di masjid dan sholat Maghrib berjamaah
Bakda sholat Maghrib-18:45; Membaca Qur'an di rayon
18:45-19:30; jam bebas dan Persiapan sholat Isya berjamaah
19:30-20:15; Sholat Isya' berjamaah dan persiapan belajar malam
20:15-21:30; Belajar malam terbimbing
21:30-21:55; Jam bebas dan persiapan absen malam
22:00; Absen wajib malam dan do
a bersama
22:15-03:45; istirahat

JADWAL MINGGUAN SANTRI PMDG

Ahad malam, latihan pidato bahasa Inggris.
Selasa pagi, latihan berbincang dengan bahasa Arab/Inggris dan lari pagi bersama.
Kamis siang (jam kelima dan keenam), latihan pidato bahasa Arab
Kamis siang bakda Dzuhur sampai Ashar, latihan kepramukaan.
Kamis malam, latihan pidato bahasa Indonesia.
Jum'at pagi, lari pagi bersama dan pembersihan umum pondok oleh seluruh santri.

Santri-santri Gontor berkutat dengan jadwal yang sangat padat.  Tak jarang mereka berangkat ke sekolah sambil mampir dapur umum dan membawa piring demi efisiensi. Nah lo buku ditangan satu dan piring di tangan lainnya. Kalau tak sempat mandi ya terimalah nasib mandi di jam istirahat pertama atau sekalian pas dini hari sebelum tahajud agar tak terjebak antrian panjang.


Yes! di Gontor dibudayakan antri, mandi antri, makan antri, mau telpon di wartel antri, bayar SPP antri, ambil paket kiriman orang tua antri, berwudhu antri, saat menjelang liburan perpulangan juga antri menanti surat jalan. Surat Jalan ini seperti layaknya harta berharga yang harus dijaga dengan hati-hati. Dan harus kembali dengan kondisi baik saat balik ke pondok nanti. Saat antri mendapatkan surat jalan sebagai salah satu syarat perpulangan sang santri juga harus setoran surat pendek dari Al Quran yang diwajibkan. 

Lalu bagaimana baju sehari-harinya? Setidaknya ada enam jenis baju yang harus dimiliki santri Gontor:

1. Pakaian sholat
Baju muslim yang bisa dimasukkan ke dalam sarung (bukan baju koko yang model dikeluarkan), sarung yang dirapikan dengan memasang gesper, sajadah yang disampirkan di bahu, peci hitam.
2. Baju sekolah.
Gontor tidak memiliki seragam sekolah. Santrinya cukup mengenakan kemeja sopan warna polos yang tidak menyolok dan memiliki saku satu di depan, tanpa asesoris lain (misalnya tanda pangkat di bahu dll), celana panjang dari bahan kain( bukan bahan jeans atau denim), sepatu pantovel, kaos kaki. 
3. Baju santai atau olahraga
kaos warna tidak menyolok, tidak mengandung kata-kata kurang sopan meski dalam bahasa asing, tidak menonjolkan kedaerahan (misalnya batik, kaos bertuliskan daerah tertentu), celana training dengan bagian ujung bawah dilengapi karet elastik plus sepatu olahraga jika untuk berolahraga atau sandal jika pas santai.
4. Setelan jas hitam, kemeja putih, dasi dan celana kain, peci hitam untuk seragam kegiatan latihan pidato
5. Seragam pramuka lengkap
6. Baju "belajar malam"
Di Gontor malam hari terutama mendekati ujian diwajibkan belajar malam. Adakala belajar malam terbimbing yang dipandu ustadz wali kelas. Meski tak dipandu ustadz wali kelas pun mereka biasa membawa buku dan mencari tempat yang tenang untuk belajar di luar kamar asrama. Bajunya seperti baju santai dilengkapi dengan jaket (dilarang menggunaan jaket dengan tudung kepala/model hoodie)


Yang tak boleh dilupakan saat kegiatan di pondok, baik saat sekolah maupun kegiatan keseharian di pondok adalah papan nama. Papan nama/badge ini layaknya identitas santri. Bertuliskan nama santri, asrama dan kelas. Warnanya berdasarkan kelas.

