Google+ Followers

Saturday, August 20, 2016

Begini Sistem Seleksi Santri Baru di Pondok Pesantren Gontor

Pemberitaan tentang perayaan 90 tahun Gontor membuat saya ingin menulis artikel tentang proses seleksi santri baru di Gontor. Mumpung masih ingat, masih hangat karena Alhamdulillah putra sulung saya diterima sebagai santri di tahun ajaran KMI 2016/2017. Ya! Tahun Ajaran KMI - KULLIYATU-L-MU'ALLIMIN/MU'ALLIMAT AL-ISLAMIYAH. Sekali lagi mengingatkan bahwa sistem pendidikan di Gontor tidak mengikuti kurikulum Diknas Republik Indonesia tetapi Gontor memiliki kurikulum sendiri yang disebut KMI.
Arti KULLIYATU-L-MU'ALLIMIN/MU'ALLIMAT AL-ISLAMIYAH menurut artikel yang saya baca di majalah Gontor adalah : persemaian guru atau pengajar Islam. Sungguh sebuah doa yang semoga diberkahi Allah.
Ayo Mondok Pesantrenku Keren



Bagaimana dan apa yang harus disiapkan untuk mengikuti seleksi santri baru tahun ajaran KMI setiap tahunnya?

Berikut ini adala poin-poin yang perlu diperhatikan calon santri dan wali santri.

1. Pendaftaran KMI Gontor setiap tahun selalu dilaksanakan di bulan Ramadhan. Agar tidak ketinggalan informasi rajin-rajin mengupdate info pendaftaran di situs resmi Gontor. Pendaftaran peserta seleksi KMi Gontor dilakukan dalam dua gelombang yaitu saat Ramadhan (biasanya sepuluh akhir Ramadhan) dan bulan Syawal (setelah lebaran)

2. Berkas yang harus dipatuhi : 

  • Menyerahkan 2 lembar fotokopi STTB terakhir atau Surat Keterangan Lulus yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
  • Berbadan sehat dengan Surat Keterangan dokter dari Balai Kesehatan Santri dan Masyarakat (BKSM) Pondok Modern Darussalam Gontor. Test kesehatan dilakukan berdasarkan nomor pendaftaran, setelah membayar biaya-biaya
  • Menyerahkan pasfoto berwarna TERBARU dengan ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar dan 3 x 4 sebanyak 2 lembar (putra); dan pasfoto berjilbab putih, berlatar belakang biru, berukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar dan 3 x 4 sebanyak 8 lembar (putri).
  • Memenuhi ketentuan-ketentuan atau iuran-iuran yang telah ditetapkan pada waktu pendaftaran. SIAPKAN UANG CASH, karena Gontor tidak menerima pembayaran via Transfer BANK. Besarnya iuran atau biaya-biaya bisa dilihat di situs atau di tempat pendaftaran.
  • Menyerahkan 1 lembar fotokopi Akta Kelahiran (putra); dan 3 lembar fotokopi Akta Kelahiran (putri).
  • Menyerahkan 1 lembar fotokopi KTP wali santri/yang mewakilinya (khusus putra).
  • Menyerahkan 1 lembar fotokopi Kartu Keluarga (khusus putri).
  • Mendaftarkan diri sesuai dengan cara dan waktu yang telah ditentukan.


3. Persiapan untuk menginap. Sesuai pengalaman saya mendaftar di Pondok Pesantren Gontor memerlukan waktu lebih dari satu hari. Wali santri dan santri harus bersiap untuk menginap menunggu test kesehatan dan test lisan. Di arena pondok ada Penginapan Darussalam tetapi kamarnya terbatas. Di sekitar pondok terdapat beberapa rumah penduduk yang menyewakan kamar selama pendaftaran berlangsung. Namun lebih banyak yang memilih menginap di aula, masjid atau di selasar kelas-kelas dengan menyewa kasur busa sekitar 10 ribu rupiah per malam.

4. Test Seleksi / Ujian Masuk di Gontor dilakukan dalam dua tahap yaitu Test Lisan dan Test Tertulis. Test Lisan dilakukan setelah membayar biaya-biaya dan lulus test kesehatan. Jadwal test diberikan setelah membayar biaya bersamaan dengan jadwal test kesehatan. Pengalaman kami tempo hari, mendaftar malam hari bada Isya dapat jadwal test kesehatan keesokan malamnya dan test lisannya lusa pagi. Materi Test Lisan meliputi ibadah sehari-hari seperti sholat, bacaan Quran, Ilmu Tajwid dan doa pendek keseharian. Juga pengetahuan dasar tentang Gontor dan latar belakang keluarga calon santri untuk melihat motivasi calon santri mendaftar di Gontor. Test Tulis diselenggarakan serentak setelah Lebaran, sehari setelah pendaftaran gelombang dua ditutup. Materinya meliputi  : berhitung angka dan soal cerita, bahasa Indonesia dan dikte bahasa Arab (Imla').
Test lisan berlangsung sekitar 15 menit, test tertulis berlangsung dari jam 8 pagi hingga 12.30 WIB.

Lalu bagaimana sistem pengumumannya? Pengumuman hasil seleksi di Gontor diumumkan secara lisan. Biasanya 3-4 hari setelah ujian tertulis dilaksanakan para pemimpin pondok secara bergantian membacakan nomor peserta/ nomor pendaftaran yang lulus seleksi dan ditempatkan di Gontor dan cabang-cabang pondoknya (hingga pengalaman kami saat ini cabang Gontor yang menerima santri yang lulus seleksi adalah Gontor Kampus 2 Ponorogo, Gontor 3 Kediri Gontor 5 Banyuwangi dan Gontor 6 Magelang). 

Menging-ingat nomor pendaftaran adalah kewajiban bagi para calon santri karena nomor pendaftaran diperlukan saat test kesehatan, test lisan, test tertulis hingga pengumuman hasil seleksi. Usai pengumuman yang berlangsung kurang lebih dua jam kertas pengumuman tersebut di tempel di papan-papan pengumuman tetapi menjelang dhuhur kemudian disimpan kembali. 

Lama banget pengumuman seleksi dibacakan secara lisan? tenang bagi calon santri disediakan bangku kayu di bawah tenda-tenda, demikian juga bagi para wali santri. Disediakan beberapa bangku kayu di tempat teduh di seberang tenda calon santri.

Semoga informasi ini cukup membantu.

No comments:

Post a Comment