Kelas 1 - biru
Kelas 2 - hijau
Kelas 3 - merah
Kelas 4 - oranye
Kelas 5 -  kuning
Kelas 6 - hitam
Dan ada lagi satu "baju kebanggaan santri Gontor" yaitu kemeja lengan panjang putih dan celana hitam. Baju ini biasa dipakai untuk acara-acara resmi seperti menyambut tamu negara atau para ulama yang berkunjung ke Gontor, saat kegiatan Fathul Kutub bagi kelas lima (bedah buku kitab kuning karya ulama terdahulu) dan juga saat keluar pondok untuk rihlah sebentar di hari Jumat. Kalau keluar pondok, santri Gontor harus mengenakan baju hitam putih dan badge/papan nama.

Oia hampir lupa, di Gontor liburnya hari Jumat, bukan Ahad. Tanggal merah pun mereka tetap sekolah. Nah Jumat ini santri bisa "rekreasi" keluar pondok setelah minta izin bagian keamanan. Dan ada wajib absen usai sholat Jumat di tempat yang ditetapkan. Kalau di Gontor pusat wajib absennya di masjid seberang toko buku Latansa di kota Ponorogo. Jam izinnya juga ditentukan, biasanya dari usai kegiatan pondok (bersih-bersih atau kerja bakti) dan sampai jam tertentu saja. Kalau di Gontor pusat santri harus sudah berada di pondok jam 16.00 WIB.

Di Gontor tahun ajarannya tidak ikut pemerintah. Kurikulum milik PMDG sendiri jadi bulan ajarannya pun mengacu pada bulan Islam seperti bulan Syawal, Rajab, Rabiul Awal dan sebagainya (penting nih buat patokan bayar SPP dan uang asrama). Hari libur (semesteran) di Gontor adalah 10 hari saat Rabiul Awal (biasanya mulai 10 Rabiul Awal) dan 50 hari saat Syaban - Ramadhan - Syawal. Ramadhan santri Gontor kelas 1-4 full liburan, kecuali yang bertugas. Kelas 5 mukim di pondok untuk menunggu yudisium kenaikan kelas 6 (tanggal 13 ramadhan). Kelas 6 menanti yudisium kelulusan kelayakan menjadi ustadz dan menunggu tempat pengabdian (tanggal 15 ramadhan).


Untuk keperluan peralatan pribadi selain buku-buku sekolah dan buku tulis tentu santri juga perlu membawa Al Quran, peralatan mandi (gayung, shampo, sabun - lebih baik sabun cair karena lebih higienis), peralatan makan (piring melamin) dan botol serta gelas plastik, gembok dan kunci untuk lemari. Oia kasur busa dan lemari kayu nantinya disediakan pondok jadi tinggal beli di tempat yang ditunjuk. Baju dan peralatan-peralatan lain tersebut juga disediakan koperasi santri. 

Bagaimana dengan kebutuhan uang saku? Di Gontor setiap santri diwajibkan punya Tabungan Santri (Tabsis). Selain memberikan uang saku saat berkunjung, Walisantri bisa mengirimkan wesel dengan alamat bagian administrasi pondok (bisa dilihat di website resi gontor.ac.id) lengkap dengan nama anak, kelas, rayon dan wajib menyertakan No. STAMBUK (Semacam NIM atau NIK gtu lah)

Mudah-mudahan sedikit info ini bisa bermanfaat.

Share:

Sauh: Tentang Cinta yang Berlabuh

Penulis:  Shabrina Ws
Editor : PraditaSeti Rahayu
Penyelaras aksara: Idha Umamah
Penerbit: PT Elexmedia Komputindo
Cetakan: Pertama, 2018
Jumlah hal.: 221 halaman
ISBN: 978-602-04-5206-7

"Untuk mereka yang bertanya sejauh apa cinta harus diperjuangkan"
Quote manis ini diletakkan mbak Shabrina di bagian awal novel. Quote yang seolah memilin benang merah dengan caption di sampul bukunya "bagaimana aku bisa berlabuh pada hati yang bukan dermagaku?"

Dari dua quote ini ditambah blurb yang menyinggung tentang Rosita, Danu dan Firman memberikan bayangan bahwa novel ini bercerita tentang cinta. Tepatnya cinta antara tiga sosok manusia. Cinta yang membuat sosok Rosita harus memilih di antara dua. Adakah Danu, lelaki yang terlebih dahulu mengisi hidupnya ataukah Firman yang datang belakangan.
     Membaca Sauh mengingatkan pada banyak hal. Tentang arti cinta itu sendiri, tentang makna pernikahan, tentang obyek-obyek wisata nan indah di seputar Jawa Timur. Anda seorang yang sebal karena dituntut orang tua untuk segera menikah? novel ini adalah bahan renungan yang tepat agar tak buru-buru menjatuhkan pilihan pada orang yang salah hanya karena dikejar target usia dan dianggap bisa menyelesaikan masalah.
     Anda sedang menaruh harapan pada seseorang lalu datang figur lain yang menjanjikan masa depan? kira-kira siapa yang akan Anda pilih? nikmati bagaimana Sauh menyajikan lika-liku perasaan Rosita, mungkin akan membantu menetapkan pilihan agar tak menyesal kemudian.
Jodoh memang telah ditetapkan sebelum manusia diturunkan, tetapi ikhtiar insan adalah faktor yang tak kalah menentukan. Sauh adalah novel yang mampu menggugah pembaca untuk berikhtiar semaksimal mungkin sebelum berpasrah kepada takdir Tuhan. "Kita nggak pernah tahu di doa kita yang keberapa Tuhan mengabulkan keinginan kita, bukan?" (Sauh; halaman 126)
    Novel ini mampu mengaduk-aduk perasaan. Alurnya manis dan setiap epsiodenya meninggalkan kesan. Quote-quote indah bertebaran. Menikmatinya dari awal hingga akhir tidak menimbulkan bosan. Awalnya saya sempat salah duga. Membaca blurbnya menimbulkan prasangka "duh ini pasti Rosita mudah sekali pindah ke lain hati. Pasti dia bakal memilih lelaki yang lebih mapan, entah itu yang bernama Danu atau Firman" Ternyata deng dong, i'm wrong.  Datanglah ke toko buku atau pesan Sauh melalui mbak Shabrina berbonus tanda tangan agar tak penasaran.
     Satu hal yang membuat novel ini tidak membosankan adalah karena tokoh-tokohnya sangat berkarakter. Inilah kepiawaian mbak Shabrina dalam meramu novel. Dari cara beliau bertutur pembaca bisa membayangkan sosok tokoh utama melalui perilaku, kebiasaan, gestur dan gambaran ciri tubuhnya.
Adalah Rosita, wanita berusia matang, hobinya berlari - tetapi bukan lari dari kenyataan. Rosita berasal dari Ponorogo. Ia perempuan yang mandiri, bahkan kuliah pun dijalani sambil bekerja. 
Tokoh utama berikutnya adalah Danu. Lelaki yang dikenal Rosita di tempat kerjanya. Lelaki yang sangat bertanggungjawab terhadap keluarga. Ketika ayahnya meninggal pria asli Sidoarjo ini pun terpaksa mengambil alih tanggung jawab terhadap keluarga, menjaga ibu dan kedua adik perempuannya serta mencukupi dari segi finansial.
Tokoh yang tak kalah menawan adalah Firman. Sosok yang tak sepenuhnya hidup dengan masa lalu, tetapi juga masih gamang menatap masa depan. Hidupnya tiba-tiba berubah ketika Kalila, calon istrinya meninggal sebulan sebelum tanggal pernikahan yang telah ditetapkan.
      Rosita dan Danu bekerja di Hotel Kaliandra Surabaya. Hotel budget yang hampir selalu ramai dan sibuk hingga tak jarang karyawannya harus bekerja overtime. Hubungan Rosita dan Danu sangat dekat, tetapi tak pernah ada kata cinta yang terucap. Mungkin anak zaman sekarang menyebut hubungan mereka dengan istilah TTM - Teman Tapi Mesra tapi jangan membayangkan "kemesraan" ala berpegangan tangan atau yang lebih dari itu. Sebab Danu memegang teguh nasihat ayahnya untuk memperlakukan dan menghormati wanita dengan cara tidak menyentuhnya. Dan Rosita berpegang kuat pada pesan ibunya untuk tidak terlalu dekat dengan pria sebagai cara menjaga kehormatannya. 
      Kedekatan Rosita dan Danu berakhir tiba-tiba ketika Rosita mendapatkan promosi jabatan dan pindah ke Joglo Homestay sebagai anak perusahaan Hotel Kaliandra di Pacitan. Sedangkan Danu meninggalkan karirnya di hotel Kaliandra untuk kembali ke Sidoarjo mengurus tambak udang milik almarhum ayahnya. Masalah mulai timbul ketika Firman, putra dari pemilik Hotel Kaliandra mengungkapkan bahwa mutasi Rosita ke Pacitan sebenarnya adalah bagian dari skenario perjodohan yang dirancang kedua orang tua Firman dan Rosita (yang ternyata telah saling mengenal sebelumnya) Akankah Rosita menerima perjodohan ini atau ia berusaha mencari kepastian dari Danu yang sempat hilang kontak karena Handphonenya rusak tercebur tambak? 
     Selain penokohan yang kuat, Sauh diperkaya pemaparan deskripsi setting yang memikat. Khas mbak Shabrina dalam mendeskripsikan ruang, latar belakang, setting dengan sangat detail. Contohnya saat beliau menggambarkan salah satu kamar untuk pasangan pengantin baru yang hendak berbulan madu di Joglo Homestay:
Ada satu sofa panjang di ruang tamu dengan meja kopi kecil berlapis kaca, memantulkan sinar matahari terbit yang menerobos lewat pintu yang terbuka. Pemandangan ini tak akan lama. Saat matahari naik, sinarnya akan terhalang rimbunan pohon yang dahan-dahannya sengaja dipangkas sejajar dengan tinggi pintu. Sehingga ruangan tak akan terasa panas. Pemandangan selanjutnya adalah lengkung garis pantai di bawah sana yang berakhir pada pegunungan hijau. Kamar tidur berjendela lebar satu sisi menghadap ke laut biru gelap, sementara sisi lain menghadap ke hutan hijau tempat matahari tenggelam. (Sauh halaman 95)
Sebagai pembaca saya sampai menahan napas membayangkan keindahan Pantai Teleng Ria, dan mencari gambarnya di internet. Hello mbak Shabrina, karena novelmu aku jadi ingin pergi ke sana.
Sauh mungkin bisa membuat "sebal" pembacanya. Duuh kenapa sih bapak ibunya Rosita ini kok masih percaya tahayul tentang: perempuan tidak boleh "dilangkahi" (= didahului menikah) adiknya. Ini zaman digital gitu loh, masa iya percaya yang begitu? Saaabaaar jangan terburu emosi, baca dan sesap pelan-pelan, Mbak Shabrina akan menjelaskan tentang alasan si bapak sampai memaksakan perjodohan agar Rosita tidak dilangkahi.
      Tapiii saya juga masih gemassss. Kenapa di zaman internet kok ya masih SMS-an, padahal Rosita dan Danu punya akun facebook, wooy kan bisa punya whats app messenger, line atau apalah kan, iya kan? (maksa). Mungkin saja SMS diangkat kembali dalam novel ini sebagai pengingat bahwa dahulu pengguna handphone menikmati proses mengetik dengan jempol dan tekun menghitung karakter agar hemat pulsa (ah itu kan dugaan saya sebagai manusia yang seringkali terjebak dalam kenangan *nyengir)
       Ah bicara tentang kenangan, saya sukaaa sekali dengan quote-quote yang menghias novel ini. "Gambar-gambar bisa menyampaikan pesan lebih dari sekadar mengingat kenangan" uhuk, langsung buka instagram. "Sebagian orang berpedih-pedih atas nama kenangan, sebagian lagi meluas-luaskan hatinya sebagai bentuk penerimaan" jadi kalian termasuk sebagian orang yang mana?
      Terimakasih mbak Shabrina, telah meluangkan waktu berbulan-bulan menulis novel yang indah dan tak kalah indah dengan novel-novelmu sebelumnya. Barokallah, semoga istiqomah dalam menebar hikmah dalam jalinan aksara.


Share:

Work at Home

Kumpulan Emak-emak Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Ning Blogger Surabaya

Ning Blogger Surabaya

BloggerHub

Warung Blogger

KSB

komunitas sahabat blogger
Powered by Blogger.

About Me

My photo
Ibu dua putra. Penulis lepas/ freelance writer (job review dan artikel/ konten website). Menerima tawaran job review produk/jasa dan menulis konten. Bisa dihubungi di dwi.aprily@gmail.com atau dwi.aprily@yahoo.co.id Twitter @dwiaprily FB : Dwi Aprilytanti Handayani IG: @dwi.aprily

Total Pageviews

Antologi Ramadhan 2015

Best Reviewer "Mommylicious_ID"

Blog Archive

Labels

Translate

Popular Posts

Labels

Labels

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.